Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, December 16, 2017

Redaksi sukabumiNews

Kyai Pesantren Besar Minta Emil Berpasangan Dengan Uu di Pilgub Jabar

sukabumiNews, BANDUNG -  Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ilyas Ruhiyat berharap kandidat cagub Jawa Barat M Ridwan Kamil (Emil) memilih Uu Ruzhanul Ulum sebagai calon wakil gubernur pada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018.

“Tentunya, ya saya berharap Pak Uu terpilih menjadi wakil Kang Emil. Apalagi saya dan Pak Uu Ruzhanul Ulum sama-sama dari Tasikmalaya,” kata Bunyamin seperti dikutip TELUSUR.CO.ID, Jumat.

Bunyamin menilai sosok Uu Ruzhanul Ulum merupakan sosok yang tepat untuk menjadi pendamping Emil dan selain karena faktor kedaerahan tadi sosok Bupati Tasikmalaya itu dianggap memiliki berbagai kriteria yang mampu mengimbangi kepemimpinan Emil yang saat ini menjabat Wali Kota Bandung.

“Dan pengalaman Pak Uu di birokrasi sudah tidak perlu diragukan lagi mengingat saat ini tengah menjabat bupati untuk kedua kalinya,” kata dia.

Hal ini, kata Bunyamin, menandakan adanya kepercayaan yang tinggi dari masyarakat setidaknya di Kabupaten Tasikmalaya kepada Uu Ruzhanul Ulum.

Bunyamin yang juga adik mantan Rais Aam PBNU KH M Ilyas Ruhiyat ini menilai sosok Emil dan Uu sama-sama sebagai pemimpin muda sehingga diharapkan memiliki banyak inovasi ketika terpilih menjadi pemimpin di Provinsi Jawa Barat.

“Semoga bisa lebih baik dalam mengatasi permasalahan-permasalahan di Jawa Barat dan sosok Uu yang identik dari kalangan santri sangat diperlukan Emil yang identik sebagai tokoh nasionalis,” kata dia.

Menurut dia Perpaduan nasionalis-religi ini dipercaya akan menarik simpati pemilih di Jawa Barat sehingga ia meyakini jika terpilih memimpin Jawa Barat, keduanya akan memberi perhatian yang lebih terhadap keagamaan yang sangat berpengaruh untuk pembangunan moral masyarakat.


“Insha Allah perhatian yang lebih dari pemerintah untuk pendidikan di pesantren ini sangat penting,” kata dia. TELUSUR
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu