Breaking
Showing posts with label liputanislam. Show all posts
Showing posts with label liputanislam. Show all posts

Tuesday, February 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ajak Memakmurkan Masjid, Aci Cahaya Rilis Video Klip Lagu ‘Persahabatan Lillah’

Melanjutkan eksistensinya di ranah musik Tanahair, Aci Cahaya merilis lagu terbaru 'Persahabatan Lillah' lewat fitur tayang perdana di kanal YouTube Diatunes Artist Management. Lagu terbarunya ini dirilis bersamaan dengan video klip officialnya pada Sabtu 16 Februari 2019, belum lama ini.
sukabumiNews, PADANG – Melanjutkan eksistensinya di ranah musik Tanahair, Aci Cahaya merilis lagu terbaru 'Persahabatan Lillah' lewat fitur tayang perdana di kanal YouTube Diatunes Artist Management. Lagu terbarunya ini dirilis bersamaan dengan video klip officialnya pada Sabtu 16 Februari 2019, belum lama ini.

"Lagu ini bercerita tentang hablumminannas untuk meraih hablumminallah, memaknai sebuah persahabatan. Kita sebagai manusia adalah makhluk sosial, sesama muslim adalah bersaudara," kata Aci Cahaya saat diwawancarai sukabumiNews di kediamannya, beberapa waktu lalu.

Aci juga berharap dengan ditulisnya lagu ini semoga dapat menginspirasi siapa saja yang mendengarnya agar selalu menjaga hubungan silaturahmi dengan baik.  “Apalagi dalam menghadapi tahun politik ini. Jangan sampai membuat hubungan saudara dan pertemanan jadi terganggu,” katanya.

Selain memvisualisasikan arti persahabatan, Aci juga menjelaskan bahwa video klip lagu Persahabatan Lillah yang dirilisnya juga memuat ajakan agar kita selalu dapat menjaga ibadah, dan memakmurkan masjid. “Masjid adalah basis kekuatan bagi umat muslim, untuk rahmatan lil alamin," kata Aci Cahaya yang telah popular dengan lagunya Ana Uhibbuka Fillah.

Lebih lanjut, peraih juara ke-3 MTQ Nasional Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018 itu juga mengatakan, sebagai visual pada video klip lagunya adalah para qariah dari berbagai kota di provinsi Riau. “Saya bersyukur punya teman-teman yang mendukung proses kreatif saya, dan sangat berterimakasih atas kesediaan mereka untuk membantu," ungkapnya.

Di akhir perbincangannya Aci Cahaya mengajak kepada semua untuk menjalin silaturahmi tanpa memandang kelebihan seseorang, dan menjadikan kekurangan sebagai kesempatan untuk berbagi. “Allah SWT menciptakan setiap manusia dengan kekurangan dan juga kelebihannya." Pungkasnya.

[Pewarta: M Fadhli]
Editor Red.
Copyright: sukabumiNews

Monday, February 18, 2019

Redaksi sukabumiNews

BNI Syariah Siap Fasilitasi Pedagang Raih Sertifikasi Halal

PT Bank BNI Syariah membangun fasilitas Hasanah Spot yang berlokasi di Pasar Modern Bintaro, Tangerang Selatan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka membangun Islamic Community berbasis ekosistem halal, dalam hal ini food and fashion, dengan memfasilitasi pedagang sertifikasi halal.
sukabumiNews, JAKARTA – PT Bank BNI Syariah membangun fasilitas Hasanah Spot yang berlokasi di Pasar Modern Bintaro, Tangerang Selatan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka membangun Islamic Community berbasis ekosistem halal, dalam hal ini food and fashion, dengan memfasilitasi pedagang sertifikasi halal.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, mengatakan, salah satu bentuk Hasanah Spot adalah lokasi tempat berbelanja dimana lokasi tersebut disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim (food and fashion) khususnya di wilayah Bintaro dan sekitarnya, sesuai prinsip syariah baik dari produk, layanan dan fasilitas.

“Industri halal memiliki potensi besar. Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah senantiasa mendukung pengembangan sektor industri halal dengan menggandeng seluruh mitra stakeholdersdiantaranya pengusaha, e-commerce, UMKM, institusi pendidikan, rumah sakit, travel wisata dan ZISWAF (zakat, infaq, sedekah dan wakaf),” ungkap Firman seperti dikuti dari laman Beritasatu.com, Minggu (17/2/2019).

BNI Syariah menyuguhkan penawaran khusus bagi para pedagang di Pasar Modern Bintaro, salah satunya program Mitra Hasanah untuk produk pembiayaan Mikro 2 iB Hasanah dengan plafon pembiayaan antara Rp 5 juta sampai Rp 50 Juta.

Selain itu, produk pembiayaan Mikro 3 iB Hasanah dengan plafon pembiayaan antara Rp 50 juta sampai Rp 500 Juta dengan jangka waktu sampai dengan 5 tahun, serta pembiayaan Wirausaha iB Hasanah dengan plafon pembiayaan antara Rp 500 Juta sampai Rp 1 Miliar dengan jangka waktu sampai dengan 7 tahun.

Pada kesempatan ini dilakukan simbolik penyerahan penyaluran pembiayaan mikro kepada mitra usaha Kios Bubur Monas, H. Marno dan Toko Sosis Mas Gondrong, Musrian dengan masing-masing plafon pembiayaan mikro sebesar Rp 100 juta dan Rp 50 juta yang diserahkan oleh jajaran Manajemen BNI Syariah.

Selain itu, SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengungkapkan, pembiayaan ini bisa digunakan untuk penambahan modal kerja, investasi (produktif), maupun pembelian barang lain (konsumtif) dengan angsuran tetap.

“Pedagang-pedagang di pasar merupakan penggerak dalam sektor ekonomi, sehingga kami berharap menjadi jembatan para pedagang dalam akses permodalan mikro dimana nantinya modal ini diharapkan dapat memperlancar aktvitas dagang di lebih dari 100 kios yang ada di Pasar Modern Bintaro,” jelas Iwan.

Kinerja bisnis pembiayaan mikro BNI IB Hasanah sampai Desember tahun 2018 sebesar Rp 1,08 triliun atau tumbuh 9,26 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya dengan total nasabah lebih dari 12.000 pedagang dengan target pertumbuhan pembiayaan mikro tahun ini sekitar 35 persen. [Red*/]

Monday, February 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Biaya Haji Tahun Ini Rp 35,2 Juta

sukabumiNews, JAKARTA – Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR menyepakati besaran rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440H/2019M sebesar Rp 35,235.602. Dalam mata uang dolar Amerika, rerata BPIH ini setara dengan USD 2,481 (kurs 1USD: 14.200).

Kesepakatan BPIH 1440H/2019M ini ditandatangani Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher dalam Rapat Kerja yang berlangsung di Gedung DPR, Senayan. Rumusan kesepakatan ini selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk diterbitkan Keputusan Presiden tentang BPIH 1440H/2019M.

“Kami bersepakat total BPIH tahun ini rata-rata sebesar Rp 35.235.602 atau setara USD 2,481. Besaran rata-rata biaya haji tahun ini sama dengan rerata BPIH tahun 1439H/2018M,” terang Menag Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, dikutip Liputan6.com, Senin (4/2/2019).

“Penyetaraan BPIH dalam mata uang USD relevan mengingat sebagian besar biaya operasional penyelenggaraan ibadah haji dibayarkan dalam mata uang asing, yakni USD dan Saudi Arabian Riyal (SAR),” sambungnya.

Menurutnya, jika dilihat dari kurs rupiah, biaya haji tahun ini sama dengan besaran BPIH tahun lalu, yaitu rata-rata sebesar Rp 35.235.602. Namun, jika dalam kurs dolar, BPIH tahun ini justru lebih rendah USD151. Sebab, rata-rata BPIH tahun 2018 sebesar USD 2.632.

Paling Murah di ASEAN

BPIH Indonesia adalah yang paling murah di antara negara-negara ASEAN yang memberangkatkan jemaah haji ke Arab Saudi.

Menurut Menag, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, rata-rata biaya haji Brunei Darussalam berkisar di atas 8.000 US dolar (USD). Persisnya, USD 8.738 (2015), USD 8.788 (2016), USD 8.422 (2017), dan USD 8.980 (2018).

Untuk Singapura, rata-rata di atas 5.000 US dolar, yaitu: $5.176 (2015), USD 5.354 (2016), USD 4.436 (2017), dan USD 5.323 (2018). Sementara Malaysia, rata-rata biaya haji sebesar USD 2.750 (2015), USD2.568 (2016), USD 2.254 (2017), dan USD 2.557 (2018).

Dalam USD, rata-rata BPIH Indonesia pada 2015 sebesar USD 2.717. Sementara tiga tahun berikutnya adalah USD 2.585 di 2016, USD 2.606 di 2017, dan USD 2.632 di 2018.

Sekilas, BPIH Indonesia lebih tinggi dari Malaysia, meski sebenarnya lebih murah. Sebab dari biaya yang dibayarkan jemaah, ada USD 400 atau setara SAR 1.500 yang dikembalikan lagi kepada mereka sebagai biaya hidup di Tanah Suci.

“Saat pelunasan, jemaah membayar BPIH yang di dalamnya termasuk komponen biaya hidup. Komponen biaya tersebut bersifat dana titipan saja. Saat di asrama haji embarkasi, masing-masing jemaah yang akan berangkat akan menerima kembali dana biaya hidup itu sebesar SAR 1.500,” tandasnya.

Friday, December 28, 2018

Redaksi sukabumiNews

Aliansi Solidaritas Umat Islam Sukabumi Desak PBB Bawa Permasalahan Umat Muslim Uyghur ke Mahkamah Internasional

Kota Sukabumi, SUKABUMINEWS.net – Ribuan massa Ormas dan OKP Islam yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Umat Islam Sukabumi (ASUIS) mendesak kepada PBB agar membawa permasalahan Umat Muslim Uyghur RRC ke Mahkamah Internasional.

Desakan tersebut disampaikan (ASUIS) dalam orasinya saat menggelar aksi dengan melakukan long mach dari mulai jalan Ahmad Yani menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Kamis (27/12/2018).

[Fajar Laksana, orator aksi yang juga Penasihat Aliansi Umat Islam Sukabumi]
"Kita berdo'a semoga Allah melindungi saudara kita di Uighur. Kita menuntut PBB menindak tegas terhadap perilaku genosida yang dilakukan Pemerintah RRC," kata Fajar Laksana, orator aksi yang juga Penasihat Aliansi Umat Islam Sukabumi.

Sementara Korlap dari GPI Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa tindakan RRC telah melanggar hukum dan HAM.

"Sudah semestinyalah negara Indonesia yang bermayoritas Islam, bersama negara-negara Islam lainnya kompak untuk melindungi Etnis Uighur dari kebiadaban Pemerintah RRC." Tegasnya.

Aksi damai yang diprakarsai oleh BJI yang diketuai Budi Gondrong ini dilanjutkan dengan pengajuan Petisi via faksimil ke Kedubes China melalui Pemerintah Daerah dan DPRD Kota Sukabumi.

[Pewarta: Azis R]
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Ribuan Massa Umat Islam Sukabumi Menggelar Aksi Solidaritas untuk Muslim Uyghur

Massa Aksi Solidaritas Islam Sukabumi memadati Halaman Gedung DPRD Kota Sukabumi
Massa Aksi Solidaritas Umat Islam Sukabumi memadati Halaman Gedung DPRD Kota Sukabumi 
Kota Sukabumi, SUKABUMINEWS.net – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Umat Islam Sukabumi menggelar aksi solidaritas untuk Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang China.

Dengan mengenakan pakaian putih sambil membawa bendera dan atribut Islam lainnya mereka mengadakan aksi yang diawali doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan long march mulai dari jalan Ahmad Yani menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Kamis (27/12/2018).

Dalam orasinya mereka mengecam tindakan yang dilakukan pemerintah China terhadap muslim Uighur. Massa juga menuntut kepada DPRD untuk menyampaikan pernyataan sikap mereka kepada pemerintah China.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi memastikan akan melanjutkan surat tersebut kepada DPRD Provinsi melalui faksimil.

"Tuntutan sudah kami terima dan kami akan sampaikan ke DPRD Provinsi, karena memang aturannya harus seperti itu,” punkasnya.

[Pewarta: Maman S]
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Peringati 14 Tahun Gempa dan Tsunami, Pemda Kabupaten Aceh Pidie Gelar Dzikir Bersama

Aceh Pidie, SUKABUMINEWS.net – Memperingati 14 tahun Gempa Bumi dan Tsunami yang terjadi di Aceh tahun 2004 lalu, Pemda Kabupaten Aceh Pidie menggelar acara dzikir dan doa bersama. Kegiatan yang di selenggarakan di Mesjid Agung Al-Fallah Kota Sigli yang terletak di Jl. Prof. A. Majid Ibrahim Desa Blok Sawah Kecamatan Kota Sigli Kabupaten Pidie itu di pimpin oleh Pimpinan Dayah Assanul Iman Al-Aziziyah Blang Asan, Tgk. Hanifuddin, Rabu Malam (26/12/2018).

Mewakili Pemda Kabupaten Aceh Pidie, Wakil Bupati Pidie Fadlullah TM Daud. ST. dalam sambutannya menyampaikan kejadian Gempa dan Tsunami yang terjadi, tapatnya tanggal 26 Desember 2004 lalu di wilayahnya itu mengingatkan pihaknya kepada rasa kehilangan yang luar biasa hingga perasaan tersebut terus membekas di ingatan setiap warga, khususnya yang tingga di Aceh Pidie.

Kendati demikian lanjut Wakil Bupati, semua tidak boleh larut dalam kesedihan yang dapat membuatnya jatuh lebih jauh. "Kita harus bangkit mengejar asa yang ada di depan mata kita," katanya.

Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pidie untuk terus dapat bersama membangun daerah yang dintainya, agar Kabupaten Pidie lebih baik dimasa yang akan datang.

"Dalam kesempatan ini, saya mewakili Pemerintah Kabupaten Pidie, mengajak kepada seluruh komponen untuk terus mengawal daerah ini sehingga dapat menjadi daerah yang benar-benar menjalankan ajaran agama Islam secara kaffah," tambahnya.

Dia juga mengajak kepada masyarakatnya untuk selalu melakukan intropeksi diri guna lebih mendekatkan diri ke hadirat Illahi Robbi agar senantiasa mendapatkan Rahmat dan Hidayah dari Allah SWT.

"Mari kita memakmurkan Mesjid, karena keberadaan Mesjid saat ini, tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan berbagai ibadah ritual, tetapi juga telah berfungsi sebagai pusat kekuatan ummat Islam," ajak Fadlullah.

Terakhir, Fadlullah berpesan supaya sama-sama menjaga dan meningkatkan ukhuwah Islamiah antar sesama. "Apalagi antar ummat muslim, mari kita bersatu padu mempertahankan kesatuan dan persatuan agar ummat Islam ke depan benar-benar menjadi Rahmatan Lil'Alamin," tutupnya.

Selain oleh Wakil Bupati Pidie, peringatan 14 tahun Gempa dan Tsunami Aceh ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pidie yang di dampingi Asda H. Maddan, SE. M.Si. Ketua Mahkamah Syariah Pidie Drs. H. Munir Ahmad, SH, MH., dan Kadis Syariat Islam Pidie H. T. Syabirin, SH, MM, juga hadir pada acara tersebut.

Danramil dan Perwira Staf Kodim 0102/Pidie, Para Kapolsek beserta Perwira Staf Polres Pidie, Pimpinan Pesantren Babul Maghfirah Cot Keu'eng Kabupaten Aceh Besar Tgk. H. Masrul Aidi, Lc, Imam Masjid, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat, serta ratusan masyarakat Pidie yang hadir yang juga hadir, nampak khusuk mengikuti acara ini.

[Pewarta: Zoni Jamil]
Editor: Red.
close
close