Breaking
Showing posts with label kotasukabumi. Show all posts
Showing posts with label kotasukabumi. Show all posts

Wednesday, February 13, 2019

Redaksi sukabumiNews

Sejumlah Harapan Tumbuh dari dari Berbagai Kalangan di Hari Pers Nasional 2019

Sejumlah harapan diutarakan berbagai pihak agar kedepannya insan pers lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai fungsinya. Salahsatunya seperti yang diutarakan Ketua DPRD Kota Sukabumi, Yunus Suhandi, S.IP.

Yunus berharap, jurnalis dapat meningkatkan sinergitas dengan pemerintah dan lembaga pemerintah daerah dalam pembangunan bangsa secara umum, khususnya masyarakat Kota Sukabumi.

“Semoga Pers dapat menjadi Inspirasi bagi masyarakat Kota Sukabumi dan bangsa ini pada umumnya," harap Ketua DPRD Kota Sukabumi di Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari, yang baru lalu.[Red/*]

Monday, February 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Video: Pemda dan DPRD Kota Sukabumi Sahkan 2 Perda


sukabumiNews, CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi dan DPRD Kota Sukabumi mengesahkan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daaerah (Perda). Dua Perda yang baru saja disahkan ini yakni Perda sekaitan dengan Penyiarana Publik Lokal Radio dan Perda Pengelolaan Limbah Domestik.

Pengesahan dua raperda ini ditandai dengan penandatanganan oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi dan Ketua Raperda Media Lokal Radio dan Televisi yang sekaligus menjadi ketua Pansus Dua Raperda,Olih Solihin.pada sidang paripurna DPRD Kota Sukabumi, Rabu 6 Februari 2019.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi didampingi Wakil Walikota Sukabumi, Andri Hamami. [Red/*]

Friday, January 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pesan KPUD Kota Sukabumi Menuju Pemilu Serentak 17 April 2019

Pastikan Nama Anda Sudah Terdaftar dalam DPT.

Sunday, December 2, 2018

Redaksi sukabumiNews

Honorer di Kota Sukabumi akan Segera Terima SK

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi (duduk paling kanan) berdialog dengan Ketua PPHI (kiri) di Rumah Dinas Walikota, Kamis (29/11/2018)
Cikole, SUKABUMINEWS.net – Para honorer di Kota Sukabumi yang semula bertanya-tanya akibat ketidak jelasan nasibnya kini patut bangga. Pasalnya dalam waktu dekat mereka akan segera menerima SK Walikota.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum Forum Honorer Indonesia (Ketum FHI) Nanan Surahman, M.Pd. kepada sukabumiNews, usai bersilaturahmi dengan Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di Rumah Dinas Walikota, Kamis 29 November 2018 belum lama ini.

“Alhamdulillah silaturahim tindak lanjut mengenai SK Walikota bagi Honorer Kota Sukabumi berjalan lancar. Insya Allah dalam waktu dekat SK Walikota bisa segera honorer terima,” kata Nanan kepada sukabumiNews, Ahad (2/11/2018).

Namun demikian Nanan yang juga selaku Pembina Presidium Peduli Honorer Indonesia (PPHI) itu tidak menyebutkan dengan pasti, kapan SK tersebut akan diterima guru honorer.

Sementara itu Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi membenarkan pernyataan yang diungkapkan Ketum FHI itu. Bahkan menurutnya, semua honorer akan mendapatkan SK mulai dari nol tahun.

Hanya saja tambah dia, bagi guru Tenaga Harian Lepas (THL) penggajiannya dari Kepala Sekolah.

Dalam dialognya dengan Ketua PPHI itu Walikota juga menjanjikan Surat Perintah Tenaga Harian Lepas (SP-THL) yang semula telah di serahkan oleh Walikota Sukabumi sebelumnya akan di rubah dengan Surat Keputusan (SK).

Menanggapi hal tersebut Nanan berpendapat bahwa memang SK sangat berbeda dengan Surat Perintah (SP). “Ketika si honorer hendak mengurus proses Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan Sertifikasi, yang di pinta itu adalah SK Kepala Daerah, bukan SP. Dan SP seakan-akan tidak ada nilainya,” jelas Nanan. (Red*)

Saturday, November 10, 2018

Redaksi sukabumiNews

Bentuk Nyata Kepedulian Sesama, Kodim 0607 Kota Sukabumi Buka Warung Sedakah

Kodim 0607 Kota Sukabumi membuka Kantin (Warung) Sedakah yang di beri nama Kantin Barokah.
Cibeureum, SUKABUMINEWS.net - Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, Kodim 0607 Kota Sukabumi membuka kantin (Warung) Sedakah yang di beri nama Kantin Barokah.

Di Kantin Barokah ini warga masyarakat teruma di wilayah sekitar Kodim 0607 Kota Sukabumi bisa beroleh makan gratis pada setiap hari Jum'at.

Dandim 0607 Kota Sukabumi Letnan Kolonel (Letkol) Kavaleri Mujahidin kepada sukabumiNews mengatakan,  Kantin ini dinamakan kantin Barokah dengan harapan kegiatan yang dilakukan, terutama dalam upaya berbagi rizki menjadi barokah bagi warga masyarakat.

“Kita mengadakan makan gratis setiap hari Jum'at karena kita berupaya untuk berbagi rezeki, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi Barokah bagi warga masyarakat teruma di wilayah sekitar Kodim yang membutuhkan,” kata Letkol Kav Mujahidin di Cibeureum, Kota Sukabumi, Jum’at (9/11).

Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Kav. Mujahidin bersama Persit di Warung Barokah

Dijelaskan Dandim, dalam hal ini konsepnya adalah memberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat, tidak memperjual belikan. “Akan tetapi bilamana ada yang membayar kita masukan dalam kategori sedekah, setelah uangn terkumpul lalu uang tersebut diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu,  kaum dhuafa,  yatim piatu.” Terangnya.

Dia melanjutkan, meski baru kedua kalinya kegiatan ini dilaksanakan, namun kata Dandim, informasi sudah menyebar dan ia melihat banyak yang datang menghampiri warung Barokah ini dari berbagai lapisan masyarakat seperti tukang beca,  tukang ojek,  supir angkot dan yang lainnya.

Harapan saya kedepan Warung Barokah ini bisa terus berlanjut.  Alhamdulilah para dermawan pun ikut berpartisifasi dalam kegiatan ini dengan menyisihkan rezekinya serta saudara saya Bro Edie yang sudah memberikan sumbangannya saya ucapkan terima kasih,” tambah Letkol Kav. Mujahidin .

Persit Kodim 0607 Kota Sukabumi ini dengan Warung Barokah yang dikelolanya

Harapan yang sama juga dikemukakan Ketua Persit Kodim 0607 Kota Sukabumi Yustanti Mujahidin. Menurutnya niat dan tujuan istri TNI AD ini membuka Warung Sedakah tidak lain sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. “Dan kita belajar bagaimana caranya untuk bisa  berempati terhadap lingkungan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Yusnanti juga menjelaskan alasan kenapa pihaknya menjadwalkan makan gratis di warung Barokah setiap hari Jum'at. Hal itu menurut ia dikarenakan ada jemaah untuk melaksanakan Ibadah Shalat Jum'at di Mesjid Kodim 0607 Kota Sukabumi.

Selain itu tambah Yusnanti, disekitar Kodim banyak yang melintas seperti tukang ojek, supir angkot dan gerobak. “Jadi bisa makan dahulu di warung barokah lalu melaksanakan Shalat Jum'at jadi menambah lagi keberkahan kita dan bertambah pahala kita, Amin," tuturnya.


Ditemui di tempat yang sama, Danramil 02 Citamiang Kapten Infantri Yayat Sudrajat yang saat itu nampak tengah menikmati makan geratis, sangat mengapresiasi akan ide dan gagasan dibukanya Warung Barokah oleh Ketua Persit Kodim 0607 Kota Sukabumi ini.

“Dengan demikian pada setiap Hari Jum'at semua lapisan masyarakat bisa mendatangi dan makan sepuasnya di Kodim 0607 Kota Sukabumi ini tanpa harus membayar,” ucapnya.

“Sebagai donator, 13 Danramil, para kasi dan donator lain menyisihkan rezeki demi untuk  keberadaan Warung Barokah ini,” pungkasnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: Red.

Friday, November 9, 2018

Redaksi sukabumiNews

Lahan Eks Terminal Sangat Strategis untuk Pasar Sementara

Kepala Dinas Kop UKM Dagrin (Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna
Sukabumi, SUKABUMINEWS.net – Kepala Dinas Kop UKM Dagrin (Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna menjamin, lahan eks terminal sangat strategis untuk dijadikan pasar penampungan sementara. Lokasi eks terminal tersebut diapit dua jalan besar yakni Jalan Sudirman di sebelah utara dan Jalan Arief Rahman Hakim di sebelah selatan.

"Eks terminal tempatnya sangat strategis baik bagi para pedagang maupun masyarakat sebagai pengunjung pasar. Lokasinya terakses oleh angkutan umum dari kedua ruas jalan," kata Ayep kepada sejumlah awak media di kantornya, Kamis (8/11/2018).

Di eks terminal tersebut, pengembang Pasar Pelita, PT. Fortunindo Artha Perkasa (FAP) menyediakan 500 lapak untuk para pedagang yang saat ini masih berjualan di seputar areal pembangunan Pasar Pelita. Para pedagang tersebut menempati kios-kios darurat di Jalan Stasiun Barat,  Jalan Stasiun Timur, Pasar Cimol, dan sekitarnya.

"Dalam relokasi pedagang ini, Pemkot Sukabumi sifatnya hanya memfasilitasi dan membantu pengembang dalam pemindahan barang-barang. Pembangunan lapak menjadi tanggung jawab pengembang," ujar Ayep.

Pasar sementara di lahan eks terminal, ujar Ayep, bisa dioperasikan dalam jangka dua minggu ke depan. Keadaan saat ini tinggal pemasangan jaringan listrik.  Sebagai fasilitator, Dinas Kop UKM Dagrin sudah menyiapkan nomor-nomor pencocokan kios untuk para pedagang yang akan menempati pasar sementara.

"Dalam proses relokasi ini, semuanya gratis, hanya listrik saja yang bayar. Pemkot tidak akan melakukan pungutan dan kami juga melarang pengembang minta biaya atas relokasi tersebut," tandasnya.

Relokasi pedagang ke eks terminal, ujar Ayep, itu untuk kepentingan bersama demi kelancaran pembangunan Pasar Pelita. Dirinya juga berharap kepada pihak PT. FAP agar bisa menyelesaikan pembangunan Pasar Pelita sesuai perjanjian dan target yang telah ditetapkan.

"Mudah-mudahan pengembang dapat memenuhi janjinya yang akan menyelesaian pembangunan Pasar Pelita pada tahun 2019. Pak Wali Kota memberikan batas waktu satu tahun untuk penggunaan eks terminal sebagai pasar sementara," kata Ayep.

Rencananya, Jumat (9/11/2018) ini, Pj. Sekda Kota Sukabumi Saleh Makbullah akan memimpin pembahasan relokasi pedagang ke pasar penampungan eks terminal bersama SKPD terkait.

Pewarta: YUS F. Purwasari
Editor: Red.
close
close