Breaking
Showing posts with label sosial. Show all posts
Showing posts with label sosial. Show all posts

Monday, September 16, 2019

Redaktur

Jual Gubuk untuk Biayai Istrinya yang Kini Telah Wafat, Wawan Berharap Dapatkan Rumahnya Kembali

*rumah yang sudah rapuh*
Wawan (kiri) saat berbincang dengan tim sukabumiNews, Senin (16/9/2019)  
sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Nasib malang di alami Wawan (49) asal warga Kp. Mekarjaya Rt. 004/002 Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, rumah panggung bilik yang ditempatinya sudah mengalami rapuh. Bahkan sebagian ruangan sudah ambruk lantaran lapuk dimakan usia.

Wawan mengaku, saat ini dirinya belum menerima bantuan dari pemerintah Desa Sirnaresmi setempat. Apalagi dari perusahaan besar yang ada di wilayah dekat rumahnya, meski menurut wawan, tiga tahun silam ia pernah menerima bantuan satu kali. Ironisnya, petugas desa mencabutnya kembali dengan alasan tidak tepat sasaran.

“Saya juga sering mengajukan bantuan kepada pemdes Sirnaresmi. Namun sampai detik ini belum ada tanggapan," beber Wawan kepada sukabumiNews di saung reyot yang disinggahinya, Senin (16/9/2019).

Rumah yang saat ini ditempatinya pun, tambah Wawan, statusnya kepemilikannya kini sudah beralih kepada tangan orang lain lantaran sudah dijualnya demi memenuhi kebutuhan ia sehari-hari.

Salah satu kebutuhan yang dianggapnya penting saat ini menurut Wawan, yaitu untuk membiayai pengobatan isterinya yang sudah bertahun-tahun menderita sakit diabet. Sehingga tutur Wawan, rumah gubuk satu-satunya itu harus rela berpindah kepada tangan orang lain dengan harga yang cukup murah, yaitu Rp15 juta.

Terkait program BPJS gratis dari pemerintah, Wawan mengaku baru satu bulan mendapatkannya. “Padahal isteri saya sudah sakit bertahun-tahun lamanya,” ungkap Wawan.

"Meski saya sudah berupaya dengan keterbatasan saya untuk membiayainya, hari Ahad kemarin (16/9/2019) isteri saya meninggal dunia, karena mungkin penyakit diabet yang dideritanya sudah cukup parah,” ucapnya, sedih.

Dalam kesehariannya Ayah dua anak ini bekerja sebagai buruh bangunan. Itu kalau ada yang membutuhkan, mengingat usia dan kondisi raganya saat ini sering sakit-sakitan. Wawan berharap ada pihak lain terutama pemerintah bisa memberikan bantuan untuk meringankan beban hidupnya, terutama juga untuk membeli kembali rumah yang sudah dijualnya.

“Melalui wartawan seperti adek ini saya bisa berbicara disini, karena Alhamdulillah pemilik rumah yang sudah membelinya dari saya ini bisa membantu memberikan tumpangan gratis untuk sementara waktu. Nanti kalau mau dibeli kembali oleh saya, pemilik rumah mempersilahkannya,” pungkas Wawan penuh harap.

Pewarta : Azis R
Editor : Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, September 10, 2019

Redaktur

FOTO: GUPAY Kembali Santuni Anak Yatim dan Piatu

*gerajan peduli anak yatim gupay*
Ustadz Saepulloh, Ketua GUPAY (kedua kiri, koko kuning tua) saat hendak memberikan santunan kepada anak Yatim dan Piatu di atas panggung.  
Gerakan Untuk Peduli Anak Yatim (GUPAY) kembali menyantuni anak Yatim dan Piatu. Acara dilaksanakan di depan Masjid AL-Muhajidin, Kp. Gandasi, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/09/2019).

Kegiatan GUPAY ini dihadiri oleh Karang Taruna Desa Cipurut, Bhabinkamtibmas Desa Cipurut, Staf Desa Cipurut, Ketua PP Desa Cipurut, Ketua PP Kecamatan Cireunghas, Ketua KNPI Kecamatan Cireunghas, Sekretaris KNPI Kecamatan Cireunghas, dan Babinsa Cipurut.
FOTO: Dari kanan ke kiri, Evan (Karang Taruna Desa Cipurut), Brigadir Polisi Ko Dendi Ruswandi (Bhabinkamtibmas Desa Cipurut), Tatep (Staf Desa Cipurut), Fajri (Ketua PP Desa Cipurut), Wahyudi Adam (Ketua PP Kecamatan Cireunghas), Boni (Ketua KNPI Kecamatan Cireunghas), Endang Sukmana (Sekretaris KNPI Kecamatan Cireunghas), Serka Sumarna (Babinsa Cipurut).  
Kegiatan oleh GUPAY ini secara rutin dilaksanakan setiap menjelang PHBI sebanyak 3 kali santunan dalam 1 tahun. Diantaranya menjelang Iedul Fitri, Iedul Adha dan tahun baru Islam.

Saat ini, anak yang terdaftar sebagai anak Yatim dan Piatu sebagai asuhan GUPAY ada seratusan lebih anak dari berbagai tingkat pendidikan.

Dana GUPAY hasil dari donasi warga sekitar Desa Cipurut dan Kecamatan Cireunghas dengan tidak menyebar proposal dalam bentuk apa pun. Namun tidak menolak dan membatasi para dermawan untuk memberikan bantuannya kepada GUPAY.


Lihat: Foto-foto kegiatan Gupay yang dilaksanakan pada Selasa (10/09/2019) dibawah ini:




Sumber Foto: KNPI Kecamatan Cireunghas dan Bhabinkamtibmas Cireunghas.


BACA Juga:
Sambut 10 Muharam, MDAK dan GOIB bersama Bakal Calon Kades Cireunghas Santuni AnakYatim

Monday, September 9, 2019

Redaktur

Korban Kebakaran di Kelurahan Sudajaya Hilir Dapat Bantuan BPBD Kota Sukabumi

*BPBD Kota Sukabumi serahkan sumbangan pada korban kebakaran*
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi serahkan bantuan kepada korban bencana kebakaran, Senin (9/9/2019).  
sukabumiNews, BAROS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memberikan sumbangan kepada Endang (50), korban bencana kebakaran di Kampung Begeg, RT 02, RW 02, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros Kota Sukabumi.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah Endang terjadi pada Ahad, 8 September 2019 kemarin.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan langsung kepada korban oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, Senin (9/9/2019) di lokasi kebakaran.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan,BPBD Kabupaten Sukabumi, Zulkarnain Barhami mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban korban yang terkena musibah. Bantuan yang diberikan berupa peralatan rumah tangga yang sifatnya darurat.

"Bantuan diantaranya, selimut, peralatan mandi MCK (gayung, ember), keperluan wanita, kidware, Family kit, perlengkapan makan, perlengkapan rekreasional, kesehatan keluarga, makanan siap saji, lauk pauk dan tambahan gizi," kata Zulkarnain kepada sukabumiNews, Senin (9/9/219).

Menurut Zulkarnain, pemberian bantuan sekaligus untuk menyemangati korban kebakaran agar cepat pulih dari trauma musibah yang dialaminya.

"Kami berharap korban bisa kembali semangat dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Adapun sumbangan makanan yang kami berikan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan optimal," pungkasnya.

Zulkarnain juga menghimbau kepada warga agar mereka tetap waspada terhadap potensi kebakaran terutama dilingkungan padat pemukiman.


Pewarta : Azis R
Editor : Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, September 8, 2019

Redaksi sukabumiNews

100 Anak Yatim Desa Cibatu Dapat Santunan pada Gebyar Muharam 1441 Hijriyah

*gebyar muharam 1441 hijriyah desa cibatu*
Para Peserta Jalan Sehat Keluarga saat mendapatkan pembagian makanan siap santap dari yang disediakan panitia uasai melaksanakan jalan santai.  
sukabumiNews, CISAAT – Ratusan peserta jalan santai di wilayah Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi turut memeriahkan Acara Jalan Sehat Keluarga yang diselenggarakan dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Hijriyah 1441.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Desa Cibatu pada Ahad (8/9/2019) itu juga tidak lepas dari kegiatan sosial berupa santunan kepada 100 Anak Yatim yang berada di wilayah desa itu sendiri.

*panitia gebyar muharam desa cibatu*
Panitia Gebyar Muharam Jalan Sehat Keluarga, H. Muhammad Sofyan Tsauri (paling kanan) disusul Sekretaris Panitia, Hj. Ruruh Ruhiya, Bendahara Panitiya Hj. Rukoyah dan Wakil Ketua, H. Ismet Puja Asmara.  
"Kegiatan ini diselenggarakan demi mempererat silaturahmi antar masyarakat Desa Cibatu," ujar Panitia Gebyar Muharam Tahun Baru Hijriyah 1441 Desa Cibatu, H. Muhammd Sofyan Tsauri kepada sukabumiNews saat kegiatan berlangsung.

Selain itu, kata Dia, Ummat Islam Cibatu khususnya, juga diharapkan lebih memahami sejarah Islam dan memiliki rasa kepedulian kepada anak Yatim.

Oleh karenanya, tambah Dia, pada kegiatan ini para perserta juga diberikan kuis Islami dan doorprisse. “Bagi yang bisa menjawab pertanyaan terkait soal keislaman, tentunya mereka akan mendapatkan hadiah yang disediakan panitia,” terangnya.

Adapun hadiah yang disediakan panitia berupa kulkas, televisi, kompor gas, serta hadiah hiburan lannya.

*gebyar muharam 1441 hijriyah desa cibatu*
Para peserta juga disuguhi makan siap santap berupa mie instan dan makanan lain oleh panitiya. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan salah satu grup Marawis dari desa itu sendiri.

*grup marawis*
Ketua Panitia Jalan Sehat Keluarga Tahun Baru Muharam 1441 Hijiyah, H. Muhammad Sofyan Tsauri (berdiri, paling kiri) dan Camat Cisaat, Drs. Budianto (berdiri paling kanan) beserta Grup Marawis.   
Sementara itu Camat Cisaat, Drs. Budianto yang juga hadir pada kegiatan tersebut berharap, Ummat Islam Desa Cibatu khususnya dan Kecamatan Cisaat pada umumnya, bisa lebih mencintai Islam dengan menunjukkan Syiar Islam dari pada syiar-syiar lain seperti pada momen pergantian tahun baru Masehi. “Itu dari segi keislamannya,” tegas Budianto.

Dari segi kesehatan, kata Camat, dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Hijriyah 1441 Hijriyah ini juga dilaksanakan Jalan Sehat Keluarga. “Jika keluarga dan masyaranya sehat, tentunya ibadahpun akan nyaman,” terangnya.

Selain itu, tutur Dia, Program Kesehatan juga menjadi Skala Prioritas dalam Mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Lebih Baik, sesuai dengan program yang dicanangkan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.


BACA Juga:
Ratusan Warga Cibatu Cisaat Ikuti Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hujriyah


Pewarta : AM
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, September 2, 2019

Redaktur

Warga Pajampangan Apresiasi Kegiatan Sosial yang Diinisiasi Y-FSBB

hut ri ke-74
Pemberian hadiah dan santunan oleh Yayasan FSBB di penghujung acara HUT RI Ke-74.   
sukabumiNews, JAMPANG KULON - Warga dari berbagai kalangan di Pajampangan mengapresiasi kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (Y-FSBB).

Kegiatan sosial itu secara rutin dilaksanakan setiap menjelang Perayaan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) berupa pemberian santunan kepada jompo, anak yatim dan beberapa santri pondok pesantren salafiyah yang ada di wilayah tersebut, khususnya daerah Jampang Kulon.

Kegiatan sosial pemberian santunan itu terangkai dalam momen HUT RI Ke-74 dan dalam menyambut tahun baru Hijriyah, 1 Muharram 1441 yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 2 September 2019.

"Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar dan aman. Semoga kegiatannya dapat diterima dan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga pajampangan," kata ketua Y-FSBBP, Isep Dadang Sukmana kepada sukabumiNews, Senin (02/09/2019).

Menyikapi Kegiatan tersebut, Kepala sekolah MA Al-Fahriah, H. Isep Muhidin yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Jampang Kulon sangat mengapresiasinya. Dia memuji tindakan ketua Y-FSBBP, Isep Dadang Sukmana yang sudah membuktikan kepeduliannya kepada warga Jampang Kulon melalui kegiatan-kegiatan sosial dan berbagai kegiatan yang berpotensi melahirkan ikatan silaturahmi di tengah masyarakat.

"Kami mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang diinisiasi Y-FSBBP atas kepeduliannya terhadap para jompo, anak yatim dan santri-santri ponpes salafiyah. Alhamdulillah, beliau (Isep Dadang Sukmana) saudara kami. Semoga langkah kebaikannya menjadi investasi amal shaleh kelak di akhirat," ungkap, H. Isep Muhidin, kepada sukabumiNews.

Senada dengan H. Isep Muhidin, Lurah Jampang Kulon, Eah Nurlaila S. Ag., yang sempat menjadi dewan juri pada kegiatan lomba qosidah di kegiatan yang lalu, memuji loyalitas ketua Y-FSBBP. Pujian itu diakui Lurah Eah, bukan suatu yang berlebihan. Karena menurutnya, Isep Dadang Sukmana selalu menjadi penyandang dana tunggal di setiap kegiatan sosial yang kerap dilaksanakan Y-FSBBP.

"Alhamdulillah, dengan silaturahmi dan kepedulian yang mumpuni, warga kelurhan Jampang Kulon dapat merasakan kontribusi besar dari Y-FSBBP. Semoga para pegiat sosial seperti ini, dimudahkan dalam berbagai urusan," pungkas Lurah Eah Nurlaila, S. Ag.

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Muspika Jampang Kulon dan dihadiri oleh peserta dari berbagai pondok pesantren  yang ada di wilayah VI Jampang Kulon.


Pewarta: Rio Bagja
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, August 17, 2019

Redaktur sukabumiNews.net

14 Warga Binaan Lapas Warungkiara Dapat Remisi di HUT RI ke-74

Wabup Adjo menyerahkan remisi
Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono saat menyerahkan remisi usai upacara HUT RI ke-74 di Lapas Kelas III Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (17/8/2019) | Foto: Azis R./sukabumiNews  
sukabumiNews, WARUNGKIARA - Wakil Bupati Sukabumi, Drs. H. Adjo Sardjono, MM. meyerahkan remisi bebas kepada 14 warga binaan yang berada di Lapas Kelas III Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, (17/08/2019).

Penyerahan remisi dilakukan setelah pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 di lingkungan Lapas Kelas III Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Sabtu (17/08/2019).

"Pemkab Sukabumi mengapresiasi Kalapas dan jajarannya yang telah sukses membina warga binaan di sini. Mereka (warga binaan.red) bisa memperlihatkan kedisiplinannya saat mengikuti upacara hari ini," kata H. Adjo Sardjono kepada sukabumiNews sesaat setelah memimpin pemberian remisi kepada 14 warga binaan di Lapas Kelas III Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Sabtu.

Di tempat yang sama, Kepala Lapas Kelas III Warungkiara, Christio Nugroho menjelaskan terkait pemberian remisi bebas yang dilakukan lembaganya di pertengahan tahun 2019 ini. Mereka ungkap Dia, harus berkompetisi untuk mendapatkan remisi bebas dan menunjukan sikap baik selama di dalam Lapas.
Kalapas menyebut, saat ini ada sebanyak 699 warga binaan, namun hanya 610 warga binaan yang telah diusulkan untuk mendapatkan remisi dan sisanya sebanyak 89 orang harus ditangguhkan karena belum memenuhi syarat. Selain itu, kata Dia, masih ada sekitar 27 warga binaan yang masih harus mengikuti proses pidana pengganti.

"Dari total 610 orang warga binaan di Lapas Kelas III Warungkiara, hanya 14 orang yang telah memenuhi syarat bebas dan mereka semuanya masuk ke dalam kategori remisi umum (RU2), sisanya masih menunggu giliran," ungkap Kalapas Kelas III Warungkiara, Christio. 

"Untuk 27 warga binaan lainnya, masih harus menyelesaikan proses pidana pengganti," tambahnya.



Pewarta : Azis R
Editor : Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, August 13, 2019

Redaksi3

Sedekah Air Bersih, SKP Diapresiasi Kades Titisan

sedekah air bersih
Warga Kp. Cimanggu Desa Titisan Kec. Sukalarang saat mengantri mengambil bantuan air bersih. (FOTO: Azis R/sukabumiNews)  
sukabumiNews, SUKALARANG - Sahabat Kristiawan Perduli (SKP) menggelar bakti sosial berupa pemberian air bersih untuk warga Kampung Cimanggu RT 03, RW 01 Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/08/2019).

Atas program baksos tersebut, PJS Desa Titisan mengapresiasi dan berterimakasih kepada SKP lantaran telah membantu warganya yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih.

"Alhamdulillah, bantuan dari SKP sangat membantu warga Cimanggu yang saat ini tengah kesulitan air. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada mereka. Mudah"an amal baik mereka dibalas oleh Allah SWT," tutur Kades Titisan Ujang Nenda kepada sukabumiNews melalui sellulernya, Selasa, (13/08/2019).

Mengenai sulitnya air bersih di Kampung Cimanggu, lanjut Unen, sapaan akrab PJS Kades Titisan, lantaran jaringan air ke kampung itu sangat terbatas. Di samping merupakan wilayah galian C, juga karena faktor tidak adanya mata air yang memadai. Sehingga, kata Dia, pihak desa telah membuatkan saluran pipa untuk melancarkan kebutuhan air. Hanya saja, di saat musim kemarau seperti ini, kebutuhan air warga semakin tinggi.

"Insyaallah, ke depan kita akan programkan penanganan masalah untuk kebutuhan air di Cimanggu agar warga tidak kewalahan saat musim kemarau. Ya bisa dengan membuat sumur bor atau sejeninya. Tapi, nanti kita cari dulu potensinya seperti apa," ungkap Unen.

Kepada sukabumiNews, kordinator SKP, Kristiawan menuturkan, selain di Kecamatan Sukalarang, SKP juga memberikan bantuan air bersih di beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi yang kerap kesulitan mendapatkan air bersih tatakala musim kemarau tiba. Wilayah-wilayah itu seperti di Kecamatan Cireunghas, Cisaat, Nagrak, Cidahu dan beberapa tempat lainnya.

"Bantuan air ini merupakan program tahunan SKP sebagai realisasi sedekah bagi warga yang membutuhkan. Khusus di kampung Cimnggu ini, baru pertama kali kita berikan bantuan. Di kampung ini kita ketahui sering terjadi kekeringan karena ada penggalian pasir juga. Makanya, kita jadikan prioritas bantuan," ungkap Kristiawan, penggiat SKP kepada sukabumiNews, Selasa (13/08).

Untuk volume air yang diberikan kepada warga Cimanggu, lanjut Kristiawan, hari ini sebanyak 2 tanki air atau sebanyak 16000 liter air. Besoknya, lanjut Dia, bantuan dengan volume yang sama masih akan dikirim untuk melengkapi kebutuhan warga Cimangu.

"Besok kita kirim lagi bantuan. Insyaallah, ke depan kita secara rutin memberikan bantuan air besrsih di kecamatan Sukalarang," tambahnya.


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Idul Adha 1440 H, Rumah Aspirasi dan Inspirasi Sebar Ribuan Paket Daging Qurban

Heri Gunawan
Heri Gunawan dan Istri Ninik Heri Gunawan saat memberikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu di Rumah Aspirasi dan Inspirasi, Senin (12/6/2019)  
sukabumiNews, WARUDOYONG - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan (Hergun) melaksanakan kegiatan rutin tahunan dengan memberikan lebih dari 2500 kupon qurban kepada yang berhak di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

"Alhamdulilah sebagai bentuk rasa syukur, kami bisa berbagi kebahagian pada tahun ini dengan menyembelih 6 ekor hewan qurban, yakni 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing,” jelas Heri Gunawan kepada sukabumiNews di lokasi kegiatan, Senin (12/8/2019).

Pembagian kupon oleh anggota DPR RI dari Partai Gerindra ini dilakukan di rumah Aspirasi dan Inspirasi, Jln. Arif Rachman Hakim Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Hergun menjelaskan, qurbanya kali ini sedikit bertambah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hergun juga mengatakan, sebanyak 2500 kupon yang sudah dibuat untuk dibagikan kepada penerima manfaat melalui perangkat Rt/Rw. Adapun tutur Dia, jika ada yang datang kemudian dengan status yatim piatu, Hergun menyediakan 100 amplop untuk diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya.

"Ada 1500 kupon di rumah aspirasi untuk masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi, masing-masing 500 kupon “Ada tambahan juga kita berikan 1 ekor Sapi di wilayah Tipar Kota Sukabumi dan 1 ekor di wilayah Waluran Kabupaten Sukabumi." Ungkapnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, August 12, 2019

Redaksi sukabumiNews

52 Dewan Guru MTs N 4 Berbagi Danging Qurban kepada 620 Siswa dan Warga Miskin

qurban iduladha 1440H
sukabumiNews, PIDIE – Guru-guru yang mengajar di MTs N 4 Pidie memberikan sumbangan daging Qurban kepada 620 siswa dan warga miskin di sekitar lingkungan MTs N 4 terdekat. Sumbangan daging qurban yang dibagikan oleh sekolah tersebut adalah hasil dana qurban yang terkumpul dari gaji para guru MTs N 4 Pidie dan karyawannya selama satu tahun.

“Sumbangan hewan qurban ini bersumber dari gaji 52 Dewan guru dan karyawan MTs N 4 Pidie yang terkumpul selama satu tahun. Setiap bulan, mereka menyisihkan sekurangnya Rp200 dari gaji yang diterimanya untuk berqurban, hingga terkumpul sebanyak 8 ekor lembu,” beber Ketua Panitia Qurban MTs N 4 Pidie Mahdiah, S.Ag., kepada sukabumiNews, ditemui saat pembagian daging qurban di sekolahnya, Senin (12/8/2019).

daging qurban
“Sebanyak 8 ekor lembu hewan qurban akan dibagikan kepada 620 siswa-siswi. Selebihnya akan dibagikan kepada fakir miskin di sekitar sekolah,” terangnya.

Mahdiah berharap, semoga kedepan hewan qurban yang terkumpul dari sumbangan para dewan guru dan karyawan sekolahnya bisa bertambah lagi.

“Banyak makna yang dapat diambil dari pemotongan hewan Qirban ini. Salah satunya yaitu untuk mendekatkan diri dengan Allah Swt, terutama untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap siswa-siswi, dan sebaliknya, juga terhadap warga disekitar sekolah,” imbunya.

Selain itu kata dia, hal ini dilakukan untuk memberi motivasi kepada para siswa, dewan guru serta sekolah lain diseluruh Kabupaten Pidie, akan pentingnya makna dan manfaat berkurban.

Pewarta: Zoni Jami
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, August 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ratusan Pelajar SMP 3 Muntiara Timur Pidie Kebagian Danging Qurban Hasil Tabungan Dewan Guru

qurban
sukabumiNews, ACEH PIDIE – Sejumlah 300 pelajar (siswa-siswi) SMP 3 Mutiara Timur Pidie mendapat bagian daging Qurban dari sekolahnya. Daging Qurban yang dibagikan merupakan hasil  tabungan qurban yang terkumpul dari seluruh dewan guru SMP 3  yang beralamat di Nibong, Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh.

“Alhamdulillah tahun ini kita dapat memotong 4 ekor hewan Qurban lembu Jantan yang akan dibagikan kepada 300 siswa-siswi, warga dekat sekolah, Komite Sekolah dan Dewan guru SMP 3 Muntiara Timur Pidie,” ujar Kepala SMP 3 Muntiara Timur Pidie, Syahfawi, S.P.d, M.S.i kepada sukabumiNews di lokasi pemotongan, kompleks sekolah tersebut, Ahad (11/8/2019).

Syahfawi mengatakan, hikmah yang bisa kita ambil dari pemotongan dan pembagian Qurban ini adalah kerelaan dan keikhlasan. “Ini jika kita lihat dari sisi ibadah,” terangnya.

Dijelaskan Syahfawi, para siswa-siswi dan guru-guru yang bertugas di SMP 3 ini sudah sejak satu tahun menabung untuk mendapatkan 4 ekor lembu guna diqurbankan di hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah ini.

“Kami berharap, dengan rutin melaksanakan Qurban di setiap Hari Raya Haji, bisa menjalin silaturahmi yang baik dengan para siswa-siswi hingga mereka bisa menyintai sekolahnya dengan baik,” tutup Kepala SMP 3 Muntiara Timur Pidie itu.

BACA Juga:
52 Dewan Guru MTs N 4 Berbagi Danging Qurban kepada 620 Siswa dan Warga Miskin


Pewarta: Zoni Jamil
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, July 31, 2019

Redaksi3

Peringati Milad ke-44, MUI-BAZNAS Gelontorkan Bantuan Senilai Rp550 Juta kepada Para Pedagang Kecil

mui kota sukabumi beri bantuan
sukabumiNews, CIKOLE - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan bantuan sebesar Rp550 juta kepada ratusan pedagang kecil dan duafa. Bantuan ini merupakan realisasi dari salah satu program MUI untuk memerangi kefakiran.

Bantuan tersebut diberikan MUI bertepatan dengan Milad (HUT) nya yang ke 44. Pemberian bantuan dilaksanakan di Gedung Pusat Kajian Islam (PUSKI) yang terletak di Jalan Veteran, Kota Sukabumi Rabu (31/7/2019).

Kepada sukabumiNews, Sekertaris MUI Kota Sukabumi, Muhammad Kusoy mengatakan, bantuan ini diberikan kepada 100 orang pedagang kecil dengan nilai sebesar Rp 500 ribu per orangnya. Dia juga menjelaskan, selain berupa uang, MUI Kota Sukabumi juga memberikan bantuan berupa barang dagangan dalam bentuk jongko barokah, warung barokah dan warung pesantren barokah.

"Untuk jongko barokah saat ini sudah terealisasi sekitar 11 jongko dan kami menargetkan sekitar 100 jongko untuk Kota Sukabumi. Untuk ketiga jenis bantuan tersebut berupa pemberian modal usaha berupa barang dagangan senilai Rp 30 juta sampai Rp 70 juta untuk setiap orangnya,"kata Kusoy kepada sukabumiNews.

Kusoy mengungkapkan, untuk bantuan usaha warung barokah sifatnya investasi. Artinya ada perhitungan bagi hasil antara invenstor dan pelaku usaha. Dalam warung tersebut disediakan 150 jenis produk dagangan.

"Pembagian hasil akan dilakukan setiap tiga bulan sekali. Pembagian diberikan secara adil dengan persentase 50:50 dari keuntungan warung barokah setelah dikurangi infaq sebesar 5 persen,"ungkapnya.

Selain diberi bantuan usaha, lanjut Kusoy, MUI Kota Sukabumi para pelaku usaha akan diberikan penyuluhan dan dibimbing selama menjalan usahanya dengan metode berbasiskan ekonomi syariah.

"Sehingga diharapkan para pelaku usaha bisa menjalankan usaha secara mandiri dan MUI Kota Sukabumi bisa memberikan manfaat bagi umat," terang Kusoy


Pewarta: Azis R.
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, July 29, 2019

Redaksi3

DPC Banaspati Sukabumi Gencar Santuni Anak Yatim dan Duafa di Kecamatan Cikidang

yatim piatu dan duafa
Anak Yatim dan Duafa di Kecamatan Cikidang berfoto bersama sejumlah pengurus DPC Barisan Patriot BANASPATI Kabupaten Sukabumi. (FOTO: Azis R./sukabumiNews)*  
sukabumiNews, CIKIDANG – Komitmen Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Patriot Sejati Indonesia (BANASPATI) Kabupaten Sukabumi terhadap nasib, kesejahteraan anak yatim dan duafa di Kecamatan Cikidang, terus digalakan. Salah satunya yaitu dengan bakti sosial pemberian santunan.

Kepada sukabumiNews, Fauzan, Sekjen DPC Banaspati Sukabumi mengungkapkan perihal komitmen yang dimilikinya. Para anak yatim dan duafa yang ada di Kecamatan Cikidang terang Dia, merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dan diperdulikan oleh semua kalangan masyarakat termasuk oleh DPC Banaspati Sukabumi.

Sebagai bentuk kepeduliannya itu, DPC Banaspati, akhir pekan lalu, tepatnya pada Ahad (28/07/2019) kemarin telah menggelar pemberian santunan bagi 100 anak yatim dan duafa yang tersebar di Kecamatan Cikidang. Acara tersebut menjadi acara ke-4 yang dilaksanakan di Basecamp DPC Banaspati yang beralamat di Jln. Raya Cikidang KM. 14 Simpang Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

"Bagi kami, membantu mereka adalah panggilan Ibadah. Insyaallah, kami tidak akan berhenti membantu mereka. Mudah-mudahan ini akan menjadi komitmen yang bisa terus dilaksanakan dan dimudahkan oleh Allah SWT," kata Fauzan saat ditemui di Kecamatan Cikidang, Senin (29/07/2019).

Ke depan, lanjut Fauzan, pihak DPC Banaspati akan terus meningkatkan program peduli anak yatim dan duafa yang disebutnya sebagai program sedekah itu melalui santunan-santunan yang lebih bermanfaat lagi. Dia juga mengajak segenap lapisan masyarakat untuk mencintai anak yatim dan duafa.

“Insyaallah, program ini akan terus kami tingkatkan kedepannya. Kami juga mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk mencintai anak yatim dan duafa untuk tetap bersekah.” Tutup Fauzan.


Pewarta: Azis R.
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, June 30, 2019

Redaktur sukabumiNews.net

Bersama Siswa Stukpa Polri, Polsek Cireunghas Kembali Menggelar Baksos di Ponpes Sukamanah

polsek cireunghas dan sukpa polri
sukabumiNews, CIREUNGHAS – Jajaran Polsek Cireunghas kembali menggelar bakti sosial (baksos) peduli lingkungan. Baksos yang dilakukannya kali ini dalam rangka menjelang HUT Bhayangkara Ke-73.

Pogram sosial yang kerap diapreasi dan mendapatkan acungan jempol dari masyarakat kali ini dilaksanakan bersama para siswa dari Stukpa Polri melalui kegiatan "Bersih-bersih Lingkungan Ponpes dan Pemberian Wakaf Al-Quran oleh Bhayangkari Ranting Cireunghas".

Baksos dilaksanakan di Pondok Pesantren YAPIAQU di Kp. Sukamanah RT 01, RW 07 Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Ahad (30/06/2019).

"Sebagai bagian dari masyarakat, Polri akan selalu memberikan pengabdian maksimal untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kepedulian itu bisa melalui tenaga, fikiran maupun material yang bermanfaat," kata Kapolsek Cireunghas, IPTU Eriyanto, SH., kepada sukabumiNews, di lokasi kegiatan.

bhayangkari
Kegiatan baksos ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Cireunghas beserta jajaran. Tampak hadir pada kegiatan tersebut Perwira Pengasuh Siswa Setukpa Polri bernama Ipda Dede Sumpena beserta Peleton Siswa Setukpa Polri. Hadir juga Ketua Bhayangkari Ranting Cireunghas, Ny. Ade Eriyanto.

Tak heran jika kegiatan yang dilakukan Polri ini mendapat apresiasi dari Pimpinan Ponpes YAPIAQU tersebut, KH. Ece. KH. Ece yang didampingi Peleton Santri Ponpesnya mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan dan kepedulian Polsek Cireunghas dalam memperhatikan nilai-nilai kebersihan lingkungan.

Kepada Bhayangkari Ranting Cireunghas, KH. Ece juga mengucapkan terimakasih atas wakaf Al-Quran yang diberikan kepada ponpesnya.

"Alhamdulillah, diusia Polri yang semakin matang, Polri mampu membuktikan kualitas pengabdiannya. Semoga kegiatan baksos ini bisa menjadi amal baik di sisi Allah SWT. Karena sejatinya, kebersihan itu bagian dari iman," tutur Kiyai H. Ece seraya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

"Untuk Wakaf Al-Quran, semoga balasannya menjadi amal ibadah yang tidak pernah putus," tutupnya.


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, June 6, 2019

Redaksi sukabumiNews

Mak Eyoh Hidup Sebatangkara, Memimpikan Tinggal di Rumah yang Layak

Hidup di bawah garis kemiskinan memang sangat menyedihkan, apa lagi jika tinggal sebatang kara di usia yang sudah tua.

sukabumiNews, LEMBURSITU – Mak Eyoh, warga asal Kampung Bangsanaya, RT.003 RW.007 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, harus mengalami nasib serupa. Di usianya yang sudah senja, ia hidup sebatangkara dan hanya ditemani lima ekor kucing peliharaannya.

Meski begitu, Mak Eyoh tidak meyerah menjalani hidup. Ia mampuh berusaha untuk bertahan, meski harus terkopoh-kopoh berkeliling berjalan kaki sekauh 4 sampai 5 kilo meter sambil menggendong bakul nasi berisi sayuran yang dia beli dari pasar untuk dijual kembali ke setiap rumah demi memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Cukup jauh jarak yang harus ditempuh bagi wanita seusia Mak Eyoh yang lebih dari 70 tahun ini. Meski tidak banyak yang Ia jual, karena selain modalnya yang minim, Mak Eyoh juga terkendala dengan keadaan fisik. Di usianya yang sudah melemah tidak mungkin kuat untuk membawa beban terlalu berat. Aktivitas seperti inilah yang Mak Eyoh lakukan setiap hari.

"Dari hasil jualan ini saya mendapat keuntungan sebesar Rp20 ribu dari modal sebesar Rp30 ribu. Dari Modal Rp30 ribu ini rata-rata kembali jadi Rp50 ribu,” ujar Mak Eyoh kepada sukabumiNews saat ditemui di rumahnya, Kamis (6/6/2019).

“Itupun jualannya jarang habis, sisanya suka dibawa pulang kembali," tutur Mak Eyoh. 
Mak Eyoh tinggal di gubuk bilik berukuran 2x 3 meter dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Pantauan sukabumiNews, di gubuknya hanya tersedia sebuah kasur kapuk yang sudah using. Dindingnya pun penuh tambalan kain dan plastik yang dipasangkan untuk menahan angin yang berhembus dari bilik yang terlihat bolong-bolong.

Keberadaan seperti ini dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan dan keslamatan Mak Eyoh, karena selain sudah tua, gubuk kediaman ia pun terlihat hampir ambruk lantaran tiang penyangganya sudah keropos termakan rayap dan termakan usia.

"Kainnya sengaja saya pasang di dinding, karena kalau malam suka dingin, angin masuk dari sana," ucapnya dengan air mata berlinang, sambil menunjuk kain yang menempel di dindingnya yang penuh dengan lubang-lubang kecil.

Ia menjelaskan dirinya mendiami gubuk yang dulu dibuatkan oleh beberapa orang warga yang merasa iba kepadanya lantaran Ia tidak mempunyai suami dan anak untuk membantu kehidupannya. Entah sudah berapa lama Ia mendiami gubuk yang dibuatkan oleh tetangganya tersebut.

"Sudah lupa kapan gubuk ini dibuat, tetangga yang bikin karena saya tidak punya siapa-siapa, kadang suka sedih, tapi saya pasrah aja," ngkap Mak Eyoh, haru.

Yang jelas, tambah Dia, hampir seperempat usianya ia tinggal di gubuk itu. Mak Eyoh juga, menyatakan bahwa dirinya sempat memimpikan untuk bisa tinggal di rumah yang layak seperti masyarakat lain pada umumnya, sebab kata dia, jika malam tiba, apalagi jika turun hujan, rasa dingin selalu menusuk kulit yang sudah tak mampu lagi menahan cuaca dingin.

"Tapi Apa daya karena memang kenyataannya seperti ini, Cep,” keluhnya seraya menyebut kepada wartawan yang mewawancarai dengan panggilan Acep.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, June 3, 2019

Redaksi sukabumiNews

APMP Jabar Bantu Biaya Pengobatan bagi Bayi Penderita Virus Hidrocefalus di Sukabumi

Ketua Aliansi Pewarta (APMP) Jabar, Budi Arya S.IP. (kanan) saat meyampaikan bantuan kepada Ibunda Muhamad Fauzan. (FOTO: Azis R./ukabumiNews)
-- 
sukabumiNews, CIBADAK - Aliansi Pewarta Merah Putih (APMP) Jawa Barat merasa terpanggil untuk memberikan batuan biaya pengobatan bagi Muhamad Fauzan, bayi berusia umur 6 bulan yang menderita pembekakan di kepala akibat terkena Virus Hidrocefalus yang beralamat di Kampung Cinyocok Rt. 004/008, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Ketua APMP Jabar, Budi Arya S.IP., pihaknya merasa terdorong untuk menyampaikan bantuan lantaran merasa iba mendengar jeritan keluarga Fauzan yang tidak mampuh untuk membiayai opera anaknya yang terkena Virus Hidrocefalus itu.

“Keterpanggilan kami juga atas dorongan para pewarta yang tergabung dalam APMP, yang mana kami beserta rekan-rekan melakukan penggalangan dana dengan sesama profesi, dan Alhamdulillah bisa terkumpul, lalu kami salurkan kepada keluarga Fauzan,” jelas Budi Arya kepada sukabumiNews usai memberikan santunan kepada keluarga Fauzan, Senin (3/6/2019).

BACA Juga:

Menurut Budi, Fauzan saat ini sedang terkapar sakit di rumahnya akibat kelebihan cairan, atau kata dokter mengidap Virus Hidrocefalus sehingga kepalanya semakin hari semakin membesar.

Fauzan juga, tutur Budi, sebelumnya sudah di bawa berobat ke beberapa rumah sakit, namun saat di periksa kondisi fisiknya tidak stabil suhu badanya panas dan mengalami batuk.

"Hari ini kami hanya bisa membantu untuk meringankan beban keluarganya, bantuan kami diberikan langsung kepada Ibunda Muhamad Fauzan. Adapun besar kecilnya tidak usah dikabarkan, yang jelas kami ihklas, semoga bisa sedikit membatu meringankan beban keluarga yang mengalami sakit,” harapnya.

Budi juga mengajak kepada dermawan terlebih kepada pemerintah untuk memperhatikan masyarakat dan warga yang kondisinya sangat membutuhkan bantuan seperti ini.

Sementara Ibunda Fauzan, Reni Damayanti (23) sangat berteimakasih atas kepedulian APMP Jabar. “Semoga kebaikan mereka di balas oleh Allah dengan kebaikan yang lebih di sisi-Nya. Dan semoga bantuan ini dapat membantu meringankan biaya operasi anak saya,” ucapnya, haru.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Ramadhan 1440 H, MPC PP Kota Sukabumi Berikan Santunan kepada 100 Anak Yatim

sukabumiNews, CIKOLE - Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Sukabumi memberikan santunan kepada 100 orang Anak Yatim, sekaligus buka puasa Ramadhan 1440 H bersama mereka. Santunan diserahkan langsung oleh Ketua MPC PP Kota Sukabumi, Luciana Damayanti Drajat Sayuti di Kantor Sekretariatnya yang berlokasi di Lapang Merdeka Kelurahan Gunung Parang Kecamatan Cikole Kota Sukabumi pada Ahad (2/6/19) kemarin.

"Alhamdulilah acara kegiatan ini berjalan dengan lancar, ini merupakan kegiatan yang ke 13 kalinya yang dilakasnakan oleh MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi selama bulan suci Ramadhan 1440 H," beber Ketua Panitia Pelaksana Melan Maulan kepada sukabumiNews usai acara.

Lebih lanjut Melan menuturkan, acara ini merupakan kegiatan puncak yang sebelumnya sudah dilaksanakan oleh masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila di 7 kecamatan di wilayah Kota Sukabumi.

"Adapun bentuk kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan selama Bulan Suci Ramadhan 1440 H mulai dari tingkat MPC, PAC sampai Anak Ranting, yakni Sahur On The Road, Pembagian Takjil, Buka bersama, Santunan Anak Yatim Piatu dan yang lainnya. Semoga serangkaian kegiatan positif Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi bisa dijadikan contoh bagi organisasi lainnya,” pungkas Melan. 
Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri S Hamami, saat memberikan sambutan.
Hadir Pada acara tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami berserta jajaran pengurum MPC PP Kota Sukabumi dan undangan lainnya.

Dalam kesembatan sambutannya Wakil Wali Kota Sekabumi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemuda Pancasila di Bulan Ramadhan 1440 H ini.

"Ini adalah kegiatan positif bisa berbagi dengan sesama sebagai bentuk kepedulian, ini juga menandakan bahwa hubungan Pemuda Pancasila dengan masyarakat itu cukup dekat. Ini juga merupakan kiprah sosial yang sangat tinggi, apalagi dilaksanakan di Bulan Ramadhan,” ujar Andri Hamami.

“Mudah-mudahan Pemuda Pancasila semakin sukses, jaya, abadi dan lebih dekat dengan masyarakat kota sukabumi, tak lupa juga saya do'akan semoga semuanya tambah sejahtera dan barokah," pungkasnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Pondok Modern Assalam Dua Salurkan Zakat Fitrah Berupa 3 Ton Beras dan Uang Rp 49,5 Juta kepada Ribuan Mustahiq

Pimpinan Pondok Modern Assalam Dua Ustadz Encep Hadiana, M,Si.,saat menyerahkan zakat secara simbolis kepada wakil ribuan mustahiq. (FOTO: IS/sukabumiNews)
sukabumiNews, WARUNGKIARA – Pondok Pesantren Modern Assalam Dua yang berlokasi di Kampung dan Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyalurkan zakat kepada ribuan mustahiq. Penyaluran Zakat Fitrah dilangsungkan di aula utama pondok tersebut, Sabtu (01/06/2019).

Menurut Pimpinan Pondok Modern Assalam Dua Ustadz Encep Hadiana, M.Si., penyaluran zakat ini rutin dilakukan oleh lembaga yang dipimpinnya nya pada setiap tahun yakni menjelang 'Idul Fitri.

 "Alhamdulillah Kegiatan pembagian zakat fitrah ini cukup lancar dan kegiatan kami lakukan pada setiap tahun dan sudah menjadi kewajiban bagi setiap individu maupun lembaga," ungkap Ustadz Encep

Ia menambahkan, pada tahun ini Pondok Modern Assalam Dua berhasil menyalurkan sebanyak 3 ton beras dan uang sejumlah 49 juta rupiah bagi 1.300 mustahiq. Dan jumlah tersebut kata Encep, lebih banyak dari tahun sebelumnya, dimana etiap mustahiq mendapatkan sebanyak 3 kilo gram beras dan uang sebesar 30 ribu rupiah.

"Alhamdulillah,sesuai dengan keinginan kita jumlah penerima zakat,infaq dan shidaqoh akan terus kami tingkatkan seperti halnya tahun ini menjadi 1300 orang dari tahun sebelumnya 1000 orang," tuturnya.

"Harapan besar kita sesuai keyakinan, kita ingin mendapatkan keberkahan dari Alloh,SWT dan merajut silaturahmi antara lembaga dengan masyarakat serta menumbuhkembangkan keyakinan kita, bahwa Alloh tidak pernah salah memerintahkan hal yang mesti kita lakukan." Imbuhnya.

Dikatakan, sumber zakat yang disalurkan Pondok Modern Assalam berasal dari para santri, para asatidz dan ustadzah serta masyarakat yang menitipkan zakatnya.
Di akhir sambutannya, pimpinan Pondok Modern Assalam Dua itu memohon bantuan do'a dari masyarakat guna kelancaran pembebasan lahan seluas 3,5 hektar untuk pembangunan Pondok Modern Assalam Tiga.


Pewarta: Isman Syafa
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close