Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, December 2, 2017

Redaksi sukabumiNews

Puluhan Juta Umat Islam Padati Monas Hadiri Reuni Akbar 212

sukabumiNews, JAKARTA -  Genap satu tahun aksi 212 berlalu, dan tepat hari ini para alumni 212 berkumpul memadati kawasan Tugu Monumen Nasional (Monas) dalam rangka reuni akbar dengan tema ''Mensyukuri Nikmat ALLAH SWT Dengan Merawat Energi Al-Maidah 51 untuk kebangkitan Umat dan kejayaan NKRI" dengan penceramah Ustadz Imam Nawawi.
Para alumni 212, yang terdiri dari GNPF ulama,  Presidium 212, DDI,  DKM,  Bang Japar,  FBR,  FORKABI, Laskar Betawi dan lainnya ini memadati kawasan Monas mulai pukul 4:00 Wib, Sabtu (2/12/2017) subuh tadi. Adapun sebagai penanggung jawab dari kegiatan ini adalah KH Misbahul Anam dari (Pondok pesantren pengasuh UMM ciputat), KH M Al khothoth (Sekjend FUI),  Ustad Slamet Ma'arif (Ketua Presidium Alumni 212).

Terlihat beberapa diantara para tokoh yang hadir Bapak Amin Rais, Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan,  Habib Novel Baswedan,  ustad Opik,  Hj Neno Warisman (Gerakan Ibu Negeri).
Para peserta reuni akbar yang datang dari penjuru nusantara ini berharap Negara kita tetap bersatu dalam NKRI tidak ada perpecahan sesama umat kata Gozali peserta reuni akbar kepada awak media.

Sementara untuk arus lalu lintas di sekitaran Monas di tutup sementara oleh pihak kepolisian guna melancarkan arus lalu lintas lainnya, dan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian maupun TNI.
Wartawan sukabumiNews, Didi Muryadi (tengah), saat meliput Reuni Alumni 212
Untuk pengguna jalan yang melewati daerah silang Monas di harapkan bersabar dan mencari jalan alternatif lain kata Joko Anggota Satlantas Gambir Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 12.00 WIB masa mulai membubarkan diri dengan tertib untuk pulang ke daerah masing masing.


kita semua berharap tidak ada kerusuhan dan memakan korban, karena tujuan kita disini sama yaitu untuk kejayaan NKRI.

Pewarta: Didi Muryadi
Editor: A Malik AS.
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu