Breaking
loading...
Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Thursday, March 14, 2019

Redaksi sukabumiNews

KPU Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan DPTb

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tahap 2 untuk pemilihan umum (pemilu) 2019.
sukabumiNews, SUKABUMI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tahap 2 untuk pemilihan umum (pemilu) 2019. Rapat Pleno dilaksanakan di salah satu Hotel di Jl. Selabintana Sukabumi pada Selasa (12/3) kemarin.

Berdasarkan data yang diterima, DPTb tahap kedua bertambah sangat signifikan. Untuk DPTb keluar tercatat ada 2,460 pemilih yang sebelumnya hanya tercatat sebanyak 1,076 dengan rincian sebanyak 1516 pemilih laki-laki dan 944 pemilih perempuan. Sementara DPTb yang masuk sebanyak 2,344 yang sebelumnya tercatat 1,016 dengan rincian terdiri dari 1672 orang pemilih laki-laki dan 672 pemilih perempuan.

 "Jumlah yang keluar berada di 47 kecamatan dan 205 desa/keluarahan serta 1,179 TPS. Sementara jumlah yang masuk berada di 44 kecamatan, 170 desa/kelurahan dan 733 TPS," jelas Komisioner KPU Ayi Saepudin dan Hamdan Sapari dalam pesan WhatsApp yang diterima sukabumiNews, Rabu (13/3).

Sementara itu, kata Ayi untuk potensi pemilih menggunakan e-KTP sejumlah1459 pemilih yang terdiri dari 752 pemilih laki-laki dan 707 pemilih perempuan yang  tersebar di 41 Kecamatan, 206 desa/kelurahan dan 675 TPS.

"Kalau melihat hasil data, untuk penambahan sangat signifikan," tandasnya.


[Pewarta: Karim R.]
Editor: Red
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, March 13, 2019

Redaksi sukabumiNews

Caleg DPRD dari PKB Kabupaten Sukabumi Ini akan Perjuangkan Perda Koperasi Simpan Pinjam Syariah

sukabumiNews, CISAAT – Calon anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dapil III dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Agus Abdussalam mengaku telah meyampaikan secara langsung kepada Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, untuk memperjuangkan adanya Koperasi Syariah yang berbadan hukum untuk kesejahteraan masyarakat dan para karyawan pabrik.

Menurut Agus Abdussalam, hal itu telah disampaikannya secara langsung kepada Menaker di sela cara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (09/03/19), belum lama ini.

Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dapil III, Agus Abdussalam saat berbincang dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, di sela cara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tungga Sukabumi, (09/03/19)
Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dapil III, Agus Abdussalam saat berbincang dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, di sela cara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tungga Sukabumi, (09/03/19).
"Alhamdulilah pada agenda Tour Akbar, saat itu secara terhormat bisa langsung berbincang dengan Bapak Menaker sambil minum kopi bareng, sambil menyampaikan kondisi banyaknya Rentenir yang mengatasnamakan Koperasi, yang pada kenyataanya keberadaan Koperasi tersebut sangat mencekik para karyawan dengan pinjaman bunga yang sangat tidak wajar," ujar Agus Abdussalam kepada sukabumiNews.net, Selasa (13/03/19).

Maka dari itu, Agus mengaku sangat miris dengan kondisi maraknya Koperasi diluar Management perusahan pabrik yang ada di Sukabumi, yang dinilai sudah menggurita dan seporadis. Untuk itu, dirinya akan terus mendorong adanya satu wadah Koperasi di setiap perusahaan yang berbadan hukum, yang dituangkan dalam Perda. Sehingga ini aturan ini ada di setiap perusahaan kususnya pabrik yang memiliki ratusan hingga ribuan karyawan.

"Saya melihat saat ini, banyak karyawan atau buruh yang terlilit hutang ke rentenir dengan bunga yang sangat pantastis, tak tanggung-tanggung ATM yang jadi transaksi ketika akan menerima upah, itu sudah berada di tanggan para rentenir, dengan dalih jaminan,"  kata Agus.

Caled DPRD dari PKB Kabupaten Sukabumi Dapil III yang meliputi Kecamatan Cicantayan, Caringin, Cikembar,  Nagrak dan Cikidang, Agus Abdussalam itu   berkeinginan agar Pemkab Sukabumi bisa meminimalisir dan menutup liang gerak para pelaku Koperasi yang tidak jelas berada di luar pabrik.

“Untuk itu, dibutuhkan peranan semua pihak dalam memberantas ini semua,” tegas Agus seraya berharap.

"Berangkat dari semangat muda, sya berkeinginan lebih meratakan adanya aturan keberadaan Koperasi Syariah yang dikelola perusahan dan ini bisa berkembang baik melalui aktivitas simpan pinjam dan mengelola kebutuhan  pokok pekerja,” ucapnya.

Agus juga mengucapkan terimakasih kepada Menaker yang telah memberikan semangat dan dorongan kepada apa yang ia cita-citakan untuk kesejahteraan para buruh atau karyawan.

Tour Akbar saat itu dihadiri oleh Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji, Ketua Kopkar PT Muara Tunggal Sudarno Rais dan 5.030 karyawan dan keluarga PT Muara Tunggal dan dilepas Bupati Sukabumi Marwan Hamami.


[Reporter : Rudi Samsidi]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Gelar O2SN

sukabumiNews, SURADE – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menggelar berbagai perlombaan Olimpiade Olaharaga Siswa Nasional (O2SN). Acara direncanakan akan berlangsung selama 3 hari mulai Selasa, (12/3) hingga Kamis (14/3). Acara dibuka di Lapang Lodaya Desa Surade Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/3/19) kemarin.

Ajang perlombaan O2SN ini diikuti oleh ribuan pelajar dari Sekolah Dasar Se-Kabupaten Sukabumi dan dimeriahkan dengan penampilan kreatifitas siswa-siswi, mulai dari penyambutan  upacara adat dan penampilan Marching Band.

Kadis Pendidikan Muhamad Solihin, MSI. mengatakan Acara O2SN akan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 12 hingga penutupan pada Kamis mendatang tanggal 14 Maret 2019. “Hari ini kegiatan O2SN resmi kami buka,” ucap Muhamad Solihin.

Selain itu kata dia, di tahun ini target O2SN minimal bisa sama seperti halnya tahun sebelumnya. “Dan untuk di tingkat Provinsi mudah-mudahan lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya,” tambah Kadis.

Kadis juga menjelaskan, bagi siswa-siswi yang mengukir prestasi diajang 02SN pemerintah Kabupaten Sukabumi akan memberikan bantuan berupa beasiswa untuk bisa berprestasi di tingkat nasional.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Kontingen dari Kecamatan Parungkuda Toto Amir Nasuha, Spd. usai kegiatan upacara pembukaan O2SN kepada sukabumiNews menyapaikan bahwa Kontingen Kecamatan Parungkuda mengirimkan sebanyak 52 Siswa untuk mengikuti semua cabang olahraga yang dilombakan.

“Semua cabang seni baik seni nasional maupun daerah diikuti, untuk nasional ada Tari Solo dan untuk Daerah ada Pupuh serta Tari Jipeng dan banyak lagi yang lainya." ucap Toto.

Sementara tutur Toto, untuk cabang olah raga dari Kecamatan Parungkuda menjagokan Atlit dari Pecak Silat dan Karate. “Karena khusus Karate ini kami sudah pernah mengikuti dan sudah pernah menjadi Atlit perwakilan dari Kabupaten Sukabumi untuk mengikuti di tingkat Provinsi Jawa Barat tepatnya di Bandung.

Toto berharap dengan adanya kegiatan seperti ini pihaknya bisa lebih giat dalam membina siswa-siswi, agar kedepan bisa lebih meningkatkan kegiatan dan prestasinya.


[Pewarta: AZ/Agus Sadewa]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Jaringan Penyelundupan Sabu Sukabumi, Berhasil Dibekuk Pasukan Gabungan BNNP dan BNN Sukabumi

sukabumiNews, SUKABUMI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan BNN Pusat dan BNN Provinsi Jabar, berhasil mengamakan Empat tersangka asal Kota Sukabumi, yang di duga menyelundupkan narkoba jenis Sabu seberat 20 Kg.

Kepala BNNK Sukabumi AKBP Deni Yus Danial menjelaskan, dalam pengungkapan penyelundupan sabu itu, pihaknya hanya membantu proses penangkapan yang dilakukan BNN Pusat dan BNNP Jabar, yang mencium adanya penyelundupan 20 kilogram sabu ke Sukabumi dengan kasus 9,54 kilogram sabu yang menjerat Zul, Zivilia, warga asal Taiwan.

Yus juga mengatakan, keempat orang ini diamankan pada 9 Februari 2019 oleh petugas gabungan dari BNN Kabupaten Sukabumi, BNN Pusat, dan BNN Provinsi. Mereka diamankan saat hendak menyelundupkan barang haram tersebut ke wilayah Sukabumi.

"Atas dasar laporan masyarakat dan pengintaian selama dua pekan, ahirnya mereka berhasil kami tangkap beserta barang bukti 20 kg Sabu. Adapun ke empat tersangka tersebut diantranya berinisial AJ, GI, AG dan LI," ungkap Yus Danial ketika dihubungi sukabumiNews.net, Rabu (13/03/19).

Dijelaskan Yus, penagkapan sidikan barang haram tersebut bermula dari pengakuan tersangka yaitu AG yang mendapat order dari J. Sementara, J adalah merupakan seorang tersangka yang ada di Lembaga Permasyarakatan (LP) Medaeng Surabaya.

"Setelah pesanan Sabu dipastikan, pesanan diambil AG di wilayah Dumai, Riau. Kemudian tersangka LI yang merupakan tangan kanan dari AG yang berperan sebagai perekrut dan pengendali lapangan. Tersangka saat ini juga berstatus residivis pada kasus sabu-sabu di Sukabumi," kata Yus.

Yus menambahkan, terangka AJ dan GI mengaku berperan sebagi sopir yang mengantar AG dan LI untuk membawa sabu-sabu dari Dumai dan di selundupkan ke wilayah Kota Sukabumi.

" Setelah mencium bakal adanya traksaksi dan penyelundupan barang haram tersebut, BNN Pusat bekerja sama dengan Provinsi juga Kabupaten, langsung saling kordinasi dan melakukan penyelidikan hingga ahirnya semua bisa terungkap dan kami ringkus beserta barang bukti," tandasnya.


[Pewarta : Azis. R]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, March 12, 2019

Redaksi sukabumiNews

Menjaga Ukuwah Islamiah, Ribuan Santri dan Ulama Se-Jabar Gelar Silaturahmi Akbar

sukabumiNews, CISAAT – Ribuan santri dan ulama Pondok Pesantren (Ponpes), beserta sejumlah tokoh dari Organisasi Masyarakat (Ormas) se-Jawa Barat, menghadiri Silaturahmi Akbar yang di gelar di Gedung Olah Raga (Gor) Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/03/19).

Hadir pada acara akbar tersebut, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Wakil Bupati Sukabumi H.Adjo Sarjono, Ulama Besar KH. Maemun Zubair, Kabag Kegamaan H.Unang, Ketua MUI KH Dr.Komarudi, Ketua DPP Goib Sukabumi KH.Asep Surojudin, Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi H.Ruyani, serta Anggota DPR RI Reni Marlinawati beserta para tokoh ulama dan umaro se-Sukabumi dan Jabar lainnya.

Ketua umum MUI Kabupaten Sukabumi KH Dr. Komarudi dalam sambutannya mengatakan, silaturahmi akbar ini diadakan tiada lain untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat sesuai syiar Nabi Muhamad Swt, dan untuk mempersatukan persepsi dalam menjaga persatuan dan sinergitas, kususnya dalam menghadapi Pemilu 2019.

"Disini, semua mempunyai hak untuk memilih seorang pemimpin, yang penting luas jiwanya, ilmunya, imannya .Memilih pemimpin adalah peninggalan para Nabi, itu untuk umat islam harus bisa memilih pemimpin sesuai hati nurani yang bisa menjaga ke kokohan persatuan semua umat di Indonesia," kata Komaridin.

Sementara itu Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami yang saat itu tidak bisa hadir secara langsung, dalam siar videonya mengucapkan ribuan permohonan maaf, kepada semua para Ulama dan Umaro yang hadir dalam Silaturahmi Akbar ini.

"Saat ini, saya selaku Bupati Sukabumi mengucapkan salam dan terimaksih kepada semua ulama dan umaro yang saat ini menghadiri Silaturahmi Akbar. Saya mohon maaf tidak bisa hadir dalam silaturahmi akbar, sehubungan bersama kelurga sedang menjalankan umroh dalam rangka nazar keluarga, mudah-mudahan acara terlaksana dengan dan sakral, lebih memperkuat ukuwah islamiah, menuju ulama umaro ngahiji dan Sukabumi lebih baik," singkat Marwan.

Dilain pihak, Wakil Bupati Sukabumi H.Adjo Sarjono mengapresiasi antusias para Ulama, Umaro, para Santri, tokoh masyarakan yang hadir. Pihaknya, juga mengajak para ulama, santri dan semua eleman masyarakat agar senantiasa, ikut mengsukseskan Pesta Demokrasi 2019.
"Atas nama Pemerintahan, kami akan sentiasa memberikan satu inovasi untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi, semua tidak lepas dari doa dan dorongan para Ulama dan Umaro, Santri dan semua masyarakat. Selain itu, saya mengajak mari sekseskan Pemilu 2019, untuk memilih pemimpin yang bisa membawa negri ini menuju Ukuwah Islamiah dan amanah," tuturnya.

Di saat yang sama, Kabag Keagaman Pemkab Sukabumi H.Unang mengatakan, kegiatan silaturahmi seperti ini sebetulnya sudah menjadi kegiatan rutin pemerintah, namun saat ini digelar secara Akbar dengan bertujuan mempersatukan ukuwah islamiah secara besar.

"Kegiatan silaturahmi denga para ulama, sudah mejadi agenda rutin, tapi kali ini kita gelar secara akbar," ucapnya.

Bahkan KH. Asep Surojudin salah satu tokoh ulam Sukabumi menuturkan, kegiatan silaturahmi Akbar ini sangat penting dan perlu di gelar terus secara rutin. Pasalnya, ini bisa menjadi ajang untuk lebih mempererat tali silaturahmi semua ulama, santri, pemerintahan, lembaga hukum dan Masyarakat.

"Alhamdulilah, Pemerintah saat ini sangat mengedepankan silaturahmi dengan semua kalangan, kususnya dengan para ulama, dimana semua pembanguan bisa berjalan dengan baik,” imbuh Kiyai yang lebih akrab disapa Abah Cisayar, yang juga sebagai Ketua Umum DPP GOIB Sukabumi ini.

[Pewarta: Rudi Samsidi]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Warga Kampung Bandang Geger, Sesosok Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Teras Depan Rumah Seorang Warga

sukabumiNews, CIREUNGHAS – Warga Kampung Bandang RT 015/ RW 004 Desa Tegalpanjang Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan Bayi yang masih memerah itu tengah tergeletak di teras depan rumah seorang warga.

"Bayi malang ini diduga baru saja dilahirkan dibuktikan dengan tali ari ari pusar yang masih menempel di tubuhnya dan dalam kondisi masih berdarah ditemukan malam tadi sekira pukul 18.30 WIB didepan teras rumah warga," ujar Iptu Eriyanto Kapolsek Cireunghas saat dihubungi, Senin (11/3/2019).

Kronologi penemuan bayi berawal saat penghuni rumah bernama Sinta (23) yang sedang berada di dalam kamar mendengar suara tangisan bayi. Saat dipastikan ternyata benar seorang bayi.

"Informasi dari saksi-saksi yang telah diperiksa di sekitar TKP, salah seorang warga bernama Yadi (53) memberikan keterangan jika sebelumnya sekira pukul 18.00 WIB saat dirinya hendak Shalat Magrib sempat melihat mobil yang berhenti tepat didepan gang atau disekitar TKP penemuan bayi," terang Eriyanto.

Dikatakan Kapolsek, Yudi tidak menaruh curiga dan melanjutkan ke Masjid untuk Shalat Magrib. Dari keterangan yang diberikan Yudi, ciri-ciri kendaraan yang diduga dipakai pelaku saat membuang bayi merupakan mobil jenis Honda Jazz, berwarna kuning orange. Sementara lanjut Eriyanto, ciri lainnya terdapat gambar atau stiker berwarna putih pada bagian kaca depan mobil.

"Melihat kondisi bayi yang diduga baru saja dilahirkan masih sangat lemah, bayi wanita mungil langsung dilarikan ke Puskesmas Cireunghas untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Kasus ini sedang kami dalami," tandasnya.


[Pewarta: Azis R.]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close