Breaking
loading...
Showing posts sorted by date for query pileg 2019. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query pileg 2019. Sort by relevance Show all posts

Sunday, July 14, 2019

Redaksi sukabumiNews

Gugat KPU di MK, PBB Tegaskan Peraih Kursi ke-9 di Dapil Pangkalpinag 3

sukabumiNews, JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) melalui kuasa hukum khusus yang diberikan kepada Firmansyah, S.H. M.H., dkk, memohon kepada majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan keputusan KPU tentang penetapan hasil pemilihan umum khusunya di Daerah Pemilihan Pangkalpinang 3, Provinsi Bangka Belitung.

Kuasa Hukum PBB Edi Wirahadi, SH. MH saat membacakan permohonan di sidang panel 1 MK, Selasa (9/7/2019) | Foto: dok. Abadikini.* 
Hal tersebut dimohonkan oleh kuasa hukum khusus PBB kepada hakim MK pada sidang gugatan hari ke-4 sengketa PHPU DPR/DPRD Pileg 2019. Sidang hari ke-4 yang digelar Jumat (12/7/2019) tersebut beragendakan pemeriksaan pendahuluan.

MK menyidangkan sengketa perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan Partai Bulan Bintang (PBB) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) dengan Nomor 91-19-07/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019.

Pengacara PBB yang ditugaskan untuk menangani Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Provinsi Bangka Belitung, Edi Wirahadi, SH. MH., mengatakan, terjadi pengurangan perolehan suara pemohon sebayak 1 suara, tepatnya di TPS 2, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang.

“Di TPS 2 tersebut, sebagaimana tertulis pada Form C1, atau Sertifikasi Hasil Penghitungan Suara, perolehan suara Pemohon adalah 14 suara yang terdiri dari, (a). Caleg nomor urut 1 bernama Taufik peroleh 3 suara. (b). Caleg nomor urut 2 Heri Suseno Putro, SH peroleh 2 suara, (c). Caleg nomor urut 4 Wahyuddin peroleh 1 suara, dan (d). Caleg nomor urut 8 Riska Amelia memperoleh 8 suara,” kata Edi saat menyampaikan permohon di sidang PHPU MK, seperti dikutip Abadikini (Ak).

Namun, kata Edi, saat perolehan suara pemohon itu dipindahkan ke Form DAA1 hanya di tulis 13 suara, terjadi pengurangan 1 suara di Caleg nomor urut 1 Taufik yang seharusnya 3 ditulis 2.

“Terhadap pengurangan 1 suara milik pemohon di DAA1 itu pun tidak dilakukan perbaikan oleh pihak termohon pada rekap DA1 tingkat Kabupaten sehingga jumlah akumulasi perolehan suara pemohon di Kecamatan Gerunggang yang seharusnya 319 suara menjadi hanya 318 suara,” ujar Edi.

Selain itu terang Edi, terjadi juga penambahan perolehan suara Partai Nasdem sebesar 3 suara, tepatnya di TPS 004 Kelurahan Gedung Nasional (Genas), Kecamatan Taman Sari.

“Berdasarkan dokumen C1, perolehan suara Partai Nasdem di TPS 004, sebagai berikut yang mulia, (a) Suara Partai Nadem 6, (b) Caleg nomor urut 2 Riduan Nasrul, memperoleh 4 suara, (c) Caleg Jamilah peroleh 1 suara, (d) Caleg Johardi peroleh 9 suara. sehingga total perolehan suara Partai Nasdem di TPS 004 adalah sebanyak 20 suara," tegas Edi, seraya melanjutkan, "Akan Tetapi, pada sertifikat hasil penghitungan suara di TPS 004, formulis C1 itu suara Partai Nasdem ditulis sebanyak 21 suara, sehingga terjadi penambahan 1 suara akibat kesalahan penjumlahan oleh pihak Termohon,” bebernya.

Tidak hanya itu jelas Edi, kesalahan penjumlahan suara terterjadi yang sebelumnya di C1 TPS 004 ditulis 21 suara di rekap DAA1 ditulis 23 suara sehingga jumlah suara Partai Nasdem bertambah 3 suara. “Sehingga akumulasi jumlah suara perolehan Partai Nasdem di Kecamatan Taman Sari yang seharusnya 159 suara menjadi 162 suara,” tegas Edi.

Untuk itu, lanjut Edi, Kuasa hukum PBB memohon kepada Majelis Hakim Konstitusi untuk membatalkan keputusan KPU di daerah pemilihan Kota Pangkalpinang 3, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. “Sekaligus menegaskan dan meminta kempali kepada MK untuk memerintahkan kepada KPU supaya menetapkan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peraih kursi ke-9 menggantikan Partai Nasdem di dapil Kota Pangkalpinang 3.

Adapun jelas Edi, urutan peraih kursi tersebut adalah sebagai berikut;

Peraih Kursi Pertama Partai Gerindra (3.659 suara), Kursi kedua Partai PPP (3.545 suara), Kursi ketiga Partai Golkar (3.337 suara), Kursi keempat Partai PDIP (3.303 suara), Kursi kelima Partai Demokrat (3.044 suara), Kursi Keenam Partai PKS (2.713 suara), Kursi ketujuh Partai PKB (2.003 suara), Kursi kedelapan Partai PAN (1.994 suara), dan Kursi kesembilan (kursi terakhir) diraih Partai Bulan Bintang (PBB) (1.822 suara) menggantikan Partai Nasdem (1.819 suara).


Pewarta: Ak.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, July 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Jelang Pilkades Serentak 2019 Dinas PMD Kabupaten Sukabumi Gelar Bimtek Panitia Pilkades Tingkat Desa

Dinas PMD Kabupaten Sukabumi
sukabumiNews, SUKABUMI – Menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan dilangsungkan pada November 2019 mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi panitia pilkades untuk tingkat desa.

Bimtek yang berlangsung sejak Senin (1/7/2019) hingga berakhir pada Jum’at (16/8/2019) mendatang itu diselenggarakan di salah satu Hotel di wilayah Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Peserta pilkades serentak nanti ada 240 desa. Untuk Bimtek panitia pilkades, ini khusus bagi panitia pilkades di tingkat desa. Pembentukan panitia tingkat kabupaten dan desa, semuanya sudah terbentuk," kata PLT Sekretaris Dinas PMD H. Dedi Kusnadi kepada sukabumiNews saat ditemui di sela-sela acara bimtek. Kamis (4/7/2019) petang.

"Hari ini pesertanya dari Kecamatan Cikakak sebanyak 8 desa dan 1 desa dari Kecamatan Bantargadung. Jadi, proses Bimteknya maraton untuk semua panitia di tingkat desa se-Kabupaten Sukabumi," ungkapnya.

Dedi menjelaskan, saat ini penyelenggaraan bimtek panitia pilkades serentak baru memasuki hari ke-4. Sebelumnya, untuk panitia pilkades di tingkat desa sudah dibentuk oleh BPD masing-masing.

Selanjutnya, tambah Dedi, mereka diundang mengikuti bimtek pilkades serentak agar mereka mendapatkan kelengkapan informasi dan segala sesuatunya agar tidak kewalahan saat waktunya tiba.

Dedi juga mengungkapkan, memahami ketentuan penyelenggaraan pilkades serentak itu sangat penting, khususnya bila panitia pilkades menghadapi masalah di lapangan yang berpotensi konflik antar warga. “Dan jika suatu saat ada hasil perolehan suara yang seimbang, itu harus dilakukan pemeilihan ulang,” bebernya.

Dia menuturkan, sebagai panitia, mereka juga dituntut tegas dan profesional dalam menjalankan amanah. Apa pun syarat mutlak, semua harus dicek dan dikroscek secara matang.

"Semuanya sudah kita persiapkan. Karena sebelumnya mereka pernah menjadi panitia di beberala pemilihan seperti di Pilgub, Pileg dan Pilpres, jadi tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PMD Kabupaten Sukabumi, H. Thendy Hendrayana mengharapkan, melalui bimtek ini, panitia pilkades di tingkat desa mampu mempersiapkan proses pemilihan kepala desa dengan sebaik mungkin.

"Semoga panitia pilkades ini mampu bekerja dengan baik dan tetap berpegang teguh pada tanggung jawabnya sebagai pengabdi masyarakat," ujar Thendy. 

Kompol Sumarna

Acara Bimtek hari ini dihadiri oleh Bupati Sukabumi, para kepala desa se-Kecamatan Cikakak dan satu desa dari Kecamatan Bantargadung. Sedangkan untuk narasumber yang mengisi kegiatan hari ini diantaranya, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Sumarta, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Bidang Administrasi Pemerintah Desa (Adpemdes).






Pewarta: Rio BG/Azis R.
Editor: Agus S.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, June 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Partai Gerindra akan Usung Kader Sendiri di Pilbup Sukabumi 2020

sukabumiNews, GUNUNG PUYUH - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra, Yudha Sukmagara memastikan, Gerindra akan mengusung kader partainya di ajang pemilihan bupati (pilbup) Sukabumi 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Yudha saat sambutan pada acara Halal Bihalal Forum Relawan Prabowo Sandi yang dilaksanakan di salah satu hotel di Jln. Bhayangkara, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Ahad (23/6/2019) malam tadi.

BACA:

“Partai Gerindra memperoleh 9 Kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi, Jadi cukup jika kita mengusung kader sendiri sebagai calon bupati pilbup Sukabumi 2020 mendatang,” ucap Yudha.

Adapun mengenai siapa yang akan diusung,Yudha belum memastikan lantaran partainya belum melakukan penjaringan untuk nantinya bisa menghasilkan seorang figur kandidat kontestasi pilkada.

Pastinya jelas Yudha, partai Gerindra ingin mempunyai calon yang terbaik untuk bisa memenangkan kontestasi pilkada.

Yudha menjelaskan, pada pileg 2019 lalu Partai Gerindra memperoleh 9 Kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi, 2 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat, dan 1 kursi DPR RI.

"9 kursi diraih oleh Partai Gerindra, berarti sudah dipastikan bahwa Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi akan di pimpin oleh Partai Gerindra,” katanya.

Karena 72 persen ini milik kita semua, tambah Yudha, dan ada bentuk dukungan dari semua relawan akan berapiliasi kepada pasangan 02, maka Partai Gerindra  mengaku merasa terhormat menjadi bagian dari apiliasi dari para semua relawan ini.

“Semua ini merupakan karunia yang diberikan oleh Allah Swt bahwa masyarakat kabupaten sukabumi menginginkan kita, Alhamdulilah !,” ungkap Yudha. 

“Kami berkomitmen kami adalah milik bapak dan ibu, dan akan mendengarkan aspirasi semua masyarakat,” tandasnya.


Yudha mengaku, pihaknya mendengar bahwa semua para relawan pendukungnya akan terus bersama-sama untuk menciptakan kondisi politik di Kabupaten Sukabumi.

"Pemilihan bupati tahun 2020 ini merupakan strategi besar yang kalau saja orang mendengar pasti semua akan merinding." Tutupnya.

Di akhir sambutannya, Dia mohon do'a dan restu supaya selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sukabumi dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Forum Relawan Probowo Sandi Sukabumi Raya Gelar Halal Bihalal Syawal 1440 H

sukabumiNews, GUNUNGPUYUH - Forum Relawan Sukabumi Raya menggelar silaturahmi dan Halal Bihalal Syawal 1440 Hijriyah. Acara yang mengambil tema “Satukan Tekad untuk Rakyat Berdaulat” ini digelar di salah satu Hotel yang berlokasi di Jln. Bhayangkara Kelurahan Keramat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Ahad (23/6/2019) sore.

"Halal Bihalal antar semua relawan Prabowo Sandi Sukabumi Raya ini tidak lain untuk mempererat tali silaturahmi, dimana semua relawan bisa bersatu dalam pemikiran yang sama dalam kontek kebersamaan dan turut serta dalam membangun demokrasi yang adil, baik secara nasinal maupun di setiap daerah," ucap Ketua Panitia Yana Sam, SE., kepada sukabumiNews usai acara.

Yana Sam mengatakan, relawan 02 ini sudah saatnya memberikan eksistensi atau gairah yang menggelora demi mendukung pemerintah berdaulat pro rakyat seperti yang tertuang dalam tema Halal Bihalal tersebut.

Yana juga berpesan kepada para relawan agar relawan ini jangan sampai seolah tidak nampak atau organisasi tanpa bentuk. “Kita harus tunjukkan bahwa kita masing-masing mempunyai atribut serta kita tetap eksis untuk membangun Kota dan Kabupaten Sukabumi," tegas Yana.

Ketua DPD Sang Prabu E. Ruhyana saat menandatangani Fakta Integritas.
Pada Kesempatan itu Forum Relawan Sukabumi Raya juga menandatangani dan membacakan Pakta Integritas sebagai bentuk kebersamaan untuk menjalin lebih erat antar sesama relawan guna mendukung kemajuan dan pembangunan di sukabumi. Semua relawan juga menyatakan bahwa mereka bersedia mendukung serta menyukseskan Pilbup atau pun Pilkot yang akan datang.

BACA Juga:
PartaiGerindra akan Usung Kader Sendiri di Pilbup Sukabumi 2020

Sementara itu terkait permasalahan gugatan keberatan atas hasil pilpres 2019 oleh pasangan 02 (Prabowo-Sandi) yang saat ini tengah disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK), para relawan sepakat akan menerima hasil keputusan akhir yang diputuskan olah MK.

“Apabila MK memberikan keputusan yang tidak berdasar dan keberpihakan kami pun pastinya merasa kecewa,” ungkap Ketua DPP Relawan Sang Prabu E. Ruhyana.

Meski pada intinya, tambah E Ruhyana, pihaknya akan taat pada aturan Hukum dan Undang-Undang yang berlaku.

Turut hadir pada acara Halal Bihalal tersebut Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara dan Anggota Dewan dari Parta Gerindra terpilih pada pileg 2019.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, June 22, 2019

Redaksi sukabumiNews

Sidang Gugatan Hasil Pilpres 2019, Belum Ada Saksi Mampu Buktikan Kecurangan yang Dituduhkan

sukabumiNews, JAKARTA – Salah satu tim pengacara O1 (Jokowi-Ma’ruf), Christina Aryani menilai, materi persidangan di Mahkamah Konstitusi, belum ada saksi yang dihadirkan tim Prabowo-Sandi yang mampu membuktikan kecurangan yang selama ini dituduhkan.

"Belum ada yang wow sih ya. Menurut saya yang wow, saksi yang tahanan kota, bisa datang memberikan kesaksian ke MK. Itu gimana ya, agak nekat ya menurut saya," katanya usai mengikuti sidang kelima gugatan hasil pemilihan presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jum’at (21/6/2019).

Tim hukum TKN, Christina Ariyani mengikuti sidang lanjutan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Christina merupakan kuasa hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, berada di tengah-tengah barisan nama besar, seperti Yusril Ihza Mahendra, Luhut Pangaribuan, dan Arsul Sani.

"Kalau saya kan' memang dari awal terlibat di direktorat hukum dan advokasi, saya perwakilan dari Partai Golkar," jelas Christina.

Christina menjelaskan, menjadi bagian tim hukum Jokowi-Ma'ruf, karena tugas dari Partai Golkar.

"Ini kan' komposisinya ada perwakilan dari partai lalu dari luar ada juga yang membantu kayak Pak Yusril, Pak Luhut itu kan' mereka lawyer praktisi yang ikut membantu karena kepedulian kepada 01," tutur Christina.

Selain sebagai Advokat, Christina Aryani juga merupakan caleg terpilih di pileg 2019. Dia maju dari dapil DKI II yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar negeri.

Ia tak ingin berkomentar banyak terkait keterpilihannya sebagai anggota DPR. Christina memperoleh suara 26.159. "Iya, nanti Oktober (resminya)," pungkas Christina.


Pewarta: Didi Muryadi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, May 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Wabup Sukabumi, Adjo Sardjono: Jaga Silaturahmi agar Sinergitas Dapat Lebih Ditingkatkan

Wabup Sukabumi, Adjo Sardjono (mengenakan batik) bersama Ketua DPD KNPI, Reggi Apriansyah (berjas KNPI-tengah) berfoto bersama para pebgurus Ormas, Lsm dan OKP lain usai mengadakan acara silaturahmi dan buka bersama.
sukabumiNews, CISAAT - Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi mengadakan silaturahmi bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Massa (Ormas) se-Kabupaten Sukabumi di Gedung Olahraga (Gor) Yasti Cisaat, Jln. Veteran Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (28/5/2019).

"Alhamdulilah saat ini Pimpinan Daerah Kabupaten Sukabumi bisa bersilaturahmi dengan Pengurus Ormas dan OKP, mudah-mudahan Silaturahmi ini bisa kita laksanakan secara berkala sehingga sinergitas bisa lebih kita tingkatkan," ujar Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono kepada sukabumiNews usai acara.

"Kalau waktunya cukup, kita bisa bertukar pikiran mengenai harapan-harapan dari pemerintah daerah seperti apa, kemudian dari Pengurus Lsm dan OKP seperti apa untuk kemajuan sukabumi lantaran tidak boleh hanya menjadi penonton saja, semua harus bisa bermain sehingga untuk membangun Sukabumi bisa lebih cepat terwujud," kata Adjo.

Dia menambahkan, usai pelaksaan Pemilu tanggal 17 April 2019 yang telah terlaksana dengan baik dan kondusif berkat kebersamaan semua pihak, Kabupaten Sukabumi juga tak lama lagi akan melaksanakan Pilkada dan Pilkades.

“Yuk kita saling jaga Silaturahmi jangan sampai gara-gara mengupload atau meng share Status yang menyinggung perasaan orang menjadi bahan perdebatan serta pertengkaran, semoga suasana panas kemarin di pileg dan pilpres 2019 tidak terjadi di Pilkada dan Pilkades 2020 di Sukabumi," ajak Wabup Sukabumi.

BACA Juga:
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi Ajak Pemuda Perangi Hoaks


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, May 16, 2019

Redaksi sukabumiNews

MUI Jabar dan BEM Kota Bandung Tolak People Power, Junjung Tinggi persatuan Bangsa

sukabumiNews, BANDUNG – Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat, menolak seruan gerakan people power untuk menanggapi hasil Pemilu 2019. Mereka menilai seruan ini bisa memecah belah bangsa.

"Itu terindikasi dapat memecah belah bangsa, untuk itu kami tidak sependapat dengan gerakan tersebut," Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei, saat diwawancarai pada silaturahmi Ulama, Kyai dan Habaib, di Hotel Grand Pasundan, Kota Bandung, kemarin.

Syafei meminta masyarakat untuk mendukung dan menerima hasil dari Pemilu ini. Dinilainya, penyelenggara Pemilu, baik KPU dan Bawaslu, serta petugas lainnya, sudah melakukan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan demokratis.

Sependapat dengan MUI, tokoh PW NU Jabar Asep. S Abdillah juga mengatakan gerakan people power, merupakan gerakan tidak mendasar. Kegiatan itu, tak semestinya dilakukan.  "Intinya kalau memang anggap pemilu ini curang dan sebagainya, kan ada cara untuk menyampaikan. Bukan dengan berkumpul saja, ini kan konyol," kata dia.

Gerakan people power menjadi isu hangat yang tengah dibahas oleh berbagai kalangan masyarakat, pascapemilu ini. Gerakan ini muncul karena adanya tudingan bahwa kubu petahana yang tengah berkuasa melakukan kecurangan secara masif, sistematis, terstruktur, dan brutal pada pemilu ini.

KAPOLDA Jabar berfoto bersama dengan perwakilan BEM di Kota Bandung, di Hotel El Royale, Kota Bandung pada Rabu 15 Mei 2019. Mahasiswa menolak people power, mengutamakan kesatuan bangsa .*/ MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR
Mahasiswa Juga menolak

Sementara itu, Sekretaris Cabang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kota Bandung, Romadhon Hariansyah mengatakan akan berkoordinasi dengan seluruh BEM yang ada di Bandung Raya dan Jawa Barat. Koordinasi ini adalah untuk meminta mahasiswa untuk tidak ikut-ikutan ke Jakarta pada 22 Mei 2019 mendatang.

"Kita percayakan saja hasilnya Ke KPU saja, jadi kami pun tadi sudah deklarasi menolak usaha people power ini," ucap Romadhon seusai acara silaturahmi antara BEM mahasiswa di Kota Bandung dengan Kapolda Jabar di Hotel El Royale, di Jalan Merdeka Kota Bandung.

Romadhon yang juga kader GMNI tersebut juga menginginkan suasana yang aman saat pengumuman hasil pemilu ini. "Jangan sampai kita terpecah belah, persatuan itu yang utama," ucapnya.

Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudi Sufahriadi menambahkan secara umum kondisi di Jawa Barat ini aman dan kondusif. Selain itu pertemuan dengan mahasiswa ini adalah sebagai perkenalan sebagai Kapolda Jabar yang baru.

"Mahasiswa yang ada di Jabar ini adalah anak-anak saya, sehingga saya harus memperkenalkan diri. Kami juga mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk bersikap tenang dalam menunggu hasil Pileg dan Pilpres 2019 ini," katanya.

Rudi pun mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat agar tidak ikut rencana people power ini. "Kita sama-sama tunggu lah hasil dari KPU yang sebelumnya telah ditunjuk oleh DPR untuk mengawal hasil pemilu," katanya.

Pewarta: PR.

Friday, May 10, 2019

Redaksi sukabumiNews

Jajaran Polsek Sukalarang Ajak Masyarakat Ciptakan Kamtibmas di Bulan Ramadhan

FOTO: Kapolsek Sukalarang saat menyambut Bupati Sukabumi di acara Muhibbah Ramadhan 1440 H. (Rio Bagja Gumilar)
-- 
sukabumiNews, SUKALARANG - Jajaran Polsek Sukakalarang, Resor Sukabumi Kota,  mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di wilayahnya untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan tahun sudah 2019 ini dengan aman, damai dan kondusif.

“Kami pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif,” kata Kapolsek Sukalarang, AKP Ma'ruf Murdianto, kepada sukabumiNews disela acara Muhibbah Ramadhan 1440 H tingkat Kabupaten.

Acara Muhibbah Ramadhan 1440 H dilaksanakan di Masjid Al-Barokah, Kampung Cimangkok, RT.02 RW.04, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/5/2019).

BACA: Masjid Al-Barokah Jadi Tempat Pembuka Kegian Muhibbah Ramadhan 1440 H Tinggkat Kabupaten Sukabumi

Selain itu, Ma'ruf juga meminta kepada masyarakat, usai menjalankan Pilpres dan Pileg 2019, agar jangan terprovokasi berita hoax yang dapat menimbulkan kebencian. Sehingga, dalam menjalankan ibadah puasa penuh dengan keberkahan  dan kenyamanan.

"Konfirmasi atau tanyakan kebenaran informasi yang diperoleh kepada pihak Kepolisian atau pihak yang berwenang lainnya, dan jangan cepat untuk membagikan (menshare) suatu informasi yang dapat mengganggu Kamtibmas," tegas AKP Ma'ruf.


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, April 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Jawab Tudingan Netizen, Yusril: Quick Count Pilpres Dengan Pileg Berbeda

sukabumiNews, JAKARTA – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menjawab tudingan netizen yang mengatakan ia tak percaya dengan hasil Quick Count (QC) yang mengunggulkan pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin.

Tudingan itu datang dari seorang netizen dengan nama akun @kuyupmenggigil dengan menuliskan “ Nah.. Timses Jokowi saja tidak percaya quick count,”. Tudingan dari netizen ini merespons kicauan Yusril yang mempublis link berita laman Abadikini.com di akun twitter miliknya dengan judul “Tak Percaya Quick Count, PBB Yakin Lolos Ke Senayan,”

Menurut Yusril, QC Pilpres dengan QC Pileg itu berbeda. Pilpres lebih sederhana dan tidak masalah.

“Pileg DPR itu ada tiga. Kemungkinan pemilih memilih partai yang berbeda bagi DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota selalu ada. Pemilih juga bisa memilih partai atau memilih caleg. Exit poll menjadi kurang akurat,” kata dia di akun twitternya @Yusrilihza_Mhd, Jumat (19/4/2019) dikutip Abadikini.

“Konteks berita ini adalah Pileg DPR terkait perhitungan suara PBB. Jadi harus dibaca utuh, jangan ambil kesimpulan menurut maunya sendiri,” tambah Profesor Hukum Tata Negara ini.

Sebelumnya diketahui, Yusril meminta kepada seluruh kader partai untuk tidak terpengaruh dengan hasil QC yang memprediksi PBB tidak lolos ke Senayan.

Pasalnya, kata Yusril hasil akhir pemilu adalah hasil yang secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karenanya, dia meminta seluruh kader dan simpatisan untuk tidak lengah mengawal suara PBB.

“Tetaplah waspada dan jangan lengah. Kawal suara sampai perhitungan akhir. Insya Allah, Tuhan memberikan pertolongan dan kemenangan kepada Partai Bulan Bintang,” ujar Yusril.

Sementara itu, Ketua Bidang Pemenangan PBB, Sukmo Harsono mengatakan, tengah melakukan rekapitulasi suara yang berasal dari caleg partai di seluruh Indonesia. Dari sampling yang sudah masuk, pihaknya mengklaim telah memperoleh suara 4,4 persen.

Itu berdasarkan suara caleg di tingkat DPR RI pada dapil Aceh, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Atas dasar itu, Sukmo meyakini hitungannya tidak akan meleset dari hasil real count KPU.

“Hitungan kami saat ini suara PBB sudah 4,4 persen. Dan saya yakin real count KPU nanti akan sesuai dengan hitungan internal PBB,” pungkasnya. (sNews/AK)

Sunday, April 7, 2019

Redaksi sukabumiNews

Reni Marlinawati Ajak Masyarakat Gemar Mengkonsumsi Ikan

sukabumiNews, PALABUHANRATU – Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Reni Marlinawati mengajak  kepada masyarakat supaya gemar mengkonsumsi Ikan. Ajakan ini disampaikan Reni saat hadir pada peringatan Hari Nelayan ke-59 di area Alun-alun Jln. Siliwangi Palabuhanratu, Sabtu (6/4/2019).

Pantauan sukabuminews.net, peringatan Hari Nelayan ke-59 tahun 2019 yang mengusung tema “Monentum Kebangkitan Nelanyan dan Masyarakat Pesisir dengan Mengoptimalkan Usaha Perikanan, Ramah Lingkungan, dan Berkelanjutan, serta Aktualisasi Nilai-Nilai Tradisi Sebagai Upaya Pelastarian Budaya Lokal Demi Terwjudnya Nelayan Sejahtera, Budaya dan Laut Tetap Lestari” ini disaksikan oleh ribuan warga yang memadati area Alun-alun.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Wakil Bupati Adjo Sardjono, jajaran Muspida, SKPD, para Tokoh Masyarakat, LSM dan Ormas. Turut hadir  Anggota Komosi X DRPRI yang juga selaku Wakil Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dr. Hj. Reni Marlinawati.

Dalam sambutannya Reni yang juga Caleg DPR RI pada Pileg 2019 mewakili Dapil Jabar IV (Kota/Kabupaten Sukabumi) dari PPP menjelaskan bahwa dalam prospek parawisata begitu luas, namun menurutnya, hasil tangkapan ikan para Nelayan sangat kecil.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi supaya gemar memakan ikan hasil tangkapan Nelayan,” kata Reni kepada sukabumiNews saat kegiatan berlangsung.

Reni menambahkan, pariwisata laut di Kababupaten Sukabumi memiliki wilayah yang sangat luas. Apalagi menurutnya, dalam waktu dekat Pemerintah akan segera membangun Dermaga Palabuhan, Bandara Pesawat terbang dan Jalur Double Track yang akan menggenjot pertumbuhan Ekonomi dari berbagai bidang termasuk Perikanan dan Wisatanya.

Reni Marlinawati juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Hari Nelayan ini. “Semoga membawa manfaat untuk kita semua khususnya bagi semua Nelayan, kegiatan ini semata-mata untuk memberikan motivasi dan bisa meningkatkan kesejahteraan bagi para Nelayan,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Reni Marlinawati bersama Wakil Bupati Adjo Sardjono mendampingi Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyerahkan secara simbolis asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan memberikan Bantuan Rehab Rutilahu, serta membagikan Sertifikat Hak atas Tanah Nelayan kepada beberapa perwakilan warga masyarakat.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, April 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Jelang Pemilu, LSM GAPURA RI Serukan Anti Golput

sukabumiNews, CIBADAK – Menjelang Pileg dan Pilpres yang akan diselenggarakan secara seretak pada Pemilu 17 April 2019 mendatang, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Aktivis Penyelamat Uang Negara Republik Indonesia (GAPURA RI), Hakim Adonara menyerukan kepada masyarakat di Seluruh Indonesia untuk tidak Golput.

“Golput juga bagian dari hak politik, tetapi menurut ada dua jenis Golput yakni Golput yang disengaja dan ada Golput yang diadakan," ungkap Hakim melalui pesan singkat yang diterima sukabumiNews.net, Kamis (4/4/2019).

Dua-duanya lanjut Hakim, tidak baik dilakukan sebagai warga negara Indonesia yang hidup dalam alam demokrasi ini. “Oleh karena itu gunakan hak pilih jika mencintai perubahan, jangan Golput," tegasnya.

Menurut Hakim, seruan ini bukan tanpa alasan. Pihaknya mencatat data Eksekutif Voxpol Center pada tahun 2014 lalu yang memberikan bukti bahwa angka golput mencapai sekitar 30%, termasuk orang-orang yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tidak mendapat undangan untuk memberi hak suara. "Itu jenis Golput yang diadakan" terang Hakim.

Lembaga masyarakat sipil yang piawai dan santun dalam pergerakannya ini juga mengkhawatirkan jenis Golput yang disengaja terutama bagi kalangan mahasiswa dan pemuda intelektual, sebab sejarah golongan putih (Golput) berawal dari gerakan protes dari para mahasiswa dan pemuda untuk memprotes pelaksanaan Pemilu 1971 yang merupakan Pemilu pertama di era Orde Baru.

Jenis Golput yang disengaja ini, lanjut Hakim, hadir sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim yang sedang berkuasa. Maka seharusnya fenomena Golput ini menjadi pemicu para peserta pemilu untuk tidak menebar janji yang menyebabkan masyarakat apatis. “Jika hanya janji tanpa sebuah proses pendidikan politik kepada masyarakat, itu akan menumbuhsuburkan jenis Golput yang disengaja," jelasnya.

Tokoh aktivis anti korupsi ini juga turut memberikan wawasan akan arti Pemilu 2019 bagi masyarakat kampus. Dia berpandangan, di tengah dinamika pemilu 2019 yang diwarnai dengan ajang adu argumen di berbagai media, pihaknya berharap tidak membuat masyarakat kampus menjadikan pesta demokrasi ini sebatas ajang persaingan intelektual di waktu dan ruang-ruang tertentu saja.

“Tetapi secara teoritis dan praktis harus mampu berbuat untuk Negara, setidaknya menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 ini," tegas Hakim. (Red*/)
Redaksi sukabumiNews

Wali Kota Sukabumi Sebut Tema Festival HUT Kota Sukabumi Tahun Ini Sesuai Mementum Pemilu 2019

sukabumiNews, CIKOLE – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyebutkan bahwa tema festival pada HUT Kota Sukabumi tahun ini disesuaikan dengan momen Pemilu 2019. Sehingga situasi wilayah Kota Sukabumi diharapkan lebih kondusif.

Fahmi juga berharap, momen Festival ini menjadi ajang ekonomi kreatif sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan warga Kota Sukabumi.

"Untuk itu, sejumlah UKM dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Ekonomi kreatif terus didorong untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Fahmi.

Sementara itu Ketua Panitia HUT ke 105 Kota Sukabumi yang juga sebagai Wakil Wali Kota, Andri Setiawan Hamami mengatakan, Gebyar Pesona Kota Sukabumi (Festival, red) ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Kota Sukabumi. Setelahnya, masih ada kegiatan lain seperti, jalan santai yang digelar 7 April mendatang.

"Kita kerja sama dengan KPU untuk gelar KPU Run juga, Setelah itu, 27 April mendatang akan digelar Pesta Kuliner Juanda Night yang dilanjutkan dengan jalan santai wajib pajak pada keesokan harinya," jelas Andri.

Andri juga mengungkapkan alasan tidak mengundang  daerah lain dalam festival HUT Kota Sukabumi tahun ini, mengingat festival berdekatan dengan Pemilu 2019. Menurutnya, hal ini dilakukan karena menghargai Pilpres dan Pileg.

"Kita kordinasi dengan Kapolres disepakati tidak ada keramaian pada H-7 dan H+7 Pemilu 2019. Makanya puncak acara digelar setelah Pemilu 2019,” ugkapnya.

Mulai diberlakukannya  tunjangan kinerja (Tukin) bagi ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi pun menurut Andri menjadi pertimbangan. Konsekwensinya, kegiatan-kegiatan dikurangi untuk menutupi kebijakan tersebut.

"Pertimbangan lain terkait keuangan. Anggaran tahun 2018 dan 2019. Sekarang, festival atau helaran lebih menonjolkan kearifan lokal,karena memang sudah diberlakukan Tukin tapi respon masyarakat bagus," tutupnya


Pewarta : Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, April 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

FKPPI Rayon X. 06.01 Sukaraja Deklarasi Dukung Caleg Partai Golkar, Dewi Asmara dan Asep Mensils

sukabumiNews, SUKARAJA - Ratusan Anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Rayon X. 06.01 Sukaraja menggelar Pertemuan Akbar dalam Acara pembangunan Sekretariat bersama H. Asep Sopyan, ST bertempat di Asrama Cibeureum Cimahpar Jl. Raya Sukaraja, Ahad (31/3/19), kemarin.

Pada pertemuan Akbar itu juga sebanyak 300 anggota FKPPI Rayon X. 06.01 Sukaraja sekaligus mendeklarasikan diri mendukung Asep Sopyan, ST yang dikenal dengan sebutan Asep Mensil’s maju menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Golkar.

Asep Mensil’s maju menjadi caleg nomor urut 2 di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kabupaten Sukabumi yang meliputi Kecamatan Cireunghas, Cisaat, Gegerbitung, Gunung Guruh, Kadudampit, Kebonpedes, Sukabumi, Sukalarang, dan Sukaraja.

Ketua Rayon X.06.01 FKPPI Sukaraja Asep Herdiansyah mengatakan, selain acara silaturahmi ia juga mempunyai rencana untuk pembangunan Sekretariat, yang mana menurutnya sampai saat ini pembangunan secretariat itu baru mencapai 45 persen. “Ini menjadi beban moril bagi kita sehingga menjadi tanggung jawab kita sebagai pengurus FKPPI Rayon Sukaraja,” terangnya kepada sukabumiNews.net.

Ketua FKPPI Rayon X.06.01 Sukaraja Asep Herdiansyah (kiri) kuatkan dukungan kepada Caleg DPRRI  dari Wilayah IV Sukabumi Hj. Dewi Asmara (tengah) dan Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi Dapil IV, H. Asep Sofyan, ST (kanan).
“Kami selaku pengurus FKPPI Rayon X.06.01 Sukaraja juga menyatakan sikap mendukung penuh kepada pengurus senior (FKPPI) H. Asep Sopyan, ST yang mencalonkan dalam Pileg 2019 sebagai Calon Legislatif DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Golkar di Daerah pemilihan 4 dan Caleg DPR RI Hj. Dewi Asmara,” ungkap Asep Herdiansyah.

Semoga, tambah dia, dengan bentuk usaha perjuangannya untuk mendukung dan memilih H. Asep Sopyan pada tanggal 17 April 2019 dapat menjadi bukti atas kemenangan dia sehingga dapat terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu H. Asep Sopyan ST mengucapkan terimakasih kepada pengurus FKPPI Rayon X.06.01 Sukaraja atas dukungan penuh yang diberikan kepadanya juga kepada Hj. Dewi Asmara untuk maju pada pileg 17 April 2019 mendatang.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, March 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

PBB Kota Sukabumi Targetkan 4 Kursi DPRD di Pileg 2019

sukabumiNews, WARUDOYONG - Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC PBB) Kota Sukabumi menargetkan perolehan 4 kursi DPRD pada pileg 2019. Target 4 kursi pada pemilu 2019 tersebut di ungkapkan Ketua DPC PBB Kota Sukabumi kepada sukabumiNews di sela-sela kegiatan pemasangan 19.000 Alat Praga Kampanye (APK) berupa mini banner.

“Insya Allah dalam Pemilu 2019 ini kita menargetkan 4 kursi untuk DPRD Kota Sukabumi dari Dapil 1 satu kursi,  Dapil 2 satu kursi, dan Dapil III dua kursi," kata Ketua DPC PBB Kota Sukabumi KH. Hasanudin Yan Malik, Spd.i M.M.

Di Jelaskan Yan, pemasangan APK berupa mini banner yang dilakukan secara serentak oleh para caleg dan relawan yang di tebar di setiap dapil di Kota Sukabumi pada Ahad (31/3) ini dilakukan untuk memudahkan dan mengetahui Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Bulan Bintang yang akan dipasang di setiap Dapilnya.
Di ungkapkan Yan, setiap caleg PBB minimal memasang APK sebanyak 150 banner di setiap dapilnya masing-masing.

Dengan demikian tambah dia semoga Masyarakat bisa mengenal dan memilih caleg PBB hingga bisa mengantarkan kepada perolehan kursi yang ditargetkan.

Masyarakat Kota Sukabumi juga diharapkan bisa menilai bahwa Partai Bulan Bintang ini salah satu Partai yang anti Korupsi dan Petinggi serta Pejabatnya pun tidak ada yang tersandung Korupsi.

“Kami tidak mau mengatakan PBB itu Partai yang bersih, akan tetapi biar masyarakat saja yang menilainya," tambah Yan Hasanudin.

Ditempat yang sama, Sutrisni Djayono salah satu Calon Anggota DPRD PBB Dapil III Kota Sukabumi mengucapkan syukur bisa melakukan sosialisasi berbeda dengan yang lain.

Ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan pertolongan seperti yang sakit dan yang lainnya, tidak harus diberi bantuan dengan uang. “Namun kita bisa memberikan bantuan dengan sesuatu yang mungkin akan lebih bermanfaat untuk kedepannya,” ucap Sutrisni Djayono.

Wanita yang lebih akrab disapa Bu Nie itu pun mengaku bahwa PBB bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat calon pemilihnya tentang hal itu.  

“Seperti halnya pada saat yang lalu ada orang yang meminta pertolongan hingga menempuh jalur Hukum. Alhamdulilah PBB bisa memperjuangkannya dan berhsil,” kenang Bu Nie.

"Semoga PBB berada dihati nurani masyarakat karena PBB memperjuangkan Islam dan NKRI serta membela masyarakat khususnya memperjuangkan kaum perempuan," harap Bu Nie



Pewarta: Azis R.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Tebar 19 Ribu Mini Banner, Partai Bulan Bintang Hijaukan Kota Sukabumi

sukabumiNews, WARUDOYONG - Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Sukabumi menebar 19.000 mini banner Alat Praga Kampanye (APK). Penebaran dilakukan secara serentak di tiga dapil di Kota Sukabumi, Minggu (31/3).

Ketua DPC Kota Sukabumi Yan Hasanudin Malik mengatakan, penebaran sejumlah 19.000 mini banner ini untuk menghijaukan Kota Sukabumi.

"Selain itu kami juga ingin menunjukkan kepada halayak bahwa keberadaan PBB khususnya di Kota Sukabumi tetap eksis dan semakin menggema," terang Yan Hasanudin Malik kepada sukabumiNews di sela-sela kegiatan.

Titik awal kegiatan dipusatkan di eks Terminal Sudirman, Jln Sudirman Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, yang dimulai sejak pukul 8.00 Wib.

Kegiatan tebar APK ini dilakukan langsung oleh para caleg beserta relawan dari masing-masing caleg DPRD PBB kota Sukabumi pada pileg 2019.

BACA Juga: PBB Kota Sukabumi Targetkan 4 Kursi DPRD diPileg 2019


Pewarta: Azis R/Telly N.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Reni Marlinawati Tetap Fokus Pemenangan Pileg 2019

Kejadian OTT tidak terlalu berpengaruh terhadap fokus kami berlomba dalam kebaikan pada Pemilu Legislatif 2019.

sukabumiNews, CISAAT – Setelah operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, partai berlambang Kakbah ini tetap fokus memenangkan Pemilu Legislatif 2019.

"Kejadian OTT tidak terlalu berpengaruh terhadap fokus kami dalam memenangkan Pemilu Legislatif pada Pemilu 2019," kata Wakil Ketua Umum PPP Dr. Hj. Reni Marlinawati saat kesempatan berkunjung ke kantor redaksi sukabumiNews.net, Jln Raya Cibolang Simpang Jalur, Cisaat Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/3/2019).

“Yang paling bahwa Partai Persatuan Pembangunan ini adalah Partai tertua yang nyaris saat menjelang Pemilu Partai selalu diterpa badai,” tambah Reni.

Reni juga bersyukur karena selama badai datang, selama itu pula ia semakin kuat menghadangnya.

"Kejadian itu kita ambil hikmahnya untuk lebih baik lagi, tapi kami tetap optimis pada pemilu ini PPP tetap bisa menang apalagi kami mempunyai kader yang militan," tambah Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Kota/Kabupaten Sukabumi ini.
Reni menjelaskan, dari awal pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh kader untuk terus meningkatkan energinya dalam melakukan pergerakan partai. “Kami juga dikhususkan juga untuk menjaga soliditas internal antar pengurus di seluruh tingkatan,” ungkapnya.

Satu hal yang membedakan partai kami dengan partai-partai lain tambah Reni, bahwa P3 didirikan oleh para ulama dalam upaya bukan hanya sekedar menjaga kekuasaan. “Tetapi P3 juga merupakan partai yang memastikan bahwa akidah dan tauhid tetap terjaga di republik ini,” akunya.

Maka dari itu, tegas Reni, spirit yang harus dibangun adalah spirit jihad, sepirit perjuangan ummat Islam.

"Dan tentu kaitannya dengan hal ini di dalalam upaya pemilu 2019 kami tetap semangat, kami tetap berlomba dalam kebaikan dan kami tetap punya keyakinan bahwa PPP dengan doa para ulama, dengan doa para pecinta P3 akan lolos dalam pemilu ini dan akan kembali duduk di parlemen," terangnya. (Red/*)
close
close
close