Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, March 28, 2020

Redaksi sukabumiNews

MUI Serukan Warga Bantu 300 Jamaah yang Dikarantina

Penyebaran virus corona mirip dengan penyebatan flu, menurut WHO
Ilustrasi Virus corona. (FOTO/iStockphoto)
Jamaah dikarantina di Masjid Kebon Jeruk setelah tiga di antaranya terpapar Covid-19.
sukabumiNews.net, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak warga khususnya umat Islam membantu warga lain yang dikarantina karena terjangkit virus corona. Saat ini ada 300 anggota jamaah Masjid Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang diisolasi akibat tiga orang terdeteksi terduga terpapar Covid-19.

"Ya perlu dibantu," kata Sekjen MUI KH Anwar Abbas saat dihubungi, Sabtu (28/3/2020), dikutip dari Republika.co.id.

KH Anwar mengajak seluruh masyarakat membantu jamaah yang dikarantina, karena dampak dikarantina tidak bisa keluar. Sementara mereka perlu makan minum dan keperluan lainnga. Apa yang mereka perlukan butuh biaya untuk mendapatkannya.

"Jamaah juga memerlukan keperluan lain-lain yang itu jelas memerlukan biaya," katanya.

KH Anwar mengatakan, jika seandainya mereka jamaah itu masih bisa kontak dengan keluarganya, maka keluarganyalah terlebih dahulu yang harus membantu. "Dan kalau tidak ada maka menjadi tanggungjawab kita bersama termasuk pemerintah,"katanya.

Permohonan bantuan untuk membantu 300 jamaah Masjid Kebon Jeruk itu disampaikan, Camat Tamansari, Jakarta Barat, Risan Mustar. Permohonan tersebut tertuang dalam surat yang dikeluarkan dari Kecamatan Tamansari kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Barat. Isolasi berlaku selama 14 hari mulai Kamis (26/3) di masjid tersebut.

"Bantuannya makanan siap saji, karena daripada dia mondar-mandir keluar makanya kami minta bantuan," ujar Risan di Jakarta, Jumat (27/3) malam.

Dari sekitar 300 anggota jamaah, 73 orang di antaranya merupakan warga negara asing. Saat Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat melakukan rapid test atau tes cepat Covid-19 terhadap jamaah masjid tersebut, hasilnya menunjukkan tiga orang terduga terpaparvirus corona jenis baru (Covid-19).

"Karena dari hasil tes kemarin ada tiga jamaah yang terduga (suspect), maka sekarang jamaah yang ada di sana kita isolasi selama 14 hari," kata dia.

Tiga WNI yang terduga terpapar virus corona diisolasi dan dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Tiga orang itu terdiri atas seorang warga Sumatra Utara dan dua orang asal Aceh.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close