Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, February 7, 2018

Redaksi sukabumiNews

UPTD Dukcapil Palabuhanratu Kehabisan Tinta?

[Photo: Kesibukan di Kantor UPTD Dukcapil Wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi tidak pernah putus, namun pelayanannya terganggu karena instansi tersebut belum membayar tagihan internet dan kehabisan tinta].

sukabumiNews, PALABUHANRATU - Pelayanan pembuatan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan akta kelahiran di UPTD Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Wilayah Palabuhanratu terhambat. Penyebabnya, instansi tersebut belum membayar biaya internet selama satu bulan sehingga tidak bisa mengakses sistem server data Dinas Dukcapil Kabupaten Sukabumi.
             
"Kami akui, untuk satu bulan ini kami masih menunggak tagihan biaya internet. Sudah beberapa hari ini, kami tidak dapat mengakses jaringan internet. Akibatnya pembuatan dokumen kependudukan tidak bisa langsung jadi, harus menunggu selesainya pembayaran internet," kata Kepala UPTD Dukcapil Wilayah Palabuhanratu, Trisna Herwandi kepada wartawan, kemarin.

Selain menunggak tagihan internet, masalah lain yang dihadapi Trisna bersama jajarannya adalah kehabisan tinta. Dua masalah ini cukup untuk menjadikan pelayanan pembuatan KTP, KK, dan akta kelahiran tidak bisa langsung jadi. Masyarakat harus menunggu sampai dengan kedua persoalan ringan tersebut dapat diselesaikan.

"Pembayaran tagihan internet dan pengadaan tinta bukan wewenang kami. UPTD hanya mengajukan, keputusan pembayaran dan pengadaannya berada di Kantor Dinas Dukcapil," ujar Trisna.

Dia berharap kepada Pemkab Sukabumi untuk merespon keadaan yang dialami UPTD Dukcapil Palabuhanratu agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu KTP, KK, dan dokumen kependudukan lainnya. Trisna merasa kasihan kepada masyarakat yang tidak bisa membawa langsung dokumen yang dimohonkan kepada UPTD Dukcapil.

"Kasihan masyarakat yang mau membuat dokumen kependudukan. Sudah jauh-jauh datang dari berbagai pelosok desa, pulangnya tangan hampa karena KTP atau KK tidak bisa dicetak langsung," ujar dia.

Iman, warga Jalan Cangehgar Palabuhanratu merasa kecewa dengan terhambatnya pelayanan di UPTD Dukcapil Palabuhanratu. Sebagai pembayar setia berbagai jenis pajak, Iman menginginkan pelayanan terbaik dari semua instansi pemerintah termasuk dalam urusan pembuatan dokumen kependudukan.

"Menurut saya urusan pembayaran tagihan internet dan pengadaan tinta itu bukan persoalan pelik dan rumit, sangat simpel menyelesaikannya. Dinas terkait bisa segera mengambil langkah taktis agar pelayanan di UPTD Dukcapil dapat berjalan normal seperti biasa," kata Amin. RED*
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu