Breaking
Showing posts with label gerindra. Show all posts
Showing posts with label gerindra. Show all posts

Tuesday, August 13, 2019

Redaksi sukabumiNews

Idul Adha 1440 H, Rumah Aspirasi dan Inspirasi Sebar Ribuan Paket Daging Qurban

Heri Gunawan
Heri Gunawan dan Istri Ninik Heri Gunawan saat memberikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu di Rumah Aspirasi dan Inspirasi, Senin (12/6/2019)  
sukabumiNews, WARUDOYONG - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan (Hergun) melaksanakan kegiatan rutin tahunan dengan memberikan lebih dari 2500 kupon qurban kepada yang berhak di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

"Alhamdulilah sebagai bentuk rasa syukur, kami bisa berbagi kebahagian pada tahun ini dengan menyembelih 6 ekor hewan qurban, yakni 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing,” jelas Heri Gunawan kepada sukabumiNews di lokasi kegiatan, Senin (12/8/2019).

Pembagian kupon oleh anggota DPR RI dari Partai Gerindra ini dilakukan di rumah Aspirasi dan Inspirasi, Jln. Arif Rachman Hakim Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Hergun menjelaskan, qurbanya kali ini sedikit bertambah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hergun juga mengatakan, sebanyak 2500 kupon yang sudah dibuat untuk dibagikan kepada penerima manfaat melalui perangkat Rt/Rw. Adapun tutur Dia, jika ada yang datang kemudian dengan status yatim piatu, Hergun menyediakan 100 amplop untuk diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya.

"Ada 1500 kupon di rumah aspirasi untuk masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi, masing-masing 500 kupon “Ada tambahan juga kita berikan 1 ekor Sapi di wilayah Tipar Kota Sukabumi dan 1 ekor di wilayah Waluran Kabupaten Sukabumi." Ungkapnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, August 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Gerindra Tawarkan Konsep ke Jokowi untuk Penuhi Janji Kampanye

jokowi-prabowo
Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) bersama Prabowo Subianto memberikan pernyataan pers saat menggelar pertemuan di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7). (FOTO: dok. Suara.com)  
sukabumiNews, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco, mengatakan partai yang diketuai Prabowo Subianto sudah menawarkan konsep membangun negara secara lisan kepada presiden terpilih Joko Widodo.

Tetapi Sufmi belum tahu apakah konsep tersebut akan diterima atau tidak. Hingga saat ini Gerindra masih menunggu keputusan tersebut.

Dasco menjelaskan, jika konsep tersebut diterima maka itu akan dijadikan upaya Gerindra untuk memenuhi janji-janji kampanye semasa Pemilu 2019.

"Kalau kosnep itu kemudian diterima ya ini kan ada target maksimal, ada target minimal. Supaya kita juga janji-janji kampanye kita bisa direalisasikan kepada pendukung kita. Pendukung kita ada sekitar 45 persen kira-kira begitu," kata Dasco di Hotel Ashley, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip suara.com, Jumat (9/8/2019).

Gerindra kata Dasco, mengaku siap untuk berkontribusi di dalam pemerintah apabila nantinya konsep yang ditawarkan dapat diterima.

Tetapi, jika pun konsep tidak diterima karena satu dua hal, maka Gerindra juga bersedia tetap di luar pemerintahan.

"Jadi sebenarnya setelah (pertemuan Prabowo-Jokowi) MRT itu kan memang disampaikan kalau memang pemerintah yang menginginkan kita untuk ikut bersama membangun bangsa, negara," katanya.

"Bahwa kemudian kita diperlukan untuk membantu ya kita punya beberapa konsep. Konsep yang kemudian diberikan kepada mereka ini baru secara lisan kemarin, konsep antara lain konsep ketahanan pangan dan lain-lain," kata Dasco.


Pewarta: AM
Editor: Red
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, July 30, 2019

Redaksi3

Unggul di Sukabumi, Gerindra Bakal Sabet Ketua DPRD

Agus Firmansyah
Agus Firmansyah Sekjen Partai Gerindra Kab. Sukabumi.*  
sukabumiNews, WARUDOYONG - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berpeluang besar merebut kursi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Jawa Barat masa bakti 2019-2024. Pasalnya, partai besutan Prabowo Subianto ini mendulang raihan suara terbanyak dengan menempatkan 9 kadernya menjadi anggota DPRD. Total kursi di kabupaten terluas kedua di Jawa dan Bali ini sebanyak 50 orang.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Agus Firmansyah mengatakan sudah menggodok nama-nama bakal calon pucuk parlemen.  Dari hasil pleno internal, sebut dia, hasilnya merekomendasikan Ketua DPC Gerindra Yudha Sukmagara  ke DPP melalui DPD.

"Alhamdulillah dari hasil pleno penetapan KPU, kami (Gerindra) menjadi pemenang. Tentunya, sesuai aturan jatah kursi DPRD menjadi milik kami," kata mantan Komisioner KPU Kota Sukabumi ini, kepada sukabumiNews saat ditemui di rumah Aspirasi dan Inspirasi Hery Gunawan, Selasa (30/7/2019).

Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotan (OKK) menambahkan keluarnya nama Yudha dari hasil rapat internal partai karena beberapa pertimbangan. Di antaranya, sosok Yudha merupakan kader terbaik dan sudah malang melintang di beberapa organisasi kepemudaan maupun masyarakat.

"Semua keputusan, termasuk menentukan sosok ketua DPRD masih menunggu dari DPP. Namun dari hasil pleno, kami sudah rekomendasikan ketua kami, Kang Yudha," tegasnya.

Untuk diketahui, raihan kursi masing-masing parpol yakni PKB 6 kursi, PDIP 6 kursi, Partai Golkar 7 kursi, Partai Nasdem 1 kursi, PKS jumlah kursi 7, PPP jumlah kursi 4, PAN jumlah kursi 6, dan Partai Demokrat jumlah kursi 4." tutup Yoyok.

BACA Juga:
Partai Gerindra akan Usung Kader Sendiri di Pilbup Sukabumi 2020


Pewarta: Azis R.
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, July 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Nasdem Usung Anis Baswedan Jadi Capres 2024, PKS Ikut Dukung, Gerindra Bilang Surya Paloh Gertak Sambal

Anis Baswedan
sukabumiNews, JAKARTA – Usai mengundang makan siang bersama di Kantor DPP NasDem, Surya Paloh menyatakan siap dukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju Pilpres 2024.

“Sudah pastilah dukungan. Secara politik, lahiriyah, batiniyah lah dukungan,” kata Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh kepada wartawan.

Dia menyebut partainya membuka kemungkinan untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju sebagai Calon Presiden pada tahun 2024. Partainya bersedia untuk mendukung namun semua keputusan dikembalikan kepada Anies. Surya berharap agar dukungan tersebut tak hanya berasal dari satu partai politik namun datang dari berbagai pihak.

“2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ, semua niat-niat baik harus terjaga asal baik,” imbuhnya, dikutip dari laman PolitikToday.

NasDem tidak bisa sendirian mengusung mantan Menteri Pendidikan tersebut untuk maju sebagai calon presiden. Perlu ada dukungan partai politik lain.

“Kita mengharap dukungan para pihak untuk anak-anak bangsa yang memenuhi kapasitas dan kapabilitas pemimpin negeri ini,” kata dia.

PKS Ikut Dukung Anies Jadi Capres

Terkait hal itu, PKS yang mendukung Anies di DKI Jakarta merasa tak masalah. Justru, PKS senang dengan dukungan yang diungkap oleh Surya Paloh tersebut.

“Semakin banyak yang dukung Pak Anies semakin bagus,” jelas Ketua Fraksi PKS DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi.

Suhaimin menegaskan, siapapun partai politik manapun yang menyatakan dukungan kepada tokoh untuk maju dalam pemilu tak bisa dilarang. Oleh sebab itu, PKS merasa, dukungan Surya Paloh itu tak diartikan sebagai curi start.

“Partai menyatakan dukungan kepada siapapun tidak ada yang melarang,” katanya.

Dia menganggap, justru PKS tepat dalam mengusung calon pemimpin di DKI. Terbukti, NasDem tertarik untuk membawa Anies Baswedan ke dalam kontestasi Pilpres lima tahun lagi nanti.

“Berarti pilihan PKS sekarang ini diminati oleh yang lain,” terang Suhaimi.

Gerindra Anggap Surya Paloh Gertak Sambal

Waketum Gerindra Arief Poyuono mengulas pernyataan bos Media Grup tersebut. Dirinya menyebut Nasdem mencoba bermanuver dengan mencalonkan Anies ke bursa capres 2024 mendatang.

“Kayaknya NasDem lagi manuver karena merasa ditinggal kali ya dengan adanya pertemuan Mega-Prabowo,” terangnya.

Dalam pertemuan dengan Anies, Surya Paloh mengatakan NasDem siap mencapreskan eks Mendikbud itu. Puyono memandang pernyataan Surya Paloh sebagai gertak sambal saat Mega dan Prabowo bertemu.

“Dan kayaknya Bang Surya Paloh langsung approach Anies Baswedan untuk disiapkan sebagai capres 2024 nantinya kali. Kalau Mega-Prabowo kan ketemu memang ada hubungan urat politiknya dari dulu, juga hubungannya kan kayak kakak-adik mereka,” ulasnya.

Artikel ini telah tayang di PolitikToday dengan judul “Anies Baswedan Diusung Nasdem Jadi Capres 2024: PKS Mendukung, Gerindra Bilang Gertak Sambal”

Pewarta: KM.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

PKS dan PAN Hormati Keputusan Gerindra Merapat ke Koalisi Pemerintah

Prabowo dan Jokowi
sukabumiNews, JAKARTA - Partai pendukung Koalisi Indonesia Adil dan Makmur menyatakan sikap jika Partai Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintah. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan tetap menjadi partai oposisi selama pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Terkait posisi oposisi, kami yakin untuk kebaikan demokrasi dan kemajuan bangsa akan bersama dengan elemen lain,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, seperti dikutip PolitikToday.

Hal itu ia katakan setelah melihat terbukanya kemungkinan bagi Partai Gerindra untuk merapat ke koalisi Joko Widodo (Jokowi). Meski Gerindra belum diputuskan akan merapat atau tidak, Mardani akan menghormati segala keputusan yang diambil oleh partai asal calon presiden yang ia usung pada Pilpres 2019 lalu itu.

“Hak Partai Gerindra membuat keputusan terkait koalisi atau oposisi. Tiap, partai punya kebebasan menentukan pilihan dan PKS menghormati apa pun keputusan Gerindra,” tuturnya.

Dia mengatakan, PKS yakin tidak akan sendirian dalam menjadi oposisi pemerintah pada 2019-2024. Menurut dia, akan ada partai politik lain yang memutuskan untuk menjadi oposisi setelah presiden terpilih Jokowi menentukan formasi kabinetnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno juga mengklaim PAN tak mempermasalahkan sikap Partai Gerindra yang ingin masuk ke koalisi Jokowi. PAN, kata dia, akan tetap menjalankan silaturahim politik yang baik dengan Gerindra.

“Kami hormati keputusan Gerindra atas sikap politik yang akan diambil dan kita tetap akan menjalankan silaturahim politik yang baik,” terangnya.


BACA Juga:
Nasdem Usung Anis Baswedan Jadi Capres 2024, PKS Ikut Dukung, Gerindra Bilang Surya Paloh Gertak Sambal

Pewarta: KM.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, June 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Partai Gerindra akan Usung Kader Sendiri di Pilbup Sukabumi 2020

sukabumiNews, GUNUNG PUYUH - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra, Yudha Sukmagara memastikan, Gerindra akan mengusung kader partainya di ajang pemilihan bupati (pilbup) Sukabumi 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Yudha saat sambutan pada acara Halal Bihalal Forum Relawan Prabowo Sandi yang dilaksanakan di salah satu hotel di Jln. Bhayangkara, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Ahad (23/6/2019) malam tadi.

BACA:

“Partai Gerindra memperoleh 9 Kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi, Jadi cukup jika kita mengusung kader sendiri sebagai calon bupati pilbup Sukabumi 2020 mendatang,” ucap Yudha.

Adapun mengenai siapa yang akan diusung,Yudha belum memastikan lantaran partainya belum melakukan penjaringan untuk nantinya bisa menghasilkan seorang figur kandidat kontestasi pilkada.

Pastinya jelas Yudha, partai Gerindra ingin mempunyai calon yang terbaik untuk bisa memenangkan kontestasi pilkada.

Yudha menjelaskan, pada pileg 2019 lalu Partai Gerindra memperoleh 9 Kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi, 2 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat, dan 1 kursi DPR RI.

"9 kursi diraih oleh Partai Gerindra, berarti sudah dipastikan bahwa Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi akan di pimpin oleh Partai Gerindra,” katanya.

Karena 72 persen ini milik kita semua, tambah Yudha, dan ada bentuk dukungan dari semua relawan akan berapiliasi kepada pasangan 02, maka Partai Gerindra  mengaku merasa terhormat menjadi bagian dari apiliasi dari para semua relawan ini.

“Semua ini merupakan karunia yang diberikan oleh Allah Swt bahwa masyarakat kabupaten sukabumi menginginkan kita, Alhamdulilah !,” ungkap Yudha. 

“Kami berkomitmen kami adalah milik bapak dan ibu, dan akan mendengarkan aspirasi semua masyarakat,” tandasnya.


Yudha mengaku, pihaknya mendengar bahwa semua relawan pendukungnya akan terus bersama-sama untuk menciptakan kondisi politik di Kabupaten Sukabumi.

"Pemilihan bupati tahun 2020 ini merupakan strategi besar yang kalau saja orang mendengar pasti semua akan merinding." Tutupnya.

Di akhir sambutannya, Dia mohon do'a dan restu supaya selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sukabumi dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

BACA Juga:
Unggul di Sukabumi, Gerindra Bakal Sabet Ketua DPRD

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close