Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, February 9, 2018

Redaksi sukabumiNews

Wabup Sukabumi Resmikan Pembukaan MHQ ke-2 Tingkat Nasional Al-Bassam

[PHOTO: Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono menyampaikan apresiasi kepada Pesantren Al-Bassam yang mampu menyelenggarakan  Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) ke-2 tingkat nasional].
sukabumiNews, CISAAT - Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Adjo Sardjono meresmikan Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) ke-2 Tingkat Nasional di Pesantren Al-Bassam Sukabumi, Gunungjaya Cisaat, Kamis (8/2/2018). Pada kesempatan itu, wabup menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pesantren Al-Bassam yang mampu menyelenggarakan MHQ dengan kafilah dari berbagai provinsi.

"Al-Quran sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji. Keluhuran nilai-nilai ajaran di dalam Al-Quran sebagai pedoman dan pandangan umat Islam perlu ditumbuhkembangkan melalui proses pendidikan formal maupun informal," ujar wabup.

Penyelenggaraan MHQ, lanjutnya, merupakan salah satu upaya untuk menggali dan mengembangkan isi yang terkandung di dalam Al-Quran. Pelaksanaan MHQ sesuai dengan visi Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri karena dapat membangkitkan gairah umat Islam termasuk anak-anak untuk belajar membaca dan menghafal Al-Quran.

“Pemerintah Kabupaten Sukabumi selalu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk lebih meningkatkan pengamalan ajaran Islam yang terkandung di dalam Al-Quran secara benar dan sungguh-sungguh. Salah satunya dengan membuat kebijakan-kebijakan yang bersifat religius,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, wabup menerima lukisan kaligrafi yang diserahkan oleh Mudir Pesantren Al-Bassam, Dr. Adi Hermansyah, Lc., M.Pd.

Panitia yang diwakili Asep Fahrudin menjelaskan, MHQ ke-2 tingkat nasional diikuti 292 peserta yang berasal dari 20 provinsi. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari sampai dengan Minggu (11/2/2018).

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa cinta umat Islam terhadap Al-Quran, memotivasi dan mendorong semangat para penghafal Al-Quran untuk memelihara hafalannya, dan memperkuat ukuwah Islamiyah di antara sesama muslim," kata Asep. RED*
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu