Breaking
loading...
Showing posts with label lintas-media. Show all posts
Showing posts with label lintas-media. Show all posts

Saturday, June 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

Plt Bupati Cianjur Imbau Pemegang Kunci Mobil Dinas Tak Bawa Mobil Dinas-nya Buat Mudik

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman
-- 
sukabumiNews, CIANJUR - Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengimbau kepada segenap aparatur sipil negara yang memegang kunci mobil dinas supaya tidak menggunakan kendaraan dinasnya untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing.

Herman mengatakan, ada ratusan lebih kendaraan dinas yang saat ini pengelolaan dan perawatannya dibebankan kepada ASN yang memegang kunci tersebut.

"Sesuai dengan surat edaran dari pusat, kami juga telah mengimbau dan membuat surat edaran kepada masing-masing dinas agar tak menggunakan kendaraan dinasnya untuk mudik," ujar Herman, Sabtu (1/5/2019).

Herman mengatakan, saat tak digunakan mudik, kendaraan dinas dititipkan atau disimpan di tempat yang aman untuk menjaga dari hal yang tak diinginkan.

Herman berharap perayaan Idulfitri di Kabupaten Cianjur khususnya berjalan tertib dan aman. Selain telah berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah, pihaknya juga telah melakukan beragam persiapan dan tindakan preventif seperti melakukan sidak ke Pasar Induk dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan umum angkutan lebaran di wilayah Kabupaten Cianjur.

"Jajaran dari Disperindag telah melakukan operasi pasar murah untuk menstabilkan harga, jajaran dishub bekerjasama dengan kepolisian telah melakukan kegiatan pemeriksaan kendaraan angkutan lebaran," kata Herman.

Herman juga mengajak warga menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing menjelang hari raya dan setelah hari raya.


Pewarta: Tribun/Siti Cjr
Editor: Red.

Friday, May 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

S&P Kerek Peringkat Utang Indonesia Jadi BBB, Ini Alasannya

Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi BBB dengan prospek stabil.
Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi BBB dengan prospek stabil. (FOTO: Bisnis.com)
-- 
sukabumiNews, JAKARTA – Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi BBB dengan prospek stabil.

S&P menaikkan peringkat kredit Indonesia sebesar satu tingkat menjadi BBB dari BBB-. Selain itu, peringkat utang Indonesia jangka pendek dikerek menjadi A-2 dari A-3.

Langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan dinamika kebijakan yang mendukung.

“Kami menaikkan peringkat tersebut untuk mencerminkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan dinamika kebijakan mendukung, yang kami perkirakan akan bertahan menyusul terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo,” papar S&P, dikutip dari Bisnis.com, Jumat (31/5/2019).

“Peringkat utang Indonesia terus didukung oleh utang pemerintah yang relatif rendah dan kinerja fiskal yang moderat,” lanjutnya, seperti dilansir dari Bloomberg.

Peningkatan peringkat itu akan menjadi kesempatan bagi Jokowi, sebutan akrab Joko Widodo, yang telah berjanji untuk mendorong pertumbuhan dan memperluas dorongan infrastruktur pada masa jabatan keduanya.

Peringkat tersebut sekaligus menempatkan Indonesia pada tingkat yang sama dengan Hongaria dan Uruguay, meskipun satu tingkat di bawah Filipina.

“Peningkatan ini memvalidasi pandangan kami bahwa fundamental-fundamental Indonesia sehat dan prospek reformasi tetap bagus pascapemilu,” ujar Euben Paracuelles, seorang ekonom di Nomura Holdings Inc., Singapura.

Menyusul laporan kenaikan peringkat itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik signifikan 1,35 persen atau 82,31 poin ke level 6.186,42 pada pukul 14.18 WIB, sedangkan nilai tukar rupiah melonjak 148 poin atau 1,03 persen ke level Rp14.262 per dolar AS. []

Wednesday, May 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ini 3 Negara yang Dikunjungi Prabowo Pasca Pilpres 2019

Tidak hanya dilakukan sekali, Prabowo tercatat sudah melakukan kunjungan ke 3 negara setelah berlangsungnya perhelatan Pemilu 2019 pada 17 april.

FOTO: Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) meninggalkan lokasi seusai menghadiri aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
-- 
sukabumiNews, JAKARTA - Calon Presiden 02, Prabowo kembali jadi sorotan publik ketika pada Selasa (28/5/2019) kemarin, santer diberikan melakukan penerbangan ke luar negeri bersama warga negara asing.

Namun perjalanan ke luar negeri itu tidak hanya dilakukan sekali ini saja.Tercatat setelah berlangsungnya perhelatan Pemilu 2019 pada 17 april 2019, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut diketahui sudah melakukan kunjungan ke 3 negara. Negara mana saja yang dikunjungi Prabowo? Berikut ini daftarnya seperti dilansir Bisnis.com

1. Brunei Darussalam

Prabowo pertama kali dikabarkan ke luar negeri pada 16 Mei atau 29 hari pasca perhelatan Pemilu 2019. Capres nomor urut 02 itu dikabarkan berangkat ke Brunei Darussalam lewat Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menurut dokumen manifest penerbangan, ada 11 orang yang ikut dalam rombongan tersebut. Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Sam Fernando mengatakan, rombongan bertolak ke Bandar Sri Begawan, ibu kota Brunei, pada pukul 12.10 WIB.

Prabowo dan rombongan disebutkan pergi ke Brunei menggunakan pesawat pribadinya, Embraer 190/Lineage 1000 dengan nomor registrasi 9H-NYC. Durasi kepergian ternyata tidak sampai satu hari karena Ketua Umum Partai Gerindra itu tiba kembali di Ibu Kota pada malam harinya.

"Arrived pada hari dan tanggal yang sama jam 20.12 WIB," terang Sam.

Berikut ini daftar penumpang pesawat yang menerbangkan Prabowo dan rombongan ke Brunei;

1. Muhammad Harrifar Syafar
2. Mohamad Rizki Irmansyah
3. Alvano Armi Sundah Kalalo
4. Sugiono
5. Wedi Kamaludin
6. Julius Indra Kurniawan
7. Julando Richard Mandey
8. Simon Aloysius Mantiri
9. Frangel Hendra Pantouw
10. Ansfuri ID Sambo
11. Amien Rais

Dalam manifest tersebut muncul nama Wedi Kamaludin. Yang bersangkutan merupakan Direktur Marketing anak perusahaan Pertamina, Pertamina Trans Kontinental.

Terkait hal ini, PT Pertamina (Persero) memastikan bakal mengusut keterkaitan perjalanan Wedi dengan rombongan Prabowo. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menerangkan bahwa pihaknya masih melakukan investigasi.

Masih diselidiki apakah perjalanan Wedi ke Brunei atas kepentingan pribadi atau untuk perusahaan. Selain itu juga dicari ketentuan-ketentuan mana saja yang dilanggar. "Sembari investigasi sedang dilakukang, yang bersangkutan sementara ini dinonaktifkan," terang sumber di Pertamina tersebut, 20 Mei lalu.

2. Uni Emirat Arab

Prabowo kemudian dikabarkan pergi ke Dubai, Uni Emirat Arab, pada Selasa (28/5/2019). Eks Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus itu lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 08.14 WIB.

Berdasarkan manifest penerbangan yang beredar, Prabowo pelesiran ke Dubai  bersama beberapa orang seperti, asisten pribadinya Tedy Arman, Yuriko Fransiska Karundeng, dan Gibrael Habel Karapang.

Tak hanya itu, Prabowo juga pergi bersama beberapa warga negara asing seperti, Mikhail Davynov dan Amzhelika Butaeva warga negara Rusia, Justin warga negara Amerika Serikat (AS), dan Mischa Gemermann warga Jerman.

Prabowo bersama rombongan kembali terbang menggunakan pesawat yang sama saat bertolak menuju Brunei. Kabar penerbangan ke Dubai itu turut dibenarkan oleh Kasubag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando.

Terkait kepergian tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Geringra, Ferry Juliantono justru mengaku tidak tahu kalau pimpinannya pergi keluar negeri.

"Saya belum tahu. Kalau kemarin kan ke Solo yah. Tapi kalau hari ini ke luar negeri saya tidak tahu," terang Ferry saat dikonfirmasi.

Sementara itu DPP Partai Gerinda yang juga Anggota Juru Debat Prabowo Sandi, Ahmad Riza Patria mengaku belum bisa memastikan kapan ketua umumnya akan kembali ke Jakarta.

"Biasanya tidak terlalu lama di luar negeri. Ya lebih [dari dua hari] lah kalau ke Dubai karena jauh. Kecuali kalau di Bangkok, Thailand bisa 1-2 hari," katanya saat dihubungi, Selasa (28/5/2019).

Riza juga menyebut bahwa Prabowo pergi ke Dubai karena ada urusan bisnis untuk bertemu dengan kolega-kolega dekatnya. Hal ini dilakukan karena selama kampanye Pilpres 2019, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut tidak punya waktu luang untuk bertemu kolega dan temannya.

Selain itu, pasangan Sandiaga Uno tersebut juga dijadwalkan melakukan cek kesehatan di Dubai. Cek kesehatan tersebut, terang Riza, bukan karena Prabowo sedang sakit, melainkan cek rutin yang biasa dilakukan. "Periksa kesehatan rajin, bagus kok, kesehatan prima. Prabowo itu kan disiplin menjaga kesehatan, mantan tentara, hidupnya displin dan tertip," papar Riza.

3. Austria    

Usai dikabarkan terbang ke Dubai, muncul obrolan di media massa kalau pesawat yang mengangkut Prabowo itu melanjutkan penerbangan ke Austria.

Misalnya seperti akun @bungdp25 yang menulis, "Om @kurawa bahas Prabowo terbang ke Dubai dan Austria dong."


Hal ini juga dapat dibuktikan berdasarkan pantauan Bisnis.com pada situs pelacakan penerbangan seluruh dunia secara real time, AirNav RadarBox. Dalam situs itu memuat nomor penerbangan AXY2810 yang menunjukkan pesawat Embraer 190/Lineage 1000 dengan nomor registrasi 9H-NYC melakukan penerbangan dari Dubai menuju Vienna.


Namun seorang warganet melempar dugaan bahwa pendaratan pesawat Prabowo di Austria terpaksa. "Karena pesawat sudah berbelok menuju Swiss (warna kuning), tiba-tiba tajam ke kanan dan berhenti di Austria (merah)," tulis akun @CumaSiBudi.

Sampai berita ini diturunkan belum dapat dipastikan apa tujuan sebenarnya Prabowo melakukan penerbangan baik ke Dubai ataupun ke Austria.


Pewarta: Bisnis.com 

Saturday, May 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Warga Gaza Gelar Shalat Jenazah untuk Korban Pembantaian Israel

FOTO: dok. Istimewa.
sukabumiNews, GAZA - Ratusan warga Palestina menggelar soal jenazah pertama pada hari Sabtu ini untuk seorang pemuda, yang menjadi syahid oleh tembakan Israel selama aksi protes anti-pendudukan di Jalur Gaza sehari sebelumnya.

Para pelayat menguburkan jasad Abdullah Abdul Aal, 24, di kota Rafah di Jalur Gaza selatan di tengah teriakan menuntut pertanggungjawaban Israel atas pelanggarannya terhadap para demonstran Palestina.

Setidaknya 30 warga Palestina lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel dalam protes Jumat di dekat zona penyangga Gaza dengan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Sejak unjuk rasa Gaza dimulai pada Maret tahun lalu, hampir 270 demonstran telah mati syahid - dan ribuan lainnya terluka - oleh pasukan Israel yang dikerahkan di dekat zona penyangga.

Para demonstran menuntut hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka di Palestina bersejarah yang menjadi tujuan mereka pada tahun 1948 untuk membuka jalan bagi negara baru Israel.

Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun Israel di Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi daerah kantong pantai dan merampas sekitar dua juta penduduk dari banyak komoditas pokok.


Pewarta: fq/voa-islam
Redaksi sukabumiNews

Terungkap Otak Pemasok Kemenangan 62 Persen Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

Pemasok data kemenangan Prabowo-Sandi Prf Laode Masihu Kamaludin (Youtube).
Siapa sosok pemasok kemenangan 62 persen Prabowo yang disebut 'setan gundul' oleh Wasekjen Demokrat Andi Arief?
sukabumiNews, SURABAYA - Sosok pemasok data kemenangan 62 persen calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akhirnya terungkap. Koordinator yang menghimpun data-data dari lapangan merupakan Profesor Laode Masihu Kamaluddin.

Hal ini terungkap dari video yang diunggah melalui kanal Youtube Macan Idealis pada Selasa (7/5/2019). Dalam video itu, tampak kader Partai Berkarya Vasco Ruseimy yang memperkenalkan sosok pemasok data kemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019.

"Assalamualaikum, balik lagi bersama saya Vasco Ruseimy. kali ini saya sedang bersama Prof Laode," kata Vasco mengawali videonya seperti dikutip SUARA.com, Jumat (10/5/2019).

Dalam video tersebut, Vasco Ruseimy menjelaskan bahwa Laode merupakan koordinator yang mengumpolkan seluruh data C1 dari Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kemunculan video tersebut pun sekaligus untuk mematahkan asumsi yang dibuat oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief beberapa waktu lalu mengenai setan gundul pemasok kemenangan menyesatkan Prabowo-Sandi.

"Biar teman-teman tahu, beliau adalah koordinatornya, otaknya yang mengumpulkan dan mengkolek semua data C1 baik itu dari relawan dan yang lain-lain semua dikumpulkan untuk pemenangan tim Pak Prabowo-Sandi intinya dan partai koalisi tentunya," jelas Vasco Ruseimy.

"Assalamualaikum, ini bulan puasa," kata Laode menyapa melalui layar video sembari tersenyum.

Seperti dilansir Suara.com, Laode Masihu Kamaludin merupakan mantan anggota MPR dari Sulawesi Utara periode 1993-1997 dan 1999-2004. Tak hanya itu, ia pun sempat menjadi anggota DPR RI periode 1997-1999 dan dilanjutkan pada periode 2004-2009 dari Partai Persatuan Pembangunan.

Pria kelahiran Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada 17 Agustus 1949 ini telah menempuh pendidikan tinggi S1 jurusan kimia di Universitas Padjajaran dan melanjutkan gelar S2 Master of Science and Master of Engineering di Iowa State University, Amerika Serikat.
Laode pun berhasil meraih gelar Doctoral of Philosophy - Industrial Technology masih di kampus yang sama yakni Iowa State University.

Nama Laode Masihu Kamaludin sendiri pernah disebut langsung oleh Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaan di Surabaya pada 12 April 2019. Laode Masihu Kamaludin menjadi salah satu orang yang dijanjikan akan masuk dalam jajaran menteri membantu kerja Prabowo Subianto bila ia terpilih menjadi presiden 2019-2024.

Pewarta: Suara.com

Thursday, May 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Kivlan Zen Sebut SBY Tak Rela Prabowo Terpilih Presiden

FOTO: Mayjen TNI (Purn) Kovlan Zen.
-- 
sukabumiNews, JAKARTA – Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein, menyebut Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono licik dan tak ingin melihat Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden.

Hal itu diutarakan Kivlan mengomentari sikap politik Demokrat dan komentar Wakil Sekjen Demokrat, Andi Arief, soal setan gundul di sekeliling Prabowo.

"Sampaikan saja bahwa SBY licik. Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang di tahun 2014," kata Kivlan di kawasan Thamrin, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Menurut Kivlan SBY dan Prabowo terlibat persaingan. SBY disebutnya tak rela ada jenderal purnawirawan lain yang menjadi presiden selain dirinya.

"Dia [SBY] mau mencopot Prabowo supaya jangan jadi calon presiden dengan gayanya segala macam," ujar Kivlan.

"Mereka ini saling bersaing antara Prabowo dan SBY. Dia tak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden, dia ingin dirinya sendiri dan dia orangnya licik," katanya mengulangi sebutan SBY licik.

Sementara terkait pernyataan Andi Arief soal setan gundul, Kivlan menuding balik bahwa Andi lah sosok setan gundul itu.

"Andi Arief setan gundul, dia yang setan. Masa kita dibilang setan gundul," kata Kivlan.

Setan gundul yang dimaksud Andi adalah kelompok tidak rasional dan memberikan masukan sesat kepada Prabowo Subianto tentang kemenangan di Pilpres 2019 dengan total suara mencapai 62 persen.

Frasa setan gundul itu diuitkan Andi lewat akun Twitter-nya pada Senin (6/5) pagi.


Pewarta: CNN Indonesia
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close