Breaking
Showing posts with label baznas. Show all posts
Showing posts with label baznas. Show all posts

Saturday, February 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Alfamart dan Lazisnu Gelar Khitanan Massal di Halaman Pemda Kota Sukabumi

sukabumiNews, CIKOLE – Alfamart melalui program Donasi Konsumen Alfamart “Donasiku Sedekah LAZISNU” bekerja sama dengan yayasan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU Care) menyelenggarakan khitanan massal bagi anak yang kurang mampu. Hitanan digelar di halaman Pemda Kota Sukabumi, Jln. R. Syamsudin, SH No.25 Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Sabtu (9/2/2019).

General Manager (GM) Alfamart, Ivan mengatakan, program khitanan massal ini telah dilaksanakannya di 31 wilayah, termasuk di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Sumber dana kegiatan ini adalah hasil dari Donasi Konsumen yang kita peroleh, kemudian kita bekerjasama dengan salah satu Yayasan yaitu Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqoh Nahdathul Ulama (Lazisnu),” jelas Ivan.

Dengan adanya Lazisnu ini tambah Ivan, pihaknya tidak hanya bisa menggelar Khitanan Massal. “Akan tetapi kita ada bantuan untuk perbaikan Mesjid, pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) bagi wilayah yang masyarakatnya memang sangat membutuhkan,” tambahnya.

GM Alfamart itu juga menjelaskan bahwa selain dari program diatas, pihaknya juga mempunyai program Corporate Social Responsibility (CSR), Industri Kecil Menengah (UKM) dan usaha kecil menengah (UMKM) dengan mengadakan pelatihan-pelatihan. “Program tersebut akan kita sinergikan dengan program Pemda, dan itu juga sudah kita lakukan di wilayah lain," ungkap Ivan.

Dilain pihak, Ketua Panitia Khitanan Massal, Asep Hendrayana alias Aves bersyukur atas terselenggaranya kegiatan social ini dengan lacar. “Alhamdulillah ada 68 anak yang ikut khitanan massal ini,” ucap Aves.

Atas nama panitya, Aves juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan Wakil Walikota, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Alfamart dengan Lazisnu, Media, juga Majelis Ta'lim At'talibah yang telah bekerjasama untuk suksesnya kegiatan social yang diselenggarakannya.

Sementara itu Walikota Sukabumi Achmad Fahmi yang juga ikut menyaksikan acara khitanan massal ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan bersama, yakni kolaboarsi antara GM salah satu Media, Gm Alfamart, Pemerintah dan Lazisnu, juga dua Lembaga lainnya.

“Semoga pelayanan kita terhadap masyarakat semakin baik, kemudian juga pembangunan semakin baik. Sebab kita menginginkan agar kolaborasi untuk ditingkatkan lagi kepada hal-hal yang sifatnya lebih umum lagi." Kata Fahmi.


[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.

Friday, December 28, 2018

Redaksi sukabumiNews

Bocah 6 Tahun Penderita Tumor Batang Otak di Sukabumi yang Viral di Medos Itu Dijenguk Istri Bupati

[Lembaga Koordinator Kesejahteraan Keluarga Sejahtera (LKKS) Kabupaten Sukabumi, Dra. Hj. Yani Marwan akhirnya menjenguk Bocah 6 Tahun Penderita Tumor yang Viral di Medsos. (Foto oleh: Azis/Karim - SN)]
[Lembaga Koordinator Kesejahteraan Keluarga Sejahtera (LKKS) Kabupaten Sukabumi, Dra. Hj. Yani Marwan akhirnya menjenguk Bocah 6 Tahun Penderita Tumor yang Viral di Medsos. (Foto oleh: Azis/Karim - SN)]
Gunung Guruh, SUKABUMINEWS.net – Salwa Salwiyah (6) yang yang tinggal di Kp. Mekar Jaya Rt. 003/002 Desa Sirna Resmi Kecamatan Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi, tergolek lemah dikasur rumah kontrakan akibat penyakit tumor yang dideritanya.

Keberadaan Salwa yang sebelumnya telah viral di postingan medsos lantaran dikabarkan tidak ada perhatian dari Pemerintah Daerah, anak ke 2 dari pasangan Yunita (29) dan Meta Setia Toni (32) ini kini di jenguk oleh Ketua Lembaga Koordinator Kesejahteraan Keluarga Sejahtera (LKKS) Kabupaten Sukabumi, Dra. Hj. Yani Marwan pada Kamis (27/12/2018).

Bocah yang mengalami penyakit tumor ini sebelumnya telah viral di postingan medsos lantaran tidak ada perhatian dari Pemerintah Daerah. “Padahal dari pihak Puskesmas Setempat sudah memberikan layanan dan batuan dengan maksimal bahkan setiap hari untuk menggati perban dan yang lainnya,” jelas Yani Marwan.

“Saya turut prihatin dengan keadaan ananda Salwa, bahwa sekarang sangat membutuhkan perhatian yang sangat serius. Yang paling disesalkan adalah ibu kandungnya tidak mendampingnya saat kondisi dia seperti ini,” sesal Yani.

“Mungkin takdirnya sudah seperti ini jadi harus ikhlas untuk menerima dan merawatnya,” ucapnya .

Namun sambung Yani, pihak keluarga jangan putus asa karena kini sudah ditangani,  jadi apa yang sudah viral dipostingan Media Sosial bahwa tidak adanya perhatian dari Pemerintah Daerah itu tidak benar karena kata Yani, pihak Puskesmas setempat sudah memberikan layanan dan batuan dengan maksimal, bahkan setiap hari untuk menggati perban dan yang lainnya.

“Artinya ini bukan pembiaran, segala bentuk perhatian dan upaya sudah kami lakukan,” katanya.

Yani juga menjelaskan bahwa Salwa telah menjalani operasi dan tinggal menunggu operasi yang kedua. Namun karena kondisinya yang masih lemah akibat asupan makanan yang di konsumsi saat ini hanya susu, akhirnya operasi ke dua ditangguhkan.

Selain menjalanai perawatan medis, Salwa juga dibantu dengan pengobatan melalui terapi. Ini memang harus dilakukan. Mudah-mudahan Allah memberikan yang terbaik, ada keajaiban sehingga Salwa Salwiyah bisa sembuh lagi," ibmbuh Istri Bupati Sukabumi itu.

Dilain pihak, Nenek Salwa kepada sukabumiNews menjelaskan bahwa sebelum mengalami sakit, cucunya itu pernah diajak jalann oleh kakanya ke warung terdekat, lalu jatu terpeleset dan dibawa ke tukang pijat.

“Setelah dipijit kondisinya semakin tidak baik malah tidak bisa bicara dan berjalan,” ungkap sang Nenek.

Nenek Salwa juga mengatakan bahwa sebelumnya Salwa Salwiyah sudah mendapatkan penanganan dari tiga Rumah Sakit (RS) terkenal di Sukabumi, yakni RS Syamsudin SH (Bunut),  RS Kartika, dan RS Hermina. Akan tetapi tutur neneknya itu, karena keterbatasan peralatan rumah sakit, maka Salwa pun harus dirujuk lagi ke Rumah Sakit yang ada di Bandung.

“Alhamdulillah saya selaku neneknya bersyukur dan mengucapkan terimakasih atas kepedulian semua pihak mulai dari Rt hingga Pemerintah Daerah dan pihak swasta kepada kami,” ucapnya.

Akibat keberadaan dan kondisinya saat ini, kini anak ke 2 dari pasangan Yunita (29) dan Meta Setia Toni (32) ini sudah mendapat perhatian dan di jenguk oleh Muspika, Polsek, Koramil, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, PT. SCG dan unsur masyarakat lain.
[Pewakialan dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi memberikan bantuan secara simbolis kepada Bocah 6 Tahun Penderita Tumor yang Viral di Medsos (Foto: Azis R/Karim R - SN)]
Baca: Bocah 6 Tahun Penderita Tumor Batang Otak Itu, Akhirnya Meninggal Dunia

[Pewarta: Azis.R/Karim.R]
Editor: Red.

Tuesday, August 8, 2017

Redaktur

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Membina 2 Orang Tuna Netra

sukabumiNews.net, SUKABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi sedang membina dan melatih 2 orang penyandang tuna netra agar cakap dalam berkomunikasi tentang hal atau ilmu yang berkaitan dengan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS).

Menurut Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, KH. Ruyani, pembinaan/pembekalan ilmu pengetahuan mengenai ZIS kepada 2 orang tuna netra ini merupakan pelaksanaan dari program yang kini sedang dicanangkan yaitu ‘Baznas Menyapa Muzakki’ dalam memberdayakan Program Pemberdayaan Tuna Netra.

“Selain jadi mustahoq zakat, mereka pun dibekali ilmu pengetahuan dan dilatih agar bisa berkomunikasi dengan para agniya (orang-orang mampu) secara langsung mengenai hal yang ada kaitannya dengan ZIS,” kata Ruyani kepada sukabumiNews, Selasa (9/8/2017).


Sedangkan, lanjut Ruyani, untuk lebih mengoptimalkan berbagai program yang sedang dijalankannya, Baznas Kabupaten sukabumi sedang menyiapkan SDM yang handal agar mampu memberikan kejelasan kepada masyarakat akan pentingnya menyalurkan ZIS kepada lembaga yang dipimpinnya. (Red*)
Redaktur

Semarakkan HUT RI, BAZNAS Luncurkan Program “Zakat untuk Indonesia”

sukabumiNews.net, JAKARTA - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar Festival Zakat dan BAZNAS Award 2017 dengan tema “Zakat untuk Indonesia”.

Menurut Wakil Ketua BAZNAS, Dr. Zainulbahar Noor, hal ini sesuai imbauan Menteri Sekretaris Negara selaku Ketua Panitia Negara Perayaan Hari-Hari Nasional dan Penerimaan Kepala Negera/Pemerintah Asing/Pimpinan Organisasi Internasional Nomor: B-545/M.Sesneg/Set/TU.00.04/06/2017 tentang Partisipasi Menyemarakkan Bulan Kemerdekaaan.

“Kami akan menghelat banyak kegiatan. Antara lain, jelas dia, BAZNAS Award 2017 yang menyediakan 25 penghargaan untuk media, penulis buku zakat dan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ),” kata Zainulbahar Noor, di Jakarta, Senin (7/8/2017).

Selain itu, tutur dia, juga ada aneka lomba seperti cipta board game zakat, pidato zakat, cipta jingle dan mars zakat, dan cipta vlogging zakat. Kegiatan ini pun dilengkapi acara wisuda penerima beasiswa BAZNAS, dan Malam Penganugerahan BAZNAS Award 2017.

“Ini adalah kampanye akbar mengawal kebangkitan zakat, agar masyarakat semakin menyadari kewajiban menunaikan Rukun Islam ketiga melalui lembaga-lembaga resmi,” jelas Zainul.

Dijelaskan dia, bahwa acara semacam ini akan digelar selama 3 hari berturut-turut pada tanggal 23, 24, 25 Agustus 2017 di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Dikatakannya, kegiatan besar yang mengundang banyak instansi zakat ini, adalah yang pertama di Indonesia. “Kita berharap potensi zakat yang mencapai 90 triliun rupiah ini bisa terhimpun melalui sinergi para pegiat zakat dari pusat sampai daerah,” tutur dia.

Apalagi, lanjut Zainul, Presiden Jokowi memiliki kepedulian yang besar terhadap upaya pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui instrumen zakat. “Beliau langsung memberikan contoh dengan membayarkan zakat di Istana bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan mengajak serta para menteri dan pejabat eselon satu dan dua serta para pengusaha,” pangkas Zainul.



Turut hadir Direktur Koordinasi Pengumpulan, Komunikasi dan Informasi Zakat Nasional M. Arifin Purwakananta, Direktur Koordinasi Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang, dan Diklat Nasional Mohd. Nasir Tajang, dan Direktur Koordinasi Keuangan, SDM dan Umum Kiagus M. Tohir. (Red*/Roy Benhil)

Monday, August 7, 2017

sukabumiNewsnet

H. Muhamad Kusoy: Salurkan Zakat, Sesuai Undang-Undang

sukabumiNews.net, SUKABUMI - Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, Pelaporan, Administrasi dan SDM Baznas Kota Sukabumi, Drs. H. Muhamad Kusoy, M.Pd menghimbau kepada masyarakat Kota Sukabumi agar terus menyalurkan zakat melalui lembaga yang sah menurut undang-undang, yakni Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

“Salurkan zakat sesuai undang-undang. Bagi masyarakat Kota Sukabumi, tentunya melalui Badan Amil Zakat yang ada di kota Sukabumi,” ucap Kusoy kepada sukabumiNews, usai acara penyelenggaraan Bimbingan Teknis Pengelolaan Zakat bagi Amil dan Unit Pengelola Zakat (UPZ) se-Kota Sukabumi, di Gedung Pusat Kajian Islam (Puski) Kota Sukabumi, Senin (7/8/2017).

Syariat zakat sudah membumi di Indonesia dengan lahirnya undang-undang no 22 tahun 2009. “Karena itu kami menghimbau kepada seluruh ummat Islam yang sudah menjadi muzakki, terkena nishab untuk melakukan zakat, keluarkanlah zakatnya, agar diridhai oleh Allah, dicintai oleh Allah, disenangi oleh bangsa dan negara,” ajak Kusoy.

Dia menegaskan, karena zakat merupakan perintah Allah SWT, tertuang di dalam Al-Qur’an, khususnya Surat At-Taubah ayat 60 dan 103. “Maka bagi ummat Islam yang sudah menjadi mujakki, terkena nisab, wajib hukumnya untuk menunaikan zakat,” tegasnya.

Untuk itu, jelas Kusoy, demi memperlancar fungsi dan tugasnya sealaku lembaga pengumpul zakat yang sah dan diakui negara, BAZNAS Kota Sukabumi menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Zakat bagi Amil dan Unit Pengelola Zakat (UPZ) se-Kota Sukabumi, yang diselenggarakan pada hari Senin (7/8/2017), bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam (Puski) Kota Sukabumi yang dihadiri oleh 50 orang.


“Jumlah tersebut terdiri dari 10 petugas/stap Amil Baznas, 7 koordinator UPZ, dan 33 orang koordinator UPZ Kelurahan.” Pungkas Kusoy. (Red*)
close
close