Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, April 23, 2018

Redaksi sukabumiNews

Roy Suryo Akui Dilarang SBY Bicara pada Media

sukabumiNews.net, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo, menanggapi larangan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terhadapnya untuk berbicara pada media. Ia membenarkan larangan tersebut.

"Sebenarnya saya tidak mau menulis ini, namun semenjak kemarin siang hingga saat ini HP, WA maupun SMS saya terus-terusan berdering dari banyak (sekali) rekan media yang ingin mendapatkan penjelasan tentang kabar yang beredar," kata Roy melalui pesan singkat, Senin, 23 April 2018.

Ia membenarkan mendapatkan pesan langsung dari ajudan SBY hari Sabtu, 21 April 2018, pukul 14.38 dan 15.02 WIB. Ia menceritakan saat itu juga sebagai kader partai yang sangat tahu fatsun dan etika organisasi, langsung ia jawab.

"Siap, pesan diterima dengan baik dan dilaksanakan. Terima kasih. Sikap saya yang langsung menerima dengan baik dan melaksanakan perintah ketua umum tersebut memang saya lakukan dengan sepenuh hati, karena memang demikianlah yang seharusnya terjadi," kata Roy.

Ia melanjutkan perintah tersebut ia patuhi tanpa perlu menanyakan lagi kepada SBY alasan larangannya. Sebab, baginya hal ini ia anggap sebagai sikap "ngemong" (pembinaan) yang sangat baik dari SBY selaku ketua umum partai terhadap semua kadernya.

"Sehingga saya haturkan terima kasih. Meski sebenarnya dari beberapa sumber terdekat dari beliau disampaikan ada satu-dua oknum yang konon berusaha mencari muka secara internal dan panggung secara eksternal, tetapi biarlah itu menjadi urusan kami," kata Roy.

Ia mengklaim bukan tipe orang yang suka mencari kesalahan orang lain apalagi kalau itu sebenarnya sahabat sendiri dan mengumbarnya keluar. Dalam falsafah daerah yang selalu ia pegang ini adalah mikul dhuwur mendhem jero.

"Saya justru doakan mereka mendapatkan ridho dari Allah SWT," kata Roy.

Ia menambahkan yang justru menarik, pesan yang seharusnya hanya terkirim kepada tiga orang yaitu dia sendiri, Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan dan Kadiv Komunikasi Publik Imelda Sari, seharusnya tak mungkin bocor pada pihak lain.

"Kecuali kepada 3 nama yang disebut dan dikirim oleh ajudan bapak SBY, namun pada pukul 16.45 saya mulai menerima WA, SMS dan bahkan banyak telepon dari rekan-rekan media yang mempertanyakan hal tersebut sampai sekarang," kata Roy.

Menurut sumbernya, ternyata ada oknum di dalam yang sengaja membocorkan pesan yang seharusnya bersifat internal SBY ketiga kadernya tersebut. Bahkan dikirim ke-WA grup wartawan.

"Sehingga beredar lah pesan internal Partai Demokrat ke media dan membuat HP, WA bahkan SMS saya tidak berhenti menerima pesan dan (miss) call, meski saya bertahan awalnya untuk tidak menjawab apapun, selain hanya mengirim emoticon ‘senyum’ saja," kata Roy.

Ia pun menanggapi lagi larangan SBY yang dianggap sebagai pembinaan. Ia malah berterima kasih dan mengapresiasi sebagai sebuah bentuk komunikasi yang baik secara internal dan tidak perlu dipertanyakan "apa masalahnya".

"Karena memang sudah sesuai fatsun partai, namun ’oknum pembocor’ internal di Partai Demokrat ini yang berbahaya, karena sebuah pesan internal (dari Pak SBY) saja bisa ‘bocor’ ke mana-mana, bahkan sampai WA grup wartawan," kata Roy.

Ia pun menjelaskan memang secara kebetulan dalam seminggu ke depan akan menunaikan tugas selaku anggota Komisi 1 DPR-RI di luar Indonesia.

"Jadi memang ‘sementara waktu’ mohon pamit dulu dari rekan-rekan media, Gusti Allah SWT tidak sare, semua sudah ada yang mengatur dan ada ‘jalan’ nya sendiri-sendiri," kata Roy.

Sebelumnya, beredar SMS dari SBY ke Roy Suryo di whatsapp. Dalam pesan itu, SBY melarang Roy untuk berbicara kepada media.

Berikut pesan tersebut seperti dikutip dari VIVA.co.id:

Kepada: Bung Roy Suryo
Dari: SBY
Tembusan: Sekjen PD & Kadiv Komlik

Mengingat banyaknya statement Bung Roy Suryo di media yang tidak sesuai dengan posisi dan kebijakan partai, untuk sementara Bung Roy Suryo tidak melakukan talk show termasuk ILC dengan tv dan media lain agar tidak menimbulkan kebingungan bagi kader Demokrat. Untuk diketahui, untuk kesekian kalinya para kader Demokrat di berbagai daerah sering menyampaikan hal itu kepada saya. Saya harap Bung Roy fokus pada tugas di parlemen dan pemenangan di DIY yang saya nilai berlangsung dengan baik. Terima kasih. Selamat bertugas.

Sumber: VIVA.co.id
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...