Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, March 31, 2018

Redaksi sukabumiNews

Bupati Sukabumi: Ulama-Umaro Menyatu, Sukabumi Lebih Indah dan Kondusif


sukabumiNews.net, PALABUHANRATU - Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan sambutan pada kegiatan lailatul ijtima di Sekda Kabupaten Sukabumi Jalan Siliwangi Nomor 10 Palabuhanratu.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyatakan, Kabupaten Sukabumi akan terasa indah, aman, nyaman, dan kondusif apabila aparat pemerintah selaku umara dengan ulama dan masyarakat semakin menyatu dalam menjaga dan membina moral bangsa. Ketiga komponen tersebut, terutama ulama dan umaro harus juga memberikan suntikan moral spiritual masyarakat.

"Suntikan moral ini penting bagi tumbuhnya masyarakat yang peduli terhadap kemajuan Kabupaten Sukabumi  yang berlandaskan agama atau religius," kata bupati dalam sambutan pada acara lailatul ijtima  bertempat di Sekda Kabupaten Sukabumi, Jalan Siliwangi Nomor 10 Palabuhanratu, Kamis (29/3/2018).

Pada malam digelarnya lailatul ijtima, lanjut bupati, waktunya tidak terlalu jauh dari wal bulan Rajab 1439 Hijriyah. Bulan Rajab, kata dia, merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bupati mengharapkan terlimpahnya berkah bulan Rajab untuk Kabupaten Sukabumi agar lebih baik dan bagi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri.

Di penghujung sambutannya, Bupati menyatakan, terkait dengan penyelenggaraan MTQ ke-35 tingkat Jawa Barat pada tanggal 14-20 April 2018 di Palabuhanratu, hendaknya para ulama, umaro, dan masyarakat memanfaatkan moment tersebut untuk memacu pengembangan tilawah, hafalan, serta pengamalan nilai-nlai yang terkandung dalam kitab suci Al-Quran.

”Sebagai tuan rumah, kita terapkan prinsip 'someah ka semah. Kegiatan ini memerlukan perhatian dan keterlibatan yang penuh dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Palabuhanratu," ujarnya. (*)

Pewarta: M Ridwan
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu