Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, November 7, 2018

Redaksi sukabumiNews

Sosok MS Kaban, Alasan Gerindra Yakin Suara PBB Tetap ke Prabowo-Sandi

MS Kaban
Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Ketua DPP Gerindra Nizar Zahro mengaku yakin, suara Partai Bulan Bintang (PBB) tetap akan memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Keyakinan Nizar ini bukan tanpa alasan. Sebab, menurutnya ada sosok MS Kaban yang merupakan seorang senior dan sekaligus petinggi di PBB.

MS Kaban yang pernah menjadi Ketua Umum PBB sebelumnya, sudah menegaskan dukungan ke Prabowo-Sandi.

Bahkan, dilansir Teropongsenayan.com, mantan Menteri Kehutanan di Kabinet Indonesia Bersatu itu rencananya dalam waktu dekat akan secara resmi menyampaikan dukungannya tersebut.

Baca: Yusril Jadi Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf, PartaiBulan Bintang Belum Putuskan Dukungan

"Kemarin Ketua Dewan Syuro PBB MS Kaban sudah mendeklarasikan diri mendukung Prabowo-Sandi," kata Nizar di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

"Dan dalam waktu dekat akan segera dikukuhkan dukungan PBB ke Prabowo-Sandi," katanya.

Oleh karenanya, Nizar tidak khawatir dengan sikap Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra yang bergabung menjadi kuasa hukum pasangan nomor urut 01 petahana Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Lebih jauh, Nizar menilai, sikap Yusril menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf merupakan bagian dari dinamika politik pribadi.

"Makanya, saya tetap yakin suara PBB ke Prabowo-Sandi," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer menegaskan, partainya belum menentukan sikap politik apapun pada Pilpres 2019.

Meskipun, kata dia, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra telah menjadi pengacara pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Sikap (politik ditentukan) di Rakornas PBB awal Desember nanti," kata Afriansyah di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Dia membantah, adanya isu keretakan pada kader PBB pasca Yusril menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurutnya, sikap kader atau para Caleg yang ingin mundur hanya reaksi sesaat, lantaran belum dijelaskan secara detail terkait sikap Yusril.

"Karena mereka belum tahu hal sebenarnya. Lagi pula kan ada mekanisme," ujarnya. (Red*/TS).
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu