Breaking
Showing posts with label pembangunan. Show all posts
Showing posts with label pembangunan. Show all posts

Monday, April 15, 2019

Redaksi sukabumiNews

70 Persen Dana Kelurahan Cikole akan Dialokasikan untuk Infrastruktur

sukabumiNews, CIKOLE – Sebanyak 70 persen Dana Kelurahan Cikole akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang ditujukan untuk mengentaskan kekumuhan di dua wilayah ke-RW-an yang saat ini masih tersisa 3,5 persen.

"Sesuai dengan keputusan hasil Musrenbang tahun 2018 dan Permendagri 130 tahun 2018 bahwa Dana Kelurahan akan digunakan untuk sarana dan prasarana Kelurahan," kata Lurah Cikole, Ujang Dayat kepada SukabumiNews di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019).

Lurah Ujang menjelaskan dana tersebut akan di alokasikan untuk  tujuh RW di wilayah Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan drainase, rabat beton, sarana air bersih (SAB) dan sisanya sekitar 30 persen akan digunakan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

"Mudah-mudahan tercover semuanya, karena usulan melalui Musrenbang tahun 2017 dan 2018 sudah ada yang tersentuh oleh program Kotaku dan P2RW," ucap Ujang Dayat.

Ujang juga mengungkapkan, dari tahun 2017 terdapat dua RW yang termasuk wilayah kumuh, meskipun sudah disentuh beberapa program pemerintah. Akan tetapi, lanjut Ujang di dua wilayah RW itu masih menyisakan kekumuhan sekitar 3,5 persen.

"Seperti di RW 01 dan 02. Maka untuk menanggulanginya diperlukan dana sekitar Rp 150 juta. Mudah-mudahan bisa dituntaskan oleh Dana Kelurahan tahun ini hingga menjadi nol persen," jelasnya.



Pewarta: Azis R
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, March 26, 2019

Redaksi sukabumiNews

Horee! Bupati Sukabumi akan Bangun Stadion di 47 Kecamatan

sukabumiNews, CISAAT - Bupati Sukabumi Marwan Hamami berencana akan membangun Stadion di 47 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi. 

Hal itu disampaikan Marwan kepada sukabumiNews usai melantik pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) masa bhakti 2019-2024, di Gelanggang Olahraga (GOR) Cisaat Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/3/2019).

BCA: Pengurus KONI Kabupaten SukabumiDilantik Bupati Marwan

Pada kesempatan tersebut Marwan mengatakan akan mendorong kemajuan olahraga melalui KONI di Kabupaten Sukabumi. 

Selain itu Marwan juga meminta supaya KONI melakukan pencarian bakat dari tingkat SD dan Madrasah, karena pemerintah daerah akan memiliki 47 stadion di setiap kecamatan agar olahraga di Kabupaten Sukabumi semakin maju.

"Pengurus KONI harus segera melakukan konsilidasi internal, membenahi, dan memfasilitasi cabang-cabang olahraga yang mempunyai harapan untuk berprestasi dan melakukan pencarian bakat di SD dan Madrasah," pitanya.

Di tempat sama, Brigjend Ahmad Saefudin selaku Ketua KONI Jawa Barat mengapresiasi ketegasan Sirojudin yang meminta Bupati Sukabumi untuk membantu seluruh program KONI agar dapat terealisasi. Karena menurutnya semua harus berjalan beriringan dan saling membantu.

"Pengurus KONI yang baru harus bekerja lebih baik dan tulus,” tegas Brigjen Ahmad Saefudin.


Pewarta : Azis. R
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, March 25, 2019

Redaksi sukabumiNews

Butuh 2 Milyar Lebih Anggara untuk Pembangunan Kelurahan Lembursitu di Beberapa Titik

Lurah Lembursitu berharap memiliki kewenangan tersendiri dalam mengelola Anggaran Dana Kelurahan

sukabumiNews, LEMBURSITU – Sesuai amanah perundang-undangan Pemerintah Kota Sukabumi, bahwasannya Kelurahan tidak memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran keuangan secara tersendiri. Akan tetapi kewenangan pengelolaanya ada di SKPD tingkat Kecamatan.

Hal ini dijelaskan Saefuloh, Lurah Lembursitu Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi kepada sukabumiNews diruang kerjanya, Senin (25/3/2019).

Dikatakan Saefuloh, anggaran dana pembangunan untuk Kelurahan Lembursitu secara langsung tidak ada. “Yang masuk ke Kelurahan Lembursitu itu melalui Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM),” terangnya.

Meski menurut informasi yang berkembang di masyarakat sambung dia, untuk tahun 2019 ini semua kelurahan mendapatkan bantuan kelurahan.

“Namun sampai saat ini sosialisasi dari kementrian Dalam Negeri belum rampung dan saat ini masih dikaji ulang oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA) tentang bagaimana sistemnya dan buat apa kepentingannya,” kata Saefuloh.

"Kita bukan SKPD sehingga kita kita tidak bisa menerima anggaran dana dari Pemerintah pusat begitu saja, jadi ada aturan mainnya Anggaran itu masuk melalui APBD Kota Sukabumi dan APBD Kota itu sendiri tidak bisa serta merta menyerahkan karena harus ada aturan yang mengakomodir pencairan dana tersebut," jelas Saefuloh.

Dia menambahkan, Kelurahan Lembursitu meliputi 21 RW dan 67 RT. “Dari semua ajuan perencanaan masyarakat melalui tahapan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kalau untuk P2RW kita menskala prioritaskan dengan di masing-masing RW,” ucapnya.

Sementara untuk Anggaran Dana Kelurahan kata Saefuloh, pihaknya menskala prioritaskan untuk Kelurahan yang bisa di akses oleh semua Masyarakat.

Adapun tambah Saefuloh, Anggaran Dana kegiatan yang sesuai dengan ajuan pembangunan di Kelurahan Lembursitu cukup besar yakni mencapai Rp2 Milyar lebih untuk pembangunan di beberapa titik. “Kalau di tahun sekarang kita tidak direalisasikan, ya tahun depan kita ajukan kembali,” tambahnya.

Lurah Lembursitu berharap untuk Anggaran Dana Kelurahan, sama seperti halnya Desa yang berada di wilayah Kabupaten, sebab menurutnya, desa yang ada di kabupaten mempunyai kewenangan tersendiri, sementara untuk Kelurahan yang ada di Kota Sukabumi tidak memiliki kewenangan untuk itu.

Intinya tegas dia, kelurahan diberikan keluluasaan untuk mengelola dana tersebut. “Kita pun akan lebih berhati-hati menggunakan bantuan itu, jangan sampai bisa menjadi masalah baik untuk warga mau pun untuk kelurahan yang akan mengelolanya." Pungkas Saefuloh.


Pewarta : Azis. R
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, March 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Luhut Tinjau Pembangunan Dermaga Cikahuripan yang Sudah Lama Mangkrak

sukabumiNews, CISOLOK – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Cikahuripan, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa (19/3/2019).

Dalam kunjungannya Luhut meninjau langsung Dermaga Cikahuripan yang pembangunannya sudah 6 tahun terbengkalai (mangkrak). Luhut menyebut mangkraknya dermaga tersebut, lantaran adanya kesalahan dalam pembuatan desain.

Dermaga Cikahuripan Cisolok ini mulai dibangun tahun 2001, namun di tahun 2013 kemarin pembangunannya terhenti.

"Saya datang tadi ke sini atas permintaan pak Aji Troy (Ketua persatuan nelayan tradisional Kabupaten Sukabumi, red) mengenai Pelabuhan ini yang belum selesai. Saya dengar sudah enam tahun terbengkalai dan kita ingin selesaikan," ujar Luhut kepada wartawan.

Luhut menegaskan, pembangunan dermaga tersebut akan segera diselesaikan. Bahkan menurutnya, ia telah berkomunikasi dengan Deputinya.

“Sepertinya ada yang salah dalam desain mengenai panjang dermaga ke tengah laut supaya jangan masuk sedimennya ke tempat penampungan kapal sehingga jadi darat," ungkap Luhut.

Sementara itu Ketua Persatuan Nelayan Tradisional Kabupaten Sukabumi Aji Marpudin, kepada Luhut menceritakan bahwa akibat mangkraknya pembangunan dermaga tersebut, karena adanya pondasi dermaga, para nelayan selama enam tahun harus berenang menuju perahu atau ke darat.

"Setiap hari nelayan terpaksa pulang dan pergi dengan berenang pak, posisi perahu semuanya di tengah bukan di pinggir karena kontruksi bangunan penahan ombak atau Breakwater yang buruk dan memang belum jadi," jelas pria yang lebih dikenal dengan panggilan Aji Troy ini.

Pada kesempatan itu tokoh nelayan Cikahuripan ini juga langsung mengajak Luhut melihat konstruksi dermaga yang mangkrak itu.

Sekedar diketahui, Luhut  datang ke Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi dalam rangka temu wicara dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh Agama serta masyarakat di wilayah tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Kustiwa, Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sarjono, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Haris Sukarman, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi S.I.K, SH, MH., Danposal Palabuhanratu Kapten Laut (P) Maman Badruzaman, Ketua Nelayan Tradisional Cisolok H. Aji Marpudin, Alwi Sihab Tim Kementrian Kemaritiman, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda setempat.


Pewarta: Agus Sadewa/Jahrudin
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, March 14, 2019

Redaksi sukabumiNews

Dishub Kabupaten Sukabumi akan Bangun Halte Bernilai Ratusan Juta Rupiah di Cibadak

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, berencana akan membangun 4 unit Halte pemberhentian penumpang di sejumlah kawasan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi
sukabumiNews, CIBADAK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, berencana akan membangun 4 unit Halte pemberhentian penumpang di sejumlah kawasan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Wacananya pembangunan Halte tersebut akan dikerjakan mulai Mei 2019.

Kepala Bidang Teknik Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus kepada sukabumiNews,net menginformasikan, titik lokasi rencana pembangunan 4 halte ini diantranya didepan SMPN 2 Cibadak, RSUD Sekarwangi, SMPN 3 Cibadak dan Taman Kota Karangtengah Cibadak.

"Rencana pembangunan 4 unit halte tersebut, merupakan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cibadak dengan Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) tahun anggaran 2019," ujar Uus Firdaus, Rabu (13/03/19).

Adapun tambah Uus, pembangunan 4 Halte tersebut diperkirakan akan menyerap anggaran senilai Rp170 juta dari PIK 2019.

Uus menilai, usulan dan rencana pembangunan 4 Halte tersebut sangat penting kususnya bagi para pelajar dan masyarakat umum (penumpang mobil angkutan, red) bagi keselamatan dan kenyamanan dalam menunggu kendaraan.

Sementara itu Camat Cibadak Lesto Rosadi ketika di konpirmasi melalu pesan Whatsappnya membenarkan adanya rencana pembangunan 4 halte bagi penumpang kendaraan di wilayahnya. Bahkan kata dia rencana tersebut sudah masuk dalam Musrenbang.

"Ya, semoga pembangunan 4 Halte itu bisa segera terealisasi dan tanpa ada hambatan,” kata dia, seraya menambahkan, “ini sangat bermanfaat besar untuk masyarakat umum, kususnya para pelajar dengan arus volume kendaraan yang begitu padat."


[Pewarta: Rudi Samsidi]
Editor: Red
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, March 10, 2019

Redaksi sukabumiNews

Tahun 2018 Dinas PU Kabupaten Sukabumi Realisasikan Delapan Titik Pembangunan Jalan

[Salah satu perbaikan jalan Kabupaten Sukabumi pada Pengajuan 2018]
sukabumiNews, SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi di Tahun Anggaran (TA) 2018 telah melaksanakan pembaharuan inprastruktur dengan merealisasikan pembangunan Jalan Kabupaten sebanyak delapan titik ruas jalan.

Sekretaris Dinas  (Sekdis) PU Kabupaten Sukabumi, Sigit kepada sukabuminews menjelaskan, delapan titik ruas jalan tersebut diantranya di Kecamatan Ciracap, ruas jalan Ciracap-Ujunggenteng sepanjang 4.60 km dengan lebar 4 meter. Kemudian di Kecamatan Ciemas ruas jalan Ciemas-Tamanjaya sepanjang 3.30 km dan lebar 4 meter. Menyusul, Jalan Bale RK-Gunungbatu sepanjang 0.80 km, lebar 4 meter, serta Jalan Lebak Wangi-Cijambe sepanjang 0.66 km dan lebar 3 meter.

"Adapun di Kecamatan Waluran, ruas jalan Kadaleman-Mareleng sepanjang 1.75 km, 3 meter, di Kecamatan Kebonpedes ruas jalan Cikaret-Cipari sepanjang 1.80 km, 3 meter, di Kecamatan Parakansalak ruas jalan Pakulon-Bojongpari 0.55 km lebar 4 meter, dan terahir di Kecamatan Parungkuda ruas jalan Sundawenang-Bojong Genteng sepanjang 1.00 km lebar 4 meter," terang Sigit, Ahad (10/03/19).

Sigit juga mengatakan bahwa dalam realisasi pembangunan perbaikan inprastrukturnya itu dengan mengunakan pekerjaan Laston AC-WC yang dikerjakan secara bertahap dan susuai spek pengerjaan.

"Saya berharap dengan pembangunan secara bertahap di program 2018, ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Sukabumi, dan semua perbaikan yang belum tersentuh bisa terealisasi di tahun 2019," ucapnya.


[Pewarta: Rudi Samsidi]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close