Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, October 28, 2020

Redaksi sukabumiNews

BEM Seluruh Indonesia Demo Hari Ini, Sebegini Jumlah Massanya

Massa dari BEM Seluruh Indonesia melakukan aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di sekitar kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). (Foto: Ricardo/JPNN.com)  

sukabumiNews.net, JAKARTA – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar unjuk rasa atau demo menolak UU Cipta Kerja di Jakarta hari ini, Rabu (28/10/2020).

 

Tidak dijelaskan secara detail mengenai lokasi unjuk rasa.

 

Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Remy Hastian mengatakan, aksi akan digelar pukul 13.00 WIB dengan gabungan mahasiswa dari luar Jakarta.

 

"Estimasi 1.000 massa yang tergabung dengan mahasiswa lainnya di luar Provinsi DKI Jakarta," kata Remy dalam keterangannya, Selasa (27/10/2020).


BACA Juga: Jika Perppu Tak Diterbitkan, Mahasiswa: Tanggal 28 Kita Tantang Jokowi Lagi

 

Dalam aksinya nanti, BEM SI masih akan menuntut pemerintah pusat untuk mencabut UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI.

 

"BEM SI akan menyuarakan narasi Sidang Rakyat terhadap permasalahan negeri ini yang belum dituntaskan oleh pemerintah," ujat Remy.

 

"Serta BEM SI tetap menguatkan narasi #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat karena sampai saat ini belum merealisasikan tuntutan yang disampaikan mahasiswa," sambung Remy. (mcr1)


 

Suber: JPNN

Editor: Red

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close