Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, September 10, 2018

Redaksi sukabumiNews

Waduh, Amien Rais Sebut Ada Empat Dajjal yang Akan Menguasai Indonesia

JAKARTA – SUKABUMINEWS.net – Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais menyebut ada dajjal di balik pemerintahan yang berkuasa saat ini. Dajjal-dajjal itu kata Amien Rais harus dihadapi oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Mantan Ketua MPR itu menyebut ada empat dajjal. Mulai dajjal ekonomi, dajjal politik, dajjal militer dan dajjal intelijen.

“Yang kita hadapi, bukan rezim yang sekarang berkuasa ini. Kalau ini relatif mudah tapi belakang ini ada dajjal ekonomi, dajjal politik, dajjal militer, dajjal intelijen,” kata Amien Rais di rumah Komjen (Purn) Noegroho Djajoesman di Jalan Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu malam, (09/09/2018).

Kendati demikian, Amien Rais tidak menyebut secara rinci siapa empat dajjal yang dimaksud.

Namun sebagaimana dilansir dari Media Online Jarrak.id, mantan Ketua PP Muhammadiyah itu menegaskan, bahwa dajjal-dajjal itu yang akan menguasai bangsa Indonesia.

“Ini yang saya kira ini mengintai negeri kita ini untuk di caplok,” ucap Amien.

Amien kemudian menyinggung bagaimana Amerika Serikat (AS) melakukan invasi militer dan akhirnya menguasai Irak. Amien khawatir, cara AS juga ditiru oleh negara yang akan menguasai Indonesia.

“Kalau negara tetangga di Utara itu sampai meniru Amerika Serikat sampai nanti ditanya loh ini bertentangan dengan kaedah internasional, moral internasional kan kami hanya contoh Amerika,” ujar dia.

Amien menilai fenomena itu sudah mulai terlihat terjadi di Indonesia dengan banyak tenaga kerja aseng yang datang. Amien menyebut sebenarnya mereka datang bukan sebagai tenaga kerja melainkan ada maksud lain.

“Bagaimana TKI aseng datang berduyun-duyun kesini itu bukan tenaga kerja tapi tampaknya dari potongan, badan ketangkasan itu jelas bukan tenaga kerja itu jenis manusia lain,” jelas Amin. (Red*/Jarrak)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu