Breaking
loading...

Tuesday, June 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Polres Sukabumi Kota Ringkus 7 Geng Motor XTC yang Kerap Meresahkan Warga

Geng Motor XTC diringkus Polisi.
-- 
sukabumiNews, CIKOLE - Polres Sukabumi Kota meringkus 7 Geng Motor XTC. Dari ketujuh Geng Motor tersebut polisi berhasil mengamankan 16 orang yang di duga akan melakukan tindak pidana termasuk satu orang diantaranya akan melukai dan melawan Aparat Kepolisian.

Anggota kelompok yang kerap meresahkan warga itu diciduk polisi saat aparat kepolisaian sedang melaksanakan razia di Jln. Veteran pada Selasa (4/6/2019).

"Saat dilakukan razia, salah seorang dari 7 geng motor tersebut hendak melawan kepada petugas,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro saat konfersi pers usai menggelar Apel Kesiap siagaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H di halaman Gedung Juang Kota Sukabumi, Selasa (4/6/2019).

Kapolres Sukabumi Kota tunjukkan barang bukti sajam yang disita.
Polisi juga berhasil menyita 1 Sajam pedang patimuran, 11 butir Obat Tramadol, 4 butir Trihexphendydyl dan 5 butir Hexyner.

“Yang kami tangkap adalah Genk Motor XTC dan dilakukan tes Urine, alhasil dari 10 orang positif mengkonsumsi Narkoba dan obat keras lainnya,” jelas Kapolres.

Dalam razia tersebut, polisi juga menindak sebanyak 385 pelanggar lalu lintas. Adapun terhadap pelanggal lalulintas polisi menyita 82 lembar SIM,, 224 Stnk, serta 79 unit kendaraan type R 2 dari berbagai merk yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Barang Bukti Motor yang disita.
Kendaraan mereka disita petugas lantaran menggunakan perlengkapan yang tidak sesuai dengan standarnya, baik itu menggunakan knalpot trondol dan sebagainya.

“Dengan adanya kegiatan ini kami harapakan pada malam takbiran diwilayah kota Sukabumi dan sekitarnya bisa aman dan kondusif,” tegas AKBP Susatyo.

Di akhir konferensinya, Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kerabat kita dari lingkungan yang tidak baik supaya tidak terpengaruh, baik dalam mengkonsumsi Narkoba, Alkhol dan Obat keras lainnya.

Hadir pada Konfefeni Pers tersebut Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi didampingi Wakil Wali Kota, Andi S. Hamami.

Sementara Walikota sukabumi dalan kesempatan tersebut menuturkan bahwa ia akan melakukan koordinasi dengan Polres Sukabumi Kota. Menurut Fahmi, para pelaku ini tampaknya para pelaku baru yang muncul dari generasi yang ada di wilayah Kota Sukabumi juga.

“Mudah-mudahan kegiatan yang sering dilakukan Kapolres ini bisa semakin menekan dan dapat meminimalisir keberadaan Genk Motor yang hidup kembali di wilayah Kota Sukabumi," tutup Fahmi.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Pemerintah Resmi Putuskan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H Jatuh pada Rabu, 5 Juni 2019

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah) didampingi Ketua MUI Yusnar Yusuf (kanan) dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher (kiri) memberikan keterangan usai melaksanakan Sidang Isbat di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (3/6/2019)
sukabumiNews, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah jatuh pada Rabu, 5 Juni 2019.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan sidang isbat yang digelar di Kementerian Agama pada Senin (3/6/2019), telah memutuskan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah.

"1 Syawal 1440 Hijriyah jatuh pada hari Rabu, 5 Juni 2019," ujar Mendag saat konferensi pers usai sidang isbat di Kemenag Jakarta, Senin (3/6) petang.

Saat menggelar Konferensi pers Menag didampingi oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Yusnar Yusuf dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong.


Pewarta: D. Muryadi
Editor: Red
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, June 3, 2019

Redaksi sukabumiNews

APMP Jabar Bantu Biaya Pengobatan bagi Bayi Penderita Virus Hidrocefalus di Sukabumi

Ketua Aliansi Pewarta (APMP) Jabar, Budi Arya S.IP. (kanan) saat meyampaikan bantuan kepada Ibunda Muhamad Fauzan. (FOTO: Azis R./ukabumiNews)
-- 
sukabumiNews, CIBADAK - Aliansi Pewarta Merah Putih (APMP) Jawa Barat merasa terpanggil untuk memberikan batuan biaya pengobatan bagi Muhamad Fauzan, bayi berusia umur 6 bulan yang menderita pembekakan di kepala akibat terkena Virus Hidrocefalus yang beralamat di Kampung Cinyocok Rt. 004/008, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Ketua APMP Jabar, Budi Arya S.IP., pihaknya merasa terdorong untuk menyampaikan bantuan lantaran merasa iba mendengar jeritan keluarga Fauzan yang tidak mampuh untuk membiayai opera anaknya yang terkena Virus Hidrocefalus itu.

“Keterpanggilan kami juga atas dorongan para pewarta yang tergabung dalam APMP, yang mana kami beserta rekan-rekan melakukan penggalangan dana dengan sesama profesi, dan Alhamdulillah bisa terkumpul, lalu kami salurkan kepada keluarga Fauzan,” jelas Budi Arya kepada sukabumiNews usai memberikan santunan kepada keluarga Fauzan, Senin (3/6/2019).

BACA Juga:

Menurut Budi, Fauzan saat ini sedang terkapar sakit di rumahnya akibat kelebihan cairan, atau kata dokter mengidap Virus Hidrocefalus sehingga kepalanya semakin hari semakin membesar.

Fauzan juga, tutur Budi, sebelumnya sudah di bawa berobat ke beberapa rumah sakit, namun saat di periksa kondisi fisiknya tidak stabil suhu badanya panas dan mengalami batuk.

"Hari ini kami hanya bisa membantu untuk meringankan beban keluarganya, bantuan kami diberikan langsung kepada Ibunda Muhamad Fauzan. Adapun besar kecilnya tidak usah dikabarkan, yang jelas kami ihklas, semoga bisa sedikit membatu meringankan beban keluarga yang mengalami sakit,” harapnya.

Budi juga mengajak kepada dermawan terlebih kepada pemerintah untuk memperhatikan masyarakat dan warga yang kondisinya sangat membutuhkan bantuan seperti ini.

Sementara Ibunda Fauzan, Reni Damayanti (23) sangat berteimakasih atas kepedulian APMP Jabar. “Semoga kebaikan mereka di balas oleh Allah dengan kebaikan yang lebih di sisi-Nya. Dan semoga bantuan ini dapat membantu meringankan biaya operasi anak saya,” ucapnya, haru.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Tak Mampu untuk Biaya Operasi Anaknya, Bayi Penderita Virus Hidrocefalus Asal Pamuruyan Ini Kepalanya Semakin Membengkak

Perlu perhatian Khusus dari Pemerintah dan Dermawan terkain kondisi balita 6 bulan Penderita Hidrocefalus dan keluarganya ini

sukabumiNews, CIBADAK - Muhamad Fauzan Renaldi, bayi berisia 6 bulan, asal Kampung Cinyocok Rt. 004/008 Desa Pamuruyan Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini kondisi kepalanya semakin membesar lantaran mengalami pembekakan akibat terkena Virus Hedrocefalus sejak lahir.

Reni Damayanti (23) Ibunda Muhamad Fauzan menuturkan, awalnya, saat usia anaknya masih berusia 8 bulan di dalam kandungan dilakukan ultrasonografi (USG), dengan maksud ingin mengetahui kondisi kesehatan Janin Bayi. Dari hasil USG itu Dokter memberikan diagnosa bahwa anak Ia (sang bayi) dinyatakan ada kelainan berupa cairan.

"Begitu Muhamad Fauzan Renaldi lahir dalam usia kandungan cukup normal yaitu 9 bulan, saya melihat dibagian kepalanya sudah nampak adanya benjolan-benjolan," jelas Reni kepada sukabimiNews senin (3/6/2019).

Adapan menurut Reni ayah Muhamad Fauzan dalam kesehariannya sebagai pekerja serabutan, yang terkadang mendapatkan pekerjaan, terkadang tidak.

Pernah ayahnya mendapatkan pekerjaan di Proyek peternakan Ayam tak jauh dari rumahnya, namun hasilnya tidak mencukupi untuk membiayai pengobatan anaknya yang semakin kini semakin mengkhawatirkan.

“Kami selau berupaya untuk kesembuhan anak saya, ia pun sudah saya bawa ke rumah sakit di Cibadak untuk dilakukan perawatan, selama satu minggu satu kali dengan menggunakan KIS (Kartu Indonesia Sehat),” ungkap Reni.

Hanya saja, tutur Reni, pihak rumah sakit hanya memberinya obat batuk dan panas. “Padahal hingga saat ini kondisi anak saya kepalanya semakin hari semakin membesar,” tambahnya.

Memang, tambah Reni lagi, Spesialis Dokter yang bertugas di RS Kartika dan RS Sekarwangi menyarankan agar anaknya segera dilakukan Operasi di bagian kepala lantaran di bagian kepala Muhamad Fauzan Renaldi  mengalami kelebihan cairan.

“Akan tetapi karena saya merasa tidak mampuh untuk membiayai operasi anak saya, sampai sekarang saya belum bisa memenuhi saran dokter terebut,” keluh Reni sambil meneteskan airmata.

Reni berharap agar anaknya lekas sembuh sehat seperti halnya anak -anak yang lain. Reni juga sangat berharap adanya bantuan dan dukungan Pemerintah, baik pemerintah Daerah maupun Pusat atau para relawan, untuk segera bisa mengatasi kondisi yang di derita anaknya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Ramadhan 1440 H, MPC PP Kota Sukabumi Berikan Santunan kepada 100 Anak Yatim

sukabumiNews, CIKOLE - Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Sukabumi memberikan santunan kepada 100 orang Anak Yatim, sekaligus buka puasa Ramadhan 1440 H bersama mereka. Santunan diserahkan langsung oleh Ketua MPC PP Kota Sukabumi, Luciana Damayanti Drajat Sayuti di Kantor Sekretariatnya yang berlokasi di Lapang Merdeka Kelurahan Gunung Parang Kecamatan Cikole Kota Sukabumi pada Ahad (2/6/19) kemarin.

"Alhamdulilah acara kegiatan ini berjalan dengan lancar, ini merupakan kegiatan yang ke 13 kalinya yang dilakasnakan oleh MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi selama bulan suci Ramadhan 1440 H," beber Ketua Panitia Pelaksana Melan Maulan kepada sukabumiNews usai acara.

Lebih lanjut Melan menuturkan, acara ini merupakan kegiatan puncak yang sebelumnya sudah dilaksanakan oleh masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila di 7 kecamatan di wilayah Kota Sukabumi.

"Adapun bentuk kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan selama Bulan Suci Ramadhan 1440 H mulai dari tingkat MPC, PAC sampai Anak Ranting, yakni Sahur On The Road, Pembagian Takjil, Buka bersama, Santunan Anak Yatim Piatu dan yang lainnya. Semoga serangkaian kegiatan positif Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi bisa dijadikan contoh bagi organisasi lainnya,” pungkas Melan. 
Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri S Hamami, saat memberikan sambutan.
Hadir Pada acara tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami berserta jajaran pengurum MPC PP Kota Sukabumi dan undangan lainnya.

Dalam kesembatan sambutannya Wakil Wali Kota Sekabumi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemuda Pancasila di Bulan Ramadhan 1440 H ini.

"Ini adalah kegiatan positif bisa berbagi dengan sesama sebagai bentuk kepedulian, ini juga menandakan bahwa hubungan Pemuda Pancasila dengan masyarakat itu cukup dekat. Ini juga merupakan kiprah sosial yang sangat tinggi, apalagi dilaksanakan di Bulan Ramadhan,” ujar Andri Hamami.

“Mudah-mudahan Pemuda Pancasila semakin sukses, jaya, abadi dan lebih dekat dengan masyarakat kota sukabumi, tak lupa juga saya do'akan semoga semuanya tambah sejahtera dan barokah," pungkasnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Pondok Modern Assalam Dua Salurkan Zakat Fitrah Berupa 3 Ton Beras dan Uang Rp 49,5 Juta kepada Ribuan Mustahiq

Pimpinan Pondok Modern Assalam Dua Ustadz Encep Hadiana, M,Si.,saat menyerahkan zakat secara simbolis kepada wakil ribuan mustahiq. (FOTO: IS/sukabumiNews)
sukabumiNews, WARUNGKIARA – Pondok Pesantren Modern Assalam Dua yang berlokasi di Kampung dan Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyalurkan zakat kepada ribuan mustahiq. Penyaluran Zakat Fitrah dilangsungkan di aula utama pondok tersebut, Sabtu (01/06/2019).

Menurut Pimpinan Pondok Modern Assalam Dua Ustadz Encep Hadiana, M.Si., penyaluran zakat ini rutin dilakukan oleh lembaga yang dipimpinnya nya pada setiap tahun yakni menjelang 'Idul Fitri.

 "Alhamdulillah Kegiatan pembagian zakat fitrah ini cukup lancar dan kegiatan kami lakukan pada setiap tahun dan sudah menjadi kewajiban bagi setiap individu maupun lembaga," ungkap Ustadz Encep

Ia menambahkan, pada tahun ini Pondok Modern Assalam Dua berhasil menyalurkan sebanyak 3 ton beras dan uang sejumlah 49 juta rupiah bagi 1.300 mustahiq. Dan jumlah tersebut kata Encep, lebih banyak dari tahun sebelumnya, dimana etiap mustahiq mendapatkan sebanyak 3 kilo gram beras dan uang sebesar 30 ribu rupiah.

"Alhamdulillah,sesuai dengan keinginan kita jumlah penerima zakat,infaq dan shidaqoh akan terus kami tingkatkan seperti halnya tahun ini menjadi 1300 orang dari tahun sebelumnya 1000 orang," tuturnya.

"Harapan besar kita sesuai keyakinan, kita ingin mendapatkan keberkahan dari Alloh,SWT dan merajut silaturahmi antara lembaga dengan masyarakat serta menumbuhkembangkan keyakinan kita, bahwa Alloh tidak pernah salah memerintahkan hal yang mesti kita lakukan." Imbuhnya.

Dikatakan, sumber zakat yang disalurkan Pondok Modern Assalam berasal dari para santri, para asatidz dan ustadzah serta masyarakat yang menitipkan zakatnya.
Di akhir sambutannya, pimpinan Pondok Modern Assalam Dua itu memohon bantuan do'a dari masyarakat guna kelancaran pembebasan lahan seluas 3,5 hektar untuk pembangunan Pondok Modern Assalam Tiga.


Pewarta: Isman Syafa
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, June 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

Lurah Cikundul Punya Program “Tabarok” untuk Mengentaskan Kemiskinan

Agus Heryanto, Lurah Cikundul Lembursitu saat berada di depan Rutilahu milik Mak Unah yang Rampung Diperbaiki. (Foto: Azis R/sukabumiNews)
sukabumiNews, LEMBURSITU – Lurah Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Agus Heryanto mengatakan, pihaknya memiliki inovasi untuk mengentaskan kemiskinan dengan program Tabungan Barokah (Tabarok). Perogram tersebut akan dilauncing (diluncurkan) pada 25 Juni 2019 mendatang.

Dikatakan Agus, saat ini di wilayah Kelurahan yang dipimpinnya masih terdapat 208 unit Rutilahu yang layak mendapatkan bantuan. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya terus berusaha mengajukan permohonan kepada Kementrian PUPR dan Gubernur, yang akhirnya pengajuan tersebut sudah disetujui, meski baru sebagian.

"Alhamdulillah, tahun ini rencananya kami akan mendapatkan bantuan untuk 70 unit rutilahu, mudah-mudahan dalam beberapa tahun kedepan program penuntasan rutilahu bisa segera terealisasikan," ungkapnya kepada sukabumiNews ditemui saat ia menengok rumah Mak Unah, Guru ngaji penyandang disabilitas, Ahad (2/6/2019).

BACA:

Lebih jauh Agus mengungkapkan, pihaknya mempunyai inovasi untuk masalah penanggulangan kemiskinan yang didasari oleh swadaya masyarakat. Nama program tersebut adalah Tabungan Barokah (Tabarok) yang akan diluncurkan pada tanggal 25 Juni 2019 mendatang.

"Program tersebut merupakan gerakan infaq sebesar Rp 1 ribu setiap hari yang akan dimulai di wilayah RW 01, Kelurahan Cikundul, infaq tersebut ditujukan untuk sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK)," katanya.

Agus menambahkan, dari program tersebut pihaknya menargetkan pengumpulkan infaq sebesar Rp1 Milyar per tahun. Nantinya uang tersebut akan diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam wilayah program untuk mengentaskan kemiskinan.

"Akan dimulai di RW 01 dan akan dilaunching oleh BAZNAS Kota Sukabumi, mudah-mudahan bisa berhasil dan akan dilanjutkan untuk RW lainnya." Pungkas Lurah Cikindul.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Berkat Peran Aktif Kelurahan dan Kepedulian Para Dermawan, Guru Ngaji Penyandang Disabilitas Itu Sudah Bisa Menempati Rumah Baru Sebelum Idul-Fithri 1440 H

sukabumiNews, LEMBURSITU - Pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Mak Unah Lansia penyandang disabilitas warga Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi sudah mencapai 100 persen. Progresnya berjalan dengan baik dan diperkirakan akan ditempati sebelum Hari Raya Idul Fithri 1440 H.

"Alhamdulillah, pembangunan rumah Mak Unah sudah rampung dikerjakan, sehingga Mak Unah sudah bisa menempati rumah baru," kata Lurah Cikundul, Agus Heryanto saat ditemui sukabumiNews, Ahad (2/6/2019).
Agus menjelaskan, pembangunan rumah Mak Unah berjalan tanpa hambatan lantaran kondisi cuaca saat ini cukup mendukung. Selain itu antusiasme ketua RW dan masyarakat setempat cukup tinggi, sehingga pembangunan berlangsung dengan cepat.

"Rumah Mak Unah dibuatkan dengan ukuran 8X6 meter, yang dirancang untuk dua ruangan kamar, ruangan tengah, dapur serta WC agar Mak Unah tidak kesulitan jika akan melakukan kegiatan MCK," jelas Agus.


BACA:
Lurah Cikundul Punya Program “Tabarok” untuk Mengentaskan Kemiskinan



Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

DPD APMP Jabar Beri Bantuan kepada Riyan, Balita Penderita Atresia

Ketua DPD APMP Jawa Barat Budi Arya saat memberikan titipan bantuan kepada Riyan. (FOTO: Azis R/sukabumiNews)
-- 
sukabumiNews, BAROS - Aliansi Pewarta Merah Putih (APMP) Jawa Barat mengunjungi rumah Riyan, Bocah 4 tahun penderita Atresia (tanpa lubang anus, alat vital, telapak kaki dan tulang Punggung Bengkok) pada Ahad (2/6/2019).

Ketua DPD APMP Jawa Barat, Budi Arya mengatakan, kedatangan Ia ke rumah keluarga Riyan untuk memberikan bantuan demi meringankan biaya pengobatan atas kondisi yang diderita Balita usia 4 tahun yang saat ini tinggal bersama kakek dan neneknya di Kampung Pangkalan RT 01/RW 07 Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros Kota Sukabumi Jawa Barat.

BACA Juga:

Menurut Budi, pihaknya sangat tersentuh ketika membaca, mendengar dan melihat kondisi Riyan yang viral di Medsos dengan keberadaan keluarganya yang kurang mampu, hingga pihaknya berinisiatif untuk memberikan bantuan keuangan demi mengurangi beban biaya yang ditanggung keluarganya.

“Hari ini saya berkunjung kerumah keluarga Rian untuk menyampaikan titipan berupa bantuan uang dan mainan dari rekan-rekan se-profes dan dari donatur lain, yang mana selama ini mereka aktif dalam melakukan kegiatan sosial khususnya di wilayah Sukabumi,” kata Budi Arya kepada sukabumiNews, Ahad (2/6/2019).

“Semoga apa yang diberikan rekan-rekan bisa membantu meringankan beban biaya hidupnya serta bagi yang lain agar tergerak hatinya untuk membantu biaya pengobatan Riyan," harapnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close