Breaking
loading...

Monday, February 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Biaya Haji Tahun Ini Rp 35,2 Juta

sukabumiNews, JAKARTA – Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR menyepakati besaran rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440H/2019M sebesar Rp 35,235.602. Dalam mata uang dolar Amerika, rerata BPIH ini setara dengan USD 2,481 (kurs 1USD: 14.200).

Kesepakatan BPIH 1440H/2019M ini ditandatangani Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher dalam Rapat Kerja yang berlangsung di Gedung DPR, Senayan. Rumusan kesepakatan ini selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk diterbitkan Keputusan Presiden tentang BPIH 1440H/2019M.

“Kami bersepakat total BPIH tahun ini rata-rata sebesar Rp 35.235.602 atau setara USD 2,481. Besaran rata-rata biaya haji tahun ini sama dengan rerata BPIH tahun 1439H/2018M,” terang Menag Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, dikutip Liputan6.com, Senin (4/2/2019).

“Penyetaraan BPIH dalam mata uang USD relevan mengingat sebagian besar biaya operasional penyelenggaraan ibadah haji dibayarkan dalam mata uang asing, yakni USD dan Saudi Arabian Riyal (SAR),” sambungnya.

Menurutnya, jika dilihat dari kurs rupiah, biaya haji tahun ini sama dengan besaran BPIH tahun lalu, yaitu rata-rata sebesar Rp 35.235.602. Namun, jika dalam kurs dolar, BPIH tahun ini justru lebih rendah USD151. Sebab, rata-rata BPIH tahun 2018 sebesar USD 2.632.

Paling Murah di ASEAN

BPIH Indonesia adalah yang paling murah di antara negara-negara ASEAN yang memberangkatkan jemaah haji ke Arab Saudi.

Menurut Menag, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, rata-rata biaya haji Brunei Darussalam berkisar di atas 8.000 US dolar (USD). Persisnya, USD 8.738 (2015), USD 8.788 (2016), USD 8.422 (2017), dan USD 8.980 (2018).

Untuk Singapura, rata-rata di atas 5.000 US dolar, yaitu: $5.176 (2015), USD 5.354 (2016), USD 4.436 (2017), dan USD 5.323 (2018). Sementara Malaysia, rata-rata biaya haji sebesar USD 2.750 (2015), USD2.568 (2016), USD 2.254 (2017), dan USD 2.557 (2018).

Dalam USD, rata-rata BPIH Indonesia pada 2015 sebesar USD 2.717. Sementara tiga tahun berikutnya adalah USD 2.585 di 2016, USD 2.606 di 2017, dan USD 2.632 di 2018.

Sekilas, BPIH Indonesia lebih tinggi dari Malaysia, meski sebenarnya lebih murah. Sebab dari biaya yang dibayarkan jemaah, ada USD 400 atau setara SAR 1.500 yang dikembalikan lagi kepada mereka sebagai biaya hidup di Tanah Suci.

“Saat pelunasan, jemaah membayar BPIH yang di dalamnya termasuk komponen biaya hidup. Komponen biaya tersebut bersifat dana titipan saja. Saat di asrama haji embarkasi, masing-masing jemaah yang akan berangkat akan menerima kembali dana biaya hidup itu sebesar SAR 1.500,” tandasnya.
Redaksi sukabumiNews

Ketua MPR RI Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Sekaligus Resmikan Gedung Pertemuan Ponpes Moderen Assalam Sukabumi

sukabumiNews, WARUNGKIARA – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Moderen Assalam yang beralamat di Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Ahad (3/1/2019). Datang bersama Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional Hj. Desy Ratnasari, M.Psi., M.Si. Ketum PAN itu disambut ramah oleh ratusan santri dan masyarakat sekitar.

Selain Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, kedatangan kedua politikus PAN itu juga sekaligus dalam rangka meresmikan Gedung Pertemuan Pondok Pesantren (Ponpes) Moderen Assalam dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua MPR RI. 
Dalam sambutannya Ketua MPR RI itu menyebut bahwa Ponpes Moderen Assalam merupakan Pondok Pesantren terbaik se-Jawa barat. Dia juga berpesan kepada seluruh yang hadir untuk menyikapi dengan bijak, saling menghormati dan saling menghargai pesta demokrasi yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan.

“Kita melaksanakan pemilu bukan untuk perang melainkan memilih saudara dan antara kita sendiri. Oleh karena itu kita harus saling menghormati, menghargai, bergembira, frendly kompetisi,” kata Zulkifli.

Sementara itu Desy Ratnasari yang juga turut mengisi acara ini memberikan apresiasi kepada seluruh guru terutama kepada para santriwati Ponpes Assalam, yang dinilai sangat cakap dalam berbahasa Arab dan bahasa Inggrisnya. Tidak hanya itu menurut Desy, mereka juga pandai dalam seni dan budayanya.

“Terpenting kita sebagai sosok perempuan santri yang insyaAllah sholehah, harus bisa menggali potensi dan membangun diri agar senantiasa bisa bermanfaat bagi negeri dan masyarakat," tutur Anggota DPR RI Komisi IV dari PAN ini.

Desy juga mengulang pesan yang disampaikan Ketua MPR, bahwa santriwati tidak hanya harus menjadi seorang ustadzah saja, akan tetapi mereka juga harus menjadi seorang teknokrat atau seorang politikus. Sebab menurutnya, di dalam dunia politik perempuan bisa memberikan kontribusi besar terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan untuk membangun Negeri Indonesia di masa mendatang.

Di lain pihak, pimpinan pondok pesantren Encep Hadiana, merasa bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan kedua politikus PAN untuk meresmikan Gedung Pertemuan Ponpes Moderen Assalam, khusus ponpes putri. “Dan terkait hal ini kita sudah mengagendakannya,.kata Encep.

Dijelaskan Encep, harapan besar atas kedatangan Ketum PAN itu untuk membawa keberkahan kepada lembaga. Selain meresmikan gedung pertemuan, tambah dia, Ketua MPR itu juga memberikan wakaf tanah seluas 5000 meter yang berlokasi di sebelah lembaga kita. “Kalau di uangkan nilainya sekitar setengah milyar rupiah dari uang pribadinya,” tambahnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut petinggi Masjid Nabawi Arab Saudi, Syekh Jam'an bin Abdillah Ashiri, Kapolsek Wrungkiara, Koramil, para Muspika, Tokoh Ulama dan masyarakat, beserta tamu undangan lainnya.

[Pewarta: Azis R]
Editor: Red.

Saturday, February 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ratusan PNS di Kemenkumham Keresidenan Bogor Raya Diangkat dan Diambil Sumpah

Kepala Lapas Kelas III Warungkiara, Cristio mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara serentak di Seluruh Indonesia.
sukabumiNews, CIKEMBAR – Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Keresidenan Bogor Raya menggelar apel akbar sekaligus pengukuhan dan pengambilan sumpah bagi PNS tahun 2017di lingkungan Kemenkumham. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Aula Nanggala Yon Armed 13 pada Jum'at 1 Februari 2019.
                  
Kepala Lapas Kelas III Warungkiara, Cristio mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara serentak di Seluruh Indonesia.

Cristio juga menjelaskan, untuk wilayah Jawa Barat terbagi menjadi per-keresidenan. “Seperti kresidenan wilayah Bogor Raya terdiri dari 13 unit pelaksana teknis, kesemua itu di fokuskan dilapas Kelas III Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat," ungkapnya.

"Alhamdulillah dari 491 orang jumlah PNS di Kementerian Hukum dan Ham ini ada 55 orang dari Lapas kelas III Warungkiara telah diangkat,” jelas Cristio kepada sukabumiNews.


Cristio berharap, kedepan mereka yang dari awal sudah di gadang sebagai tunas pengayoman dapat tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang kuat seperti Lambang Kementerian Hukum dan Ham yaitu Pohon Beringin.

Dia juga menegaskan, menjadi seorang aparatur di Kementerian Hukum dan Ham harus dapat memberikan pelayanan, pengayoman terhadap masyarakat terutama kepada warga binaan sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Sementara itu, Putri (24) yang di tugaskan di Rutan Gunung  Sindur mengungkapkan, saat ini dirinya merasa senang bisa ikut diambil sumpah, sebab dalam kurun satu tahun mengikuti CPNS, pada akhirnya ia bisa dilantik menjadi PNS saat ini.

“Harapannya saya, setelah diangkat menjadi ASN semoga bisa lebih baik lagi serta bisa memperbaiki diri sendiri, pola kerja kita sendiri dan bisa terus maju lagi." Imbuhnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: Red.

Friday, February 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pisah Sambut Kadishub Kabupaten Sukabumi Berlangsung Hidmat

sukabumiNews, CIKEMBANG – Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Sukabumi, H. Thendy Hendrayana menyerahkan jabatan kedinasannya kepada Kepala Dinas Perhubungan yang baru, Ir. Lukman sudrajat. Penyerahan jabatan secara administrativ oleh Kadis Perhubungan yang lama kepada Kadis Perhubungan Kabupaten Sukabumi yang baru itu berlangsung hidmat.

Hal ini dilakukan setelah adanya rotasi kepala di semua dinas oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi belum lama ini. “Hari ini kita melaksanakan suatu rangkaian kegiatan, pada tanggal pertiga januari Pemkab Sukabumi melakukan rotasi di semua dinas. Intinya kita melaksanakan acara pisah sambut secara administratif, normatif dan aspek legalnya,” kata Lukman Sudrajat kepada sukabumiNews usai acara digelar di aula Gedung Dinas Perhubungan di Cikembang Kabupaten Sukabumi, Kamis (31/1/2019).

Disampaikan lukman, dalam tiga minggu ini ia harus memahami tentang tufoksi dan regulasi yang ada di dinas perhubungan seperti rekomendasi, kir dan yang lainnya. “Kalau ada hal-hal yang belum sempurna tak sesuai dengan regulasi maka kita akan sempurnakan dengan tetap mengacu kepada peraturan yang sudah ada,” tambah Lukman.

Adapun terkait pembangunan bandara di Cikembang, Lukman menjelaskan bahwa hal itu sudah menjadi kewenangan pusat. “Namun demikian kita juga membantu dalam berbagai hal diantaranya mendata pembebasan tanah. Hanya baru sampai disitu untuk membahas bandara. Sebab perencanaannya oleh kementerian sudah dibuat,” jelas dia.

Lukman menuturkan, dengan bertambahnya transportasi yang tidak hanya di darat, tetapi kalau pelabuhan plumpang regional jadi, transportasi laut juga bisa dijadikan alat. “Andai kata pelabuhan jadi juga kemungkinan akan menjadi transportasi udara untuk menunjang geo park. Karena geo park ini sudah mempunyai sertifikat internasional Uni Unesco,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya telah membaca program Kadis Perhubungan yang lama. Dan memang menurutnya program yang digagas Kadis sebelumnya yaitu Thendy Hendrayana sangat bagus, bahwa untuk tahun sekarang ini ada kajian, kaitan lalu lintas koridor utara.

“Ini adalah salah satunya yang akan dikaji. Tapi tentunya untuk penanganan jangka pendeknya, waktu kemarin juga sudah melakukan rekayasa lalu lintas sudah dilakukan dikarenakan koridor utara ini statusnya jalan nasional maka tata letak implementasinya pun oleh kementerian perhubungan dan kita hanya bisa mengusulkan saja," jelas Lukman

Sementara itu Thendy Hendrayana S.Ip, M.Si selaku Kadis yang lama mengatakan, saat ini dirinya tengah melaksanakan sebuah tradisi,  yang mana ketika terjadi rotasi dan mutasi di lingkungan Pemda Kabupaten Sukabumi selalu di iringi dengan kegiatan lanjutan temu pisah. “Yang datang memperkenalkan diri, sementara yang pergi juga berpamitan," ucapnya.

Sementara, tugasnya yang paling berat saat menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan yaitu dalam menjawab harapan masyarakat, bahwa dishub harus mampu untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.

“Sesuai dengan perencanaan kita menyelesaikan tugas seiring dengan berakhirnya tahun. Akan tetapi tugas itu harus berkelanjutan dan diteruskan oleh pejabat baru Kepala Dinas Perhubungan,” tutur Thendy.

“Hal yang pokok yang menjadi perhatian serta sorotan dari masyarakat hari ini adalah kita masih mempunyai persoalan dikelancaran lalu lintas yaitu masih terjadinya kemacetan di beberapa titik di Wilayah Kabupaten Sukabumi,” jelas dia.

Dia berharap mudah-mudahan dengan pejabat yang baru, mampu mengemban kepercayaan pimpinan dan harapan masyarakat agar dinas perhubungan Kabupaten Sukabumi bisa mengurai serta memperlancar arus kemacetan lalu lintas di Kabupaten Sukabumi.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.

Thursday, January 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

Eks Redaktur iNews.id Dianiaya Oknum Pengurus DPC Partai Gerindra


Hadi menceritakan, pemukulan terjadi di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi di Jalan Ahmad Sanusi, Ciseureuh, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (31/1/2019).
sukabumiNews, GUNUNGPUYUH - Muhammad Saiful Hadi, eks redaktur iNews.id mengalami lebam di kelopak mata sebelah kiri dan robek di tangan sebelah kiri. Tidak hanya itu, pipi, kepala, kuping sebelah kanan, serta bagian rahang pun mengalami luka. Diduga, Hadi telah dipukuli oleh oknum pengurus DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi.

Hadi menceritakan, pemukulan terjadi di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi di Jalan KH. Ahmad Sanusi, Ciseureuh, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (31/1/2019).

Kejadian bermula saat korban mengantar rekannya mendatangi Kantor DPC Gerindra untuk menghadiri rapat Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu). Saat itu, Yuda Sukmagara, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi meminta Hadi dan rekannya masuk ke ruangannya.

“Yuda meminta klarifikasi soal acara Hayu Wirausaha bersama Sandiaga Uno di Gedung Juang 45 Sukabumi pada tanggal 18 Januari 2019 lalu. Saya kebetulan jadi panitia. Padahal panitia sudah memberikan klarifikasi pada tanggal 19 Januari,” beber Hadi.

Hadi menuturkan, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi itu naik pitam dan menuduh panitia kegiatan mengusir anak buahnya yang menggunakan Seragam Partai Gerindra saat acara Wirausaha bareng Sandiaga Uno.

Padahal menurut Hadi, panitia sudah menjelaskan jika fasilitas yang digunakan acara Sandiaga Uno merupakan fasilitas pemerintah. Izinnya bukan untuk kampanye. Jadi kami mengikuti arahan Panwaslu dan KPU untuk mensterilkan atribut kampanye saat acara,” tuturnya.

Hadi menjelaskan, saat itu dirinya dilempar asbak oleh Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi itu namun tidak kena. Tak lama kemudian, ungkap Hadi, anak buahnya langsung menginjak kakinya eks redaktur iNews.id itu.

“Kejadiannya lebih dari satu menit. Teman saya juga berteriak dan berusaha melerai supaya mereka berhenti tapi tidak digubris lalu memukuli saya. Tidak menyangka mereka bertindak seperti itu, ucap Hadi.

Atas insiden yang menimpanya, Hadi langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Sukabumi Kota. Dan saat berita ini dimuat, Hadi baru saja keluar dari Mapolres Sukabumi Kota usai melaporkan kejadian yang dialaminya beberapa saat lalu.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.

Redaksi sukabumiNews

Terkait Proses Hukum yang Menimpa Ahmad Dhani, Amien Rais Ancam Menkumham: Kita Buat Perhitungan Nanti

[Amin Rais Jenguk Ahmad Dhani. (foto Istimewa: ANTARA)]
sukabumiNews, JAKARTA – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, mengultimatum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly. Amien menduga ada intervensi Yasonna terhadap proses hukum yang menjerat politikus musisi Ahmad Dhani.

Amien berpesan kepada Dhani agar mencatat semua kejanggalan yang ada di dalam Rutan Cipinang.

"Mumpung bertemu, saya meminta kepada Mas Ahmad Dhani, tolong selama Anda ditahan, catat baik-baik semua kejanggalan yang ada di dalam Rutan Cipinang ini. Bukan saja yang kasat mata," kata Amien usai besuk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis, 31 Januari 2019.

Menurut Amien, ada informasi bila Menteri yang berasal dari PDI Perjuangan itu ikut campur tangan. "Saya dengar katanya memang ada campur tangan politik dari Menkumham yang sangat kentara," ujarnya.

Amien dengan sedikit geram mengingatkan Yasonna bila benar dugaan intervensi itu. Sebagai pejabat, Yasonna mesti hati-hati bersikap. Ia pun siap buat perhitungan dengan Yasonna.

"Saya juga mengimbau kepada Yasonna Laoly, Anda ini menteri, Menkumham ya. Hati-hati Anda! Jangan sampai melakukan intervensi politik. Kita buat perhitungan nanti. Sekian saja," ujar Amien.

Dhani dijebloskan ke Rutan Cipinang usai divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 28 Januari 2019. Dhani divonis 1,5 tahun pidana karena cuitannya di media sosial terhadap pendukung eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Cuitan Dhani lewat akun Twitternya pada 2017 lalu dianggap menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan rasa kebencian terhadap suatu golongan.

Artikel ini telah dimuat di VIVA.co.id dengan judul "Amien Rais Ancam Menkumham: Kita Buat Perhitungan Nanti"

Wednesday, January 30, 2019

Redaksi sukabumiNews

Anggota Bhayangkari Cabang Sukabumi Lakukan Kunker Ke Ranting dan Kunjungi PT. Daehan Global

sukabumiNews, CIBADAK –  Anggota Bhayangkari Cabang Sukabumi melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke pengurus ranting. Dipimpin langsung ketuanya Nyonya Angelia Nasriadi, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus Cabang dengan Ranting agar saling dekat, kenal satu sama lainnya.

“Manakala ada sesuatu hal yang memang harus di koordinasikan dari pengurus Ranting kepada Pengurus Cabang, maka dengan mereka tidak merasa canggung untuk menyampaikannya.”.

Demikian dikatakan Ketua Bhayangkari Cabang Sukabumi Nyonya Angelia Nasriadi kepada sukabumiNews saat kegiatan ‘Tatap Muka Ketua Bhayangkari Cabang Sukabumi Dalam Rangka Kunjungan Kerja ke Pengurus Bhayangkari Cabang Cibadak’, di Cibadak Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/1/2019).


Angelia Nasriadi menuturkan, sebagai pengurus Bhayangkari sekaligus menjadi Istri seorang Polisi, tentunya menjadi sorotan dari semua kalangan. “Selain itu juga saya memberikan himbauan kepada Ibu-Ibu Bhayangkari,  karena di tahun 2019 ini kita akan menghadapi pemilihan umum atau menyelenggarakan pesta Demokrasi yaitu Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden,” tutur dia.

Ketua Bhayangkari Cabang Sukabumi yang juga selaku istri Kapolres Sukabumi itu juga menghimbau kepada pengurus beserta anggotanya, walau pun selaku Ibu Bhayangkari mereka mempunyai hak pilih, namun harus tetap menjaga jangan sampai hak pilih ini menjadi masalah. “Dan bisa mempergunakan hak pilih sesuai dengan hati nurani tanpa terprovokasi,” tegas Angelia Narsadi..

Ibu Kapolres Sukabumi ini juga menjelaskan bahwa sebelum mengunjung Bhayangkari Ranting Cibadak pihaknya terlebih dahulu berkunjung ke Ranting Warungkiara yang kemudian melanjutkan kunjungannya ke pabrik PT.Daehan Global Indonesia yang ada di Cibadak.


Kunjungan ke pabrik garmen seperti ini dilakukan Istri Bhayangkari untuk menambah edukasi. Dan Bhayangkari Cabang Sukabumi mempunyai program yang dikoordinatori oleh seksi kebudayaan.

“Kita melakukan edukasi wisata pabrik seperti Shiltrick karena ibu-ibu Bhayangkari ingin melihat bagamaimana proses mekanisme cara pembuatannya,” jelas Angelia.

Apalagi menurutnya, di pabrik ini memproduksi salah satu Brand yang lumayan ternama di Mall.  “Yang secara kebetulan Pabriknya berada di Sukabumi, sehingga kita ingin mengunjunginya," imbuhnya.


Dilain pihak HRD Pabrik PT. Daihan Global Haris dan Asep selaku Bawahan Mr. Chang mengapresiasi kunjungan para Istri Bhayangkari Cabang Sukabumi ke pabrinya. Bahkan Haris mengucapkan terima kasih kepada Ketua Bhyangkari Cabang Sukabumi Nyonya Angelia Nasriadi yang sudah berkunjung ke Pabrik PT. Daihan Global ini.

Semoga kita senantiasa bisa bekerjasama dengan baik dengan Kepolisian khususnya Polisi Lalu Lintas yang sudah melaksanakan tugasnya mengatur lalu lintas dengan baik,” kata Haris.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red
Redaksi sukabumiNews

Kecamatan Kalapanunggal Gelar Musrenbang 2019

sukabumiNews, KALAPANUNGGAL – Untuk mengevaluasi program-program yang sudah dilaksanakan oleh setiap desa dan untuk meyampaikan apa yang sekiranya harus di sampaikan kepada pihak kecamatan, juga sebaliknya dari masing-masing desa kepada kecamatan dan Muspika, Kecamatan Kalapanunggal menggelar kegiatan Musrenbang 2019.

Camat Kalapanunggal, Ade Kusnadi S, IP,  M,SI usai acara kepada Sukabuminews mengatakan bahwa pihaknya sudah mengadakan rapat koordinasi untuk bulan Januari 2019.  Rapat koordinasi Musrenbang ini digelar di Aula Kecamatan Kalapanunggal pada Senin 29 Januari 2019.

Selain itu ada satu materi yang kita bahas mengenai peran Musrenbang. Dan Rencananya kita agak mengadakan kegiatan Musrenbang sesuai jadwal Pemerintah Kabupaten Sukabumi dari tanggal 11 samapai dengan 15 Februari 2019,” tambah Ade.

Oleh karena itu menurut Ade, sebelum acara Musrenbang ini digelar, pihaknya harus mempersiapkan terlebih dahulu supaya pada saat pelaksanaan Musrembang tingkat kecamatan nanti jangan sampai belum mempersiapkan usulan-usulan,  profosal-profosal berikut dengan utusan dari masing-masing desa

Alhamdulilah acara persiapan Musrenbang ini tujuh dari perwakilan Kepala Desa hadir, termasuk SKPD Muspika,” imbuhnya.

Ade juga mengatakan bahwa Musrenbang ini adalah amanat Undang-Undang tentang Sistem Pembangunan Nasional. Dia juga menghimbai dan berharap kepada semua desa mulai dari tingkat Dusun agar setiap tahunnya melaksanakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di bawahnya.

Dari tingkat dusun diskala prioritaskan, kemudian di bawa ke tingkat Kecamatan. Intinya mereka harus bisa merencanakan, menggali potensi maupun masalah dari setiap desa, lalu di tuangkan kedalam bentuk profosal untuk diberikan kepada tingkat jenjang yang lebih tinggi lagi. "pungkas Camat.

Hadir pada acara tersebut perwakilan dari Kepala Kepolisian Sektor Kalapanunggal Resor Sukabumi jawa Barat, Koramil, para kepala UPTD dan Ka BPTBD, para Kades dan Staf, para pendamping Desa, dan Tokoh Masyarakat.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.

Tuesday, January 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Dewan Pembina FPI Habib Muhsin: Maklumat IB HRS Tentang Partai Bulan Bintang Itu Hoax

Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas menyatakan semua berita yang mengatasnamakan Habib Rizieq Shihab dan FPI yang menyerang Partai Bulan Bintang (PBB) pasca Rakornas itu black campaign alis hoaks.
[Foto: Dewan Pembina PP FPI Habib Muhsin Ahmad Alatas bersama Yusril Ihza Mahendra sesaat setelah Rakornas PBB]
sukabumiNews, JAKARTA – Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas menyatakan semua berita yang mengatasnamakan Habib Rizieq Shihab dan FPI yang menyerang Partai Bulan Bintang (PBB) pasca Rakornas itu black campaign alis hoaks.

“INGAT… !!!. Semua Berita yang Mengatasnamakan IB HRS & FPI yang menyerang/black campaign kpd PBB itu HOAX,” kata Habib Muhsin lewat pesan singkat yang beredar di WhatsApp, Selasa (29/1/2019).

Ia, harapkan kepada para Advokasi & Hukum PBB untuk mengidentikasi sumber-sumber berita HAOX yang menyerang PBB untuk diserahkan kepada pihak yang berwajib (aparat kepolisian).

“Jadi mohon kepada seluruh umat Islam tetap rapatkan barisan jangan percaya kepada oknum2 pribadi caleg / simpatisan dari luar PBB sebagai pembuat berita palsu/hoax (tukang fitnah & tukang adu domba) sebagai bentuk black Kampaign,” tegas Caleg DPR RI dari PBB dapil 6 Jawa Barat ini.

Habib Muhsin juga tegaskan, perjuangan caleg PBB pro Ijtima Ulama tetap konsisten untuk perjuangan Islam.

“Perjuangan caleg PBB Pro Ijtimah Ulama, Pas Lantang & Poros Mekkah tetap konsisten untuk perjuangan Islam dengan landasan Lillahi Ta’alah (Alqur’an & Hadist),” tegasnya, seperti dikutip Abadikini.com.
close
close
close