Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, February 7, 2018

Redaksi sukabumiNews

Ini Alasan Sebenarnya PBB Kota Sukabumi Dukung Paslon Faham

[Photo: Ketua DPC PBB Kota Sukabumi, Asep Deni Muttaqin (tengah) didampingi paslon Fham, Achmad Fahmi (kiri) dan Andri Hamami (kanan)].
sukabumiNews, KOTA SUKABUMI - Bukan tanpa alasan bagi Partai Bulan Bintang (PBB) untuk mendukung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilwalkot Sukabumi 2018. Parpol berlogo Bulan Bintang emas mendukung pasan calon wali kota dan wakil wali kota Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami (Faham) ini karena hasil keputusan yang berdasarkan pada mekanisme partai.

“Sebelumnya semua paslon di hadirkan untuk menyampaikan visi dan misi serta harapan kepada partai di hadapan semua pengurus dan konstituen,” ujar  Ketua DPC PBB Kota Sukabumi, Asep Deni Muttaqin kepada sukabumiNews melalui pesang WA-nya, Rabu (7/2).

“Berdasarkan masukan-masukan dari konstituen yang disampaikan melalui perwakilan pengurus-pengurus di DPAC maupun DPRt,  kemudian diserap dalam rapat koordimasi. Hasil curah gagasan tersebut yang mengarah kepada kapasitas, kapabilitas  dan akuntabilitas paslon menuju Kota Sukabumi yang lebih maju dan bermartabat, maka semua itu mengarah kepada paslon Faham,” papar Aep Deni.

Di samping itu tambah Asep Deni, resistensi yang paling kecil di mata konstituen terutama dari Ormas, OKP yang telah membidani lahirnya PBB pun mengarah pada dukungannya kepada paslon Faham tersebut.

Atas hasil keputusan itu, maka selaku ketua, Asep Deni berharap kepada para kader dan simpatisan, terutama para pengurus, untuk mendukung sepenuhnya hasil keputusan tersebut.

“Bagi yang mangkir, akan di beri peringatan dan atau dinonaktifkan dari kepengurusan partai,” tegas Asep Deni. RED*
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu