Breaking
Showing posts with label keamanan. Show all posts
Showing posts with label keamanan. Show all posts

Thursday, April 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Demi Keamanan dan Kenyamanan di Lokasi Kunjungan, Petugas Gabungan Periksa Simpatisan Jokowi dengan Detektor

sukabumiNews, CIKEMBAR - Masyarakat Kota/Kabupaten Sukabumi yang ikut menghadiri kunjungan Presiden RI Jokowi, ke Gedung Pusbang Dai, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mendapat pengawalan ketat Petugas gabungan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Polri, dan TNI.

Masyarakat yang hendak mamasuki pintu utama Gedung Pusbang Dai, yang manjadi tempat berkumpulnya simpatisan yang ingin menyaksikan dari dekat Capres 01 (Jokowi), satu persatu diperikasa untuk memastikan adanya barang bawaan yang dicuriagi dapat membahayakan.

"Pemeriksaan dengan mengunakan alat detektor ini wajib dilakukan untuk meyakinkan orang yang masuk ke gedung ini, tidak membawa barang berbahaya atau dilarang," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, kepada sukabumiNews.net, Kamis (11/04/19).

Nasriadi menjelasakan, pihaknya beserta jajaran TNI dan Paspampres bertanggung jawab atas keamanan dan kelancaran kunjungan Presiden RI. Pasalnya, masyarakat yang ingin menyaksikan Pak Jokowi begitu antusias jumlahnya.

"Keamanan Presiden adalah kewajiban kami, untuk itu saya berharap masyarakat yang datang bisa aman dan tertib, agar orang no satu di Republik Indonesi bisa menyapa semua warga Sukabumi dengan nyaman," harapnya. (KR2/*)


Pewarta: Rudi Samsidi
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, March 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Polsek Cibadak Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Lodaya 2019

Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman bersama Jajaran Muspika Cibadak dan Cicantayan menggelar "Operasi Mantap Brata Lodaya 2019" bertempat di halaman Mapolsek Cibadak Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 24/3/19.
sukabumiNews, CIBADAK - Dalam rangka Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman bersama Jajaran Muspika Cibadak dan Cicantayan menggelar "Operasi Mantap Brata Lodaya 2019" bertempat di halaman Mapolsek Cibadak Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 24/3/19.

"Ini adalah suatu kegiatan Apel persiapan Operasi Mantap Brata Lodaya, untuk pengamanan Pilpres dan Pileg serentak 2019 ungkap Suhardiman kepada sukabuminews.net di lokasi kegiatan.

Kapolsek menjelaskan, persiapan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan pihaknya selaku Aparatur Pemerintah yang akan mengamankan jalannya Pesta Demokrasi pada tanggal 17 April 2019 nanti,  sesuai pesan yang disampaikan Menko Polhukam kepada Prajurit TNI/Polri dalam amanat yang dibacakannya.

Sementara itu Camat Cicantayan Sendy Apriada yang juga hadir mengikuti acara tersebut mengutarakan, pihaknya akan komitmen membantu demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Kesatuan Indonesia (NKRI) yang harus di jaga bersama.

"Tentunya bukan hanya pernyataan sikap tetapi juga komitmen Integritas bahwa kita harus bersama-sama menjunjung tinggi Demokrasi dan harus menjaga keamanan," sabung Sendy.

Selaku pihak Pemerintah Kecamatan Cicantayan Sendy juga menegaskan bahwa ia melalui masyarakatnya akan terus berupaya agar pemilu yang akan dilaksanan berjalan sukses, aman dan lancar.

Begitu juga halnya yang diungkapkan Ade Hermansyah selaku Anggota Pelindung Masyarakat (Linmas) Desa Batu Nunggal. Dia menegaskan bahwa Linmas sebagai Mitra TNI/Polri, bersedia untuk membantu keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019.

"Seluruh anggota Linmas akan memberikan keamanan, ketertiban dan kenyamanan bagi yang mempunyai hak pilih, baik itu di wilayahnya mau pun di Tempat Pemungutan Suara (TPS)." Tegasnya.


Pewarta : Azis. R
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, February 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Yakinkan Pemilu 2019 Berjalan Tertib dan Aman,TNI-POLRI Surakarta Gelar Latihan Simulasi Penanganan Huru-hara

sukabumiNews, SURAKARTA – Prajurit TNI dari kesatuan Kodim 0735/Surakarta, Yonif Raider 408/Sbh, dan Anggota Kepolisian dari Jajaran Brimob Polresta Surakarta melaksanakan Latihan Simulasi penanganan huru-hara. Latihan tersebut digelar di Halaman Parkir Stadion Manahan Solo pada Sabtu (09/2/2019).

Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Edi Susilo yang juga turut mengendalikan jalannya latihan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan latihan ini bertujuan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 sehingga dapat berjalan dengan tertib dan aman.


Disamping itu Latihan ini juga bertujuan untuk mengatasi apabila terjadi kerusuhan atau pun gejolak pada saat pemilu berlangsung. "Sengaja kita gelar latihan simulasi penanganan huru-hara ini agar anggota yang bertugas di lapangan betul-betul paham tugasnya masing-masing." Terang Edi Susilo kepada sukabumiNews.

“Kita tamamkan pada diri pribadi masing-masing anggota siapa berbuat apa, jadi masing-masing individu hafal betul apa yang harus ia perbuat saat melaksanaka  tugas dilapangan,” tambahnya.

"Diharapkan dengan adanya Latihan Simulasi  Penanganan huru-hara ini para prajurit betul-betul siap mengamankan pelaksanaan pemilu yang sebentar lagi akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah indonesia." Pungkasnya.

[Pewarta: Agus Kemplu]
Editor: Red.

Tuesday, December 18, 2018

Redaksi sukabumiNews

Wiranto Taruhan, Jika Benar Indonesia Punah Rumahnya untuk Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.
[Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (Foto: Suara.com/Walda Marison)]
Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak bertaruh dengan Calon Presiden Prabowo Subianto. Ajakan bertaruh ini lantaran pernyataan Prabowo soal Indonesia punah jika dia kalah jadi Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019.

Wiranto mengajak taruhan, jika Indonesia benar punah maka rumahnya yang di Bambu Apus, Jakarta Timur untuk Prabowo. Sebaliknya jika Indonesia tidak punah, maka rumah Prabowo di Hambalang buat Wiranto.

"Kalau sehabis Pemilu Prabowo kalah dan Indonesia tetap utuh tidak punah, maka rumah Hambalang diserahkan kepada saya. Sebaliknya, kalau Indonesia punah, maka rumah saya di Bambu Apus diserahkan ke Prabowo," kata Wiranto di Kantornya, Selasa (18/12/2018).

Seperti di dilansir Suara.com bahwa sebelumnya Prabowo Subianto kembali mengeluarkan prediksi yang kontroversi. Prabowo menyatakan Indonesia akan punah jika dirinya kalah dari Joko Widodo atau Jokowi. Indonesia akan punah jika Prabowo tak jadi presiden, begitu prediksinya. Hal itu dikatakan prabowo dalam pidatonya pada acara Konferensi Nasional (Konfernas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/2018) lalu.

Dalam pidatonya, Prabowo merasakan rakyat Indonesia yang menginginkan adanya perubahan. Menurutnya, jika keinginan rakyat itu tidak terwujudkan maka Indonesia akan punah.

"Kita merasakan getaran rakyat, kita merasakan rakyat ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan, rakyat ingin pemerintah yang bersih dan tidak korupsi. Betul? Karena itu kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah," kata Prabowo.

Kepunahan yang dibayangkan Prabowo berlandaskan gagalnya pemerintah saat ini mengurusi negara. Prabowo menilai kalau sistem yang dijalankan setiap pemerintahan dari periode ke periode selalu keliru sehingga menurutnya malah akan melemahkan Indonesia.

"Karena elit Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah dari rakyat Indonesia. Sudah terlalu lama elit yang berkuasa puluhan tahun, susah terlalu lama mereka memberi arah keliru. Sistem yang salah. Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah," pungkasnya. (Red*/)

Sumber: Suara.com

Tuesday, June 12, 2018

Redaksi sukabumiNews

Opsgab Terminal Palabuhanratu Menahan Mobil yang Tidak Laik Jalan

[Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dikerahkan untuk angkutan Lebaran di Terminal Palabuhanratu].
[Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dikerahkan untuk angkutan Lebaran di Terminal Palabuhanratu].

sukabumiNews.net, PALABUHANRATU - Operasi gabungan (opsgab) untuk pemeriksaan angkutan Lebaran 2018 di Terminal Palabuhanratu tidak mengizinkan mobil yang tidak laik jalan membawa penumpang. Pengurus terminal akan menahan mobil tersebut sampai diperbaiki dan lolos ramp check.

"Kendaraan yang tidak laik jalan tidak boleh meninggalkan terminal dengan membawa penumpang sebelum diperbaiki. Perbaikan bisa dilakukan di terminal," kata Koordinator Terminal Palabuhanratu Dayan Suhendar di tengah kesibukan uji dan pemeriksaan kendaraan, Senin (11/6/2018), kemarin.

Opsgab didukung oleh personel dari UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah  I Dinas Perhubungan (Dishub)  Provinsi Jawa Barat yang membawahkan Terminal Palabuhanratu, Dishub Kabupaten Sukabumi, Satlantas Polres Sukabumi, Denpom Sukabumi, dan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.

Dari pemeriksaan, petugas menemukan lima unit kendaraan tidak laik jalan. Kelima mobil ini tidak diberi izin untuk mengangkut penumpang sampai awaknya memperbaiki bagian yang rusak.

Pemeriksaan dilakukan terhadap rem, lampu malam, wifer, kaca film, ban, dan sparepart lainnya. Kendaraan yang mengalami gangguan dianjurkan untuk diperbaiki saat itu juga. Sedangkan kendaraan yang lolos uji akan ditempeli stiker dari Ditjen Perhubungan Darat.

"Kegiatan ini merupakan program dari pusat yang dilakukan setiap menjelang Idul Fitri. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat adanya bagian dari kendaraan yang tidak berfungsi dengan baik. Ini merupakan pelayanan kepada penumpang," ujar Dayan.

Untuk surat-surat kendaraan, lanjut dia, pemeriksaannya merupakan kewenangan aparat kepolisian. Pihaknya hanya bertanggung jawab pada proses ramp check atau uji kelaikan.

Sementara itu Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Iptu Nandang H menyatakan, jajarannya akan menindak tegas sopir angkutan umum yang tidak membawa surat-surat kendaraan yang lengkap. Sopir angkutan umum yang tidak membawa SIM yang bukan peruntukannya akan ditilang di tempat. (*)

Pewarta: M. Ridwan
Editor: Red.

Saturday, June 2, 2018

Redaksi sukabumiNews

Satpol PP Kotya Sukabumi Gencarkan Operasi Izin Perusahaan

sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi menggencarkan operasi yustisi untuk memeriksa kelengkapan izin perusahaan. Sampai sekarang, masih ditemukan perusahaan yang belum melengkapi perizinan, baik izin perdagangan maupun perindustrian.

Kepala Bidang Gakda dan SDA (Penegakan Peraturan Daerah dan Sumber Daya Aparatur) Satpol PP Kota Sukabumi, Ajat Sudrajat menjelaskan, operasi tersebut digelar berdasarkan Perda (Peraturan Daerah) Kota Sukabumi Nomor 19 Tahun 2012, Tentang Perizinan dan Pendaftaran Bidang Perdagangan dan Perindustrian.

Baru-baru ini, Satpol PP melakukan operasi ke 13 lokasi perusahaan. Dari 13 perusahaan itu, 6 perusahaan belum memiliki izin, sedangkan 7 lainnya sudah memiliki izin, walaupun ada beberapa di antarnya baru memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
"Padahal aspek-aspek perizinan itu tidak hanya SIUP dan NPWP. Perusahaan harus memiliki izin lainnya yang direkomendasikan oleh instansi teknis seperti lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup," ujar Ajat.

Selain itu, ujar dia, apabila ada perusahaan yang melakukan penambahan bangunan, pemiliknya wajib melaporkan ke SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang menanganai kewenangan tata ruang.

"Kami imbau semua perusahaan untuk menempuh prosedur perizinan agar tidak melanggar perda. Perusahaan yang belum mengurus perizinannya, kegiatan usahanya akan diberhentikan dahulu sampai dengan perizinannya diselesaikan," kata dia.

Ajat mengarahkan perusahaan yang belum melengkapi izin atau yang belum memiliki izin sama sekali untuk mengurus perizinannya ke DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Sukabumi. (*)

Pewarta: Nandang Sutisna
Editor: Red.
close
close