Breaking
Showing posts with label kebakaran. Show all posts
Showing posts with label kebakaran. Show all posts

Friday, September 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

VIDEO: Kebakaran Hanguskan 3 Kios di Pasar Induk Cibatu Cisaat, Puluhan Pedagang Panik

sukabumiNews, CISAAT – Kebakaran menghanguskan 3 kios di Pasar Induk Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jum’at (20/9/2019) pukul 15.30 Wib. Api diduga karena korsleting listrik.

Pantauan sukabumiNews, sejumlah pedagang terlihat berhamburan di depan kios yang terbakar hingga ke tepi jalan raya.

Lalulintas jalan raya Cibatu menuju Cisaat pun sempat tersendat. Namun Polisi segera mengaturnya untuk memperlancar arus lalu lintas.

Mardianto, pedagang Lontong Padang di salah satu kios yang terbakar mengaku, sebelum kejadian, dirinya tengah menonton TV. “Tahu-tahu pak haji yang di kios sebelah mita tolong. Tolong, tolong, katanya,” ujar Mardianto.

“Lantas saya lari keluar, ternyata api sudah merambah di atas kios pak haji ke kios saya,” ungkapnya.

Melihat kejadian tersebut Mardianto berserta pedagang kios lainnya bergegas menyelamatkan isi kios masing masing-masing. Sementara, api terus menjalar hingga membakar tiga kois yang berada di sebelahnya.

Api dapat dipandamkan setelah 3 unit mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang melalap 3 kios tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam persistiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.


Pewarta: AM.
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019 

Monday, September 16, 2019

Redaktur

Akibat Konsleting Listrik Sebuah Gudang Berisi Sepeda Motor dan Perabotan Rumah Tangga Hangus terbakar

*sebuah gudang terbakar*
sukabumiNews, BAROS - Sebuah bangunan gudang milik Nurdin di Kampung Cipeujeuh, RT 01, RW 03, Kelurahan/Kecamatan Baros terbakar pada Senin (16/9/2019). Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun seisi gudang ludes, yang tersisa hanya kepingan.

Menurut keterangan warga sekitar, kobaran api mulai terlihat sekira pukul 8:15 WIB. Api terlihat dari atap bangunan, dan merambat hingga menghanguskan seluruh bangunan yang berukuran 8 x 9 meter persegi itu.

“Api terlihat menyala dari ruangan tengah dan membumbung hingga ke atap bersama dengan kepulan asap hitam," kata Ali (55), seorang warga yang kebetulan menyaksikan peristiwa tersebut.

Api berhasil dipadamkan tidak lama setelah petugas Pemadam Kebakaran datang dan melakukan penanganan, namun tidak banyak yang bisa diselamatkan dari peristiwa kebakaran ini.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami kepada sukabumiNews menjelaskan, dalam peristiwa ini cukup banyak perabotan yang terbakar. “Karena selain digunakan sebagai gudang, tempat tersebut difungsikan sebagai dapur rumah tangga,” ungkapnya.

"Gudang yang berisi satu unit sepeda motor merek Legenda tahun lawas, perabotan rumah tangga seperti mesin cuci, empat ekor ayam ternak hangus tidak terselamatkan," tambahnya.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 juta," imbuhnya.

Dari hasil olah TKK, diketahui bahwa kebakaran diduga akibat konsleting listrik.

LIHAT Juga:
Dua Rumah dan Penggesekan Kayu Hangus Terbakar di Cikondang Surade


Pewarta : Azis R
Editor : Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, September 15, 2019

Redaktur

Dua Rumah dan Penggesekan Kayu Hangus Terbakar di Cikondang Surade

*kebakaran*
sukabumiNews, SURADE - Dua bangunan rumah dan penggesekan kayu di Kp. Cikondang, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, hangus terbakar api pada Ahad (15/09/2019), sekira pukul 20.20 WIB.

Menurut keterangan yang dihimpun sukabumiNews, saat kejadian, pemilik rumah dan warga tengah berada di dalam rumah masing-masing. Saat itu pula percikan api diketahui sudah berada di antara rumah dan penggesekan kayu.

Setelah kobaran api tampak membesar, salahsatu warga yang mengetahui kejadian itu terdengar berteriak meminta pertolongan. Seketika itu warga berhamburan ke luar rumah dan langsung bergotongroyong memadamkan api dengan alat seadanya, sebagian bergegas meminta bantuan pemerintah setempat dan menghubungi petugas pemadam kebakaran wilayah Kecamatan Surade.


LIHAT Juga:
Percikan Api Sambar Bensin, Isi Rumah H Rasyidin Ludes Terbakar 2 Orang Jadi Korban

Saksi mata, Sadili (50) alias Endut warga Kp. Leuwi Cagak menuturkan, api mulai diketahui warga setelah tampak membesar di antara bangunan rumah dan penggesekan kayu. "Setelah melihat titik api yang semakin besar, kami langsung membantu memadamkan dengan air dan alat seadanya," tutur Sadili.

Tidak lama berselang, lanjut Sadili, tampak berdatangan para petugas dari Damkar, aparatur desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sukatani. Dari kecamatan Surade tampak hadir Satpol PP, Tim P2BK dan Tim TAGANA. Beberapa saat kemudian, api berhasil dipadamkan.

"Alhamdulillah, kendati para petugas Damkar terlihat kesulitan lantaran di sekitar tempat kejadian terdapat matrial kayu yang berserakan, tapi apinya bisa dipadamkan dan tidak ada korban jiwa," terang Sadili.

Diketahui di tempat kejadian, bangunan rumah terbakar berukuran 6x12 meter milik Alam (30) dan areal gesekan kayu dengan luas lahan 20xmeter milik Feri alias Acing, mereka semuanya warga kampung Cikondang, Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.



LIHAT Juga:
Akibat Konsleting Listrik Sebuah Gudang Berisi Sepeda Motor dan Perabotan Rumah Tangga Hangus terbakar


Pewarta: Azis. R/Kncr
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, September 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Percikan Api Sambar Bensin, Isi Rumah H Rasyidin Ludes Terbakar, 2 Orang Jadi Korban

*rumah terbakar*
sukabumiNews, CURUGKEMBAR – Rumah H. Rasyidin yang terletak di Kp. Sindangsari RT.02/05 Desa Cimenteng Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terbakar. Kebakaran yang terjadisekira pukul 17.00 WIB, Rabu, (11/9/2019) itu mengakibatkan seisi rumah H. Rayidin (65) habis dilalap api.

Kebakaran juga mengakibatkan istri korban, Hj. Patmawati (50) yang harus dilarikan ke Puskesmas terdekat lantaran luka bakar pada kedua kaki dan tangannya.

*H. Patimawati, korban kebakaran di Kp Sindangsari Cimenteng*
Tidak hanya istrinya, anak H. Rasyidin, (Neng) yang masih duduk di bangku SD juga harus dibawa ke ahli patah tulang lantaran tangannya diperkirakan patah akibat terjatuh saat hendak ditolong oleh kakanya, Pikri (19).

Akibatnya, 2 orang menjadi korban akibat peristiwa kebakaran yang menimpa rumah H. Rasyidin, pemilik warung sembako di Kp. Sindangsari itu.


LIHAT Juga:
Bekas Gudang Limbah di Cibadak Terbakar, 1 Orang Dilarikan ke RS

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berawal dari Istri H. Rasyidin (Hj. Patmawati) yang sedang mengantongi kemasan kacang untuk dijual di warungnya dengan menggunakan lilin.

“Saat itu datanglah pembeli bensin, karena selain menjual kebutuhan sembako, H. Rasyidin pun menjual bahan bakar bensin. Kemudian Hj Patmawati beralih melayani  pembeli bensin,”  ujar salah satu tokoh masyarakat terdekat yang enggan namanya di sebutkan . .

Sontak, tutur Dia, Lilin yang tengah menyala di bawah palkon kios bensin itu tiba-tiba menyambar bahan bakar hingga keluar api dari bawah palkon dan melukai kaki serta tangan Hj. Patmawati.

“Melihat kejadian ini, Patimawati langsung minta tolong suaminya dan langsung datang,” terangnya.

Dia menjelaskan, Bensin di dalam jerigen yang sudah terkena api itu oleh H. Rasyidin dilemparnya ke luar dan mengenai pintu hingga terbakar. Saat H. Rasyidin mau menyelamatkan jerigen yang lain, api keburu membesar.

Sementara saat kejadian, kedua anak H. Rasyidin, Neng dan Pikri sedang berada di dalam rumah bersama istrinya.

*rumah H. Rasyidin, warga kp. sindangsari terbakar+
Beruntung warga terdekat sempat memadamkan api hingga kebakaran tidak berlangsung lama lantaran bangunan rumah H. Rasyidin dinilai tergolong bangunan yang permanen. Meski demikian, seisi rumah korbar tetap ludes tidak bisa diselamatkan.

*kursi terbakar*
Kursi rumah yang hangus terbakar.  
Akibat peristiwa tersebut, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Keluarga korban meminta, agar pemerintah setempat melalui BPBD segera membantu untuk memulihkan kondisi yang saat ini dirasakanya.


LIHAT :
Korban Kebakaran di Kelurahan Sudajaya Hilir Dapat Bantuan BPBD Kota Sukabumi


Pewarta : J.Ismed
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019

Monday, September 9, 2019

Redaktur

Korban Kebakaran di Kelurahan Sudajaya Hilir Dapat Bantuan BPBD Kota Sukabumi

*BPBD Kota Sukabumi serahkan sumbangan pada korban kebakaran*
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi serahkan bantuan kepada korban bencana kebakaran, Senin (9/9/2019).  
sukabumiNews, BAROS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memberikan sumbangan kepada Endang (50), korban bencana kebakaran di Kampung Begeg, RT 02, RW 02, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros Kota Sukabumi.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah Endang terjadi pada Ahad, 8 September 2019 kemarin.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan langsung kepada korban oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, Senin (9/9/2019) di lokasi kebakaran.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan,BPBD Kabupaten Sukabumi, Zulkarnain Barhami mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban korban yang terkena musibah. Bantuan yang diberikan berupa peralatan rumah tangga yang sifatnya darurat.

"Bantuan diantaranya, selimut, peralatan mandi MCK (gayung, ember), keperluan wanita, kidware, Family kit, perlengkapan makan, perlengkapan rekreasional, kesehatan keluarga, makanan siap saji, lauk pauk dan tambahan gizi," kata Zulkarnain kepada sukabumiNews, Senin (9/9/219).

Menurut Zulkarnain, pemberian bantuan sekaligus untuk menyemangati korban kebakaran agar cepat pulih dari trauma musibah yang dialaminya.

"Kami berharap korban bisa kembali semangat dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Adapun sumbangan makanan yang kami berikan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan optimal," pungkasnya.

Zulkarnain juga menghimbau kepada warga agar mereka tetap waspada terhadap potensi kebakaran terutama dilingkungan padat pemukiman.


Pewarta : Azis R
Editor : Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, September 6, 2019

Redaktur

Dokumen Penting Hangus Akibat Kebakaran

Petugas Kebakar, petugas PLN dan Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi.  
sukabumiNews, CITAMIANG – Kebakaran rumah kembali terjadi di Kota Sukabumi. Kali ini kebakaran menghanguskan sebuah rumah di RT 03, RW 04, Kelurahan/Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun dokumen penting milik korban ludes terbakar.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami mengatakan, api membakar ruangan kamar milik Rini berukuran 7, 5 meter persegi sekitar pukul 09:00 WIB. Kobaran api menghanguskan seluruh barang berharga yang berada didalam kamar.

"Barang yang terbakar yakni kasur, lemari pakaian dan isinya. Selain itu surat-surat berharga milik korban habis terkena rambatan api," kata Zulkarnain kepada SukabumiNews Jum'at (6/9/19).

Zulkarnain menjelaskan, kebakaran diduga dipicu oleh konsleting listrik. Api pertama kali muncul melalui mangkuk listrik yang tergantung diruang yang terbakar dan merambat ke flapon yang akhirnya meluas ke isi kamar.

"Kebakaran mengeluarkan kepulan asap yang cukup besar sehingga enam orang penghuni rumah terpapar karena shock dan mengalami sesak napas," jelasnya.

Zulkarnain mengungkapkan, api berhasil dipadamkan oleh sejumlah warga dan para siswa SMA Negeri 1 Kota Sukabumi sebelum kebakaran merambat ke tempat yang lebih luas.

"Pada saat petugas pemadam tiba di lokasi, api sudah padam berkat kesigapan warga dan siswa sekolah terdekat . Kita melanjutkan ke proses pendinginan, sdangkan untuk permasalahan listrik sudah di tangani oleh petugas PLN," pungkasnya

LIHAT Juga:
Percikan Api Sambar Bensin, Isi Rumah H Rasyidin Ludes Terbakar 2 Orang Jadi Korban


Pewarta : Azis R
Editor : Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, September 3, 2019

Redaktur

Kebakaran Hanguskan Madrasah Milik Ponpes Darul Futur Cibitung

kebakaran
sukabumiNews, CIBITUNG - Kebakaran hebat menimpa bangunan Madrasah dan Majlis Ta'lim Al-Ikhlas milik Pondok Pesantren Darul Futur di Kp. Gunungbatu II RT 14, RW 03, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 13.00 WIB, Selasa (03/09/2019).

Bangunan yang terbakar itu memiliki konstruksi bangunan dua lantai dan berukuran 9x8 meter dengan tinggi 7 meter.

Informasi yang dihimpun sukabumiNews, di tempat kejadian perkara ada 3 orang saksi yang melihat awal terjadinya percikan api, yakni Ustad Oden (41) warga asal Kp. Gunungbatu, Ahmad (28) kepala dusun desa Talagamurni dan Acep (39).

Kesemua saksi tidak bisa menyimpulkan dugaan terjadinya kebakaran yang menghanguskan madrasah Al-Ikhlas. Mereka hanya mengetahui api sudah mulai membesar dan bergegas meminta pertolongan.

"Api mulai mebesar dan kami langsung meminta pertolongan. Alhamdulillah, akhirnya setelah kurang lebih satu jam, api bisa dipadamkan," jelas Oded.

Oden melanjutkan, awalnya percikan api mulai membesar sekira pukul 12.35 WIB dan sudah tampak membesar di atap lantai dua. Saat itu, Madrasah dalam keadaan kosong. Kontan, Oded bersama orang yang ada di sekitar lokasi segera meminta bantuan warga dan pemerintah setempat. Berselang beberapa waktu, dua unit kendaraan pemadam kebakaran dari Surade dan Jampangkulon tiba dilokasi. Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Surade, AKP Norbertus Santoso menuturkan, untuk mengetahui lebih jauh penyebab terjadinya kebakaran, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Penyebab kebakaran masih kita lakukan penyelidikan. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian ditaksir sekitar Rp. 200, juta" tutur kapolsek.

Saat pemadaman kebakaran, tampak hadir anggota Polsek Surade, Koramil Surade dan pemdes Talagamurni dan ikut membantu tim pemadam kebakaran.


Pewarta: Azis R/Yusuf Kuncir
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, August 25, 2019

Redaktur

Rumah Warga Cipeundeuy Kalibunder Hangus Terbakar

kebakaran rumah
Rumah Rasiman warga Kampung Cipeundeuy RT.01/RW.0 Desa Kalibunder saat dilalap api, Ahad (25/8/2019).  
sukabumiNews, KALIBUNDER – Lagi, sebuah rumah milik Rasiman, warga Kampung Cipeundeuy RT.01/RW.0 Desa Kalibunder Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar.

Kebakaran yang terjadi pada Ahad, 25 Agustus 2019 sekira pukul 08.30 WIB pagi itu diduga akibat hubungan pendek arus listrik.

“Tidak ada korban jiwa akibat insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50.000.000,” ujar Camat Kalibunder, Chaerul Ichwan, S.STP., sesuai rilis yang diterima sukabumiNews, Ahad (25/8/2019).

Sementara, tutur Camat, demi keselamatan, keluarga korban saat ini di ungsikan ke rumah kerabat korban.

Pihaknya juga, kata Dia sudah melaporkan peristiwa kebakaran yang menimpa rumah warganya ini kepada dinas terkait, bahkan langsung kepada Bupati Sukabumi untuk segera disikapi lebih kanjut.


Pewarta : Azis R
Editor : Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, August 18, 2019

Redaksi3

Lagi, Rumah Seorang Guru SMP di Surade Luluh Dilalap Api

kebakaran
sukabumiNews, SURADE – Sebuah Rumah milik seorang Guru SMPN 3 Surade, H. Cecep (48) yang beralamat di Kp. Banjarsari Rt. 003/001 Desa Wanasari Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Jawa Barat hancur luluh dilalap si jago merah, Ahad (18/8/2019).

Informasi yang dihimpun sukabumiNews dari keterangan beberapa saksi di tempat kejadian, seperti Ibo (40) dan Asep (35), peristiwa terbakarnya rumah H Cecep terjadi sekitar pukul 16.40 WIB. Ibo yang pada saat insiden terjadi, ia sedang berada di rumah yang jaraknya tidak jauh rumah korban.

"Saya melihat titik api yang bersumber dari bagian dapur semakin membesar,” ujar Ibo kepada wartawan melalui selulernya.

Melihat kejadian, terang Ibo, Ia lalu berteriak meminta tolong kepada tetangganya untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

Sedangkan, tambah Ibo, pada saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. Pemilik rumah yaitu H. Cecep dan istrinya sedang berada di Masjid yang jaraknya lebih kurang 300 m dari rumahnya.

Saat rumahnya ditinggal istri Guru SMPN 3 Surade itu sedang menanak nasi di dapur dengan menggunakan kompor, dan lupa mematikan kompornya sehingga terjdi kebakaran.

rumah guru smpn 3 surade terbakar
Warga terdekat menjadi saksi atar kebakaran rumah guru SMPN 3 Surade itu.  
"Api baru bisa di padamkan pada pukul 17.50 Wib oleh petugas pemadam kebakaran yang didatangkan dari Kecamatan Jampang Kulon dan Kecamatan Surade,” jelasnya.

Sementara, di tempat terpisah Kapolsek Surade AKP. Noorbertus, menghimbau kepada seluruh warga, agar lebih waspada dan berhati-hati pada saat memasak di dapur, apalagi disaat akan bepergian keluar rumah, saat dimusim kemarau panjang dan angin sangat kencang.

Tidak ada korban jiwa akibat insiden ini, Namun demikian kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta.

BACA Juga:
Rumah Seorang Guru Ngaji di Cikidang LudesTerbakar


Pewarta: Azis R
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi3

Lahan Ilalang Aset Pemkot Sukabumi Terbakar

kebakaran
Gambar Ilustrasi.  
sukabumiNews, LEMBURSITU - Lahan berupa Ilalang dan lahan yang ditanami Pohon pisang, kelapa dan bambu di kampung pasir Babi Rt. 003/008 Kel. Cikundul Kec. Lembursitu Kota Sukabumi Jawa Barat terbakar, Ahad (18/8/2019).

Peristiwa kebakaran lahan yang lokasinya berdekatan dengan peternakan Ayam tersebut tidak bisa diantisipasi lantaran api semakin meluas tertiup angin.

pemadam kebakaran
“Petugas mengalami kesulitan karena selain akses jalan berupa perbukitan, kobaran api juga tersebar di beberapa titik lantaran tiupan angin yang sangat kencang. Sehingga untuk pemadaman api yang berkobar membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam untuk dipadamkan," ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami kepada sukabumiNews melalui pesan WhatsAppnya, Ahad (18/8).

Meski, kata Zulkarnain, petugas BPBD Kota Sukabumi telah mengerahkan 4 unit mobil Damkar dan personil satgas damkar, PB BPBD, Sat-PolPP serta Aparat Polsek Lembursitu yang juga turut membantu untuk menanganinya.

"Alhamdulilah dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Saat ini kondisinya sudah bisa dikendalikan dengan aman,” tambahnya.

Mengenai kerugian materi akibat peristiwa ini, Zulkarnain belum bisa memastikannya.

Sementara itu tutur Dia, kebakaran lahan yang berada di wilayah Kp. Dulang Nangkub Rt. 0O1/007 Kelurahan Jaya Mekar kecamatan Baros Kota Sukabumi itu luasnya sekitar 3.200 meter.

“Lahan ini merupakan aset Pemda Kota Sukabumi. Sementara penyebab kebakaran diduga sengaja dibakar." Pungkas Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi itu.


Pewarta: Azis R
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, August 16, 2019

Redaksi3

Rumah Seorang Guru Ngaji di Cikidang Ludes Terbakar

rumah guru ngaji ludes terbakar
Diding, guru ngaji di Kampung Tenjojaya hanya bisa pasrah melihat rumahnya ludes terbakar.  
sukabumiNews, CIKIDANG - Sebuah rumah milik Diding (64) guru ngaji di Kampung Tenjojaya, RT 02, RW 04, Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar. Akibatnya penghuni rumah harus mengungsi karena tempat tinggalnya sudah tidak layak dihuni.

Tidak diketahui kapan tepatnya api melalap rumah guru ngaji tersebut. Namun demikian, salah seorang warga setempat, Edih Suherdi mengatakan, api sudah terlihat berkobar dan melalap habis rumah korban sekitar pukul 23:30 WIB, Kamis (15/8/2019).

"Api cepat membakar habis rumah Diding dalam beberapa menit. Seluruh bangunan yang terbuat dari kayu ludes dan hanya menyisakan dinding yang terbuat dari batako," terang Edih kepada SukabumiNews, melalui selulernya, Jum'at (16/8/19).

Edih menjelaskan, kebakaran terjadi secara tiba-tiba sesaat ditinggal pemilik yang saat itu tengah mengikuti pengajian rutin di salah satu mesjid di kampung tersebut. Saat kejadian, pemilik maupun warga sekitar tidak sempat menghubungi petugas pemadam kebakaran, hingga sejumlah warga berusaha untuk memadamkanya dengan peralatan alakadarnya.

"Warga berusaha memadamkan dengan menggunakan air dan pasir. Api bisa dipadamkan setelah beberapa saat. Hanya saja bangunan beserta isi rumah Diding tidak banyak yang bisa diselamatkan," jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut lantaran pemilik saat itu sedang tidak berada di dalam rumah. Diding, kata Edih, saat itu sedang bersamanya ngobrol usai mengikuti pengajian rutin.

Dengan adanya kejadian itu, warga setempat merasa prihatin. Terlebih rumah Diding yang terbakar merupakan tempat dimana anak-anak kampung belajar mengaji di rumahnya. Menurut informasi yang dihimpun sukabumiNews, sedikitnya 10 anak yang belajar ilmu agama disana.

Warga berharap ada uluran tangan dermawan untuk membantu Diding memembangunkan kembali rumahnya.

Di lain pihak, Plt Kepala Desa Pangkalan Iwan Setiawan mengatakan, dugaan sementara, api yang menghanguskan bangunan rumah yang berukuran 6 X 5 meter ini berasal dari konsleting arus listrik.

Api cepat membesar karena bagian rumahnya terbuat dari anyaman bambu yang mudah terbakar.

Sebelumnya, tutur Iwan, warga telah berupaya maksimal untuk memadamkan api. “Namun api tersebut telah menghanguskan seluruh isi rumahnya hingga nyaris rata dengan tanah,” pungkasnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, August 11, 2019

Redaksi3

Lahan Milik Warga Komplek Prana Kota Sukabumi Terbakar

kebakaran
sukabumiNews, CIKOLE - Sebidang lahan milik warga yang terletak di Komplek perum Prana estate, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi Terbakar. Proses evakuasi sempat terhambat lantaran akses jalan menuju lokasi kebakaran terhalang portal (11/8/2019).

Kasi pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami mengatakan, kebakaran terjadi karena pemilik lahan bernama Didin sengaja membakar dedaunan dan pohon kering untuk memperluas lahan miliknya.

"Mungkin karena lahan yang kering dan angin yang kencang api menjadi membesar dan merambat cukup luas," kata Zulkarnain kepada Wartawan saat dihubungi lewat selulernya, Ahad (11/8/19).

Zulkarnain menjelaskan, kebaran tersebut menghanguskan lahan seluas 50 meter persegi dan hampir merambat ke lahan milik warga lainnya yang terletak di RT 07, RW02, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

"Api hampir merambat ke samping pemakaman umum yang bersebelahan dengan lahan milik Mumun. Namun api bisa dijinakan tim lapangan R3 piket PRB dibantu dengan Sat PolPP Kota Sukabumi," ungkapnya.

Zulkarnain menjelaskan, proses evakuasi sempat terkendala karena akses jalan menuju lokasi kebakaran terhalang portal yang terkunci. Sehingga sebanyak dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil rescue BPBD tertahan digerbang masuk.

"Saat mobil sedang melintas portalnya dalam keadaan terkunci. Karena situasi urgent gembok tersebut dihancurkan petugas dengan menggunakan martil," jelasnya.

Lebih jauh Zul menututurkan, api berhasil dipadamkan oleh petugas tidak lama setelah petugas tiba di lokasi kejadian. Evakuasi berlanjut ke proses pendinginan sampai api dipastikan benar-benar padam.

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran namun akan sangat merugikan jika terlambat tertangani, oleh karena itu saya menghimbau  agar warga tetap waspada pada musim kemarau ini karena kemungkinan kebaran bisa terjadi walaupun hanya dari pontung rokok," pungkasnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, July 31, 2019

Redaksi3

P2BK Pastikan Korban Rumah Kebakaran di Cikembar akan Mendapat Bantuan

kebakaran rumah
sukabumiNews, CIKEMBAR – Pasca kebakaran hebat yang meluluhlantakan rumah berlantai dua di Cikembar, Petugas Penanggulangan Kecamatan (P2BK) Cikembar memastikan pihak korban akan menerima bantuan berupa tempat tinggal sementara dan perbaikan rumahnya. Insiden Kebakaran itu terjadi pada malam (29/07/2019) di Kp. Cilaksana, RT 03, RW O1, Desa Bojong Kembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

"Kami pastikan untuk bantuannya akan segera diproses. Kendati korban terbilang mampu, untuk masalah musibah mereka akan diperlakukan sama. Alhamdulillah, saat pihak korban sudah dibantu oleh Pemdes setempat untuk tinggal sementara di tempat yang disediakan," kata Sudarmat kepada sukabumiNews saat diwawancarai soal kelanjutan nasib korban kebakaran Cikembar, Selasa (30/07/2019).

Sebelumnya, diterangkan Sudarmat, kejadian kebakaran diduga dari letusan api di atap rumah. Lalu, api mulai menjalar kesemua sisi rumah hingga menghancurkan bangunan yang terbilang kokoh itu. Kejadiannya sekita Isya dan diketahui pemilik rumah bernama Nunung (52).

Berdasarkan informasi dari korban, lanjut Dia, kebakaran terjadi setelah terdengar bunyi letusan yang berasal dari atap rumah. Setelah letusan itu, api mulai menjalar kesemua sisi bangunan rumah.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Hanya, korban diketahui sebagai orang mampu tapi tetap kita perlakukan sama dan berhak menerima bantuan bencana," jelas Sudarmat.

Di tempat terpisah, Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, Dading menerangkan, pada waktu kejadian, api sudah bisa ditangani memakai dua unit mobil pemadam kebakaran dari posko Damkar Cibadak dan Mobil Damkar PT GSI. Sehingga kata Dia, musibah itu bisa ditangani. "Alhamduliah tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya kerugiannya mencapai hampir 100 juta an," tutur Dading.

"Jadi, berdasarkan komunikasi dengan pihak berkapasitas, mereka juga akan dibantu sesuai mekanisme untuk segera mendapatkan bantuan," tandsanya.


Pewarta : Azis. R
Editor : Agus. Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, May 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

Sebuah Rumah di Nyalindung Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemiliknya

sukabumiNews, NYALINDUNG Sebuah rumah di Kampung Nyalindung Kampas  RT 03/02 Desa Nyalindung Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ludes dilalap si jago merah pada Senin (20/5/2019) sekira pukul 10.00 Wib.

"Saat kejadian, pemilik rumah yaitu Gandi sekeluarga sedang ke luar rumah," kata saksi mata Asep.

Pantauan sukabumiNews di tempat kejadian, warga berhamburan membantu memadamkan api. Dengan alat seadanya seperti ember dan baskom, bahkan ada yang menggunakan panci, mereka berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke rumah tetangga sebelahnya.

“Namun lantaran cuasa sedang panas dan bangunan terbuat dari kayu dan bilik bambo, dengan cepat api melalap rumah Gandi hingga tak bersisa, tambah Asep.

Kebakaran diduga akibat adanya pertemuan arus pendek listrik. "Sepertinya korslet listriknya," tutur Asep.

Tida ada korban jiwa dalam insiden ini lantaran saat kejadian berlangsung, Gandi si pemilik rumah beserta keluarganya tiak berada di tempat. Namun demikian akibat kejadian tersebut kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.


Pewarta: Jaka S
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, May 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pasar Kosambi Bandung Kebakaran, Belum Diketahui Penyebab serta Kerugian Akibat Insiden Ini

Foto: Petugas Pemadam Keebakaran tengah berusaha memadamkan api agar tidak melebar.
-- 
sukabumiNews, BANDUNG – Kebakaran melanda sebagian bangunan Pasar Kosambi, Kota Bandung. Insiden terjadi sekira pukul 21.00 WIB, Sabtu (18/5/2019).

Para pedagang di basement (lantai dasar) pasar tersebut berusaha menyelamatkan barang-barang dari amukan api yang membesar.

Pantauan sukabumiNews di lokasi kejadian, mereka berhamburan mengamankan barang-barangnya dari dalam pasar.

Diki, (55) seorang pedagang asal Garut mengaku, Ia menyelamatkan barangnya dalam keadaan gelap.

"Saya sempat kaget, kebakaran begitu cepat karena tadi angina terasa cukup kencang juga,” ucap Diki kepada sukabumiNews.

Sementara di kolasi kejadian terlihat beberapa mobil kebakaran tengah berusaha memadamkan api.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran serta kerugian yang dialami para pedagang.


Pewarta: Novi Gumilar
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, May 15, 2019

Redaksi sukabumiNews

Bekas Gudang Limbah di Cibadak Terbakar, 1 Orang Dilarikan ke RS

sukabumiNews, CIBADAK - Sebuah Gudang bekas Limbah rongsok yang berlokasi di kampung Neglasari Rt. 004/024 Desa Cibadak Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ludes dilalap api pada Rabu (15/5/2019) sekira pukul 02. 30 Wib, dini hari.

Salah seorang warga Neglasari, Andri  wijaya (35) mengungkapkan, Ia mengetahui bahwa gudang limbah itu terbakar setelah Ia mendapatkan informasi dari warga yang lain. Kabar tersebut didapatnya sekitar pukul 03.30 wib. “Saya pun langsung menuju tempat kebakaran dan saat tiba di lokasi gudang itu sudah habis terbakar," tutur Andri, kepada sukabumiNews, Rabu (15/5) pagi.

Andri yang juga bekerja di gudang limbah itu, mengatakan bahwa ada rekan kerjanya yang sedang berjaga malam menjadi korban, yaitu Ujang Samsudin (60), warga asal Kp. Nagrog Rt. 003/007 Desa Cicantayan Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi.

“Ujang menjadi korban luka bakar di bagian lengan dan dada dan dilarikan ke RS Sekarwangi," kata Andri.

Sementara itu, Daming Supriatna Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (URC PB) Kecamatan Cibadak menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi dari petugas PB Desa Cibadak saat kejadian berlangsung. “Langsung kami berkoordinasi dengan petugas Damkar, Sat Pol-PP, Polsek Cibadak dan Koramil," akunya kepada sukabumiNews melalui pesan WhatsApp.

"Penyebab kebakaran diduga dari hubungan arus pendek. Akibat peristiwa ini, satu orang luka bakar. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta," ungkapnyanya.

BACA Juga:
Akibat Konsleting Listrik Sebuah Gudang Berisi Sepeda Motor dan Perabotan Rumah Tangga Hangus terbakar

Daming menambahkan, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi terus menghimbau kepada masyarakat apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center (0266) 6323717 DUMP.

BACA Juga:
Percikan Api Sambar Bensin, Isi Rumah H Rasyidin Ludes Terbakar 2 Orang Jadi Korban


Pewarta: Karim R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, April 27, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pabrik Serabut Kelapa di Gunung Puyuh Hangus Terbakar

sukabumiNews, GUNUNG PUYUH - Pabrik serabut kelapa Nobolindo Prima yang berlokasi di Jln. Merbabu No.11 Kelurahan Karang tengah Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, hangus di lalap api. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 27 April 2019 sekitar pukul 10.00 WIB, siang.

Informasi yang dihimpun sukabumiNews, pabrik yang di miliki Agus Rian ini diduga terbakar akibat bocornya tungku oil yang sedang dalam masa ujicoba.

Beruntung, 4 unit mobil Pemadam Kebakaran beserta 1 unit Rescue dengan 20 orang petugas segera datang ke lokasi untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, akibat peristiwa ini pemilik pabrik diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp100 juta.

"Tidak ada kendala dalam menangani kebakaran ini, akan tetapi petugas agak kesulitan untuk menuju lokasi TKP sebab akses jalan terbilang kecil dan berbelok-belok sehingga kendaraan Damkar harust terparkir panjang," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami kepada wartawan.

"Alhamdulilah dalam waktu 30 menit petugas sudah bisa memadamkan serta mendinginkan kobaran api," tambahnya.

Zulkarnain mengungkapkan, kurang lebih 9 kejadian peristiwa kebakaran sepanjang tahun 2019 di wilayah Kota Sukabumi ini. “Penyebnya hampir semua dipicu oleh hubungan arus pendek listrik." jelas Zulkarnain.



Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, April 21, 2019

Redaksi sukabumiNews

Gudang Pengolahan Limbah Kain Hangus Terbakar, Pengusaha Rugi Rp1 Milyar

sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Sebuah gudang pengolahan limbah kain di Kampung Ciburial RT60/11, Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar pada Ahad (21/4/2019) sekira pukul 2:45 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, akibat insiden ini Pengusaha diperkkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 1 milyar.
sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Sebuah gudang pengolahan limbah kain di Kampung Ciburial RT60/11, Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar pada Ahad (21/4/2019) sekira pukul 2:45 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, akibat insiden ini Pengusaha diperkkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 1 milyar.

Komandan pos damkar Cisaat, Kasdi mengatakan, kebakaran bersumber dari sebuah mobil pick up yang terparkir di dalam gudang milik Dadang Karmana yang menyebabkan api merambat ke bangunan gudang dan menghanguskan 83,72 persen isi gudang pengolahan.

"Akibat peristiwa tersebut sebuah mesin penggilingan yang diperkirakan bernilai Rp 600 juta habis terbakar. Selain itu sebuah mobil pick up merk Mitsubishi juga hangus," kata Kasdi kepada Wartawan, di kantor Damkar Cisaat,  Ahad (21/4/219).

Kasdi menjelaskan, kebakaran tersebut cukup besar dan pihak pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan untuk memadamkanya, sebanyak empat unit mobil damkar dari beberapa pos dikerahkan untuk menanganinya.

"Butuh waktu lebih dari lima jam untuk bisa memadamkanya, karena terkendala oleh akses jalan yang sempit sehingga mobil pemadam tidak bisa menjangkau titik api, selain itu sumber air yang jauh juga menghambat pemadaman, namun hal itu bisa disiasati dengan menyambungkan beberapa selang dan api bisa dipadamkan pada pukul 09:30 WIB," jelas Kasdi.

Kasdi juga mengungkapkan, tidak banyak isi gudang yang bisa diselamatkan dari kebakaran tersebut, bahkan bangunan yang tersisa hanya sekitar 16,28 persen. Dia menambahkan, peristiwa ini menambah sederetan jumlah kebakaran di tahun 2019.

"Sampai saat ini sepanjang tahun 2019 kebakaran di Gunungguruh merupakan peristiwa yang ke enam yang berhasil ditangani yang sebelumnya terjadi pada sebuah rumah Caleg di Gunung Jaya, Kabupaten Sukabumi,"pungkasnya


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close