Breaking
Showing posts with label Aceh. Show all posts
Showing posts with label Aceh. Show all posts

Wednesday, February 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

Soal Lahan, Dinas Kehutanan Aceh: Prabowo Pahlawan

sukabumiNews, ACEH – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Syahrial, menyebutkan Prabowo sebagai pahlawan. Karena ia membeli aset yang sudah ditinggalkan oleh perusahaan lain pada era 90an.

Aset yang dibeli oleh Prabowo itu berupa aset milik PT Tusam Hutani Lestari (PT THL) seluas 97.300 hektare, yang terbentang di empat Kabupaten yakni, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara dan Bireuen.

Ia menjelaskan, PT THL dulunya merupakan perusahaan patungan antara pihak ketiga dan PT Inhutani. Namun, dominasi saham dikuasai oleh pihak ketiga. Pada saat itu, mereka mempunyai tunggakan kepada negara atas pinjaman reboisasi.

Saat krisis moneter melanda Indonesia, aset-aset dan utang perusahaan tersebut diperhitungkan semua. Pengusaha yang memiliki saham di sana banyak yang lari ke luar negeri untuk menyelamatkan duit mereka.

"Seluruh investor mendatangkan duit. Pengusaha-pengusaha banyak membawa duit keluar negeri, justru Beliau (Prabowo) pada saat itu membeli aset yang dikuasai oleh Hutani Lestari," kata Syahrial saat ditemui wartawan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh dikutip dari laman VIVA.co.id, Rabu 20 September 2019.

Lahan milik Prabowo itu, kata Syahrial, berasal dari pembelian saham PT TLH milik Bob Hasan. Penjualan saham itu terjadi pada masa penjualan aset tunggakan kredit bank yang dilakukan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), saat Indonesia dilanda krisis moneter pada tahun 1998 lalu.

Saat itu, menurutnya, banyak pengusaha asing yang menginginkan investasi di Hutani Lestari, dan tidak sedikit pula yang membawa asetnya ke luar negeri untuk menghindari krisis.

"Menurut saya Beliau itu pahlawan. Maaf saya tidak ke sana, ke mari (berpihak di pilpres). Orang lain membawa ke luar dia justru investasi di situ. Membeli aset-aset lokal. Kalau uangnya dari mana saya tidak tahu. Yang jelas, Beliau menginvestasikannya di situ," ujar Syahrial.

Lahan Prabowo di Kalimantan

Terkait lahan Prabowo di Kalimantan yang juga disinggung Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla buka suara. JK mengungkapkan, lahan itu bisa dikelola Prabowo justru merupakan atas izinnya. Setelah kredit macet dan sempat diambil alih bank, pengelolaan lahan itu kemudian dibeli oleh Prabowo.

"Kebetulan waktu itu saya yang kasih itu. Itu di tangan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional), kemudian di tangan Bank Mandiri, karena itu kredit macet.  Prabowo (bilang) bahwa dia mau beli. Saya tanya, you beli tapi cash, tidak boleh utang. Siap (kata Prabowo). Dia beli, pakai cash," ujar JK ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019.

JK menilai wajar jika ada sekelompok orang menguasai pengelolaan ratusan ribu hektare lahan di Indonesia.

"Itu malah banyak perusahaan yang menguasai lebih dari itu. Ada yang menguasai 1 juta (hektare), kalau digabung dan sebagainya. Itu hal yang biasa," kata JK.

"Ini kan mereka bikin industri untuk ekspor. Untuk industri ekspor kan butuh bahan baku. Kalau tidak ada penguasaan wilayah, untuk bahan baku gimana?" tambahnya

Sebelumnya, dalam debat capres pada Minggu, 17 Februari 2019, Jokowi menyinggung soal kepemilikan lahan Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh.

Prabowo pun mengakui memiliki lahan ratusan hektare di Kalimantan dan Aceh. Namun, lahan yang dikuasai Prabowo itu merupakan Hak Guna Usaha (HGU) dan milik negara.

"Terkait tanah itu benar, tapi itu HGU milik negara. Jadi setiap saat negara bisa ambil," ujar Prabowo. "Jadi, setiap saat negara bisa ambil kembali dan kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi, daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola karena saya nasionalis dan patriot," Prabowo menegaskan.

Saturday, January 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

51 Tenaga Kerja Asing China Dikeluarkan dari Aceh

51 orang tenaga kerja asing atau TKA asal China, tepergok sedang bekerja di PT Shandong Licun Power Plant Technology Co.Ltd, yang lokasinya berada di PT Lafarge Holcim Indonesia di Lhoknga, Aceh Besar.
[Lokasi PT. Lafarge Holcim Indonesia di Loknga, Aceh Besar. FOTO | KBA.ONE]
sukabumiNews, ACEH – 51 orang tenaga kerja asing atau TKA asal China, tepergok sedang bekerja di PT Shandong Licun Power Plant Technology Co.Ltd, yang lokasinya berada di PT Lafarge Holcim Indonesia di Lhoknga, Aceh Besar.

TKA tersebut diketahui tanpa dokumen lengkap, saat digrebek oleh Dinas Tenaga Kerja Aceh. Dari jumlah itu, satu tenaga kerja dinyatakan ilegal (tak punya dokumen apapun).

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata mengatakan, awalnya Dinas Tenaga Kerja meminta para TKA untuk melengkapi dokumen kerja. Namun, permintaan itu tidak dihiraukan, lalu pihaknya meminta TKA tersebut meninggalkan Aceh.

[Tim pengawas Dinas Tenaga Kerja Aceh menginterogasi seorang tenaga kerja China. (foto dok VIVA)]
Pihaknya memberi waktu hingga Sabtu sore, 19 Januari 2019, untuk TKA keluar dari Aceh. Sementara itu, satu orang yang dinyatakan ilegal, langsung di deportasi ke negara asalnya.

“Sabtu sore Disnaker, akan memastikan bahwa seluruh TKA harus keluar dari Aceh paling telat Pukul 18.00 WIB,” kata Wiratmadinata, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Jumat malam, 18 Januari 2018.

Jika para TKA ini tetap tidak mengindahkan permintaan itu, lanjut Wira, pihak Pemerintah Aceh akan mengambil tindakan tegas. Proses keluarnya para TKA itu, juga jadi tanggung jawab perusahaan. Selanjutnya, tugas pihak Imigrasi untuk memutuskan apakah mereka akan di deportasi keseluruhan atau hal lainnya.

“Pihak perusahaan tidak kooperatif, semuanya (TKA) dikeluarkan dari Aceh,” sebutnya.

Perusahaan yang mempekerjakan 51 TKA asal China ini, tidak sesuai dengan jenis usaha sebagaimana tercantum pada dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), yang disahkan Kementerian Ketenagakerjaan RI. (SN/VIVA)

Tuesday, January 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

Koramil 28/Meurah Dua Kodim 0102/Pidie Laksanakan Kegiatan Tanam Padi Serentak Musim Tanam Rendengan

Koramil 28/Meurah Dua Turut Aktif Sukseskan 5 Kali Tanam dalam 2 Tahun
Aceh Pidie, SUKABUMINEWS.net – Mengingat pentingnya kebutuhan pangan dan menyikapi ketersediaannya yang lebih kecil dibanding kebutuhannnya, Komando Distrik Militer (Kodim) 0102/Pidie teus melakukan pendampingan dan memberi motivasi kepada para petani secara berkelanjutan.

Hal ini dilakukan Kodim 0102/Pidie melalui jajaran Koramil 28/Meurah Dua Kodim 0102/Pidie untuk menghindari ketidak-stabilan ekonomi di wilayahnya dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan.

Seperti yang dilakukan saat ini. Koramil 28/Meurah Dua Kodim 0102/Pidie melaksanakan kegiatan tanam padi serentak musim tanam rendengan di desa Sarah Mane Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya pada Senin (31/12/2018).

Letda Inf Mahmuddin, mewakil Dandim Plh Danramil 28/ Meurah Dua mengatakan bahwa Kodim 0102/Pidie, dalam hal ini Koramil 28/ MD akan senantiasa bersama- sama PPL dan unsur pemerintah terkait melakukan pendampingan kepada petani. Menurutnya, hal itu dilakukan semata-mata untuk memberikan dukungan kepada petani yang berjuang dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Sebaliknya kami juga menghimbau kepada para petani agar selalu berkerjasama, mengikuti baik arahan maupun himbauan dari petugas penyuluh dilapangan guna suksesnya program pemerintah tersebut,” tambah dia.

“Salah satunya dengan melakukan tanam padi secara serentak menggunakan varietas bibit padi dan pola tanam padi serta pola pemupukan yang seimbang sesuai arahan,” jelas Letda Inf Mahmuddin .

Dia jua menjelaskan bahwa luas sawah yang akan ditanami pada kegiatan tersebut seluas 13 Ha, dengan menggunakan jenis bibit Inpari 30 serta pola tanam Sistem Jarwo (Jajar Legowo).

Turut hadir dalam kegiatan Tanam serentak tersebut Kadis Pertanian Pidie Jaya diwakili Kabid Produksi Safri Salam SP, MP, Camat Meurah Dua diwakili Kaur Pemerintahan Razali, Kapolsek Meurah Dua diwakili Kanit Bimas Aiptu Muhazi, Kepala BPP Meurah Dua Nurlaila SP, Mantri Tani Muhammad SP, Kepala Desa Sarah Mane Siddiq, Keujruen Blang Abdullah, Ketua Poktan Murtala beserta seluruh anggota Kelompok Tani Beuna Harapan.

Pewarta: Zoni Jamil
Editor: Red.

Monday, December 31, 2018

Redaksi sukabumiNews

Sambut Tahun 2019 Kodim 0102/Pidie Gelar Istighosah dan Doa Bersama

Kodim 0102/Pidie menggelar acara Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut tahun 2019. Acara yang di gelar dalam rangka menyambut pergantian tahun itu dilaksanakan di Meunasah Bir'ali Makodim 0102/Pidie, Senin (31/12/2018).
Aceh Pidie, SUKABUMINEWS.net Kodim 0102/Pidie menggelar acara Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut tahun 2019. Acara yang di gelar dalam rangka menyambut pergantian tahun itu dilaksanakan di Meunasah Bir'ali Makodim 0102/Pidie, Senin (31/12/2018).

Mengawali acara tersebut, Kepala Staf Kodim Mayor Arm Musani S.Pd. M.Sc dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menggelar istighosah dan doa bersama dalam mengisi kegiatan pergantian tahun baru ini masih dalam rangka melaksanakan tugas dari Komando atas.

“Melaui momen ini semoga apa yang telah kita perbuat dalam bertugas sepanjang Tahun 2018 ini walau masih banyak kekurangan, dapat menjadi amal ibadah yang nantinya sebagai bekal di alam akherat. Terutama kita memohon hidayah dan karunia Kepada Alllah supaya ditahun 2019 yang akan datang dapat memperbaiki segala kekurangan tersebut, serta menjadi pribadi yang bertaqwa yang selalu dalam lindungan-Nya,” harap Mayor Arm Musani S.Pd. M.Sc.

Berbagai cobaan bencana alam yang berturut-turut melanda bangsa ini, hendaknya kita jadikan sebagai wahana untuk introspeksi bersama dan senantiasa mawas diri akan tindakan kita selama ini, sehingga ke depan dapat berbuat lebih baik dan selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Alam Semesta, yaitu Allah SWT,” punkasnya.

[Pewarta: Zoni Jamil]
Editor: Red.

Friday, December 28, 2018

Redaksi sukabumiNews

Melalui Sosialisasi Pembuatan Roter, Danramil Pidie Ajak Masyakat Desa Batee Manfaatkan Peluang Usaha.

Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie tengah menyosialisasikan Pembuatan Roter kepada masyarakat di Gampong Batee Kecamatan Pidie. Jum'at (28/12/2018).
[Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie tengah menyosialisasikan Pembuatan Roter kepada masyarakat di Gampong Batee Kecamatan Pidie. Jum'at (28/12/2018)].
Aceh Pidie, SUKABUMINEWS.net – Dalam rangka terus mencerdaskan masyarakat serta mendukung terwujudnya ketahanan Pangan Nasional, khususnya kebutuhan akan daging, Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie kembali mensosialisasikan dan mendemontrasikan bagaimana cara membuat ramuan organik Ternak dan Unggas (Roter).

Sosialisasi dan demontrasi yang dilakukan Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie itu di selenggarakan di Gampong Batee Kecamatan Pidie. Jum'at (28/12/2018).

Danramil 04/Pidie, Kapten Czi Putut Ariyanto mengatakan, pembuatan pakan fermentasi ini akan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin serius mengembangkan usaha peternakan tanpa terkendala bagaimana cara memenuhi kebutuhan pakannya ternak itu sendiri.

"Jika selama ini para masyarakat mempunyai hewan ternak baik sapi, kerbau maupun kambing dengan mengandalkan mencari rumput hijau, bahkan terkadang di biarkan liar tanpa dikandangkan, hal tersebut akan menjadi masalah bila pada musim kemarau tiba,” kata Dandim 04/Pidie.

Pasalnya lanjut dia, pada musim kemarau ketersediaan rumput hijau tentu akan berkurang. “Akibatnya dibutuhkan waktu lama dalam menyediakan pakan ternak itu sendiri. Melalui pembuatan pakan ternak seperti inilah kendala tersebut dapat teratasi," jelas Kapten Czi Putut Ariyanto.

Lebih lanjut Danramil menyampaikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat akan besarnya peluang usaha yang masih terbuka lebar dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan usaha peternakan, baik sapi, kambing, maupun kerbau. Hal tersebut menginggat di Provinsi Aceh kebutuhan akan daging sangat tinggi.

Mengakhiri sambutanya Danramil mempersilahkan kepada masyarakat gampong Batee untuk melihat hasil peternakan kambing yang menggunakan pakan fermentasi tersebut di desa sirong kecamatan Pidie milik saudara Firman.

Kegiatan pembuatan Roter dan Pakan fermentasi di demontrasikan oleh Serka Mujiburahman dan beberapa anggota Koramil 04/Pidie.  Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan Roter yaitu; 5 buah Pisang barangan, 1 buah Nanas, 1 kg Rumput Laut,  Ragi 4 butir, Air kelapa 5 liter, Air leri 3 liter, Gula Kelapa 1 kg, Usus ikan Nila 2 ons, 1 Liter Susu Murni, dan 5 Botol Yakult.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Pidie,  Azhari, Kapolsek Pidie yang dalam hal ini diwakili oleh Bripka Hendri, Keuchik Gampong Batee Abdul Razak, jajaran Babinsa Koramil 04/ Pidie dan Tokoh Masyarakat setempat.

[Pewarta: Zoni Jamil]
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Jembatan Gantung Rusak, BPBD Gayo Lues Sigap Turun ke Lokasi

Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) setempat langsung turun melakukan survey ke lokasi untuk memastikannya.
[Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) setempat saat melakukan survey ke lokasi. (Foto: Amin Linnga/SN)]
Gayo Lues (Aceh), SUKABUMINEWS.net – Jembatan gantung yang berada di wilayah Kecamatan Puri Betung Aceh rusak. Akibatnya, aktivitas perekonomian warga yang biasa menggunakan fasilitas jembatan itu tersendat.

Jembatan itu rusak lantaran bantalan kayu jembatan tersebut sudah rapuh akibat sering di guyur hujan deras.

Atas keluhan dan laporan warga sekitar, Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) setempat langsung turun melakukan survey ke lokasi untuk memastikannya.

Saat dikonfirmasi kepala BPBD Suhaidi melalui kabidnya Muhammad Saleh mengatakan, pihaknya melakukan survai kerusakan jembatan gantung maupun yang lainnya, agar pemerintah daerah bekerjasama dengan provinsi dapat segera melakukan perbaikan sesuai harapan masyarakat setempat

“Kami dari BPBD ingin selalu siaga, cepat, dan tanggap agar kerusakan dapat segera di perbaiki sehingga aktivitas petani kebun kecamatan putri betung segera mungkin berjalan lancar seperti sebelumnya,” kata Muhammad Saleh kepada contributor sukabumiNews di wilayah Aceh, Kamis (27/12/2018).


[Pewarta: Amin lingga].
Editor: Red.
close
close