Breaking
loading...
Showing posts with label pilgubJabar2018. Show all posts
Showing posts with label pilgubJabar2018. Show all posts

Saturday, July 7, 2018

Redaksi sukabumiNews

Kompilasi 7 Hasil Survey Terbaru Paslon Cagub Cawagub di Pilgub Jabar 2018

Komposisi 7 hasil survey terbaru yang dirilis bulan Mei hingga juni pada Cagub dan Cawagub di Pilgub Jabar 2018, diantaranya Indonesia Strategic Institute, Survei Populi Center, Centre for Strategic and International Studies, Ilma Research and Consulting, Litbang Kompas, Indikator.

Sunday, July 1, 2018

Redaksi sukabumiNews

Kenapa Suara Asyik Melonjak di Pilkada Jabar 2018?

sukabumiNews.net, BANDUNG - Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah menilai, meroketnya perolehan suara pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) di Pilkada Jawa Barat 2018 karena adanya migrasi suara dari para pasangan calon pesaing mereka di hari H pencoblosan.

"Dari hasil analisis, kenaikan signifikan pasangan Asyik diduga lebih karena pasangan ini dapat limpahan berkah suara terbanyak dari kemerosotan dua pasang lainnya, yakni Rindu dan dua DM," tulis Toto, seperti dikutip Liputan6.com, Sabtu (30/6/2018).

Selain itu, lanjut Toto, meroketnya hasil suara Asyik juga turut didukung oleh testimoni sejumlah tokoh agama yang secara gamblang menyuarakan imbauan memilih Paslon usungan PKS, PAN dan Gerindra ini.

"Tak dipungkiri adanya faktor testimoni sejumlah tokoh agama yang terang-terangan mengajak memilih pasangan nomor urut tiga ini, seperti dari ustaz Arifin Ilham, Mamah Dedeh," ujar Toto.

Namun, terlepas dari beberapa faktor tersebut, Toto melihat memang ada tren pergeseran peta suara di Jawa Barat. Hal itu terlihat dari hasil dua kali survei LSI Denny JA pada Maret dan Juni 2018.

Survey LSI pada Maret dan Juni, Ridwan Kamil-Uu (Rindu) dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mengalami tren penurunan. Rindu yang pada Maret 39% dan turun pada Juni ke 38%, lalu turun lagi ke 32% pada quick count kemarin (Juni). Begitu juga Dua DM yang andalan pengumpul suaranya ada di Dedi Mulyadi, karena Deddy Mizwar sudah mentok. (Red*)

Thursday, June 28, 2018

Kang Malik

Data Masuk 100 Persen, Asyik Menang di Pilkada Jabar Versi Quick Count 2 Lembaga Ini

sukabumiNews.net - Quick count hasil Pilkada Jabar yang dilakukan dua lembaga menunjukkan perolehan Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik) berada di posisi teratas, mengalahkan Ridwan Kamil Uu Ruzhunul Ulum (Rindu).
Kedua lembaga survey dimaksud adalah Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) dan Indonesia Development Monitoring (IDM).
Direktur LKPI Arifin Nur Cahyono mengatakan quick count yang dilakukan lembaganya di 2.780 TPS di Jabar dengan data yang masuk 100 persen.
Hasilnya, Ridwan Kamil – UU Ruzhanul (30,41 persen), TB Hasanuddin -Anton Charliyan (11,17 persen), Sudrajat -Ahmad Syaikhu (30,93 persen) , Deddy Mizwar- Dedi Mulyadi (27,49).
Dia menyebutkan bahwa LKPI melakukan quick count di TPS yang ada desa-desa di Jawa barat. Sedangkan lembaga lain terpantau hanya di kota-kota kabupaten dan kota madya.
“Jumlah TPS yang di jadikan objek quick count oleh LKPI 67,3 persen berada di desa-desa,” ucap Arifin di Jakarta, Rabu (27/6).
Sementara hasil quick count IDM di PIlkada Jabar, mengambil data dari 3.573 TPS di Jabar, dengan margin error +/- 1,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi mengatakan data yang telah masuk 100 persen pada Pukul 20.14 WIB. Lembaga ini mengambil data dari 57,3 persen TPS di pedesaan dan 42,7 persen di kota.
Hasilnya pasangan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum (32,67 persen), TB Hasanuddin – Anton Charliyan (9,43), Sudrajat – Syaikhu (33,12), Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi (24,78).

Sumber: Pojoksatu.id

Wednesday, April 25, 2018

Redaksi sukabumiNews

FPI Jabar Serukan Komando Ulama, Pilih Faham dan Asyik

[Fhoto: Ketua DPD FPI Jawa Barat, KH. Abdul Qohar Al-Qodsyi, LC menyerukan Komando Ulama dalam menyambut Pilkada serentak tahun 2018 pada peringatan Isro Miraj di Nangela, Baros, Kota Sukabumi].
sukabumiNews.net, BAROS - Ketua DPD FPI (Front Pembela Islam) Provinsi Jawa Barat KH. Abdul Qohar Al-Qodsyi, LC atau Kiai Qohar menyerukan berlakunya Komando Ulama pada Pilkada serentak tahun 2018 di Kota Sukabumi dan Jawa Barat.

Untuk Pilwakot Sukabumi, Komando Ulama memerintahkan umat Islam memilih pasangan nomor 2 Faham (Achmad Fahmi-Andri Hamami), sedangkan untuk Pilgub Jawa Barat, Kiai Qohar memerintahkan umat Islam mendukung dan memilih pasangan nomor urut 3 Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu).
 
"Tidak ada pilihan, umat Islam harus mentaati dan menuruti perintah dari Komando Ulama tersebut. Kita pilih kedua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi serta pasangan calon gubernur dan calon gubernur Jawa Barat tersebut," kata Kiai Qohar pada tabligh akbar peringatan Isro Miraj di Kampung Nangela RT 01 RW 07, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Senin (23/4/2018) malam kemarin.

Memilih Faham dan Asyik, ujar dia, merupakan bagian dari jihad konstitusi karena hanya dua pasangan ini yang memiliki komitmen kuat untuk membela kepentingan umat Islam.

"Kalau memilih Faham dan Asyik, berarti umat Islam samina wa atona kepada para ulama. Kami siap, kami taat. Dua paslon itu telah menandatangani akad dan siap menjalankan amanat para ulama," ujar kiai.

Dalam memilih Faham, lanjut dia, itu bukan atas perintah Fahmi ataupun Andri, melainkan atas perintah Komando Ulama. 

Pengajian di Nangela yang mengambil tema gema dakwah dan bakti sosial itu dihadiri ribuan hadirin yang berdatangan dari berbagai sudut dan pelosok Kota dan Kabupaten Sukabumi. (*)

Pewarta: Abdillah
Editor: Red.

Wednesday, March 7, 2018

Redaksi sukabumiNews

Cawagub Ahmad Syaikhu Kunjungi Mesjid Assunah Nagrak

[PHOTO: Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu tengah memaparkan visi misi di Majelis Assunah dalam rangka memenuhi undangan acara silaturahmi bersama jamaah majelis dan masyarakat sekitar. (dok. BSK)]
sukabumiNews.net, NAGRRAK - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat dari pasangan Asyik, Ahmad Syaikhu berkunjung ke Majelis Assunah di Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/3/2018) siang. Di majelis tersebut, Syaikhu menggelar silaturahmi dengan para tokoh dan masyarakat sekitar serta menyampaikan visi misi yang diusung oleh pasangan Sudrajat-Syaikhu.

Dalam kunjungan ke Majelis Assunah, Syaikhu didampingi Ketua DPW Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Sukabumi Habib Luthfi bin Jindan, Ketua DPC FPI Kecamatan Nagrak Habib Alwi Al-Qodri, dan sejumlah pengurus FPI tingkat kecamatan dan kabupaten.

[Ahmad Syaikhu bersama para pengrus DPC FPI dari berbagai kecamatan seperti Cibadak, Nagrak, Caringin, dan Cicantayan.]
Poin penting dari pidato Syaikhu di depan jamaah majelis dan masyarakat menyatakan, salah satu misi yang akan dijalankan oleh pasangan Asyik adalah mempercepat peningkatan fasilitas pendidikan agama dan insfratruktur. Sudrajat dan Syaikhu bertekad untuk mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang sejahtera dan bertakwa.

"Salah satu program andalan kami adalah membangun sarana ibadah," ujar Syaikhu.

Sebelum berkunjung ke Majelis Assunah, Syaikhu bersama Habib Luthfi mengikuti acara pencanangan Gerakan Memakmurkan Masjid (GMM) di Masjid Attaibin, Jalan Cagak Stasiun Karangtengah RT 02 RW 11, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan pencangnan GMM tersebut merupakan agenda sosial kemasyarakatan yang terpisah dari acara kampanye.

Pada kesempatan itu Habib Luthfi menyatakan sikap politiknya mendukung pasangan Sudrajat-Syaikhu yang bernomor urut 3 pada Pilgub Jawa Barat tahun 2018.

Acara di Majelis Assunah diakhiri dengan shalat dzuhur berjamaah bersama Syaikhu dan masyarakat sekitar.

Reporter: Abdillah

Wednesday, February 7, 2018

Redaksi sukabumiNews

Anton Charliyan Resmikan Posko Pemenangan di Surade

sukabumiNews, SURADE - Bakal calon gubernur Jawa Barat Irjen Polisi Anton Charliyan melakukan kunjungan ke Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, Rabu (7/2). Kunjungannya ke wilayah tersebut untuk meresmikan Posko Relawan Anton yang berlokasi di Desa Neglasari Kecamatan Surade (Jampang).


Kedatangan cawagub Jabar yang di usung oleh PDIP ini disambut meriah oleh para Aktivis Lsm GMBI, Pemuda Pancasila, FKPPI, FKPPM, KB3BP, tokoh pemuda dan para ulama setempat.

Dalam pidato sambutannya Anton mengungkapkan rasa terimakasih atas sambutan dan dukungan seluruh Relawan beserta ormas yang hadir, termasuk kepada para ulama setempat. “Semoga niat baik saya untuk mengabdi kepada masyarakat Jawa Barat bisa terlaksana demi menuju Jabar yang lebih baik, serta memperkuat ideologi Pancasila,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu Ketua KSM GMBI, Dendi menyatakan sikap bahwa ia beserta jajarannya siap mendukung penuh atas pencalonan orang yang akrab di sapa Bah Anton Charliyan ini.


“Kami akan turut mengarahkan supaya masyarakat Pajampangan dapat menggunakan hak pilihnya kepada Dr. H. Anton Charliyan sebagai Cawagub Jabar pada Pilgub Jabar yang sebentatar lagi akan berlangsung,” tegas Dendi.

Pewarta: Azis Ramdani.
Editor: Red.

Saturday, December 16, 2017

Redaksi sukabumiNews

Kyai Pesantren Besar Minta Emil Berpasangan Dengan Uu di Pilgub Jabar

sukabumiNews, BANDUNG -  Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ilyas Ruhiyat berharap kandidat cagub Jawa Barat M Ridwan Kamil (Emil) memilih Uu Ruzhanul Ulum sebagai calon wakil gubernur pada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018.

“Tentunya, ya saya berharap Pak Uu terpilih menjadi wakil Kang Emil. Apalagi saya dan Pak Uu Ruzhanul Ulum sama-sama dari Tasikmalaya,” kata Bunyamin seperti dikutip TELUSUR.CO.ID, Jumat.

Bunyamin menilai sosok Uu Ruzhanul Ulum merupakan sosok yang tepat untuk menjadi pendamping Emil dan selain karena faktor kedaerahan tadi sosok Bupati Tasikmalaya itu dianggap memiliki berbagai kriteria yang mampu mengimbangi kepemimpinan Emil yang saat ini menjabat Wali Kota Bandung.

“Dan pengalaman Pak Uu di birokrasi sudah tidak perlu diragukan lagi mengingat saat ini tengah menjabat bupati untuk kedua kalinya,” kata dia.

Hal ini, kata Bunyamin, menandakan adanya kepercayaan yang tinggi dari masyarakat setidaknya di Kabupaten Tasikmalaya kepada Uu Ruzhanul Ulum.

Bunyamin yang juga adik mantan Rais Aam PBNU KH M Ilyas Ruhiyat ini menilai sosok Emil dan Uu sama-sama sebagai pemimpin muda sehingga diharapkan memiliki banyak inovasi ketika terpilih menjadi pemimpin di Provinsi Jawa Barat.

“Semoga bisa lebih baik dalam mengatasi permasalahan-permasalahan di Jawa Barat dan sosok Uu yang identik dari kalangan santri sangat diperlukan Emil yang identik sebagai tokoh nasionalis,” kata dia.

Menurut dia Perpaduan nasionalis-religi ini dipercaya akan menarik simpati pemilih di Jawa Barat sehingga ia meyakini jika terpilih memimpin Jawa Barat, keduanya akan memberi perhatian yang lebih terhadap keagamaan yang sangat berpengaruh untuk pembangunan moral masyarakat.


“Insha Allah perhatian yang lebih dari pemerintah untuk pendidikan di pesantren ini sangat penting,” kata dia. TELUSUR

Monday, November 27, 2017

Redaksi sukabumiNews

Jelang Pilgub Jabar 2018, PIRA Terus Lakukan Silaturahmi ke Berbagai Daerah di Jawa Barat

sukabumiNews, CITANTAYAN –  Dalam rangka membesarkan partai pimpinan mantan perwira TNI Angkatan Darat, Prabowo Subianto, serta memantapkan persiapan menjelang pemilihan gubernur 2018 yang akan datang ketua DPP Perempuan Indonesia Raya (Pira), Iis Edi Prabowo gencar melakukan silaturahmi ke berbagai daerah.

Seperti yang telah dilakukannya ke wilayah lain, khususnya di Jawa Barat, Ketua DPP Pira beserta kader dan perwakilan pengurus cabang Pira se-Jawa Barat, di antaranya dari Kabupaten dan Kota Bandung, Bogor, Depok, Cilengsi dan cabang lainnya, melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah kediaman Pengurus Cabang (PC) Pira Kabupaten Sukabumi, Eti Smiati, di Jalan Kadupugur Desa Cijalingan, Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (26/11/2017).

Ketua PC Perempuan Indonesia Raya (Pira) Kabupaten Sukabumi, Eti Sumiati kepada sukabumiNews menjelaskan bahwa silaturahmi seperti ini rutin dilakuan setiap bulan di setiap PC yang ada di Jawa Barat.

“Kebetulan sekarang acara silaturahmi ini di adakan disini. Sambil menunggu kedatangan beliau, kami isi dengan kegiatan arisan dan kegiatan-kegiatan lain seperti mengadakan bakti sosial, berbagi susu instan kepada anak-anak, dan kegiatan pengajian,” kata Eti. 
Selain silaturahmi, kedatangan Ketua DPP Pira ke tempatnya, lanjut Eti, sambil memantapkan persiapan pilgub 2018 yang di usung oleh Partai Grindra.

“Siapapun cagub yang di usung oleh partai Grindra nanti, kita harus mendukungnya. Karena dengan kemenangan calon gubernur yang kita usung, itu akan menjadi barometer nasional,” tegasnya.

Sedangkan, terkait keberadaan PC Pira di Kabupaten Sukabumi itu sendiri, kata Eti, baru terbentuk 16 PAC, dari 47 PAC yang di rencanakan. “Sisanya menjadi PR buat saya, dan IinsyaAllah di 2018, secara keseluruhan PAC sudah terbentuk dengan rapi,” jelasnya.

Sementara itu, ketua DPP Pira pada silaturahminya menyampaikan bahwa maksud kedatangan dia ke Sukabumi ini tiada lain dalam rangka mengemban amanat yang disampaikan ketua umum Partai Gerindra yakni Prabowo Subianto yang pada dasarnya ia di printahkan untuk membesarkan partainya. “Karena saya perempuan, jadi saya masuk ke ranah perempuan. Dan saya pikir perempuan adalah salah satu barometer untuk politik bangsa ini,” kata Iis Edi Prabowo.

“Jadi mudah-mudahan melalui kegiatan yang dilakukan Pira sebagai salah satu sayap Gerindra yang paling besar, partai Gerindra akan menjadi besar. Untuk itu kita akan terus mengadakan konsolidasi ke tiap propinsi, kabupaten/kota dan kecamatan se-Indonesia,” pangkasnya. 
Di lain pihak, ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yuda Sukmanagara, yang saat acara silaturahmi Pira itu hadir selaku undangan, sangat mengapresiasi keberadaan Pira itu sendiri. “Pira hebat..! Dan saya berharap Pira terus mengembangkan sayap, menciptakan kaderisasi. Karna ada satu kwajiban untuk mengedepankan bahwa 30% jender harus ada di partai,” kata Yuda.

“Pada pemilihan legislatif 2019 nanti, perempuan bisa menjadi anggota DPR, baik pusat maupun daerah agar bisa mewakili dan membawa aspirasi serta memperjuangkan hak-hak perempuan,” tambah Yuda.

“Untuk Kabupaten Sukabumi, Gerindra kini memiliki 5 kursi di DPRD. Dan pada pemilihan yang akan datang Gerindra menargetkan 8 hingga 10 kursi. Meski cukup berat, namun itu harus menjadi motifasi buat kami bersama sayap agar target tersebut bisa tercapai,” imbuhnya.

Pewarta: Aep/Jenal
Editor: A Malik AS.

Thursday, November 9, 2017

Redaksi sukabumiNews

Uu Ruzhanul Ulum Dinilai Lebih Pantas Menjadi Pasangan Ridwan Kamil


sukabumiNews - Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat MQ Iswara memastikan mesin partainya siap mendukung penyandingan Ridwan Kamil dengan kader Golkar Daniel Mutaqien Syafiuddin, Iswara juga menjanjikan akan bekerja maksimal serta solid memenangkan pasangan tersebut.

"Kami punya banyak kepala daerah dan legislator, apalagi mesin partai pun utuh serta tren elektabilitas Golkar di Jabar terus naik," kata Iswara dilansir Antara, Kamis (9/11/2017).

Iswara menyampaikan juga bahwa Daniel Mutaqien mampu menambal kelemahan Ridwan Kamil terkait popularitas dan elektabilitasnya, khususnya di wilayah pantura.

Oleh karena itu dia yakin penunjukkan Daniel Mutaqien sebagai pendamping Ridwan Kamil akan memaksimalkan kerja partainya di Pilgub Jabar 2018.

"Atas pertimbangan rasional dan objektif tersebut, kami meminta Pak RK memilih Ridwan Kamil sebagai pendampingnya," kata dia.

Iswara menyampaikan hari ini seluruh jajajaran DPD Partai Golkar Jabar akan mengambil surat keputusan (SK) pengusungan Ridwan Kamil di Kantor DPP Partai Golkar.

"Masih segar ingatan kita, Pak Sekjen Idrus Marhamkan menyampaikan hal tersebut di Kota Bandung saat ketemu Ridwan Kamil. Etikanya disampaikan kepada DPD dan DPD nanti yang akan mengundang RK," lanjut dia.

Saat ditanyakan soal masih adanya penolakan terhadap Ridwan Kamil oleh kader Golkar di Jabar, Iswara menyatakan bahwa hal itu hanyalah sikap spontan yang ditunjukkan kader Golkar di Jabar.
PHOTO: Ridwan Kamil menyampaikan pidatonya pada acara Deklarasi Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jabar 2018-2023. ANTARA FOTO/Agus Bebeng
"Jadi itu memang sikap-sikap spontan yang masih ditunjukkan di grassroot karena Kang Dedi Mulyadi sudah hampir dua tahun bersosialisasi di Jabar, tentu butuh waktu. Jika RK bisa menemui kami, mungkin bisa sedikit mencairkan kondisi," kata dia.

Pakar Ilmu Politik dan Pemerintahan dari Universitas Padjajaran Bandung, Muradi, menyampaikan terdapat tiga kriteria yang harus dipertimbangkan Emil dalam memilih wakilnya yakni pertama, calon pendampingnya harus mampu menutupi kelemahan popularitas dan elektabilitas Emil di suatu wilayah.

"Cari wakil yang bisa garap kelemahan basis pemilih Emil. Kedua, menurutnya calon wakil harus memiliki jaringan yang kuat, salah satunya melalui partai," ujar Muradi dilansir Antara.

Menurut Muradi, dengan kekuatan jaringan partai yang dimiliki, maka wakil tersebut diyakini mampu meningkatkan sosialisasi yang baik sehingga berpotensi besar untuk menarik simpati pemilih.

"Hal yang ketiga, wakilnya harus bisa menopang kinerja Emil. Bukan sebaliknya," ujarnya.

Apabila melihat kandidat calon wakil Emil yang disodorkan partai pengusung saat ini, Muradi menilai Uu Ruzhanul Ulum lebih unggul dibanding Daniel karena menurutnya sosok Uu mampu mendongkrak popularitas dan elektabilitas di Priangan timur.

"Sebagai putra asli Priangan timur dan telah memiliki jaringan yang kuat, menurutnya Uu bisa merauk suara untuk Emil. Uu relatif bisa mengambil suara di Priangan timur," lanjut Muradi.

Sementara, menurut Muradi sosok Daniel, meskipun berasal dari utara Jawa Barat, belum tentu bisa meningkatkan popularitas dan elektabilitas di kawasan tersebut.

Selain itu dari sisi jaringan partai pun, Muradi menilai Uu lebih unggul dibanding Daniel dan dengan bulatnya dukungan PPP untuk Uu, mesin partai akan bekerja maksimal dalam mensosialisasikan Emil-Uu. [RED*]

Monday, September 25, 2017

Unknown

Niat Kang Uu Semakin Mantap Maju di Pilgub Jabar 2018

sukabumiNews.net, SUKABUMI – Niat Bakal Calon Gubernur Jawa Barat asal Tasik, Uu Ruzhanul Ulum semakin mantap untuk maju pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. Pasalnya dukungan terhadap dirinya untuk maju, terus mengalir.

"Alhamdulillah, saya banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat, baik di kota maupun  kabupaten di Jawa Barat, termasuk di Kota Sukabumi,” katanya kepada wartawan, setelah  mengukuhkan Simpul 08 (Simpatisan Uu Ruzhanul Ulum) Kota Sukabumi di salah satu hotel di kawasan Selabintana Kabupaten Sukabumi, Minggu (24/9/2017).

Sementara untuk Simpul Kabupaten Sukabumi telah dikukuhkan sehari sebelumnya, yakni pada Hari Sabtu (23/9), bertempat di salah satu kawasan wisata di Palabuhanratu.

Dalam sambutan pada acara pengukuhan tim relawan Simpul itu Uu mengulas lebih jelas tentang tekadnya. “Saya ingat saran dari orang tua, bahwa kalau saya sudah melangkah, untuk tidak lupa tiga perkara,” kata Uu.

"Perkara yang pertama, luruskan niat hanya semata-mata mencari ridho Allah (mardotillah)," jelasnya. Pesan yang kedua, lanjut Uu, kuatkan tekad, yakni harus optimis. Dan yang ke tiga, maksimalkan jalan (sare’at).

"Makanya saya tetap konsisten mejalankan silaturahmi, sebagai sareat untuk memuluskan niat saya” imbuhnya.

Jalan sare’at ini juga merupakan usaha untuk meningkatkan elektabilitanya. Untuk itu, seusai pengukuhan Simpul di Palabuhanratu dan Kota Sukabumi, Uu pun bertolak untuk melanjutkan perjalan silaturahimnya menju Simpul di Cianjur.


Selain dihadiri Ketua Tim Simpul 08 Kota Sukabumi, Kang Samsul, Hadir pula Ketua DPC PPP Kota Sukabumi, Hj. Ima Selamet beserta rengrengan pengurus PPP lainnya. (RED)

Tuesday, May 2, 2017

Unknown

Uu Ruzhanul Ulum dan Ridwan Kamil Masuk Radar PPP Romli untuk Pilgub Jabar

sukabumiNews, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah melalukan survei internal untuk Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Hasilnya, nama kandidat yang masuk radar PPP yaitu Uu Ruzhanul Ulum, Ridwan Kamil (RK) dan Dedi Mulyadi.

"Jabar sudah melakukan survei dan hasilnya beberapa nama favorit telah masuk. Ada internal, saudara Ulum, yakni Bupati Tasikmalaya yang kini sedang bergerilya. Ada eksternal yaitu Ridwan Kamil yang sekarang Wali Kota Bandung dan Dedi Mulyadi Bupati purwakarta ini pejabat pemerintah," kata Ketua umum DPP PPP Romahurmuziy (Romi) di Kantor DPC PPP Jakarta Selatan, Jalan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (30/4/2017) belakangan ini.

Romi mengaku, ia mengincar Calon Gubernur Jawa Barat karena suara paling banyak partai berlambang Ka'bah berada di Jawa Barat. Maka dari itu, Romi meminta Uu Ruzhanul Ulum kader PPP untuk terus berusaha meningkatkan elektabilitasnya.

"Prinsipnya kami mendorong kader Jabar satu karena Jabar adalah basis suara PPP yang mendapat kursi Jabar. Kami menginginkan kader maju selaku Cagub Jabar,” kata dia. “Kami pun sudah perintahkan saudara Ulum agar terus berikhtiar karena yang milih bukan kader PPP saja tapi warga Jabar," lanjutnya.


Meski demikian, Romi mengaku tak akan cepat mengambil keputusan untuk menentukan Cagub Jabar karena pendaftaran masih lama yakni 31 Januari 2018. Namun, setelah lebaran pihaknya akan membangun komuikasi dengan partai politik lain. (Red*)

Saturday, April 29, 2017

Kang Malik

Rais Aam PBNU Mendoakan Uu Agar Banyak Mendapat Dukungan di Pilgub Jabar

sukabumiNews.net, TASIKMALAYA - Tokoh Ulama kharismatik, sekaligus Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul-Ulama (PBNU), K.H. Ma’ruf Amin, mendukung sepenuhnya atas niat Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum maju di Pilgub Jabar 2018 mendatang.

Dukungan kepada bakal calon (balon) gubernur Jabar kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu disampaikan pak Kiyai dihadapan para tokoh dan kader NU, saat beliau menghadiri pelantikan pengurus cabang (PC) NU Kabupaten Tasikmalaya, belum lama ini.  "Saya do'akan agar bisa memperoleh dukungan yang banyak," kata K.H. Ma'ruf Amin.

Menurut Kiyai Ma’ruf, Uu adalah tokoh muda berbakat yang ingin memajukan Jabar. Uu yang lahir dari kalangan pesantren dan kader muda NU dianggap bagus dalam berkomunikasi.

Sementara, Uu Ruzhanul Ulum yang juga hadir di acara pelantikan PC NU dalam kapasitasnya sebagi kepala daerah, yakni selaku Bupati Tasikmalaya, sangat mengharapkan do’a dari Kiyai Kharismatik tingkat nasional itu agar tekadnya maju di pilgub Jabar mendapat banyak dukungan dari warga Nahdiyyin.

Kepada hadirin Uu pun memastikan niatnya maju di pilgub Jabar 2018, bukan saja ingin membangun infrastruktur yang lebih luas, namun selaku muslim, tentunya ingin memberi manfaat pada pembangunan mental spiritual dalam sekup yang lebih luas pula.


“Saya meminta do'a dan restu dari pak Kiyai, semoga niat saya untuk memajukan masyarakat Jawa Barat, bangsa, terutama Agama melalui ajang pilgub Jabar ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat" kata Bupati Tasikmalaya, sekaligus balon Gubernur Jabar untuk pilgub 2018 itu. (Red*)

Thursday, April 27, 2017

Kang Malik

KH Abun Bunyamin: Kepedulian Uu Terhadap NU Tidak Diragukan Lagi

sukabumiNews.net, SINGAPARNA - Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH Abun Bunyamin mengatakan, kepedulian Uu terhadap NU tidak diragukan lagi. Menurutnya, salah satu kepedulian Uu terhadap NU, dibuktikan dengan ikut andil dia dalam pembangunan Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya.

“Uu adalah salah satu yang menjadi penyumbang terbesar dalam pembangunan Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya di Singaparna,” tandas Abun Bunyamin, di acara Pelantikan Pengurus Cabang NU Kabupaten Tasikmalaya di Ponpes Cipasung, Singaparna, Rabu (26/4/2017).

Sedangkan, Bupati Tasikmalaya, yang juga pengurus NU, H. Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya menegaskan, Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi tempat dimana ia berjuang. Ayahnya yang dua kali menjadi Wakil Katib NU Tasikmalaya merupakan bukti bahwa Uu seorang NU struktur juga kultur.

“Ayah saya adalah pengurus NU, maka organisasi tempat berjuang saya juga NU,” kata Uu. Uu pun mengucapkan terimakasih atas dimasukkannya ia sebagai pengurus.

Dijelaskannya, NU sudah nyata menjadi pemersatu Umat di Indonesia bahkan dunia. Sehingga menjadi kewajiaba bagi Uu selaku Bupati Tasik Malaya yang saat ini berniat akan membidik Jabar satu, untuk turut memajukan NU di Tasikmalaya.

“Selaku kader muda NU, saya mohon restu Pak Kiai Makruf Amin untuk maju di Pilgub Jabar ini,” ujarnya.

Dalam hal ini kata Uu, selain pergerakannya di bidang tarbiyah (pendidikan), dia pun berkeinginan agar NU bergerak dalam hal syiasah (politik). Sebab menurut balon Gubernur Jabar 2017 itu, tarbiyah laksana benteng pertahanan, dan syiasah laksana penyerang.


Oleh karena itu lanjut Uu, tarbiyah dan syiasah harus bersamaan dan saling menguatkan satu sama lain. (Red*)

Monday, April 24, 2017

Kang Malik

Mengenal Sosok Balon Gubernur Jabar 2018, Uu Ruzhanul Ulum

sukabumiNews.net -- H. Uu Ruzhanul Ulum, SE adalah Bupati Tasikmalaya ke-17 (setelah Drs. H. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd)  yang menjabat pada periode 2011-2016. Ia lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 10 Mei 1969, anak dari pasangan suami istri KH. Sholeh Nasihin dengan Ny. Hj. Enung Mutmainah.

Sebelum Lulus dari Fakultas Ekonomi Manajemen Universitas Siliwangi, dan mendapatkan gelar Serjana Ekonomi (SE) tahun (1997), dia sempat menduduki bangku sekolah umum di  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Khoriyah, lulus (1982) dan dilanjutkan ke SMP Negeri Manonjaya, lulus  (1985). Kemudian ia melanjutkan jenjang pendidikannya di SMA Pasundan Tasikmlaya hungga akhir dan lulus (1988).

Sementara, untuk lebih mendalami ilmu agama, ia didorong oleh kedua orang tuanya untuk mengikuti jenjang pendidikan di Pondok Pesantren (Pompes). Diantara ponpes yang pernah ia ambil ilmunya yaitu: Ponpes Bantar Gedang Cibeureum Kota Tasikmalaya, Ponpes Miftahul-Huda Utsmaniyah Cikole Cihaurbeuti Ciamis, Ponpes Baitul-Hikmah Haurkoneng Salopa Tasikmalaya, dan Ponpes Miftahul-Huda Manonjaya Tasikmalaya.

Berbekal pendidikan, baik yang didapatkannya melalui jenjang pendidikan umum maupun di pesantren, tak heran jika karirnya terus melejit hingga beberapa karir jabatan berhasil ia duduki. Diantaranya: Anggota DPRD Kab. Tasikmalaya/Ketua Fraksi PPP, Ketua DPRD Tasikmalaya, hingga menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya priode 2011-2016 (kini).

Uu Ruzhanul Ulum bersama wakilnya Ade Sugianto berhasil memenangkan pilkada Tasikmalaya 2011 dengan perolehan suara sebesar 249.199 suara atau 32,37 persen, mengalahkan 7 pasangan lainnya yakni pasangan Hidayat-Asep Djaelani yang diusung oleh PKB dan Partai Keadilan Sejahtera sebanyak 208. 409 suara atau 27,07 persen.

Sedangkan pasangan diusung oleh Partai Golkar yaitu Subarna-Dede T Widarsih, memperolah 20,27 persen dengan jumlah suara 163.736 disusul oleh pasangan Ahmad Saleh-Ucu Asep Dani yang diusung oleh Partai Demokrat diurutan ke empat dengan perolehan suara 55.397 atau 7,2 persen.

Empat pasangan dari jalur independen perolehan suaranya di bawah lima persen, seperti pasangan Endang Kusnaeni-Supaeman meraih 14.936 suara atau 1,94 persen.

Perorangan nomor 3 Endang Hidayat-Akhmad Juhana, 25.308 suara atau 3,29 persen, perorangan nomor 5 Harmaen Muchyi-Tachman Iding mendapatkan 13.155 suara atau 1.71 persen, perorangan nomor 7 Ade Sumia-Nanang Makmur dapat 39.728 suara atau 5,1 persen.


Untuk Mengenal Lebih Jauh Riwayat Hidup dan Silsilah Bupati yang satu ini, Klik Disini...!

Sunday, April 23, 2017

Kang Malik

Uu Ruzhanul Ulum Siap Dampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018

sukabumiNews.net, TASIKMALAYA - Bupati Tasikmalaya, H. Uu Ruzhanul Ulum menyatakan kesiapan untuk maju di Pilgub Jabar mendampingi Walikota Bandung, Ridwan Kamil, yang juga berniat maju seperti yang sudah diketahui halayak saat ini.

Kesiapan Bupati Tasikmalaya untuk maju di ajang Pilgub Jabr itu dilontarkannya kepada media, saat Wali Kota Bandung yang juga bakal calon Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, blusukan ke sejumlah pondok pesantren (pontren) di Kota Tasikmalaya, Sabtu (22/4).
                                         
“Saya siap mendampingi Ridwan jika memang ditakdirkan seperti itu,” singkat Uu kepada wartawan.

Untuk itu kata Uu, saat ini dirinya sedang fokus juga ke upaya sosialisasi. “Terurama di daerah-daerah luar Priangan Timur. Dibantu alumni Pontren Miftahul Huda yang tergabung dalam Hamida," ujarnya.

Seperti diketahui, jaringan Hamida tersebar di hampir seluruh kota/kabupaten di Jabar. Para pengurusnya adalah alumni Pontren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan mendirikan pontren di daerah asal masing-masing.


Sementara Uu sendiri mengaku bahwa dirinya adalah cucu pendiri Miftahul Huda, alm KH. Khoer Affandi. (Red*)

Friday, April 21, 2017

Kang Malik

Sukabumi Serempak Dukung Dedi Mulyadi Gubernur Jabar

sukabumiNews.net, CIRACAP - Forum Silaturahmi Perkumpulan Masyarakat Jampang menyatakan diri solid mendukung Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat pada Juni 2018 mendatang. Organisasi ini diketahui merupakan gabungan dari 13 Kecamatan dan 171 Desa di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi.

Dadun, selaku Ketua Forum tersebut membacakan dukungan kepada budayawan Sunda itu di depan ribuan masyarakat Ciracap yang secara khusus mengundang Dedi Mulyadi dalam kegiatan gelar seni di wilayah tersebut.

“Kami, Forum Silaturahmi Perkumpulan Masyarakat Jampang yang beranggotakan 13 Kecamatan dan 171 Desa memberikan dukungan penuh dan siap mengantarkan Kang Dedi Mulyadi untuk menjadi Gubernur Jawa Barat Periode 2018 – 2023,” tegas Dadun, di Lapang Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, seperti dirilis headlinejabarcom, Selasa (18/4/2017) malam.

Dalam keterangannya usai penyampaian dukungan, Dadun berujar terkait alasan pemberian dukungan kepada budayawan Sunda tersebut. Menurut dia, secara personalitas, Dedi Mulyadi dinilai oleh Forum yang dia pimpin sebagai tokoh yang cocok untuk memimpin Jawa Barat.

Penilaian ini bukanlah tanpa dasar, menurutnya, ide pembangunan dengan falsafah kesundaan yang sukses diterapkan di Purwakarta, menjadi dasar kuat pemberian dukungan tersebut. Karena itu, kata dia, penerapan falsafah Sunda dalam pembangunan tersebut tidak boleh hanya dinikmati oleh warga Purwakarta, melainkan harus pula dinikmati oleh warga Jawa Barat secara keseluruhan.

“Sudah seharusnya kinerja Kang Dedi juga dinikmati oleh rakyat Jawa Barat, bukan saja Purwakarta. Terlebih, Kang Dedi ini santun sekali, tidak pernah memandang usia, tetap saja sikap Nyunda nya itu kental,” jelas Dadun.

Dedi juga dinilai oleh Forum yang dipimpin oleh Dadun sebagai sosok egaliter. Terbukti, Dedi selalu hadir dalam setiap  undangan yang dilayangkan oleh masyarakat Sukabumi, baik undangan hajatan maupun undangan dalam kegiatan pentas seni seperti yang terselenggara pada malam tersebut.

“Beliau kalau diundang oleh masyarakat selalu hadir, cukup SMS saja tidak harus resmi, acara hajatan warga disini juga sering sekali hadir. Termasuk malam ini beliau hadir,” tandasnya.

Dukungan masyarakat Jampang, Sukabumi, kali ini membuat Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi terkejut. Pasalnya, ia hanya diinformasikan oleh tokoh masyarakat setempat hanya untuk hadir dalam acara pentas seni di lapangan Desa Cirarap. Soal dukungan, ia mengaku tidak diberitahu sebelumnya.


“Iya ini gak tahu mau ada dukungan seperti ini, kemarin infonya diminta hadir saja. Tapi saya terima kasih atas dukungan barusan,” pungkasnya.(Red*)

Sunday, April 16, 2017

Kang Malik

Di Sukabumi, Ridwan Kamil Tegaskan Niatnya Untuk Menjadi Gubernur Jabar

sukabumiNews.net, SUKABUMI - Walikota Bandung Ridwan Kamil mulai bergerilya ke luar wilayah Kota Bandung. Hari ini, ia menyapa ribuan warga di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (16/4/2017). Di hadapan warga ia menegaskan niatnya untuk menjadi Gubernur Jabar selepas menuntaskan jabatannya sebagai Walikota Bandung.

"Bila ada izinnya saya mau mencoba ikhtiar sebagai Gubernur Jabar,” kata Emil. Ia melanjutkan, dirinya ingin membangun dan tidak mau cari duit dari jabatan. “Mudah-mudahan Jabar bisa luar biasa. Kalau mau berjuang, mari sama-sama kabarkan berita-berita kebaikan," ajaknya. Kota Bandung, lanjut Emil sudah Rangking 1 setelah dipimpinnya.

Dihadapan sejumlah media, Emil mengaku sengaja datang ke Sukabumi untuk bersilaturahmi memperkenalkan diri kepada masyarakat atas undangan relawan Barka yang menjadi suksesornya menuju Jabar 1.

"Karena belum tentu semua masyarakat di sini kenal dengan saya,” tuturnya. Inipun, lanjut Emil, merupakan proses sosialisasi menjelang pelaksanaan Pilkada Jabar yang tinggal beberapa bulan lagi. Bahkan pada kesempatan kunjungannya ke Sukabumi ini, ia mengaku bahwa dirinya sebagai cucu kyai.

"Saya anak dari dua orang yang sederhana, kakek saya kyai punya pesantren delapan,” akunya. Jadi, kalau ada yang nanya Ridwan Kamil itu siapa, sebutin aja bahwa Ridwan Kamil itu cucu kyai yang punya delapan pesantren.” Tutur Walikota Bandung itu.


Oleh karenanya sambung suami Atalia Praratya itu, banyak program-program keislaman di Bandung seperti Maghrib mengaji dan Subuh berjama’ah," tutupnya dengan suara lantang. (Red*)
close
close
close