Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, February 17, 2018

Redaksi sukabumiNews

Bupati Sukabumi Resmikan Pasar Rakyat Cibadak dan Pasar Sagaranten

[PHOTO: Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi serta Ketua DPRD HM. Agus Mulyadi dan Kepala Dinas Perdagangan  Koperasi dan  Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sukabumi Asep Japar (paling kanan) melakukan peninjauan ke kios-kios di Pasar Rakyat Cibadak setelah acara peresmian. *Poto dok: BSKdotCom]
sukabumiNews, CIBADAK - Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami meresmikan dua pasar tradisional semimodern sekaligus yakni Pasar Sagaranten dan Pasar Rakyat Cibadak di Pasar Rakyat Cibadak, Kamis (15/2/2018). Pada peresmian dua pasar tersebut, bupati juga menyerahkan bantuan secara simbolis dari UPZ Pasar Cibadak kepada anak yatim dan kaum dhuafa di sekitar Pasar Rakyat Cibadak.

"Kami menghimbau seluruh pedagang baik yang memiliki ruko, kios, ataupun los  dapat menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Sehingga para pembeli dapat merasakan suasana yang nyaman ketika berada di dalam pasar. Pasar tradisional harus dapat bersaing dengan pusat perbelanjaan dan toko modern yang semakin menjamur," kata bupati.

Di lokasi kegiatan tampak hadir Ketua DPRD Kab Sukabumi  HM. Agus Mulyadi, Kaporles Sukabumi AKBP Nasriadi, dan Kepala Dinas Perdagangan  Koperasi dan  Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Asep Japar. Peresmian dua pasar ditandai dengan gunting pita yang dilanjutkan dengan peninjauan ke dalam area pasar.

Pembangunan Pasar Rakyat Cibadak  menggunakan pola kerja sama dengan pihak swasta. Berkat dorongan semua pihak, ujar Marwan, pembangunan Pasar Rakyat Cibadak dapat diselesaikan sesuai dengan yang diharapkan meskipun dalam perjalanannya banyak mengalami tantangan dan hambatan.

"Salah satu persoalan yang membuat pasar tradisional tidak berkembang adalah tidak terpeliharanya  ketertiban dan kebersihan di lingkungan pasar. Kami minta dilakukan pengawasan untuk menanggulangi permasalahan ini," kata dia.

Selain itu, DPKUKM diminta untuk menempatkan PKL di tempat yang sesuai dengan peruntukannya agar tidak menganggu kegiatan jual beli di lingkungan pasar. Selain itu, bupati mendorong koperasi pasar untuk tampil sebagai mitra pedagang guna menghilangkan ketergantungan para pedagang pada rentenir. RED*
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu