Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Friday, May 17, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pemegang Saham Restui Ilham Habibie Kuasai Bank Muamalat

Foto: Komisaris Bank Muamalat Ilham Habibie dan Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana. (CNBC Indonesia/Shalini)
-- 
sukabumiNews, JAKARTA - PT Bank Muamalat Tbk menyetujui Al Falah Investments Pte Limited (Al Falah), perusahaan investasi bentukan Ilham Habibie, untuk mengakuisisi 50,3% saham milik perseroan. Selain itu, Kospin Jasa dan Lynx Asia juga akan masuk sebagai pemegang saham minoritas.

Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat Hayunaji mengatakan ketiga perusahaan tersebut telah berkomitmen untuk mengikuti Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI dengan dana sekitar Rp 3 triliun. Rinciannya, dana dari Al Falah sebesar Rp 1,7 triliun, Kospin Jasa sebesar Rp 250 miliar dan Lynx Asia sebesar Rp 50 miliar.

"Dana tersebut telah masuk ke escrow account tetapi bukan di Bank Muamalat," ujarnya, seusai RUPS Tahunan dan Luar Biasa yang digelar pada Jumat (17/5/2019).

Hayunaji mengatakan rights issue akan digelar pada Semester II-2019. Saat ini, perseroans edang dalam tahap pendaftaraan di Otoritas Jasa Keuangan. Rencananya Bank Muamalat akan rights issue dengan nilai maksimal Rp 2,2 triliun.

Dalam acara yang sama juga digelar RUPS Luar Biasa yang menambahsatu posisi direktur yakni direktur risiko, yakni Avianto Istihardjo.

"Sebelumnya beliau menjabat sebagai Chief Risk Officer dan di RUPS diangkat sebagai Direktur Risiko," ujarnya.


Pewarta: CNBC
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close