Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, March 4, 2020

Red1

Didemo Mahasiswa Almasih, Ini Penjelasan Plh Sekdis Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi

PLH Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Aef Saefudin. (foto : Azis R/sukabumiNews) 
sukabumiNews.net, CIKEMBAR - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bersih Sukabumi (Almasih) menggelar aksi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 6,2 Ciangsana, Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/3/2020).

Dalam aksi ini mahasiswa Almasih mempertanyakan izin pembangunan Lumbung Padi di Kawasan Geopark Ciletuh tepatnya di Desa Cibenda Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Kami mengapresiasi atas kepedulian Mahasiswa, namun demikian DKP cukup menyayangkan adanya miskomunikasi dengan Mahasiswa yang berdalih telah mengirimkan surat 3 hari sebelumnya," terang Aep Saefudin selaku Pelaksana harian (Plh) Sekretaris DKP Kabupaten Sukabumi kepada wartawan (4/3/2020).

Sangat disayangkan tutur Aef, mereka menyampaikan (jika) mereka telah melayangkan surat kepada DKP 3 hari yang lalu, tapi sampai hari ini pihaknya belum menerima surat tersebut. "Mungkin mereka (harusnya) konfirmasi dulu kepada kita bukan seperti ini," ucap Aef.

Mengenai program Pembangunan Lumbung Padi ini Aef berkilah bahwa tersebut bukan merupakan program kerja DKP Kabupaten Sukabumi.

Kendati begitu tutur Aef, DPK Kabupaten Sukabumi telah mewanti-wanti kepada kelompok penerima manfaat untuk mengurus seluruh izin. Dalam hal ini terang Aef, Almasih mempertanyakan izin baik IMB maupun persetujuan warga dalam program pembangunan penggilingan padi di wilayah Ciemas.

"Dana yang dari pusat itu diserahkan kepada kelompok, jadi ketika mau membangun kelompok itu harus membuat izin, kami dinas telah berkali kali menyampaikan melalui PPTK tolong izinnya ditempuh, padahal izinnya tidak terlalu sulit," papar Aef.

Sementara itu, Koordinator Aksi Mahasiswa Almasih Norman dengan lantang mempertanyakan perizinan pembangunan lumbung padi di Ciemas program 2019 dari DKP Kabupaten Sukabumi.

"Kami meminta agar segera menyelesaikan izin, karena kami tidak mendapat kejelasan dari Dinas maka kami akan melakukan aksi lanjutan," tegas Norman.

"Apabila kami tidak dipertemukan dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi maka kami akan melakukan aksi dengan jumlah yang sangat banyak," pungkasnya.

Pewarta : Karim R
Editor : Azis R/Red*
COPYRIGHT © SUKABUMININEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close