Breaking
Showing posts with label nasional. Show all posts
Showing posts with label nasional. Show all posts

Thursday, January 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

Terkait Proses Hukum yang Menimpa Ahmad Dhani, Amien Rais Ancam Menkumham: Kita Buat Perhitungan Nanti

[Amin Rais Jenguk Ahmad Dhani. (foto Istimewa: ANTARA)]
sukabumiNews, JAKARTA – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, mengultimatum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly. Amien menduga ada intervensi Yasonna terhadap proses hukum yang menjerat politikus musisi Ahmad Dhani.

Amien berpesan kepada Dhani agar mencatat semua kejanggalan yang ada di dalam Rutan Cipinang.

"Mumpung bertemu, saya meminta kepada Mas Ahmad Dhani, tolong selama Anda ditahan, catat baik-baik semua kejanggalan yang ada di dalam Rutan Cipinang ini. Bukan saja yang kasat mata," kata Amien usai besuk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis, 31 Januari 2019.

Menurut Amien, ada informasi bila Menteri yang berasal dari PDI Perjuangan itu ikut campur tangan. "Saya dengar katanya memang ada campur tangan politik dari Menkumham yang sangat kentara," ujarnya.

Amien dengan sedikit geram mengingatkan Yasonna bila benar dugaan intervensi itu. Sebagai pejabat, Yasonna mesti hati-hati bersikap. Ia pun siap buat perhitungan dengan Yasonna.

"Saya juga mengimbau kepada Yasonna Laoly, Anda ini menteri, Menkumham ya. Hati-hati Anda! Jangan sampai melakukan intervensi politik. Kita buat perhitungan nanti. Sekian saja," ujar Amien.

Dhani dijebloskan ke Rutan Cipinang usai divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 28 Januari 2019. Dhani divonis 1,5 tahun pidana karena cuitannya di media sosial terhadap pendukung eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Cuitan Dhani lewat akun Twitternya pada 2017 lalu dianggap menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan rasa kebencian terhadap suatu golongan.

Artikel ini telah dimuat di VIVA.co.id dengan judul "Amien Rais Ancam Menkumham: Kita Buat Perhitungan Nanti"

Tuesday, January 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Dewan Pembina FPI Habib Muhsin: Maklumat IB HRS Tentang Partai Bulan Bintang Itu Hoax

Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas menyatakan semua berita yang mengatasnamakan Habib Rizieq Shihab dan FPI yang menyerang Partai Bulan Bintang (PBB) pasca Rakornas itu black campaign alis hoaks.
[Foto: Dewan Pembina PP FPI Habib Muhsin Ahmad Alatas bersama Yusril Ihza Mahendra sesaat setelah Rakornas PBB]
sukabumiNews, JAKARTA – Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas menyatakan semua berita yang mengatasnamakan Habib Rizieq Shihab dan FPI yang menyerang Partai Bulan Bintang (PBB) pasca Rakornas itu black campaign alis hoaks.

“INGAT… !!!. Semua Berita yang Mengatasnamakan IB HRS & FPI yang menyerang/black campaign kpd PBB itu HOAX,” kata Habib Muhsin lewat pesan singkat yang beredar di WhatsApp, Selasa (29/1/2019).

Ia, harapkan kepada para Advokasi & Hukum PBB untuk mengidentikasi sumber-sumber berita HAOX yang menyerang PBB untuk diserahkan kepada pihak yang berwajib (aparat kepolisian).

“Jadi mohon kepada seluruh umat Islam tetap rapatkan barisan jangan percaya kepada oknum2 pribadi caleg / simpatisan dari luar PBB sebagai pembuat berita palsu/hoax (tukang fitnah & tukang adu domba) sebagai bentuk black Kampaign,” tegas Caleg DPR RI dari PBB dapil 6 Jawa Barat ini.

Habib Muhsin juga tegaskan, perjuangan caleg PBB pro Ijtima Ulama tetap konsisten untuk perjuangan Islam.

“Perjuangan caleg PBB Pro Ijtimah Ulama, Pas Lantang & Poros Mekkah tetap konsisten untuk perjuangan Islam dengan landasan Lillahi Ta’alah (Alqur’an & Hadist),” tegasnya, seperti dikutip Abadikini.com.

Monday, January 28, 2019

Redaksi sukabumiNews

PBB Dukung Jokowi-Maruf, Tim Relawan TKN: Gerbong Tambah Panjang

[Foto: Wakil Direktur Relawan TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Mohammad Yamin]
sukabumiNews, JAKARTA – Wakil Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Mohammad Yamin, merespons positif keputusan Partai Bulan Bintang atau PBB mendukung pasangan Joko Widodo -Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

“Itu keputusan yang menggembirakan. Gerbong pendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor 01 bertambah panjang,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 27 Januari 2019.

Yamin menegaskan setiap dukungan bagi Jokowi - Ma’ruf, dari mana pun datangnya, mesti direspons dengan baik. Apalagi dukungan itu dari PBB. “Ribuan kader dan caleg PBB tentu akan bersinergi dengan kader partai pendukung yang lain serta para relawan untuk memenangkan Jokowi–Ma’ruf,” katanya.

Para relawan, menurut dia, siap berkolaborasi dengan kader PBB untuk menggalang suara bagi Jokowi-Ma’ruf Amin. “Para relawan akan bahu- membahu dengan semua pihak, juga kader partai pendukung,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menegaskan, partai yang dipimpinnya menyokong Jokowi–Ma’ruf Amin.

"PBB secara resmi dan organisatoris memberikan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin. Kalaupun ada pribadi-pribadi anggota yang berbeda pandangan, sebagai partai demokratis, PBB menghormati perbedaan pandangan itu. Namun ekspresi atas perbedaan itu wajib dilakukan atas nama pribadi masing-masing dan tidak melibatkan institusi partai," ujar Yusril melalui pesan singkatnya, seperti dikutip sukabumiNews dari VIVA, Sabtu 26 Januari 2019.
Redaksi sukabumiNews

Waketum PP Persis Hormati Lahkah Politik Partai Bulan Bintang Dukung Jokowi

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) Dr. Jeje Zaenudin menyikapi dengan santai dan bijak keputusan DPP PBB mendukungan pasangan no 01 di Pilpres 2019 .
sukabumiNews, JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) telah resmi menyatakan dukungan politik terkait Pilpres kepada pasangan Colon nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin pada acara Rakornas PBB yang berlangsung di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

[Foto: Suasana Pembukaan Rakornas Partai Bulan Bintang di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, Minggu (27-1-2018)]
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) Dr. Jeje Zaenudin menyikapi dengan santai dan bijak. Persis juga menghormati langkah politik yang telah diputuskan PBB.

“Ya, Kita hormatilah keputusan DPP PBB, itu kan hak konstitusional PBB sebagai Partai Politik yang berpijak kepada asas musyawarah dan demokrasi,” kata Jeje saat seperti dikutip Abadikini.com, Minggu (27/1/2019).

Jeje Zaenudin yang saat Rakornas PBB berlangsung sedang berada di Medan, Sumutra Utara menuturkan, Persis sebagai Ormas yang independen tidak elok untuk menyatakan setuju atau tidak atas putusan PBB itu, apa lagi sampai meminta kepada DPP PBB untuk mengoreksi dan mengkritik.

“Persis sebagai Ormas yang independen dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun, tentu tidak elok memberi tanggapan setuju atau tidak setuju apalagi untuk mengoreksi dan mengkritik,” ujarnya.

Pimpinan Pesantren Persis 69 Jakarta Timur dan penulis buku “Metode dan Strategi Peberapan Syariat Islam di Indonesia” ini juga menjelaskan, sikap politik Persis terkait dengan partai sudah tegas, yaitu menjaga jarak yang sama terhadap semua kekuatan politik.

“Tetapi tegas mendukung dan menyalurkan aspirasi politik nya kepada kekuatan politik yang berpihak kepada kepentingan Islam dan umat, termasuk perjuangan dibidang legislasi Islam,” jelasnya.

Selain itu, Jeje juga memaklumi jika saat ini terjadi kerisauan bahkan mungkin saja kekecewaan pada tataran akar rumput partai dan para simpatisan dari ormas yang simpati kepada PBB yang berbeda pandangan dengan DPP PBB, termasuk mungkin pada sebagian besar simpatisan dari Persis.

“Saya kira suatu hal yang wajar saja, sebab bagaimana pun Persis mempunyai irisan historis kuat dengan PBB, selain ikut membidani ide pembentukannya di BKUI (Badan Kordinasi Umat Islam) kader Persis banyak yang berhasil jadi anggota legislatif melalui PBB pada tahun pemilu 1999 dan 2004 di tingkat pusat maupun daerah.” Kata Jeje.

Jeje juga menuturkan, secara ideologis PBB sejatinya adalah melanjutkan cita-cita besar Masyumi yang menjadi rumah politik resmi Persis masa orde lama.

“Walaupun pada faktanya dalam beberapa pemilu pasca reformasi, kader dari jamaah Persis tersebar di berbagai partai politik, tetapi aspirasi dan suara politik jamaah Persis terbesarnya disalurkan kepada PBB dan PKS. Sekalipun itu bukan suatu kebijakan resmi yang diintruksikan secara struktural, melainkan panggilan nurani kolektif para jamaah Persatuan Islam secara alamiah saja”, pungkasnya.


Artikel ini telah dimuat di Abadikini.com
Editor: Red.

Sunday, January 27, 2019

Redaksi sukabumiNews

Partai Bulan Bintang Putuskan Dukung Jokowi Di Pilpres 2019

sukabumiNews, JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) akan menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) pada Minggu-Senin (27-28/1/2019) besok di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Salah satu agenda dalam rakornas adalah menentukan arah dukungan di Pilpres 2019 mendatang.

Sekjen PBB Afriansyah Noor (Ferry Noor) mengatakan PBB sudah menentukan arah dukungan di Pilpres mendatang. Ferry mengatakan akan mendukung pasangan capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Sudah, sudah mengarah. Jadi sudah ada dukungan sudah menentukan arah. Sudah disepakati mendukung Pak Jokowi atau ke 01,” kata Ferry saat dikonfirmasi, Sabtu (26/1).

Ferry menjelaskan, keputusan itu diambil setelah PBB menggelar rapat pleno di kantor DPP PBB, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/1) malam. Dalam rapat itu dihadiri Ketua Umum, sekjen hingga pengurus DPP  lainya yang sesuai dengan aturan partai dalam rapat pleno. Rapat itu membahas mengenai dukungan PBB dalam Pilpres 2019.

Selain itu Ferry menegaskan PBB kubu Itjima Ulama yang mendukung pasangan capres 02 Prabowo-Sandi mau tidak harus menerima keputusan partai. “Ya menerima. Kan sudah menjadi keptusan partai, bukan keputusan pribadi atau perorangan begitu,” ucap Ferry seperti dikutip dari Kumparan.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan rencananya dalam rapat besok akan diikuti oleh sebanyak 514 DPC dan 34 DWP yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia juga mengatakan berencana mengundang capres Jokowi dalam rakornas besok.

“Ada rencana (undang Jokowi) cuman belum di godok matang sama panitia. Jadi ada rencana,” tutup Ferry.

PBB sebelumnya terbagi menjadi dua kubu antara pendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin dengan Prabowo – Sandiaga Uno. Kader yang mendukung Jokowi adalah kubu Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra –Yusril kini menjadi kuasa hukum Jokowi di Pilpres 2019. Sementara kader yang mendukung Prabowo adalah kubu Itjima Ulama. [Red*/ak]

Tuesday, January 22, 2019

Redaksi sukabumiNews

Kedatangan Mantu Presiden Jokowi untuk Meresmikan Perumahan Program Nawacita Sukabumi Sejahtera Satu Disambut Banjir dan Lumpur

Kedatangan mantu presiden Jokowi, Bobby Nasution ke Kabupaten Sukabumi, untuk meresmikan Perumahan yang berlokasi di Wilayah Kp. Cioray Desa Bojongraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, disambut hujan deras disertai banjir dan lumpur, Senin (2/1/2019).
sukabumiNews, CIKEMBAR – Rencana kedatangan mantu presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution ke Kabupaten Sukabumi, untuk meresmikan Perumahan yang berlokasi di Wilayah Kp. Cioray Desa Bojongraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, disambut hujan deras disertai banjir dan lumpur, Senin (2/1/2019).

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi dan Muspika Cikembar hadir dalam acara peresmian tersebut.

Penyambutan kehadiran Bobby untuk melaksanakan peletakan batu pertama pada pembangunan perumahan program Nawacita Sukabumi Sejahtera Satu yang semula dijadwalkan di lokasi Venue yang berukuran 12 X 15 Meter yang menampung tamu undangan sekitar 500 orang itu dipindahkan ke Aula Desa Bojongraharja karena lahan lokasi Vanue tersebut digenangi air dan lumpur.

“Dikarenakan intensitas curah hujan semakin besar maka acara pun di pindahkan ke Aula Desa. Bojongraharja, " ungkap Ketua Panitia EO Muhammad Fadil kepada sukabumiNews.

Terkait peruntukan perumahan yang akan dibangun dan diresmikan oleh mantu presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, Asda II Dodi Hadiat Soemantri, Finance Leadership Development Program (PFLDP) fasiliras likuiditas pendirian perumahan, dikonfirmasi di tempat terpisah mengatakan, perumahan ini diprioritaskan untuk masyarakat yang mempunyai penghasilan rendah diangka maksimum Rp4 juta.

“Perumahan ini menurut kita relatif baik karena bisa terjangkau untuk kalangan masyarakat kebawah,” kata Dodi Hadiat.

Akan tetapi Lanjut Dodi, ada persyaratan tertentu yang mungkin nanti oleh pihak Bank BTPN selaku bank yang memfasilitasinya akan di terapkan. “Ini adalah salah satu program Pemerintah Pusat dan Anggarannya pun kalo tidak salah hampir mengucurkan 60 Triliun se-indonesia,” jelasnya.


Sementara itu Bobby Nasuton yang tiba kemudian, kepada sukabumiNews menuturkan rencana kedatangan dia ke Sukabumi ini. Menurutnya, pada tahap pertama ia akan mengawali pembangunan dengan membangun sekitar 500 unit perumahan diatas luas tanah 15 hektar, dari total 1500 unit diatas total luas tanah 30 hektar.

“Selain kita membatu program Pemerintah Pusat,  ini sudah menjadi Visi Misi Nawacita. Target kita 1,5 tahun untuk melaksanakan pembangunan perumahan sebanyak 500 unit, dengan DP Rp500 ribu,” kata Bobby.

“Akad sudah disubsidi sesuai dengan regulasi dari kementrian PUPR dan kita menjalin kerjasama dengan pihak Bank BTN yang sudah ditunjuk oleh pemerintah,” tambahnya.

“Harapan kita mudah-mudahan saja bukan hanya Developer kita yang membangun (PFLDP), tapi banyak yang mengikuti jejak kita dan mendukung Program dari Pemerintah Pusat ini,” tutup dia.

Di akhir kunjungannya, Bobby memberikan santunan kepada 115 orang yatim piatu secara simbolis.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.
close
close