Breaking
loading...
Showing posts with label foto. Show all posts
Showing posts with label foto. Show all posts

Friday, July 12, 2019

Redaksi sukabumiNews

FOTO: Kegiatan Pelaksanakan TMMD ke-105 Kodim 0607/Kota Sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi
sukabumiNews, LEMBURSITU - TNI berbaur dengan masyarakat sekitar, bergontong royong membangun sarana jalan dan jembatan Plat Beton di Kampung Tegal Panjang, Cikundul, Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa TMMD ke-105.

Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Kav Mujahidin selaku Dansatgas TMMD mengatakan, program TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari dari tanggal 8 Juli, hingga tanggal 8 Agustus 2019 mendatang.



BACA Juga:
Terpilih Sebagai Lokasi Program TMMD ke-105, Warga Tegalpanjang Cikundul Hibahkan Tanahuntuk Bangun Jalan Sepanjang 832 Meter


tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi


tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi


tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

jembatan plat beton

BACA Juga:
Ratusan Prajurit TNI Dikerahkan Kodim 0607/Kota Sukabumi Guna Melaksanakan Program TMMD


Thursday, July 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Jelang Pilkades Serentak 2019 Dinas PMD Kabupaten Sukabumi Gelar Bimtek Panitia Pilkades Tingkat Desa

Dinas PMD Kabupaten Sukabumi
sukabumiNews, SUKABUMI – Menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan dilangsungkan pada November 2019 mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi panitia pilkades untuk tingkat desa.

Bimtek yang berlangsung sejak Senin (1/7/2019) hingga berakhir pada Jum’at (16/8/2019) mendatang itu diselenggarakan di salah satu Hotel di wilayah Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Peserta pilkades serentak nanti ada 240 desa. Untuk Bimtek panitia pilkades, ini khusus bagi panitia pilkades di tingkat desa. Pembentukan panitia tingkat kabupaten dan desa, semuanya sudah terbentuk," kata PLT Sekretaris Dinas PMD H. Dedi Kusnadi kepada sukabumiNews saat ditemui di sela-sela acara bimtek. Kamis (4/7/2019) petang.

"Hari ini pesertanya dari Kecamatan Cikakak sebanyak 8 desa dan 1 desa dari Kecamatan Bantargadung. Jadi, proses Bimteknya maraton untuk semua panitia di tingkat desa se-Kabupaten Sukabumi," ungkapnya.

Dedi menjelaskan, saat ini penyelenggaraan bimtek panitia pilkades serentak baru memasuki hari ke-4. Sebelumnya, untuk panitia pilkades di tingkat desa sudah dibentuk oleh BPD masing-masing.

Selanjutnya, tambah Dedi, mereka diundang mengikuti bimtek pilkades serentak agar mereka mendapatkan kelengkapan informasi dan segala sesuatunya agar tidak kewalahan saat waktunya tiba.

Dedi juga mengungkapkan, memahami ketentuan penyelenggaraan pilkades serentak itu sangat penting, khususnya bila panitia pilkades menghadapi masalah di lapangan yang berpotensi konflik antar warga. “Dan jika suatu saat ada hasil perolehan suara yang seimbang, itu harus dilakukan pemeilihan ulang,” bebernya.

Dia menuturkan, sebagai panitia, mereka juga dituntut tegas dan profesional dalam menjalankan amanah. Apa pun syarat mutlak, semua harus dicek dan dikroscek secara matang.

"Semuanya sudah kita persiapkan. Karena sebelumnya mereka pernah menjadi panitia di beberala pemilihan seperti di Pilgub, Pileg dan Pilpres, jadi tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PMD Kabupaten Sukabumi, H. Thendy Hendrayana mengharapkan, melalui bimtek ini, panitia pilkades di tingkat desa mampu mempersiapkan proses pemilihan kepala desa dengan sebaik mungkin.

"Semoga panitia pilkades ini mampu bekerja dengan baik dan tetap berpegang teguh pada tanggung jawabnya sebagai pengabdi masyarakat," ujar Thendy. 

Kompol Sumarna

Acara Bimtek hari ini dihadiri oleh Bupati Sukabumi, para kepala desa se-Kecamatan Cikakak dan satu desa dari Kecamatan Bantargadung. Sedangkan untuk narasumber yang mengisi kegiatan hari ini diantaranya, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Sumarta, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Bidang Administrasi Pemerintah Desa (Adpemdes).






Pewarta: Rio BG/Azis R.
Editor: Agus S.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, June 28, 2019

Redaksi sukabumiNews

Presiden Joko Widodo Bersiap Mengikuti KTT G20

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersiap mengikuti KTT G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019). (foto: dokumentasi Biro Pers Kepresidenan)  
sukabumiNews, OSAKA – Presiden Joko Widodo tiba di Osaka untuk KTT G20 langsung mengikuti sejumlah agenda, seperti official welcome dan juga family photo yang diadakan di INTEX Osaka.

Berdasarkan keterangan resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jumat (28/6/2019), setibanya di INTEX Osaka Presiden Jokowi menunggu di ruang Leaders’ Area. Di sana ia menantikan sesi official welcome dan family photo.
Saat menunggu itu, Presiden Jokowi sempat berbincang bersama kepala negara, kepala pemerintahan negara G20, dan juga pimpinan lembaga internasional dalam suasana yang akrab.
Seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Putra Mahkota Kerajaan Saudi Mohammad bin Salman, PM Kanada Justin Trudeau, PM Australia Scott Morrison, PM Belanda Mark Rutte, dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. Bahkan Presiden Trump sempat memberikan permen kepada Presiden Jokowi.


Pewarta: Didi Muryadi
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, May 22, 2019

Redaksi sukabumiNews

Rais, Bocah Penderita Tumor Lidah Dapat Santuna dari Hardholiend Community Since (HCS) 2005

Ketua Umum HCS 2005 bersama Ketua HCS Kota Sukabumi dan Kab. Sukabumi, Rio Rusdianto dan Parli Kurnia saat memberikan Bantun kepada Siti Ibunda M. Rais. [Foto: Azis R./sukabumiNews]
sukabumiNews, CURUGKEMBAR - Hardholiend Community Since (HCS) 2005 mendatangi rumah kediaman M. Rais Pratama Rijik demi menjenguk Bocah 8 Tahun yang menderita Tumor Lidah di kampung Mekarwangi Rt. 001/004 Desa Tanjungsari Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (22/5/2019).

"Alhamdulilah dengan adanya tayangan pemberitaan tentang M. Rais, rekan-rekan HCS 2005 merasa terketuk hati untuk membantu meringankan biaya ananda kita yang menderita Tumor Lidah," tulis Ketua Umum HCS 2005 Dendi Apsal, melalui pesan whatsApp yang diterima sukabumiNews.

Ketum HCS 2005 menginformasikan bahwa Ia bersama Ketua HCS 2005 Kota dan Kabupaten Sukabumi mendatangi rumah Rais sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap Ananda Rais, sekaligus menyumbangkan uang sekedar untuk meringankan beban biaya yang dibutuhkannya.


“Semoga bantuan yang kita berikan bisa bermanfaat untuk menambantu biaya pengobatannya,” tutur Dendi.

"Seandainya orang tua Ananda Rais dan keluarga memberi izin untuk membantu kesembuhannya dengan cara berobat jalan, maka Ketua HCS Kota Sukabumi Rio Rusdianto, alias Kempez dan Parli Kurnia alias Cumink, Ketua Kabupaten Sukabumi beserta jajarannya akan bersedia melakukannya," ungkap Dendi..

Dendi berharap semoga dengan kedatangannya ke rumah Rais dan terus mengabarkan penderitaannya di medsos akan banyak para dermawan yang tersentuh hatinya untuk ikut membantu biaya pengobatan M. Rais.

Sementara itu, Rais, melalui ibunya, Siti menyampaikan rasa terimakasih kepada HCS 2005 yang telah membantunya. "Somoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih atas perhatian HCS kepada Saya, khususnya kepada Rais," ungap Siti, haru..

Rais beserta keluarga juga berharap akan kepedulian yang lain terutama pemerintah agar bisa membantu mengobati penyakit yang dideritanya.

Foto: Ibunda Rais, Siti saat berbincang dengan ketua HCS 2005
Foto: Rais Mohon uluran tangan para Dermawan


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, March 28, 2019

Redaksi sukabumiNews

Heni Mulyani Bertekad Perjuangkan Hak Kalangan Bawah, Kususnya Sosial, Pendidikan dan Kesehatan

sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Heni Mulyani, caleg DPRD Kabupaten Sukabumi nomor urut 3 dari PDIP daerah pemilihan (dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Cireunghas, Cisaat, Gegerbitung, Gunung Guruh, Kadudampit, Kebonpedes, Sukabumi, Sukalarang, dan Sukaraja siap menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2019.

Pasalnya, sosok perempuan kelahiran Sukabumi 2 Juni 1972 ini selain sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia Perpolitikan, ia juga aktip di sejumlah Organisasi Kemasyarakatan yang tentunya tidak lepas dari berbagai kegiatan sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan selama ia mampu membantunya.

FOTO: Heni Mulyani Caleg Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dapil IV No 3, dari PDIP saat menyambangi dan menghadiri undangan masyarakat. (Foto: Rudi S/SN).
“Saya maju menjadi caleg karena ingin memperjuangkan dan meningkatkan bidang Sosial, Pendidikan dan Kesehatan, untuk masyarakat kalangan bawah kususnya yang berkaitan dengan hak-hak perempuan,” ujar Heni Mulyani, ditemui sukabumiNews.net di kediamanya Jalan Pajajaran II, Kampung Gunungguruh, Desa Cikujuang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (28/03/19).


Selain itu kata Heni, dorongan dari keluarga, tokmas, pemuda, ulama dan sahabat-sahabatnya juga mengutkan tekadnya untuk maju agar bisa mengawal semua kebijakan, semua aspirasi masyarakat kalangan bawah.

Heni mengaku, menjadi seorang caleg tidaklah mudah dalam berjuang demi meraih suara, apalagi dihadapkan dengan caleg-caleg lain yang usianya lebih matang dan lebih memiliki pengalaman. Namun dirinya optimis dengan intens mendatangi pendukung siang maupun malam, cita-citanya akan mudah diraih.

"Saya maju dalam pertarungan pileg untuk DPRD Kabupaten Sukabumi karena dipicu oleh kondisi, masih perlunya pengawalan bidang sosial, pendidikan dan kesehatan, agar masyarakat bisa lebih merasakan program Pemerintah sampi ke kalangan bawah, dan merata," aku ibu dua anak ini.

Heni juga mengaku bahwa ketertarikannya di dunia politik dan menjadi caleg ini lantaran ingin berada di garda terdepan untuk memperjuangkan dan membela kalangan bawah, kususnya anak yatim, duafa dan yang berkaitan dengan hak-hak perempuan, kususnya Sosial, Pendidikan dan Kesehatan.


"Insyallah jika nanti saya terpilih menjadi anggota legislative, saya akan menjalankan amanah tugas sebagai bagian dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dapil IV, sesuai dengan fungsinya,” ucap Heni seraya berterimakasih dan mengapresiasi kepada semua relawan yang sampi saat ini masih konsisten berada di sampingnya.


Dengan modal pembekalan dan wawasan mejalankan pungsi sebagai anggota DPRD serta pengalaman di dunia plitik sejak tahun 2002 seiring perjalannya di dunia organisasi, seperti di Forum Rakyat Miskin Bersatu (FRMB) selaku ketua, kemudian menjadi Ketua Srikandi di organisasi masyarakat (ormas) Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB), juga selaku Anggota Generasi Peduli Narkoba, ia akan terus berjuang untuk meraih suara di pileg April 2019 nanti dengan target suara 8000.

“Saya yakin atas dorongan para ulama dan semua kalangan yang mengharapkan saya ada di DPRD, 5000 suara bisa mewujudkan harapan semua. Dan saya berharap masyarakat lebih cerdas dalam memilih wakil rakyatnya," pungkas Heni.


Heni yang senang menyantuni anak yatim piatu, bahkan saat ini memiliki anak angkat seorang yatim ini juga aktif bersama ibu-ibu lain mengikuti pengajian di lingkungan terdekat dengan rumahnya.
   

Perwarta: Rudi Samsidi
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, March 7, 2019

Redaksi sukabumiNews

Aliansi CA Melakukan Aksi Tolak Penurunan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan

sukabumiNews, JAKARTA – Sebanyak 56 perwakilan berasal dari Walhi Jabar, Walhi Eknas, YLBHI Jabar, YLBHI Nasional, dan Forum Komunikasi Pecinta Alam Bandung yang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam (CA) Jawa Barat melakukan aksi long march dari Bandung ke Jakarta. Mereka akan menggelar aksi damai di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rabu (6/3/2019).

Aksi damai ini sebagai bentuk protes dari para pecinta alam dan lingkungan terhadap diterbitkannya Keputusan Menteri LHK Nomor: SK.25/MENLHK/SETJEN/PLA.2/1/2018 tanggal 10 Januari 2018 tentang Perubahan Fungsi dalam Fungsi Pokok Kawasan Hutan dari sebagian Cagar Alam Kamojang seluas ±2.391 ha dan Cagar Alam Gunung Papandayan seluas ±1.991 ha menjadi TWA, terletak di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
 
“Kami minta SK dicabut dan Menteri LHK menurunkan instruksi untuk merestorasi Cagar Alam," ujar Wahyudin, Staff Advokasi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar kepada wartawan, Rabu.

Menurut Wahyudin, perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan Cagar Alam (CA) ini telah melanggar atau bertentangan dengan Undang-Undang No 26 tahun 2007 tentang penataan ruang dan melanggar RTRW Nasional, Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut karena belum ada perubahan kebijakan RTRW.

Dalam aksinya juga mereka menyampaikan empat rekomendasi kepada KLHK, yaitu, 1) Meminta kepada Empat Dirjen terkait untuk merekomendasikan kepada Menteri LHK untuk menangguhkan SK.25/MENLHK/SETJEN/PLA.2/1/2018; 2) Meminta kepada KLHK agar secepatnya membentuk tim kajian dengan melibatkan para pihak terkait, termasuk dari Aliansi Cagar Alam Jawa Barat; 3) Menghentikan sementara segala kegiatan di lokasi TWA; dan 4) Melakukan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan kawasan konservasi di wilayah kerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat.
 Sementara itu mewakili KLHK, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno, didampingi Eselon II terkait, menerima dengan baik 25 orang perwakilan aksi dari Aliansi CA Jabar beserta empat rekomendasinya tersebut.

Wiratno juga menyetuju usulan para perwakilan aksi supaya dibentuk tim kajian Kamojang dan Gunung Papandayan. “Saya setuju untuk dibentuk tim terpadu yang akan melakukan kajian komprehensif dengan melibatkan Aliansi Cagar Alam Jawa Barat," ucap Wiratno.

“Saya juga telah memerintahkan Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat untuk membentuk forum komunikasi konservasi Jawa Barat, agar terjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak dan tidak ada dusta di antara kita,” tambah Wiratno. [Red*]

Wednesday, February 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

Semangatnya Prajurit TNI Laksanakan Kerja Bakti Pra TMMD Sengkuyung I TA. 2019 di Mojosongo Jebres

sukabumiNews, SURAKARTA – Kodim 0735/Surakarta mulai melakukan kegiatan Pra Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jati Rejo Mojosongo, Jebres Surakarta. Dengan semangat mereka meratakan Pasir dan batu (Sirtu) sebagai dasar sebelum Jalan di cor sepanjang kurang lebih 600 meter di RT 03/39 Jati rejo Mojosongo Jebres, Rabu (20/2/2019).

Kegiatan pra TMMD dimulai tgl 15 Februari 2019 sampai dengan pembukaan resmi TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2019 yang secara resmi akan di buka oleh Wali kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo pada Selasa 26 Februari 2019 mendatang di SD Negeri Kendal Rejo Jln Ring Road Utara No. 4 Mojosongo Jebres Surakarta. Kegiatan tersebut akan berlangaung selama 1 bulan sampai tanggal 27 Maret 2019. 
Danramil 04/Jebres Kpt Inf Narno mengungkapkan, kegiatan pra-TMMD direncanakan selama sebelas hari. "Tujuannya untuk memaksimalkan pencapaian hasil saat TMMD nantinya. Selain itu agar hasilnya lebih berkualitas dan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan," ungkapnya.

Adapun sasaran utama pelaksanaan pra TMMD tersebut lanjut Kpt Inf Narno ialah pekerjaan fisik berupa pengurukan/penimbunan jalan yang akan di perkeras dengan Cor, penggalian lubang pondasi untuk pembangunan Mushola dan pembersihan lingkungan sekitar yang akan di laksanakan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2019.

[Pewarta: Agus Kemplu]
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019

Monday, January 21, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pemda Kota Sukabumi Jadikan Kotanya Indah Bebas dari Sampah

sukabumiNews, KOTA SUKABUMI – Keindahan dan kebersihan kota menjadi tanggung jawab semua warga, jangan sampai sampah mengotori kota dan menjadi penyebab bencana. Kota sukabumi yang indah dan ramah lingkungan akan terwujud dengan dukungan masyarakat yang sadar untuk hidup sehat bebas dari sampah.

Ungkapan tersebut merupakan kutipan dari status facebook yang ditulis Wakil Walikota Sukabumi Andri S Hamami usai melaksanakan kegiatan bertajuk “Gerakan Beberesih Kota”, baru-baru ini.

Andri juga menganjurkan kepada para pedagang bahwa mereka harus mulai tertib dan tidak membuang sampah sembarangan dan trotoar yang masih dipergunakan untuk berjualan oleh para PKL harus mulai bebas dari sampah.  “AYOOOO jadikan Kota sukabumi yang Indah bebas dari Sampah,” ajaknya.

Kegiatan Beberesih Kota tersebut di ikuti oleh ratusan orang mulai dari Sekda, Unsur Muspida dan ASN dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Sukabumi, pelajar dan mahasiswa, beserta sejumlah penggiat Media Sosial (Medsos) yang tergabung dalam “Sobat Kang Fahmi” pada Jum’at pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Andri S Hamami.

Sementara itu Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi saat dikonfirmasi menjelaskan, kegiatan ini tiada lain bertujuan untuk menjadikan Kota Sukabumi yang bersih dan nyaman, serta memotivasi masyarakat untuk selalu beberesih (menjaga kebersihan) di manapun mereka tinggal.

“Ke depannya Jum'at bersih (Jumsih) akan kembali digalakkan karena kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tangung jawab bersama,” kata Fahmi.
.
“Ini merupakan bagian penting dari kegiatan pemerintah Kota Sukabumi dan masyarakat,” tambah Fahmi.

Fahmi juga menegaskan bahwa setiap elemen masyarakat wajib untuk melakukan kegiatan kebersihan dan bekerjasama dalam menciptakan lingkungan yang bersih untuk menunjang kesehatan.

Sementara itu Ketua Aliansi Relawan Achmad Fahmi (Arafah) Rine Murdini yang juga selaku Ketua DPD Kartini Perindo Kota Sukabumi yang turut serta pada kegiatan tersebut bersama anggotanya mengatakan, jika lahir seseorang bersih maka hatinya ikut bersih. “Insya Allah sehat lahir akan menunjang pada kesehatan batiniyah seseorang,” ucapnya.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi (kedua dari kanan) pimpin kegiatan Beberesih Kota

Wakil Walikota Sukabumi, Andri S Hamami (memegang sapu lidi) turut memimpin kegiatan Beberesih Kota

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi selfie bersama para pelajar dan masyarakat, usai kegiatan Beberesih Kota

[Pewarta: Azis R/Herdi]
Editor: Red.

Wednesday, June 6, 2018

Redaksi sukabumiNews

Kisah Haru Saat Ifthar Dibagikan Kepada Pasien Rumah Sakit Gaza


sukabumiNews.net, GAZA - Ada cerita haru saat mitra ACT membagikan santapan berbuka puasa gratis kepada pasien rumah sakit di Gaza. Pasien yang sebagian besar merupakan korban dari kedzaliman serdadu zionis Israel.

Menjelang waktu berbuka, ratusan kotak hidangan berbuka telah siap untuk dibagikan kepada para pasien rumah sakit. Ifthar tersebut langsung diberikan kepada para pasien yang telah menunggu-nunggu bantuan terbaik dari saudaranya, bangsa Indonesia.

Setelah ifthar dibagikan, banyak dari mereka yang memanggil keluarganya datang ke rumah sakit untuk berbuka bersama, karena tidak adanya makanan untuk berbuka puasa untuk keluarga mereka di rumah.

Bayangkan, 1 porsi makanan tersebut mereka bagikan ke beberapa anggota keluarganya, karena mereka tidak sampai hati untuk menyantap makanan tersebut sendiri dan membiarkan keluarganya di rumah berbuka puasa hanya dengan segelas air putih. Padahal, nyatanya mereka sendiri sedang dalam keadaan sakit.

Tidak sedikit dari mereka yang menanyakan apakah besok akan ada lagi pembagian makanan untuk ifthar. Karena, jika tidak ada, mereka akan membagi dan menyimpan makanan itu agar bisa dimakan besok.

“Sahabat, sudahkah kita mensyukuri santapan berbuka puasa kita dan keluarga kita, jelang penghujung Ramadhan tahun ini?” Sapa ACT yang ditulis pada akun facebooknya, Aksi Cepat Tanggap, Rabu (6/5/2018) (*)

----------------
Beri Kepedulian Terbaik Anda untuk Perjuangan Palestina via:
https://kitabisa.com/helppalestine

Atau donasi langsung ke rekening:
BNI Syariah 66 0000 4001
a.n. Aksi Cepat Tanggap
----------------

#LetsSavePalestine
#BeriPalestinaRamadhanTerbaik





Sunday, January 7, 2018

Redaksi sukabumiNews

PAC PP Gunung Puyuh Menggelar Acara Tabligh Akbar dan Santunan Kepada 100 Anak Yatim Piatu

sukabumiNews, GUNUNGPUYUH - Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kec. Gunung Puyuh Kota Sukabumi menyelenggarakan Tabligh Akbar, sekaligus santunan kepada anak yatim piatu yang berada di Wilayah Kecamatan Gunung Puyuh, pada Sabtu (6/1/2017).
Panita Pelaksana, Irwanto, kepada sukabumiNews mengatakan bahwa acara tabligh akbar yang dilaksanakan setelah pemberian santunan kepada anak yatim piatu tersebut di gelar dalam rangka peresmian Kantor Sekretariat PAC PP Gunung Puyuh.
“Alhamdulilah pada acara peresmian ini kami bisa memberikan santunan kepada sekitar 100 orang anak yatim piatu, khususnya yang berada di Wilayah Kecamatan Gunung Puyuh,” kata Irwanto.

Sedangkan pada esok harinya, Minggu (7/1/2018) tambah Irwanto, akan di adakan gerak jalan santai yang di ikuti oleh masyarakat sekitar.
Sementara, tema yang di di usung pada acara tablighul-Islam yang di gelar dalam rangka peresmian kantor PAC PP Gunung Puyuh itu adalah ‘Perbaikan Iman dan Taqwa dan Mempererat Tali Silaturahmi Sebagai Jalan Menju Persatuan Serta Membentuk Jati Diri Agar Menjadi Generasi Harapan Umat.
Selain dihadiri Ketua PAC PP Gunung Puyuh, Hendi suhaendi, hadir pula pada acara peresmian itu Kapolsek, Koramil dan unsur Muspika serta tamu undangan lainnya. Calon Wakil Walikota, Hanafie Zain juga terlihat hadir pada acara ini.

Reporter: Azis R

Editor: Red.
close
close
close