Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, April 2, 2020

Redaksi sukabumiNews

PD Kebersihan Kota Bandung Imbau Masyarakat Pisahkan Limbah Masker

limbah sampah masker
Ilustrasi Limbah Sampah Masker. 
sukabumiNews.net, BANDUNG – PD Kebersihan Kota Bandung mengimbau agar masyarakat memisahkan limbah masker dengan sampah lainnya, hal itu dilakukan mengingat limbah masker sekarang ini cukup meningkat dan dikhawatirkan terjadinya penyebaran virus pada limbah masker tersebut.

Imbauan tersebut diungkapkan Pjs. Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung, Gun Gun Saptari Hidayat kepada wartawan di Balai Kota Bandung, (02/04/2020).

"Yang terjadi sekarang ini masih dicampurnya limbah masker dengan sampah lainnya di masyarakat. Sementara volume limbah masker meningkat, walau jumlah belum diketahui karena masih tercampur dengan sampah lainnya," ujar Gun Gun.

Disampaikan Gun Gun, kondisi limbah masker saat ini memang berbeda dengan sebelumnya. Karena kata dia, dahulu jarang ditemukan limbah masker di tengah masyarakat.

Untuk itu, pihaknya berupaya menyosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya memilah sampah, terutama dalam kondisi sekarang. Salah satu upaya yang akan diberikan yakni mengedukasi lewat film atau visual kepada masyarakat tentang mengolah limbah masker.

“Terutama masker yang sekali pakai, tolong pertama, sebelum dibuang itu dirusak dulu yaitu digunting, untuk menghindari adanya orang-orang yang tidak bertanggung-jawab sehingga akhirnya didaur ulang dan dijual lagi,” bebernya.

Lebih lanjut Gun Gun menambahkan setelah menggunting atau menghancurkannya, kemudian dibungkus dengan bahan yang kira-kira cukup aman.

Gun Dun mencontohkan dengan membungkus bekas maskernya memakai kemasan bekas mie instan dengan memasukan masker yang tidak terpakai ke situ lalu digulung dan ditutup lagi.

“Untuk akhir proses pembuangan, setelah dibungkus kemudian dirapat menggunakan selotip atau karet. Sehingga saat dibuang ke petugas dalam kondisi terproteksi jadi safety ,” imbuhnya.

Pewarta: KBRN
Editor: Red
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close