Breaking
Showing posts with label keamanan. Show all posts
Showing posts with label keamanan. Show all posts

Saturday, February 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Yakinkan Pemilu 2019 Berjalan Tertib dan Aman,TNI-POLRI Surakarta Gelar Latihan Simulasi Penanganan Huru-hara

sukabumiNews, SURAKARTA – Prajurit TNI dari kesatuan Kodim 0735/Surakarta, Yonif Raider 408/Sbh, dan Anggota Kepolisian dari Jajaran Brimob Polresta Surakarta melaksanakan Latihan Simulasi penanganan huru-hara. Latihan tersebut digelar di Halaman Parkir Stadion Manahan Solo pada Sabtu (09/2/2019).

Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Edi Susilo yang juga turut mengendalikan jalannya latihan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan latihan ini bertujuan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 sehingga dapat berjalan dengan tertib dan aman.


Disamping itu Latihan ini juga bertujuan untuk mengatasi apabila terjadi kerusuhan atau pun gejolak pada saat pemilu berlangsung. "Sengaja kita gelar latihan simulasi penanganan huru-hara ini agar anggota yang bertugas di lapangan betul-betul paham tugasnya masing-masing." Terang Edi Susilo kepada sukabumiNews.

“Kita tamamkan pada diri pribadi masing-masing anggota siapa berbuat apa, jadi masing-masing individu hafal betul apa yang harus ia perbuat saat melaksanaka  tugas dilapangan,” tambahnya.

"Diharapkan dengan adanya Latihan Simulasi  Penanganan huru-hara ini para prajurit betul-betul siap mengamankan pelaksanaan pemilu yang sebentar lagi akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah indonesia." Pungkasnya.

[Pewarta: Agus Kemplu]
Editor: Red.

Tuesday, December 18, 2018

Redaksi sukabumiNews

Wiranto Taruhan, Jika Benar Indonesia Punah Rumahnya untuk Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.
[Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (Foto: Suara.com/Walda Marison)]
Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak bertaruh dengan Calon Presiden Prabowo Subianto. Ajakan bertaruh ini lantaran pernyataan Prabowo soal Indonesia punah jika dia kalah jadi Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019.

Wiranto mengajak taruhan, jika Indonesia benar punah maka rumahnya yang di Bambu Apus, Jakarta Timur untuk Prabowo. Sebaliknya jika Indonesia tidak punah, maka rumah Prabowo di Hambalang buat Wiranto.

"Kalau sehabis Pemilu Prabowo kalah dan Indonesia tetap utuh tidak punah, maka rumah Hambalang diserahkan kepada saya. Sebaliknya, kalau Indonesia punah, maka rumah saya di Bambu Apus diserahkan ke Prabowo," kata Wiranto di Kantornya, Selasa (18/12/2018).

Seperti di dilansir Suara.com bahwa sebelumnya Prabowo Subianto kembali mengeluarkan prediksi yang kontroversi. Prabowo menyatakan Indonesia akan punah jika dirinya kalah dari Joko Widodo atau Jokowi. Indonesia akan punah jika Prabowo tak jadi presiden, begitu prediksinya. Hal itu dikatakan prabowo dalam pidatonya pada acara Konferensi Nasional (Konfernas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/2018) lalu.

Dalam pidatonya, Prabowo merasakan rakyat Indonesia yang menginginkan adanya perubahan. Menurutnya, jika keinginan rakyat itu tidak terwujudkan maka Indonesia akan punah.

"Kita merasakan getaran rakyat, kita merasakan rakyat ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan, rakyat ingin pemerintah yang bersih dan tidak korupsi. Betul? Karena itu kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah," kata Prabowo.

Kepunahan yang dibayangkan Prabowo berlandaskan gagalnya pemerintah saat ini mengurusi negara. Prabowo menilai kalau sistem yang dijalankan setiap pemerintahan dari periode ke periode selalu keliru sehingga menurutnya malah akan melemahkan Indonesia.

"Karena elit Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah dari rakyat Indonesia. Sudah terlalu lama elit yang berkuasa puluhan tahun, susah terlalu lama mereka memberi arah keliru. Sistem yang salah. Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah," pungkasnya. (Red*/)

Sumber: Suara.com

Tuesday, June 12, 2018

Redaksi sukabumiNews

Opsgab Terminal Palabuhanratu Menahan Mobil yang Tidak Laik Jalan

[Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dikerahkan untuk angkutan Lebaran di Terminal Palabuhanratu].
[Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dikerahkan untuk angkutan Lebaran di Terminal Palabuhanratu].

sukabumiNews.net, PALABUHANRATU - Operasi gabungan (opsgab) untuk pemeriksaan angkutan Lebaran 2018 di Terminal Palabuhanratu tidak mengizinkan mobil yang tidak laik jalan membawa penumpang. Pengurus terminal akan menahan mobil tersebut sampai diperbaiki dan lolos ramp check.

"Kendaraan yang tidak laik jalan tidak boleh meninggalkan terminal dengan membawa penumpang sebelum diperbaiki. Perbaikan bisa dilakukan di terminal," kata Koordinator Terminal Palabuhanratu Dayan Suhendar di tengah kesibukan uji dan pemeriksaan kendaraan, Senin (11/6/2018), kemarin.

Opsgab didukung oleh personel dari UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah  I Dinas Perhubungan (Dishub)  Provinsi Jawa Barat yang membawahkan Terminal Palabuhanratu, Dishub Kabupaten Sukabumi, Satlantas Polres Sukabumi, Denpom Sukabumi, dan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.

Dari pemeriksaan, petugas menemukan lima unit kendaraan tidak laik jalan. Kelima mobil ini tidak diberi izin untuk mengangkut penumpang sampai awaknya memperbaiki bagian yang rusak.

Pemeriksaan dilakukan terhadap rem, lampu malam, wifer, kaca film, ban, dan sparepart lainnya. Kendaraan yang mengalami gangguan dianjurkan untuk diperbaiki saat itu juga. Sedangkan kendaraan yang lolos uji akan ditempeli stiker dari Ditjen Perhubungan Darat.

"Kegiatan ini merupakan program dari pusat yang dilakukan setiap menjelang Idul Fitri. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat adanya bagian dari kendaraan yang tidak berfungsi dengan baik. Ini merupakan pelayanan kepada penumpang," ujar Dayan.

Untuk surat-surat kendaraan, lanjut dia, pemeriksaannya merupakan kewenangan aparat kepolisian. Pihaknya hanya bertanggung jawab pada proses ramp check atau uji kelaikan.

Sementara itu Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Iptu Nandang H menyatakan, jajarannya akan menindak tegas sopir angkutan umum yang tidak membawa surat-surat kendaraan yang lengkap. Sopir angkutan umum yang tidak membawa SIM yang bukan peruntukannya akan ditilang di tempat. (*)

Pewarta: M. Ridwan
Editor: Red.

Saturday, June 2, 2018

Redaksi sukabumiNews

Satpol PP Kotya Sukabumi Gencarkan Operasi Izin Perusahaan

sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi menggencarkan operasi yustisi untuk memeriksa kelengkapan izin perusahaan. Sampai sekarang, masih ditemukan perusahaan yang belum melengkapi perizinan, baik izin perdagangan maupun perindustrian.

Kepala Bidang Gakda dan SDA (Penegakan Peraturan Daerah dan Sumber Daya Aparatur) Satpol PP Kota Sukabumi, Ajat Sudrajat menjelaskan, operasi tersebut digelar berdasarkan Perda (Peraturan Daerah) Kota Sukabumi Nomor 19 Tahun 2012, Tentang Perizinan dan Pendaftaran Bidang Perdagangan dan Perindustrian.

Baru-baru ini, Satpol PP melakukan operasi ke 13 lokasi perusahaan. Dari 13 perusahaan itu, 6 perusahaan belum memiliki izin, sedangkan 7 lainnya sudah memiliki izin, walaupun ada beberapa di antarnya baru memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
"Padahal aspek-aspek perizinan itu tidak hanya SIUP dan NPWP. Perusahaan harus memiliki izin lainnya yang direkomendasikan oleh instansi teknis seperti lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup," ujar Ajat.

Selain itu, ujar dia, apabila ada perusahaan yang melakukan penambahan bangunan, pemiliknya wajib melaporkan ke SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang menanganai kewenangan tata ruang.

"Kami imbau semua perusahaan untuk menempuh prosedur perizinan agar tidak melanggar perda. Perusahaan yang belum mengurus perizinannya, kegiatan usahanya akan diberhentikan dahulu sampai dengan perizinannya diselesaikan," kata dia.

Ajat mengarahkan perusahaan yang belum melengkapi izin atau yang belum memiliki izin sama sekali untuk mengurus perizinannya ke DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Sukabumi. (*)

Pewarta: Nandang Sutisna
Editor: Red.

Tuesday, May 29, 2018

Redaksi sukabumiNews

Satgas PRCPB Awasi Wilayah Cikole dan Baros

[Fhoto: Lekol. Kav. Mujahidin, S.Sos]. 
sukabumiNews.net - KOTA SUKABUMI - Satuan Tugas PRCPB (Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) Kodim 0607 memberikan perhatian khusus pada dua kecamatan di Kota Sukabumi yang termasuk rawan bencana. Dua kecamatan tersebut adalah Cikole dan Baros.

"Dibandingkan lima kecamatan lainnya yang ada di Kota Sukabumi, Kecamatan Cikole dan Kecamatan Baros termasuk kawasan sangat rawan mengalami bencana," kata Komandan Satgas PRCPB Kodim 0607 yang juga Dandim 0607, Lekol. Kav. Mujahidin, S.Sos. kepada wartawan baru-baru ini.

Jenis bencana yang sering terjadi di wilayah Kecamatan Cikole, kata Mujahidin, adalah retakan tanah yang dapat memicu terjadinya longsor. Di wilayah kecamatan ini banyak titik rawan terutama di titik-titik yang memiliki kecuraman tanah yang tinggi di sekitar pemukiman warga.

Adapun di wilayah Kecamatan Baros, jenis bencana yang sering melanda adalah banjir. Sebab di wilayah kecamatan ini terdapat banyak sungai yang berpotensi meluapkan air  yang dapat menimbulkan genangan di berbagai titik.

"Dalam rangka menanggulangi bencana di kedua kecamatan tersebut, kami akan melakukan berbagai tahapan mulai dari mitigasi, penanggulangan, rehabilitasi, dan rekonstruksi," ujar Dandim.

Dalam menjalankan tugasnya, Satgas PRCPB, ujar Mujahidin, selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), kepolisian, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), serta instansi dan seluruh elemen masyarakat.

"Kami minta kepada masyarakat harus sigap dalam menghadapi bencana, serta segera melapor apabila ada potensi bencana kepada Babinsa setempat," kata dia. (*)

Pewarta: Hendri Tias.
Editor: Red.

Thursday, February 22, 2018

Redaksi sukabumiNews

Polres Gelar Pembentukan Satgas Pengamanan Pilgub 2018

[PHOTO: Pasukan gabungan Satgas Tripatra melakukan simulasi pengamanan Pilgub Jabar 2018 ketika berhadapan dengan peserta aksi protes yang dilancarkan para pendukung salah satu kandidat. (dok.BSK)]
sukabumiNews.net, PALABUHANRATU - Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menggelar kekuatan pasukan pengamanan gabungan untuk menjaga keamanan dan kelancaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 bertempat di GOR Palabuhanratu, Rabu (21/2/2018).

Gelar pasukan itu ditandai dengan pembentukan Satgas Tripatra dan simulasi persiapan pengamanan dalam rangka Operasi Mantap Praja Lodaya dalam rangka Pilgub 2018. Dalam simulasi, pasukan gabungan dengan kekuatan inti dari Polri mengamankan aksi protes oleh pendukung salah satu kandidat. Selain itu dilaksanakan pula kegiatan tactical for game.

"Kami siap mengamankan Pilgub Jawa Barat agar seluruh tahapannya berjalan dengan tertib dan aman," kata AKBP Nasriadi setelah memimpin pembentukan Satgas Triparta.

Pada saatnya, ujar Nasriadi, pengamanan Pilgub akan melibatkan berbagai unsur seperti Dalmas, Brimob Polda Jabar, TNI, dan Satpol PP.  Untuk TNI, semua matra dilibatkan, baik AD, AL, dan AU. Di Sukabumi, lanjut dia, jajaran Polres mudah sekali berkoordinasi dengan unsur TNI.

Dengan dilaksanakannnya simulasi pengamanan, kata Kapolres, tiap-tiap unsur dapat menempatkan diri sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Pada simulasi tiga unsur yang termasuk di dalam Tripatra yaitu Polri, TNI, dan Satpol PP tampak siap untuk mengamankan Pilgub.

"Sasaran pengamanan tidak hanya TPS, tapi juga Kantor KPU, Kantor Panwaslu, dan aset-aset milik pemerintah," jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Pol PP Kabupaten Sukabumi, Danyon Armed 13, Danyon 310, Dansat Radar Cibalingbing TNI AU, Dan Pos AL, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, dan Ketua Panwaslu Kabupaten Sukabumi. (Red*/BSK)
close
close