Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, July 10, 2018

Redaksi sukabumiNews

Ustadz Basri Wafat dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

[Ust. Abu Bakar Ba'asyir saat di RSCM, Jakarta]
sukabumiNews.net, JAKARTA - Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), menyoroti penanganan kesehatan di LP Pasir Putih, Nusakambangan. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan di LP tersebut tidak memadai.

“Fasilitas kesehatan sangat jauh dari memadai. Sampai saat ini tidak mempunyai fasilitas untuk pertolongan pertama bagi orang sakit,” katanya seperti diberitakan Kiblat.net pada Senin (09/07/2018), dikutip sukabumiNews, Selasa (10/07/2018).

Pasca meninggalnya Ustadz Muhammad Basri, TPM meminta agar Ustadz Abu Bakar Baasyir dijadikan tahanan rumah. Sebab, Ustadz Abu sudah berusia lanjut dan kerap mengalami sakit.

“Kalau terhadap Ustadz Abu, alhamdulillah dia mendapat kesempatan rujukan. Pada waktu itulah kami minta kebijakan supaya dia mendapat penahanan di luar,” ucapnya.

“Setelah kami minta kebijakan itu, sekarang kami dalam proses menunggu,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, narapidana terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia karena sesak nafas saat menjalani proses pidana di Lapas Pasir Putih, Nusakambangan. Menurut Michdan, Basri tidak pernah mengeluhkan sesak nafas sebelumnya.

Sumber: Kiblat.net

Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu