Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, March 17, 2020

Redaksi sukabumiNews

Jokowi Menyebut tak akan Menerapkan ‘Lockdown’ dalam Mengantisipasi Penyebaran Virus Corona

Presiden Joko Widodo
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). - ANTARA FOTO 
sukabumiNews.net, BOGOR – Presiden Joko Widodo menegaskan tak ada kebijakan untuk isolasi atau lockdown di tingkat nasional maupun daerah. Jokowi menyatakan pemerintah pusat masih belum mau menggunakan kebijakan tersebut dalam menangani penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Sampai saat ini tidak ada kita berpikiran ke arah kebijakan lockdown,” ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3).

Menurut Jokowi, kebijakan isolasi wilayah ini juga tak boleh diambil pemerintah daerah. Sebab, kebijakan tersebut hanya boleh diputuskan oleh pemerintah pusat. “Kebijakan lockdown baik di tingkat nasional maupun daerah adalah kebijakan pemerintah pusat,” kata Jokowi.

BACA: Ini Saran IDI Kalau Pemerintah tak Ingin Lockdown

Adapun, Jokowi menyebut penanganan Covid-19 yang diambil pemerintah adalah mengimbau masyarakat bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Kebijakan tersebut diharapkan bisa mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain.

Selain itu, kebijakan tersebut bertujuan menjaga jarak antar orang. “Serta mengurangi kerumunan orang yang membawa risiko lebih besar pada penyebaran Covid-19,” kata Jokowi.

Jokowi juga sempat menyinggung pemerintah daerah agar menyediakan transportasi publik. Hal itu harus dilakukan dengan turut meningkatkan kebersihan dari moda transportasi yang ada, baik kereta api, bus kota, LRT, MRT, maupun bus Transjakarta.


BACA, Pemerintah Butuh Dana Rp 300 Triliun Jika Terapkan Lockdown

“Mengurangi antrean dan mengurangi tingkat kepadatan orang di moda transportasi tersebut sehingga kita bisa menjaga jarak,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara meminta pemerintah daerah berkomunikasi dengan menteri terkait dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ketika mengambil suatu kebijakan besar.

Dia juga meminta gugus tugas tersebut menjadi satu-satunya rujukan informasi dalam penanganan Covid-19. “Untuk hindari kesimpangsiuran informasi,” kata Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Jokowi: Pemerintah Pusat yang Putuskan soal Kebijakan Lockdown"

BACA Juga: Jokowi Minta Masyarakat dan PNS Bekerja Dilakukan dari Rumah

Pewarta: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close