Breaking
Showing posts with label kabupatensukabumi. Show all posts
Showing posts with label kabupatensukabumi. Show all posts

Tuesday, December 18, 2018

Redaksi sukabumiNews

GPI Kabupaten Sukabumi Kecam Tindakan Pemerintah China yang Semena-mena Menindas Kaum Muslim Uighur

Konsolidasi Pengurus GPI Kabupaten Sukabumi di Islamic Center Cisaat
[Foto: Konsolidasi Pengurus GPI Kabupaten Sukabumi di Islamic Center Cisaat, beberapa waktu lalu]
Sukaraja, SUKABUMINEWS.net Ketua Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Sukabumi Jaka Susila mengecam tindakan Pemerintah China yang dianggapnya telah semena-mena menindas Kaum Muslim di Uighur.

Diberitakan beberapa media sebelumnya, bahwa Muslim Uighur di Cina menghadapi persekusi dengan antara lain melalui apa yang disebut kamp pendidikan kembali.

Cina menyebut bahwa yang mereka lakukan di Xinjiang adalah memerangi separatisme dan ekstremisme kaum militan Islamis.
Sementara kelompok hak asasi manusia mengatakan para tahanan dipaksa menyatakan kesetiaan kepada Presiden Xi Jinping, disamping mengecam atau meninggalkan keyakinannya.

"Kami sebagai Umat Islam Indonesia, merasa prihatin atas kondisi saudara kita Muslim Uighur. Kami mengecam tindakan biadab Pemerintah China." Serunya.

Jaka juga menghimbau kepada anggotanya untuk melakukan aksi moril menuntut Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa-bangsa untuk menangani permasalahan kemanusiaan ini.

"Negara-negara Muslim bersama PBB harus segera turun tangan menangani permasalahan kerukunan agama dan masalah kemanusiaan itu." Tegas Jaka di Sukabumi, Selasa (18/12).


[Pewarta: Ikin S]
Editor: Red.

Tuesday, December 11, 2018

Redaksi sukabumiNews

Menuju Kabupaten Sukabumi Lebih Baik, Hampir 20 Tahun Jalan Berumpur Tak Kunjung Diperbaiki

Cicantayan, SUKABUMINEWS.net – Kondisi jalan kabupaten yang melintasi Desa Hegarmanah Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, tepatnya di wilayah Kampung Cikareo cukup parah. Akibatnya, warga di sekitar kampung tersebut merasa kurang nyaman saat melintasi jalan rusak sepanjang 1 km itu.

"Sudah hampir 20 tahun jalan ini rusak dan tidak diperbaiki", Kata Andi Setiawan, warga kampung Cikareo Rt. 03/05 Desa Hegarmanah Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi kepada sukabumiNews, Selasa (11/12/2018).

Tidak hanya itu, dalam kondisi musim hujan seperti sekarang ini, selain penuh dengan lubang, jalanan juga penuh dengan lumpur, sehingga setiap kali ada kendaraan yang lewat, dinding rumah yang kebetulan berada di pinggir jalan, selalu kecipratan lumpur.

“Jika datang musim kemarau, lumpur berganti dengan debu yang sangat mengganggu pernafasan,” keluh Andi.

“Meski merasa kesal namun apa boleh buat saya nikmatin saja," ucapnya sedikit nyindir kepada pemerintah,  sambil membersihkan pinggiran rumahnya yang kotor dan dipenuhi dengan bercak lumpur.

Dengan kondisi seperti ini Andi sangat berharap kepada pemerintah untuk segera memperhatikan keluhannya. “Karna saya pikir jika hal ini terus di biarkan, tidak menutup kemungkinan akan memakan korban karena banyak sekali pengendara yang terjatuh akibatnya,” tutur Andi

Pewarta: Azis R.
Editor: Red.

Thursday, November 29, 2018

Redaksi sukabumiNews

Cawapres Sandiaga Uno Kunjungi PT L & B di Sukabumi

Sandiaga Uno tengah berdialog dengan Presiden Direktur dan Karyawan PT L&B

Parungkuda, SUKABUMINEWS.net – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi PT L & B yang berlokasi di Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 29 November 2018. Sandiaga Uno tiba di perusahaan garmen itu sekira puku 14.05 Wib.

Kedatangan Cawapres yang akrab disapa Mas Sandi ke pabrik industri Pakaian Jadi dan Tekstil tersebut langsung disambut oleh Presiden Direktur PT L & B, Baek Sung Ho dan Ketua Relawan Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) wilayah Sukabumi Raya, Erwin.

Para karyawan pun cukup antusias menyambut kedatangan cawapres mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Saat tiba di areal pabrik, Sandiaga Uno yang hanya mengenakan kaos berkerah warna biru ini langsung diarahkan ke ruang kerja Baek Sung Ho yang berada di lantai dua. Mereka sempat terlibat obrolan santai membahas soal perkembangan usaha, terutama sektor industri garment.

Sesuai jadwal, kedatangan Cawapres nomor urut 2, di pabrik garmen tersebut bertujuan untuk bertemu dan mengadakan dialog dengan kalangan buruh. Targetnya adalah menampung aspirasi secara langsung serta mendengarkan keluhan yang dirasakan kaum Buruh mengenai tingkat kesejahteraan dengan besaran upah yang dinilai sangat terbatas.

Dalam dialognya, para buruh meminta Sandiaga Uno mengupayakan kesejahteraan buruh jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang. Bahkan ada juga yang memintanya untuk mendorong pembangunan pabrik baru di Sukabumi untuk penyerapan tenaga kerja.

Cawapres 2019 Sandiaga Uno Kunjungi 2 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Ketua RSI Sukabumi Raya, Erwin menjelaskan, usai mengunjungi PT L & B, Sandiaga Uno akan melanjutkan kunjungannya ke lokasi kedua yakni Sekretariat RSI Sukabumi Raya di kawasan pertigaan Cidahu.

“Di sekretariat rencanannya Pak Sandi akan berdialog dengan masyarakat. Salah satunya yaitu dengan perwakilan dari tenaga honorer,” katanya.

Menjelang sore hari, Cawapres yang diusung oleh koalisi 3 partai berbasis massa Islam yakni Gerindra, PKS dan PAN ini akan mendatangi tempat kediaman tokoh masyarakat Cicurug H. Suparman di Desa Tenjoayu Kecamatan Cicurug .

“Ini merupakan lokasi terakhir dari rangkaian safari politiknya di Sukabumi.” Pungkas Erwin.

Pewarta: Karim R/Azis R.
Editor: Red.

Tuesday, November 13, 2018

Redaksi sukabumiNews

KB FKPPI Rayon X. 06.01 Sukaraja Ikuti Upacara Penutupan TMMD ke-103

Kadudampit, SUKABUMINEWS.net – Keluarga Besar (KB) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Rayon X. 06.01 Sukaraja Kabupaten Sukabumi mengikuti upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 tahun 2018.

Ketua Rayon X. 06.01 Sukaraja KB FKPPI  kepada sukabumiNews mengungkapkan, pihaknya ikut andil pada upacara yang dilaksanakan di lapangan Cijagung Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi pada Selasa 13 November 2018 tersebut atas undangan Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi.

“Saya sangat berterima kasih kepada Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi yang sudah mengundang kami dalam acara TNI TMMD ke-103 bersama Gubernur Jawa Barat dan Pangdam III Siliwangi ini,” ucap Taufik.

Sementara di luar lapangan warga masyarakat setempat terpantau sangat antusias dan membludak saat acara kegiatan upacara penutupan berlangsung. Nampak beberapa stand yang berada dilokasi sebagai pelengkap acara penutupan.

Selain di ikuti TNI, ikut hadir pada acara penutupan TMMD yang ke-103 ini Kepolisian, Muspika, para pelajar, tokoh masyarakat, Paguyuban Sunda setempat, Pemuda Panca Marga (PPM), dan Ormas lainnya.

Pewarta: Azis. R.
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Wakil Bupati Sukabumi Buka Secara Resmi Dimulainya Program Sipades

Wakil Bupati Sukabumi pada Acara Lounching dan pengenalan Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades)
Selabintana, SUKABUMINEWS.net – Wakil Bupati Sukabumi,  H. Adjo Sarjono menghadiri acara louncing program Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades) yang di selenggarakan di Hotel Pangrango Selabintana, Kabupaten Sukabumi pada Senin (12/11/2018).

Pada kesempatan itu Wakil Bupati juga sekaligus membuka secara resmi atas dimulainya program Sipades tersebut.

Sipades merupakan aplikasi pencatatan administrasi aset desa sesuai dengan amanat dari Permendagri 1/2016 tentang Pengelolaan Aset Desa mulai dari perencanaan, pengadaan, penata usahaan sampai dengan penyajian laporan yang dilengkapi dengan kodefikasi dan labelisasi aset desa sesuai dengan pedoman umum kodefikasi aset desa.

Aplikasi Sipades dalam pengoperasiannya menggunakan basis data access, bekerja dengan sistem desktop-base, tanpa memerlukan koneksi internet dan bantuan browser, cocok dengan berbagai sistem operasi komputer.

Dalam sambutannya,  H. Adjo Sarjono mengungkapkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung adanya peluncuran layanan program Sipades ini.

“Semoga dengan Program Sipades ini pihak desa mampu menertibkan kepemilikan aset sesuai dengan perundanh-undangan yang berlaku, meminimalisir resiko hilangnya aset desa, dan mempermudah Kepala Desa untuk memberikan laporan kekayaan milik desa,” harap Adjo.

“Hal ini sesuai dengan moto Sipades yaitu transparansi, akuntabilitas, pengelolaan aset desa untuk kemajuan desa serta untuk kesejahteraan desa,” ucap Adjo.

Untuk itu lanjut Adjo, ia sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung program peluncuran layanan Aplikasi berbasis online ini. “Aplikasi ini akan digunakan di setiap desa se-kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Selain dihadiri para kades se-Kabupaten Sukabumi louncing pengenalan program Sipades ini juga dihadiri oleh para Kabid dan para Kasi, serta Muspika dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Sukabumi, Ade Irawan.
Wakil Bupati Sukabumi bersama para Kadis dan Kades di acara Louncing Program Sipades di Kabupaten Sukabumi

Hadir juga dari Kementerian Dalam Negeri.selaku narasumber pada acara louncing pengenalan program Sipades yang mengambil tema "Penguatan peran dan Fungsi Operator SIPADES dalam rangka meningkatkan administrasi pengelolaan aset desa yang akuntabel” itu.

Sementara terkait dengan program Sipades ini, Ade Irawan mengaku bahwa pengelolaan keuangan DPMPD sampai saat ini masih berjalan. Bahkan menurutnya sudah bisa dilihat secara online karena dalam neraca keuangan didalamnya ada aset. “Jadi ini adalah salah satu bagian dari aset,” ungkap Ade.

Program ini juga tutur Ade sangat bermanfaat saat bertugas melaksanakan pemantauan dan evaluasi. Misalnya penggunaan atau pengalokasian dana untuk pembangunan jalan, kita tinggal lihat saja pada aplikasi ini,” tambah dia.

Insya Allah di tahun 2019 aplikasi ini sudah bisa di download melalui playstore karena kita saat ini masih dalam tahapan pengenalan. Dan saya berharap ketika Pengoperasian Aplikasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa (Siskeudes) sudah berjalan 100 persen, tahun depan kita bisa mengakses aplikasi Sipades,” ucap Ade.

Ade juga menambahkan bahwa aplikasi Sipades ini adalah yang pertama kali di operasikan di Kabupaten Sukabumi. “Atau bahkan mungkiin di Indonesia,” imbuhnya.

Pewarta: Azis. R/Karim. R
Editor: Red.

Tuesday, November 6, 2018

Redaksi sukabumiNews

Monev Pembangunan untuk Memperkuat Pencapaian RPJMD

Kalapanunggal, SUKABUMINEWS.net – Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan diperlukan untuk memperkuat upaya pencapaian tujuan dan sasaran sesuai Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2016-2021. Melalui monev, pemda bisa menfokuskan kebijakan pada RPJMD tersebut.

Demikian dikatakan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami pada acara monev pembangunan yang dirangkai dengan silaturahmi dengan masyarakat di Wilayah III bertempat di SMK Nurul Bayan Kalapanunggal, Selasa (6/11/2018). Monev, ujar bupati, merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses pelaksanaan pembangunan daerah.

"Kegiatan  ini juga strategis untuk mengkomunikasikan kembali hasil-hasil pembangunan. Sehingga mereka yang butuh pecepatan pembangunan dapat ditindaklanjuti oleh pemda," kata bupati.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam kontek mencapai target-target pembangunan diperlukan upaya akselerasi pelaksanaan program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas serta penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan. Hal ini senantiasa membutuhkan usaha yang besar.

"Peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah harus ditingkatkan. Begitu juga sinergi dan koordinasi dengan  pemerintah provinsi dan pemerintah pusat harus lebih diintensifkan," tutur Marwan.

Pada bagian lain bupati mengatakan, pemda harus membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha/swasta untuk mengoptimalkan Tanggung Jawab Sosial dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL) atau   yang lebih dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR). Selain itu perlu juga dijalin kerja sama pemerintah-swasta dalam konsep Public Private Partnership (PPP).

Sementara itu dalam  sesi diskusi  Kepala Desa Barekah, Kecamatan Bojonggenteng Andriansyah menyampaikan harapannya agar dalam rangka percepatan pembangunan di desa lebih mengutamakan program padat karya  sehingga dampak pembangunan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. (*)

Pewarta: Hendri Tias
Editor: Red/BSK

Thursday, November 1, 2018

Redaksi sukabumiNews

Warga Kadudampi Sukabumi Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Sungai

Warga Kadudampi Sukabumi Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Sungai
Kadudampit - Warga Kampung Citamiang, RT 07/02 Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Sungai Cisarua yang berlokasi di kampung tersebut.

Sesosok mayat pria paruh baya tanpa identitas ini ditemukan warga dalam kondisi tersangkut di celah bebatuan di area sungai dengan kondisi pakaian compang-camping, Rabu (31/10) siang.

Sontak, mendengar kabar tersebut warga sekitar menjadi geger dan penasaran, lalu berdatangan ke lokasi dimana sesosok mayat itu ditemukan.

Seorang saksi menyebutkan, awalnya, tubuh tersebut di duga sebuah boneka. "Namun saat dilihat dari dekat, ternyata itu adalah tubuh manusia," kata Deden (45), salah seorang saksi mata.

Dengan adanya kejadian ini, pihak kepolisian setempat segera bergerak mengevakuasi mayat dan membawanya menuju Rumah Sakit terdekat untuk di lakukan otopsi.

Pewarta: Azis R.
Editor: Red.

Tuesday, October 30, 2018

Redaksi sukabumiNews

SMPN 2 Purabaya Gelar Rapat dengan Orang Tua Wali dalam Menghadapi Kegiatan Full Day School 2019

SMPN 2 Purabaya Gelar Rapat dengan Orang Tua Wali dalam Menghadapi Kegiatan Full Day School 2019
Purabaya - Menghadapi full day school (sekolah sepanjang hari atau proses belajar mengajar yang diberlakukan dari pagi hari sampai sore hari) yang rencananya akan dilaksanakan awal tahun 2019, SMP Negeri 2 Purabaya menggelar rapat dengan orang tua/wali murid (peserta didik).

Rapat yang di hadiri oleh Dewan Pendidik, Komite SMPN 2 Purabaya, Tokoh Agama setempat dan Pemerintah Desa Cicukang itu dilaksanakan di aula sekolah yang bedomisili di wilayah Desa Cicukang Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Selasa, (30/10).

“Dalam rapat ini semua wali murid kami undang agar bisa sama-sama memahami Kurikulum 2013 dan mempersiapkan anak didik kita menghadapi full day school," kata Kepala SMPN 2 Purabaya, Yana Rudiana dalam sambutannnya.

Sementara itu Ketua Komite SMPN 2 Purabaya, Suherlan menyampaikan akan pentingnya peran orang tua dalam memberikan perhatian kepada mendidik anak-anaknya

"Pendidikan di sekolah itu terbatas,  terutama pendidikan agama. Ini perlu dukungan orang tua. Alhamdulillah di sekolah kita kegiatan keagamaan, seperti pembiasaan shalat dhuha dan tadarus sudah berjalan," jelas Suherlan.

Ia menambahkan, bila saatnya nanti kegiatan full day school diberlakukan agar tidak berbenturan dengan kegiatan keagamaan di luar sekolah yang biasa peserta didik lakukan sepulang sekolah.

"Semoga kegiatan sekolah dan pesantren bisa saling mendukung." Imbuhnya.

Pewarta: Ikin S
Editor: Red.

Monday, October 29, 2018

Redaksi sukabumiNews

Wakil Bupati Sukabumi Buka Acara ALBACADABRA 2018, Ribuan Siswa dari Berbagai Provinsi akan Hadir di Kompleks Al-Bayan

Wakil Bupati Sukabumi Buka Acara ALBACADABRA 2018, Ribuan Siswa dari Berbagai Provinsi akan Hadir di Kompleks Al-Bayan
Cibadak, SUKABUMINEWS.net - Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sarjono membuka secara resmi kegiatan dimulainya acara tahunan Al-Bhayan Competition As Development Of Achievement An Big Revolution For All (ALBACADABRA) 2018. Pembukaan ditandai dengan pemijitan tombol bel langsung oleh Wakil Bupati di Aula Kompleks Ponpes Al- Bayan di Kampung Cikuiwul, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (29/10).

Dalam sambutannya Wakil Bupati  memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMA Al- Bayan yang sudah banyak berkiprah dan membantu dalam pembangunan khususnya bidang pendidikan. “Tentu saja ini telah membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan pendidikan anak-anak dan meningkatkan  angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Sampai hari ini lanjut Adjo, nilai rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Sukabumi masih di angka 6,7. Artinya hanya sampai  SMP. “Maka dengan semakin banyaknya alumni termasuk yang sedang menuntut ilmu di Al-Bayan, akan menambah jumlah alumni tamat SMA hingga rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sukabumi meningka,” terangnya.

Adjo menambahkan, Ponpes  Al-Bayan telah melahirkan siswa-siswa yang berprestasi yang membawa nama baik Kabupaten Sukabumi. Sehingga jelas dia, di yakini  anak didiknya akan menjadi alumni yang betul-betul mandiri, berprestasi berakhlakul karimah. “Ini sejalan dengan Visi Kabupaten Sukabumi, yaitu terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Religius dan Mandiri,” ungkapnya.

“Saya selaku Wakil Bupati merasa bangga karena setiap tahun, di Ponpes Unggulan Al-Bayan ini dilaksanakan kegiatan ALBACADABRA 2018 yang di ikuti oleh siswa yang berasal dari Provinsi Jawa Barat maupun Luar Provinsi Jawa Barat,” akunya.


Perlu di ketahui, ALCADABRA merupakan acara perlombaan yang memiliki tujuan dalam rangka menumbuhkan semangat berkompetisi, menumbuhkan pribadi yang kuat dalam penghayatan ilmiah, literasi dalam berbahasa, dan mendorong generasi millennial Indonesia untuk menuangkan berbagai karya positif, inovatif, bermanfaat, dan berkualitas.

Adapun untuk katagori ALCADABRA  2018 yang di perlombakan terbagi menjadi 4 katagori yaitu  Glass diikuti oleh 256 peserta, Kabum diikuti oleh 328 peserta, Starts oleh 146 peserta dan Criterion dengan 587 peserta.

Dengan demikian, acara ALCADABRA  2018 yang akan diselenggarakan mulai tanggal 29 Oktober sampai 3 November 2018 ini diikuti oleh peserta sebanyak 1317 siswa dari berbagai wilayah di provinsi Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Pewarta: Azis. R
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Dibuka Istri Bupati, Puluhan Ormas di Kabupaten Sukabumi Turut Meriahkan Acara Hari Sumpah Pemuda ke-90

Dibuka Istri Bupati, Puluhan Ormas di Kabupaten Sukabumi Turut Meriahkan Acara Hari Sumpah Pemuda
Cibadak, SUKABUMINEWS.net - Puluhan Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Sukabumi berbaur menjadi satu dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-90 yang di gelar di Lapang Taman Kota, Desa Karangtengah Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi pada Ahad (28/10).

Para ormas tersebut yaitu Gerakan Bersama Rakyat Sukabumi (Gebrak Bumi), Gasak, Serikat Pekerja Nasional (SPN), HRD Perusahaan Garment MGL, dan ormas-ormas lain yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Acara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini secara langsung di buka oleh Istri Bupati Sukabumi Hj. Yani Jatnika Marwan dan dimeriahkan oleh berbagai perlombaan seperti ngedance, menari maumers yang diikuti 4 sanggar diantaranya sanggar Cecenet, Sanggar Calingcing, Sanggar Denti Lover dan Tim Dance Polwan Polres Sukabumi yang terdiri dari Ibu-Ibu Bhayangkari dan Polwan.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan,  kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat positif untuk kalangan Ibu-Ibu dan remaja dalam rangka mengeksplor gerakan tarian maumere, karena melestarikan budaya Nusantara di Papua yang sangat positif untuk kalangan Ibu-Ibu dan remaja dalam rangka mengeksplor gerakan tarian maumere.

“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Aliansi Buruh dan rekan-rekan Gebrak Bumi yang telah mengadakan kegiatan seperti ini. Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi kepada panitia penyelenggara karena kegiatan ni menyambung silaturahmi yang melibatkan seluruh instansi, pemerintahan, swasta, buruh, masyarakat, serta TNI/Polri,” terang Kapolres Sukabumi kepada sukabumiNews.
Kapolres Juga mengatakan, kegiatan yang dilakukan rekan-rekan Gebrak Bumi ini sangat positif untuk menginspirasi Aliansi Buruh lainnya. Bahkan untuk Pemerintah Daerah dan Polres Sukabumi, juga untuk yang lainnya.

“Tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi serta melestarikan dan memperkenalkan budaya mita kepada masyarakat,” terangnya.

Selain Kapolres, hadir pada kegiatan ini istri Bupati Sukabumi Yani Jatnika Marwan Hamami, Yon 310 Letkol Infantri Sugeng, perwakilan Disbudpora,  dan Muspika setempat.

Acar diakhiri dengan pembagian Hadiah kepada pemenang perlombaan. Dalam hal ini Sanggar Cecenet  meraih Juara Pertama. Sementara juara kedua dimenangkan oleh Sanggar Calincing, menyusul Juara Ketiga di menangkan oleh Denti Lover.

Sedangkan untuk Juara Favorit diberikan kepada Tim Dance Polres Sukabumi, sebagai pemenagnya.

Sebagai tambahan, masing-masing pemenang mendapatkan hadiah berupa uang mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.

Saturday, October 27, 2018

Redaksi sukabumiNews

Pengelolaan Bansos Rasta di Desa Parungseah Cukup Efektif dengan Mesin EDC

Pengelolaan Bansos Rasta di Desa Parungseah Cukup Efektif dengan Mesin EDC
sukabumiNews, SUKABUMI – Bantuan Sosial (Bansos) Beras Sejahtera (Bansos Rasata) merupakan program pemerintah yang harus jelas diterima oleh masyarakat kurang mampu pemegang kartu Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah terintegrasi dengan dana bantuan atau subsidi pemerintah.

Hal ini dikatakan Asep Ismail, Kades Parungseah ketika ditemui sukabumiNews saat mengadakan kegiatan pemberian Bansos Rasata oleh Bumbes Sejahtera. di kantor desanya di Jln. Parungseah Kecamatan dan Kabupaten, Sabtu (27/10).

Sementara itu untuk memudahkan sistem pengelolaan bantuan dana pangan non tunai Bumdes Sejahtera Desa Parungseah menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC).

Asep juga menjelaskan bahwa pengelolaan dana pangan non tunai ini sepenuhnya di kelola oleh Bumdes Sejahtera. “Dengan demikian harapan bahwa banyak manfaat pemberdayaan Bumdes yang menjadi mitra usaha dari program tersebut,” tuturnya.

Di lain pihak, Direktur Bumdes Sejahtera Ujang Mulyadi mejelaskan bahwa pengunaan mesin EDC memiliki multi manfaat. “Selain memudahkan sistem pengelolaan bantuan dana pangan tadi, ini juga sangat bermanfaat bagi yang terlibat di pengelolaan dana bantuan ini,” kata Ujang Mulyadi.

Manfaat lain jelas Ujang, penerima bantuan akan lebih akurat dan tepat sasaran. “Selain itu antrian juga lebih tertib, dan perbandingan dana bantuan dengan pangan lebih seimbang, serta biaya distribusi lebih hemat dan cepat walaupun sesekali ada masalah jaringan internet (server) error,” jelasnya.

Ujang menambahkan, ke depan bumdes yang dikelolanya akan mengarahkan program ke potensi yang lain seperti Posyandu yang mengelola tagihan listrik dan token listrik yang di pastikan semua ini punya kontribusi dana lebih untuk uang kas masing-masing posyandu. “Sehingga kesebelas personil Bumdes Sejahtera ini bias melaksanakan tugas dan fungsi nya masing-masing dengan baik,” tutupnya.

Pewarta: Karim R.
Editor: Red.

Friday, October 19, 2018

Redaksi sukabumiNews

HMI Sukabumi Ontrog Kantor ESDM Tuntut PT SSR Ditutup

Cisaat, SUKABUMINEWS.net -- Puluhan orang yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sukabumi melakukan aksi dami dengan mendatangi Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sukabumi di Komplek GOR Cisaat Jln Sukamanah Kecamatan Cisaat pada Jum'at (19/10/2018). Mereka menuntut supaya PT. Sukabumi Silika Resources (SSR) di tutup sebelum pihak perusahaan mengabulkan tuntutan yang diajukan oleh para peserta aksi.

Selain agar PT. SSR harus berhenti beroprasi secara permanent, meka juga menuntut supaya Dinas Industri dan ESDM bertanggung jawab atas dugaan pencemaran sungai Cicatih.

Selain itu mereka juga mempertayakan sikap Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengenai aktivitas PT.SSR yang diduga mencemari sungai Cicatih.

“Dinas Industry dan ESDM juga harus mengkroscek industri-industri yang ada di Kabupaten Sukabumi, “ jelas Ripal Rinaldi, Korlap aksi sebagaimana dalam press rilis yang diterima sekabumiNews, Jum'at (19/10).

Sementara itu Kepala Dinas ESDM, Adi Purnomo saat menerima para peserta aksi dan melakukan dialog dengan mereka memaparkan bahwa beberapa tuntutan dari HMI sudah ditindak lanjut dengan melayangkan surat pemberhentian operasi kepada PT. SSR sesuai peraturan yang berlaku.

Adi Purnomo juga mengatakan, petugas Dinas ESDM Kabupaten Sukabumi selalu melakukan pengecekan ke lokasi penambangan karena setelah adanya surat pemberhentian per tanggal 10 Oktober 2018 itu di khawatirkan PT. SSR masih melakukan Aktifitas penambangan.

Di lain pihak, Kepala DPMPTST Kabupaten Sukabumi Dadang Eka menyebutkan,  PT. SSR memang berada diwilayah hukumnya. Namun lanjut Dadang Eka, pada dasarnya disini kami tidak sepenuhnya memiliki kewenangan untuk menutup dan memberhentikan segala bentuk aktifitas kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT SSR.

“Kami tidak hanya tinggal diam, secara Institusi kami sudah melayangkan surat ke DPMPTST Provinsi Jawa Barat agar segera menutup Lokasi Penambangan PT. SSR,” tegasnya.

Aksi berlangsung tertib dan damai. Meski demikian, puluhan aparat dari polres Sukabumi disiagakan untuk mengantisifasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi.

Pewarta: Karim
Editora: Red

Monday, October 15, 2018

Redaksi sukabumiNews

Ketua FRMB Kabupaten Sukabumi: Membantu Tidak Selamanya Harus dengan Materi

Heni Mulyani
Gunungguruh, SUKABUMINEWS.net - Ketua Forum Rakyat Miskin Bersatu (FRMB) Kabupaten Sukabumi, Heni Mulyani berpendapat, membantu masyarakat terutama masyarakat miskin, tidak selamanya harus dengan materi, tapi juga bisa dengan pemikiran dan tenaga.

Pandangan itu dikemukakan Heni kepada sukabumiNews saat ditemui di kediamannya, di kawasan Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh Kabupaen Sukabumi, Senin (15/10/2019).

Aktifis perempuan yang senang membantu anak yatim maupun anak dari orang tua yang kurang mampuh hingga bisa mengenyam pendidikan seperti layaknya orang mampuh itu juga berpendapat bahwa kebiasaan membantu dengan memberikan materi secara langsung itu tidak baik.

“Ini akan menjadi kebiasaan buruk, yang nantinya akan membuat merka selalu mengandalkan pemberian orang lain,” kata Heni.

“Mending jika pemberian yang diterimanya dibelanjakan kepada hal yang benar-benar mereka butuhkan. Kalau dipake buat poya-poya, kan kita juga yang salah,” ucapnya.


Bagi Heni, yang kini menjadi caleg DPRD Kabupaten sukabumi dan sudah tercatat pada Daftar Calon Tetap (DCT) di KPUD sebagai caleg dari PDIP dengan nomor urut 3 untuk dapil 4 itu, menolong rakyat miskin itu dilakukannya dengan membantu di bidang pendidikan maopun kesehatannya. “Tidak bisa secara materi, ya dengan tenaga dan pemikiran,” tegas Heni.

“Mohon maaf, tidak semua caleg bisa seperti itu begitu, janji membela rakyat miskin nyatanya hanya omong doang,” tambah dia.

“Saya selaku ketua FRMB Kabupaten Sukabumi bersama rekan dan anggota-anggota yang ada di dalamnya tidak hanya itu. Jika butuh bantuan, asal ada ada yang kasih tau, insa-Allah saya pasti terjun langsung ke lapangan,” jelas Heni. Kebetulan saya juga mantan Kades, jadi tau percis dari dasar," imbuhnya.

Dalam hal menolong orang lain serta menyelesaikan suatu permasalahan, Heni sendiri memiliki keyakinan, bahwa tidak ada masalah yang tak bisa diselesaikan.

“Mencari jalan keluar atau solusi bagaimana caranya anak-anak bisa bersekolah, atau pun masyarakat bisa damai dan nyaman itulah tugas saya sebagai warga masyarakat dan kita semua,” ujar Heni.

Di akhir perbincangan Heni memohon do’a serta dukungan dari semua, semoga dirinya diberi kemampuan untuk bisa memegang amanah jika suatu saat nanti ia dipercaya untuk duduk sebagai anggota legislatif dari partai besutan Megawati Sukarno Putri itu.

“Tak lupa saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Bah Tantan selaku Ketum FRMB yang selama ini telah membimbing, memberi suport serta membantu hingga saya tidak menemukan banyak kendala dalam mengurus segalanya dalam pencalegan,” tutup Heni.

[Pewarta: Azis R]
Editor: Red.

Sunday, October 14, 2018

Redaksi sukabumiNews

Perlu Uluran Pemerintah, Rumah Seorang Warga Desa Bantar Gadung Ini Memprihatinkan

Yayat bersama Istri dengan kondisi rumah yang memprihatinkan
Bantar Gadung, SUKABUMINEWS.net – Rumah Yayat (50 tahun) seorang warga Desa Kp. Kubang RT.005/002 Desa dan Kecamatan Bantaar Gadung, Kabupaten Sukabumi, kondisinya sangat memperihatinkan. Seluruh dindingnya yang terbuat dari bilik bambu terlihat sudah mengelupas. Pintu masuk rumah yang terbuat dari triplek pun sudah mulai rapuh. Begitu juga dengan atap genteng dengan plaponnya terlihat doyong hampir roboh.

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, tak menutup kemungkinan akan membahayakan pasangan suami istri, pemilik rumah berukuran 5 X 7 meter persegi itu.

Rasa cemas dan semakin susah pun bertambah kala musim hujan tiba. “Kalo sudah datang musim hujan kami sekeluarga kerepotan menampung air hujan yang menetes dari atas genteng. Belum lagi semburan air hujan yang kena angin tembus ke bilik dinding rumah yang kemudian membasahi seluruh ruanganan rumah,” lirih Yayat kepada sukabumiNews saat berkunjung ke rumahnya, Sabtu (13/10/2018).

Dikatakan Yayat,  dirinya bukan tidak ingin memperbaiki rumah, akan tetapi kesulitan ekonomi yang membuat dia susah keluar dari keterpurukan itu. Dengan mata pencaharian sebagai kuli serabutan dan penghasilan tidak menentu, dia bersama istrinya hanya bisa pasrah dan bertahan menjalani hidup dalam keadaan susah dan serba kekurangan.

Yayat bersama istrinya berharap akan adanya uluran dari pemerintah, khususnya Pemkab Sukabumi untuk membantu meringankan beban kehidupannya. “Selama ini saya sangat berharap terutama kepada Bapak Bupati Sukabumi akan uluran tangannya. Ya, minimal untuk membatu memperbaiki kondisi gubuk saya,” harapnya, lirih.

[Pewarta: Azis. R]

Saturday, October 13, 2018

Redaksi sukabumiNews

Kades Balekambang Diduga Bermasalah, Camat Nagrak Lantik Pjs Kades Baru

Di hadapan para tamu dan undangan yang hadir Camat Nagrak Kunia Lesmaana melantik Heri Anderson, SIP. sebagai Pjs Kades Balekambang
sukabumiNews, NAGRAK – Camat Nagrak Kunia Lesmaana melantik Heri Anderson, SIP. sebagai Pjs Kades Balekambang Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Pelantikan di laksanakan di aula kantor desa tersebut, Jumat (12 Oktober 2018)

Hadir pada pelantikan Pjs Kades Nagrak itu Kabid DPMPD bagian Pemerintahan Desa, Eka N. Nugraha, SIP., Camat Nagrak Kurnia Lesmana, SIP., Danramil Nagrak Kapten Sugito, Kepala KUA Nagrak, BPD desa Balekambang Atang, tokoh masyarakat setempat dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Camat Nagrak mengatakan bahawa Pjs Kades Balakembag mengisi jabatan sementara dikarenakan jabatan kades terpilih masih tersisa 1 tahun 2 bulan yang dimungkinkan adanya pemilihan pejabat antar waktu.

Kendati demikian menurut Kurnia, semua tergantung masyarakat mau diadakan pemilihan atau tidaknya. “Hanya saja dalam hal ini pihak desa dan masyarakat terbentur masalah pendanaan," ucap Kurnia.

Walau begitu saya berharap dengan adanya Pjs kades sekarang akan bisa menyelesaikan roda pemerintahan desa Bakekambang sehingga bisa berjalan sebagaimana mestinya," tutur Camat.

Masih di tempat yang sama, Kabid DPMPD Kabupaten Sukabumi Eka Nandang Nugraha menyampaikan harapan kepada Pjs Kades  agar bisa melaksanakan tugas serta memenuhi hak dan kewajibanya dengan baik seperti halnya kades sebelumnya.

“Insya Allah kendala yang ada menyangkut Dana Desa yang selama ini tertunda akan bisa  diatasi secepatnya oleh Pjs Kades dan kami siap membantu memfasilitasi pencairannya,” kata Eka.

Sementara itu Kades Nagrak yang sebelumnya dibabat oleh Asep Saeful Bahri di ganti oleh sekdesnya, Ridwan Karya karena tersangkut permasalahan hukum. Asep kini sedang ada dalam penahanan pihak yang berwajib.

Di lain pihak, Pjs kades Balekambang Heri Anderson, SIP. menyatakan dirinya siap mengemban tugas sebagai Pjs kades Balekambang sesuai tugas dan tufoksi yang ada. “Saya mohon dukungan dari semua pihak sehingga saya dapat menjalankan amanah jabatan ini,” ucap Heri
Ketua BPD Balekambang, Atang yang juga ikut hadir pada acara pelantikan tersebut menaruh harapan besar dengan dilantiknya penjabat kades. Atang berharap Pjs Kades Heri bisa bersinergi dengan BPD dalam menjalankan roda pemerintahan desanya
.
Pewarta: Azis. R
Editor: Red. 
Redaksi sukabumiNews

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Sukabumi Mulai Menggeliat

Dwan Pembina Kowasi, H. Budi Wijaya sebagai Caleg DPRD nomor urut 3 untuk dapil 2 Kabupaten Sukabumi dari PDIP
Sukabumi, SUKABUMINEWS.net - Percepatan roda pembangunan di Kabupaten Sukabumi, terutama  pemerataan pembangunan Infrastruktur  dewasa ini mulai menggeliat. Akan tetapi alangkah baiknya Pemkab Sukabumi kedepan bisa mengatur secara baik tata ruang yang lebih efektif untuk menyentuh hal-hal pembangunan yang berkelanjutan.

Pandangan tersebut dikemukakan Dewan Pembina Komunitas Wartawan Sukabumi (Kowasi) H. Budi Widaya kepada sukabumiNews di Sukabumi pada Sabtu (13/10).

Menurut Budi, pemerataan pembangunan yang di maksud tentunya bukan hanya pemerataan pada pendapatan masyarakat Kabupaten Sukabumi perkapita. Akan tetapi harus bisa memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, memenej lalu lintas, dan perlindungan radikal terhadap lahan-lahan pertanian yang produktif supaya tidak dialih fungsikan menjadi lahan properti dan lahan industri.

“Sudah saatnya kita sekarang memulai untuk memperlihatkan ke-khasan suatu wilayah, kecamatan atau pun pedesaan untuk dijadikan destinasti yang memiliki daya tarik untuk berinvestasi di bidang parawisata, khususnya di bidan Agro dan Agri serta memperhatikan ruang gerak untuk berekspresinya generasi muda,” jelas Budi.

Budi juga mengatakan, sebagai kontrol sosial yang berwadah Kowasi, kita wajib melaksanakan peran dan fungsinya untuk mengkawal serta mengawasi kinerja Aparatur pemerintah dalam pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD dan APBN.

Pada kesempatan kesempatan itu juga dia berharap, selaku Dewan Pembina Kowasi yang didalamnya syarat dengan kepribadian anggota yang berlatar belakang berbeda dan berkarakter unik itu agar menjadi satu kekuatan untuk membuat suatu karya tulis pemberitaan yang berimbang demi kemajuan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Semoga setelah pengukuhan kepengurusan yang telah ditetapkan beblum lama ini, Kowasi akan selalu menjadi tempat untuk berpikir dalam setiap perubahan serta di isi oleh anggota yang solid,  mau bekerja keras dan patuh terhadap aturan AD/ART Kowasi,” kata Budi.
Baca juga: Sekjen Kowasi: Jadilah Garda Terdepan sebagiSosial Kontrol Menuju Pemerintahan yang Lebih Baik.
“Tak lupa kami juga atas nama Kowasi turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada saudara kita yang tertimpa musibah gempa bumi dan tsunami. Dan kami barharap agar mereka segera bangkit kembali,” tambahnya.

Budi Widaya yang juga terdaftar di KPU sebagai Caleg DPRD nomor urut 3 untuk dapil 2 Kabupaten Sukabumi dari PDIP itu mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang selama ini sudah turut menjalin kerjasama dan mempercayai Kowasi sebagai wadah para jurnalis Sukabumi yang diharapkan bisa mengemban amanah indefendensinya.

(Karim/Azis R.)
close
close
close