Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, December 18, 2018

Redaksi sukabumiNews

GPI Kabupaten Sukabumi Kecam Tindakan Pemerintah China yang Semena-mena Menindas Kaum Muslim Uighur

Konsolidasi Pengurus GPI Kabupaten Sukabumi di Islamic Center Cisaat
[Foto: Konsolidasi Pengurus GPI Kabupaten Sukabumi di Islamic Center Cisaat, beberapa waktu lalu]
Sukaraja, SUKABUMINEWS.net Ketua Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Sukabumi Jaka Susila mengecam tindakan Pemerintah China yang dianggapnya telah semena-mena menindas Kaum Muslim di Uighur.

Diberitakan beberapa media sebelumnya, bahwa Muslim Uighur di Cina menghadapi persekusi dengan antara lain melalui apa yang disebut kamp pendidikan kembali.

Cina menyebut bahwa yang mereka lakukan di Xinjiang adalah memerangi separatisme dan ekstremisme kaum militan Islamis.
Sementara kelompok hak asasi manusia mengatakan para tahanan dipaksa menyatakan kesetiaan kepada Presiden Xi Jinping, disamping mengecam atau meninggalkan keyakinannya.

"Kami sebagai Umat Islam Indonesia, merasa prihatin atas kondisi saudara kita Muslim Uighur. Kami mengecam tindakan biadab Pemerintah China." Serunya.

Jaka juga menghimbau kepada anggotanya untuk melakukan aksi moril menuntut Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa-bangsa untuk menangani permasalahan kemanusiaan ini.

"Negara-negara Muslim bersama PBB harus segera turun tangan menangani permasalahan kerukunan agama dan masalah kemanusiaan itu." Tegas Jaka di Sukabumi, Selasa (18/12).


[Pewarta: Ikin S]
Editor: Red.
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close