Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, January 19, 2018

Redaksi sukabumiNews

Bupati Sukabumi: Keberadaan Yayasan STC, Membantu Pemkab Kurangi Angka Pengangguran

sukabumiNews, KOTA SUKABUMI - Keberadaan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) selaku lembaga yang memberikan pelatihan kepada anak muda Sukabumi agar creative berwira usaha, dapat membantu pemkab Sukabumi dalam mengurangi angka pengangguran.

Hal tersebut di katakan Bupati Sukabumi, Drs. H. Marwan Hamami, MM.  pada acara Penyampaian Praktik Baik Program Creativ 2015-2018 yang berlangsung di aula Pendopo Kota Sukabumi,  Jum’at (19/1/2018).

“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang telah membantu pemkab Sukabumi dalam mengurangi angka pengangguran dengan memberikan bantuan pelatihan, membimbing dan mendorong muda mudi di sukabumi creative berwira usaha, " kata Marwan.

[Photo]: Bupati Sukabumi (duduk paling tengah) bersama para kades penerima program creative, sekertaris APINDO, dan pengurus Yayasan Sayangi Tunas Cilik
Hadir dalam acara tersebut, para kades penerima program creative terhadap warganya,  serta sekertaris APINDO, Darno,  dan Bambang, selaku pengurus Yayasan Sayangi Tunas Cilik itu sendiri.    

Sementara menurut Bambang, dalam hal ini pihaknya selalu mendorong kreatifitas para muda-mudi dari mulai usia 15 hingga 24 tahun agar lebih kreatif dalam menciptakan sebuah usaha.

“Kami adakan platihan dari mulai peternakan seperti kelinci, puyuh, usaha sablon sampai tata rias,” jelas Bambang.

“Mudah-mudahan kegiatan kami ini bisa bermanfaat khususnya bagi anak muda kabupaten Sukabumi yang selama ini belum mempunyai penghasilan atau nganggur,” tambahnya.

Bambang juga berharap, semoga para penerima program creative ini bisa menjalankannya dengan baik.

Pewarta: Karim
Editor: Red.
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu