Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, February 27, 2018

Redaksi sukabumiNews

Bupati Serahkan Bantuan kepada Korban Gempa di Cihamerang

[PHOTO: Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami (tengah) meninjau bangunan sekolah yang terdampak gempa bumi di Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. (dok.BSK)]

sukabumiNews.net, KABANDUNGAN - Perhatian Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami terhadap korban gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten tidak pernah kendur. Senin (26/2/2018) siang, Bupati Sukabumi mengunjungi Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan untuk meninjau tempat pengungsian, sekolah, dan memberikan bantuan kepada korban gempa bumi.

"Namanya bencana kita tidak tahu kapan datangnya. Kita harus tetap waspada," kata bupati saat berkunjung ke lokasi bencana di Cihamerang.

Gempa bumi Lebak pada Selasa tanggal 23 Januari 2018 menimbulkan kerusakan serius di berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi. Tercatat sebanyak 467 rumah rusak berat, 1.341 rusak sedang, dan 6.065 rusak ringan. Sementara untuk sarana dan prasarana umum tercatat 58 unit rusak berat, 84 unit rusak sedang, dan 133 unit rusak ringan.

Pemkab Sukabumi telah melakukan berbagi upaya dan tindakan mulai untuk menanggulangi gempa tersebut antara lain mendirikan posko bencana, menyiapkan tempat pengungsian, hingga memberikan bantuan sembako. Para korban gempa di Desa Cihamerang termasuk yang dikunjungi dan menerima bantuan sembako dari bupati.

Bupati meminta kepada warga yang terkena dampak agar memperhatikan konstruksi bangunan, kondisi, dan struktur tanah terlebih di daerah rawan longsor dan bencana gempa.

"Ke depan kalau ada bantuan untuk rehab, tolong perhatikan konstruksi bangunan, jangan sampai tidak diperhitungkan keamananya untuk keselamatan keluarga," ujar Marwan.

Selain memberikan bantuan kepada korban yang terkena dampak, Bupati Sukabumi juga meninjau bangunan sekolah yang terkena dampak bencana. Dia juga meninjau tenda-tenda pengungsian yang digunakan oleh warga terdampak. TEDI SUTARDI.
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu