Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sunday, February 11, 2018

Redaksi sukabumiNews

“Para Dai Harus Mengambil Peran Dalam Memajukan Pendidikan dan Kesehatan”

[Bupati Sukabumi menyampaikan harapan kepada pengurus Himpunan Dai Peduli Pendidikan dan Kesehatan yang dilantiknya untuk meningkatkan kiprah dan kerja sama dalam pembangunan di daerah - Photo.dok: BintangSuaraKeadilan].
sukabumiNews.net, CISAAT - Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengharapkan para dai (pendakwah) yang berkiprah dalam menyiarkan agama Islam dapat meningkatkan perannya dalam berbagai sektor pembangunan antara lain pendidikan dan kesehatan. Para dai harus mengambil peran yang lebih jauh untuk memajukan dua sektor tersebut.

Harapan bupati itu disampaikan dalam pidato saat meresmikan acara khotmil Al-Quran siswa SMK/SMA se-Kabupaten Sukabumi dan pelantikan pengurus Himpunan Dai Peduli Pendidikan dan Kesehatan (HDP2K) bertempat di Masjid Agung Cisaat, Sabtu (10/2/2018).

"Pemerintah membutuhkan peran serta dan keterlibatan semua kalangan dalam memajukan pembangunan di berbagai sektor. Begitu juga sektor pendidikan dan kesehatan. Adanya organisasi para dai yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan dapat menunjang percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata bupati.

Hadirnya HDP2K, lanjut dia, dapat menambah khazanah kelembagaan di Kabupaten Sukabumi yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pembangunan berbagai sektor khususnya pendidikan dan kesehatan. Dia yakin, HDP2K dapat memenuhi harapan tersebut.

"ke depan KDP2K  bisa  menjadi mitra pemerintah daerah  dalam  rangka mewujudkan masyarakat  kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri," ungkap Marwan.

Di jajaran pengurus HDP2K, M. Toha Hidayatulloh dipercaya menjadi ketuanya. Setelah melantik pengurus HDP2K, bupati melakukan gunting pita kantor Sekretariat HDP2K.

Mengenai khotmil Al-Quran, Bupati Sukabumi menyatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu untuk  menumbuhkan rasa spritual keagamaan atau keimanan kepada Allah SWT.

Dalam penjelasannya, M. Toha mengatakan, pelaksanaan khotmil Al-Quran dilaksanakan selama 1 hari dan diikuti oleh 130 orang peserta dari 13 SMK/SMA di Kabupaten Sukabumi. RED*
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu