Breaking
Showing posts with label pileg2019. Show all posts
Showing posts with label pileg2019. Show all posts

Wednesday, March 13, 2019

Redaksi sukabumiNews

Caleg DPRD dari PKB Kabupaten Sukabumi Ini akan Perjuangkan Perda Koperasi Simpan Pinjam Syariah

sukabumiNews, CISAAT – Calon anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dapil III dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Agus Abdussalam mengaku telah meyampaikan secara langsung kepada Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, untuk memperjuangkan adanya Koperasi Syariah yang berbadan hukum untuk kesejahteraan masyarakat dan para karyawan pabrik.

Menurut Agus Abdussalam, hal itu telah disampaikannya secara langsung kepada Menaker di sela cara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (09/03/19), belum lama ini.

Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dapil III, Agus Abdussalam saat berbincang dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, di sela cara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tungga Sukabumi, (09/03/19)
Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dapil III, Agus Abdussalam saat berbincang dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, di sela cara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tungga Sukabumi, (09/03/19).
"Alhamdulilah pada agenda Tour Akbar, saat itu secara terhormat bisa langsung berbincang dengan Bapak Menaker sambil minum kopi bareng, sambil menyampaikan kondisi banyaknya Rentenir yang mengatasnamakan Koperasi, yang pada kenyataanya keberadaan Koperasi tersebut sangat mencekik para karyawan dengan pinjaman bunga yang sangat tidak wajar," ujar Agus Abdussalam kepada sukabumiNews.net, Selasa (13/03/19).

Maka dari itu, Agus mengaku sangat miris dengan kondisi maraknya Koperasi diluar Management perusahan pabrik yang ada di Sukabumi, yang dinilai sudah menggurita dan seporadis. Untuk itu, dirinya akan terus mendorong adanya satu wadah Koperasi di setiap perusahaan yang berbadan hukum, yang dituangkan dalam Perda. Sehingga ini aturan ini ada di setiap perusahaan kususnya pabrik yang memiliki ratusan hingga ribuan karyawan.

"Saya melihat saat ini, banyak karyawan atau buruh yang terlilit hutang ke rentenir dengan bunga yang sangat pantastis, tak tanggung-tanggung ATM yang jadi transaksi ketika akan menerima upah, itu sudah berada di tanggan para rentenir, dengan dalih jaminan,"  kata Agus.

Caled DPRD dari PKB Kabupaten Sukabumi Dapil III yang meliputi Kecamatan Cicantayan, Caringin, Cikembar,  Nagrak dan Cikidang, Agus Abdussalam itu   berkeinginan agar Pemkab Sukabumi bisa meminimalisir dan menutup liang gerak para pelaku Koperasi yang tidak jelas berada di luar pabrik.

“Untuk itu, dibutuhkan peranan semua pihak dalam memberantas ini semua,” tegas Agus seraya berharap.

"Berangkat dari semangat muda, sya berkeinginan lebih meratakan adanya aturan keberadaan Koperasi Syariah yang dikelola perusahan dan ini bisa berkembang baik melalui aktivitas simpan pinjam dan mengelola kebutuhan  pokok pekerja,” ucapnya.

Agus juga mengucapkan terimakasih kepada Menaker yang telah memberikan semangat dan dorongan kepada apa yang ia cita-citakan untuk kesejahteraan para buruh atau karyawan.

Tour Akbar saat itu dihadiri oleh Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji, Ketua Kopkar PT Muara Tunggal Sudarno Rais dan 5.030 karyawan dan keluarga PT Muara Tunggal dan dilepas Bupati Sukabumi Marwan Hamami.


[Reporter : Rudi Samsidi]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, March 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

Infrastruktur di Wilayah Purabaya Dinilai Kurang Rapih dan Berbobot

sukabumiNews, PURABAYA - Infrastruktur fisik dan sosial sebagai kebutuhan dasar fisik adalah merupakan pengorganisasian sistem struktur yang diperlukan untuk jaminan ekonomi sektor publik dan sektor privat sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan agar perekonomian masyarakat dapat berfungsi dengan baik.

Akan tetapi di Purabaya dan wilayah-wilayah lain di pelosok Kabupaten Sukabumi, infrastruktur fisik dinilai kurang rapih dan berbobot. Akibatnya kondisi tersebut seringkali mendapat sorotan dari berbagai kalangan, baik LSM maupun kalangan politisi yang peduli terhadap pembangunan.

Dan kali ini, sorotan tersebut mengemuka dari Calon Anggota DPR RI nomor urut 2 dari Partai Bulan Bintang nomor 19 Sahar L. Hassan saat blusukan ke wilah Purabaya, Jumat (2/3/2019) kemarin.

"Ini yang perlu diperhatikan, coba kedepan masyarakat lebih cerdas dalam memilih Anggota Dewan. Kebetulan dalam waktu dekat pemilu akan segera dilaksanakan, yakni  Pemilu 17 Juli 2018. Pilih caleg yang aspiratif," serunya.

Ungkapan yang sama juga dilontarkan salah seorang warga Desa Purabaya Kecamatan Purabaya, Supyana. Bahkan Supyana berharap, masyarakat lain juga memiliki cita-cita yang sama.

"Kalau keberadaannya masih seperti ini, kami cukup kerepotan dalam berkendara," ungkapnya.

"Mudah-mudahan ke depan masyarakat termasuk saya bisa memilah dan memilih calon anggota dewan yang akan mampuh membawa Sukabumi ke arah yang benar-benar lebih baik, bukan sekedar visi misi," harap Supyana.

Sahar yang datang ke daerah Purabaya didampingi Hasfil, salah satu pengurus DPP PBB itu sebelumnya sempat mengisi khutbah Jum'at di Mesjid Agung Baiturrohman Kecamatan Purabaya.


[Pewarta: Jaka S.]
Editor: Red
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, February 27, 2019

Redaksi sukabumiNews

Partai PBB Ditulis Nomor 15, Tim Advokasi KAPPU Cab PBB: Kami Tunggu Klarifikasinya di Markas PBB Kota Sukabumi

sukabumiNews, KOTA SUKABUMI – Caleg dan relawan Partai PBB Dapil 3 (Kecamatan Warudoyong dan Gunung Puyuh) merasa gerah dengan Caleg DPRD Kota Sukabumi nomor urut 5 dari Partai Demokrat, Glory Silvana, S.Ikom. Pasalnya Caleg no rut 5 dari Partai tersebut tersebut dianggap telah melakukan kesalahan patal yang akan merugukan partai PBB.

Pada Alat Peraga Kampanye (APK) yang di sebar Glory kepada masyarakat, nomor urut Partai Bulan Bintang (PBB) tercantum sebagai partai bernomor urut 15. Padahal sebenarnya PBB adalah partai dengan nomor urut 19.

“Hal ini tentu sangat merugikan Partai Bulan Bintang,” jelas salah satu tim relawan caleg PBB kepada sukabumiNews, belum lama ini.

Adapun kesalahan penulisan nomor urut partai PBB pada APK yang dicetak Glory yang telah disebar ke masyarakat itu diketahui setelah caleg dari Partai Demokrat itu menggelar kampanye di salahsatu GOR di Cikujang Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi pada Sabtu 2 Februari 2019 lalu.

Relawan PBB itu juga menjelaskan, meskipun Glory Silvana telah meminta maaf secara tertulis dan dibubuhi materai 600 yang ditunjukan kepada Ketua DPC PBB Kota Sukabumi, Akan tetapi bagi dirinya selaku relawankami tidak cukup puas dengan itu.

“Glory harus minta maaf di depan seluruh pengurus PBB di Markas PBB,” tegasnya.

“Selaku orang lapangan, kami tak mengenal panas dan hujan mengkampanyekan caleg kami dengan partai PBB-nya yang bernomor urut 19. Tiba-tiba ia kaburkan Partai PBB dengan no urut 15, apa itu tidak fatal?” selsalnya.

Tim relawan caleg PBB itu juga meminta kepada pihak Bawaslu Kota Sukabumi untuk menyelidiki Money Politic yang telah dilakukan Glory kepada 70 orang yang hadir di GOR saat itu. “Dan salah satu dari 70 orang itu adalah saya sendiri,” jelasnya.

Bawaslu Kota Sukabumi harus menegakan aturan tentang dugaan money politic yang dilakukan Glory Silvana, caleg dari partai Demokrat itu,” tegas dia.


Sementara itu Ketua Partai Demokrat Kota Sukabumi, H.Mohamad Muraz, ketika diminta tanggapan terkait kekeliruan yang pernah dilakukan caleg dari partai yang dipimpinnya mengatakan, hal itu bisa saja terjadi.

“Tapi buat apa saya minta maaf, karena kekeliruan itu dilakukan oleh caleg secara pribadi,” tegas Muraz di ruang redaksi sukabumiNews saat memiliki kesempatan berkunjung ke kantor berita Media Lokal Berwawasan Internasional itu, Selasa (26/2).

Selain menjabat Ketua Partai Demokrat, Mohamad Muraz yang mantan Walikota Sukabumi ini juga kini tercatat sebagai caleg DPR-RI nomor urut 1 untuk dapil Sukabumi dari partai yang dipimpinnya. 

Ditemui di tempat terpisah, Ketua Tim Advokasi KAPPU Cab. Partai PBB Kota Sukabumi, Kang Malik berharap kepada Glory untuk bisa menyikapi permohonan dan saran PBB melalui Sekretaris DPC PBB yang pernah disampaikannya saat pertemuan beberapa waktu yang lalu agar permintaan maafnya dilakukan juga di hadapan para pengurus DPC PBB di Markas PBB Jl. Pajagalan Kota Sukabumi.

“Jika tidak, berarti ia tidak mempunyai niat baik untuk menyadari kekhilapannya. Hingga kini kami masih menunggu kehadirannya,” ucap kang Malik.

“Bawaslu Kota Sukabumi juga harus tegas dalam menyikapi temuan dugaan money politik yang dilakukan oleh siapapun,” tuturnya.

[Pewrata: Red/Nanan/Telly]
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Sebanyak 932 Dus dan1,862.532 Surat Suara Jokowi dan Prabowo Tiba di KPU Kabupaten Sukabumi

Ketua KPU Kab. Sukabumi Ferry Gustaman kepada sukabumiNews mengatakan, sejumlah 932 dus dan 1,862.532 lembar surat suara yang diterimanya ini sesuai dengan ekspedisi.
sukabumiNews, CIBADAK – Sebanyak  932 dus dan1,862.532 Surat Suara Jokowi dan Prabowo untuk pilpres yang akan di gelar 17 April 2019 mendatang tiba di KPU Kabupaten Sukabumi. Sejumlah kotak suara dan surat suara itu diterima oleh KPUD Kabupaten Sukabumi pada Selasa (26/2/2019).

Ketua KPU Kab. Sukabumi Ferry Gustaman kepada sukabumiNews mengatakan, sejumlah 932 dus dan 1,862.532 lembar surat suara yang diterimanya ini sesuai dengan ekspedisi.

Sementara surat suara untuk pileg DPR RI, DPD, DPRD PROVINSI dan DPRD yang meliputi 6 Daerah Pemilihan di Kabupaten  Sukabumi menurut Ferry rencananya akan dikirim dari Cikarang hari ini yakni Rabu (27/2).

“Untuk penyortiran dan pelipatan surat suara rencananya akan dilaksanakan pada awal Bulan Maret dengan melibatkan warga masyarakat sekitar,” katanya di kantor KPUD Kabupaten Sukabumi di Jl. Perintis Kemerdekaan Cibadak..

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, February 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ketua DPC PBB Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Ikut Sukseskan Pemilu 2019

sukabumiNews – Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Sukabumi  KH. Yan Hasanudin Malik menghimbau dan mengajak kepada seluruh warga Kota Sukabumi untuk ikut menyukseskan pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Ajakan tersebut disampaikan Yan Hasanudin di Markas PBB Kota Sukabumi, Jl Pajagalan Nyomplong, Ahad (24/2/2019).

Kesuksesan pemilu bisa terwujud dengan cara ikut meramikan dan mencoblos pada waktunya nanti. “Mudah-mudahanan bapa-bapak dan ibu-ibu sekalian ada dalam keadaan sehat dan mendapatkan limpahan rahmat dari Allah sehingga bisa ikut menyukseskan pemilu untuk kepentingan seluruh bangsa dan warga Negara Indonesia,” ucapnya.

Yan juga berpesan kepada masyarakat Kota Sukabumi untuk mendukung dan mencoblos Partai Bulan Bintang nomor 19 untuk kesejahteraan masyarakat dan warga Kota Sukabumi.

“Ingat Partai Bulan Bintang nomor 19. Insya-Allah para caleg Bulan Bintang merupakan orang-orang yang amanah yang siap bekerja untuk kesejahteraan masyarakat dan warga kota Sukabumi,” Imbuhnya.



[Isman Frie S]

Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, February 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Caleg PBB Dapil 4 Kabupaten Sukabumi Optimis 10 Kordes Siap Bantu Rebut 1 Kursi di Dapilnya

sukabumiNews, KADUDAMPIT – Sisa masa kampanye yang kurang dari dua bulan ini dimanfaatkan secara masip oleh caleg DPRD Dapil 4 Kabupaten Sukabumi dari Partai PBB Nomor Urut 2, Jalaludin. Jalaludin menggeber sisa masa kampanyenya dengan kegiatan Rapat Koordinasi bersama Timses se wilayah dapilnya.

Seperti yang dilakukannya kali ini. Ia bersama timses se-Kecamatan Kadudampit melakukan pertemuan untuk membahas hal terkait kinerja yang telah dilakukannya.

"Alhamdulillah 10 Kordes telah siap membantu untuk merebut 1 kursi di dapil ini," aku Jalaludin kepada sukabumiNews, di Kadudampit Kabupaten Sukabumi, Selasa (19/2).

Jalaludin menuturkan bahwa target tersebut adalah target yang realistis. "Tokoh-tokoh Masyumi dan santri di sini merindukan kejayaan Bulan Bintang. Dan memang sudah saatnya PBB di Kabupaten Sukabumi bergaung," katanya.

[Pewarta: Jaka Susila]
Editor: Red.
Copyright: sukabumiNews
close
close