Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, December 16, 2017

Redaksi sukabumiNews

Gempabumi Mag 6.9: 11 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR

Telah Terjadi gempabumi dengan kekuatan: 6.9 SR, 11 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR, waktu gempa: 15-Dec-17 23:47:58 WIB, Gempa ini berpotensi TSUNAMI (Event ini sudah direview oleh seismologist.)

Area lansiran: 11 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR, 45 km BaratDaya KOTA-TASIKMALAYA-JABAR, 47 km Tenggara GARUT-JABAR, 107 km Tenggara BANDUNG-JABAR, dan 226 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA


Sumber: Siap Siaga


Sementara, sumber lain menyebutkan bahwa:


Hari  Jumat, 15 Desember 2017, gempabumi  tektonik  mengguncang  wilayah Sukabumi.   Hasil analisis  BMKG  menunjukkan  bahwa  gempabumi  terjadi  pada  pukul   23:04:39 WIB  dengan kekuatan M=4.5  Skala  Richter  dengan  episenter  terletak  pada  koordinat  7.29 LS  dan  106.69 BT, tepatnya  pada  jarak  48  Km  Barat Daya SUKABUMI-JAWA BARAT  pada  kedalaman  50 km.

Peta  tingkat  guncangan  (shakemap)  BMKG  menunjukkan  bahwa  dampak  gempabumi  berupa  guncangan  dirasakan  di  Wilayah  Sukabumi  dan  sekitarnya.  Berdasarkan  laporan  masyarakat  gempabumi  dirasakan  di  daerah Jampang dan Surade  I SIG-BMKG (I-II MMI), Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan.

Ditinjau dari  kedalaman hiposenternya,  tampak bahwa  gempabumi  ini merupakan  gempabumi kedalaman  dangkal akibat  aktivitas  subduksi  lempeng  Indo-Australia  yang menyusup ke bawah  Lempeng  Eurasia  yang  mengakibatkan  deformasi  batuan.

Hasil  monitoring  BMKG  hingga  saat  ini  menunjukkan  belum  terjadi  gempabumi  susulan.  Untuk itu  kepada  masyarakat  di  daerah  wilayah  Sukabumi  Jawa  Barat  dan  sekitarnya  dihimbau  agar tetap  tenang.

Tangerang  Selatan, 15 Desember 2017
JOKO SISWANTO, S.Sos.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan




Kiat dari BMKG


Sesudah Terjadi Gempabumi:
  • Jika Anda berada di dalam bangunan
    • Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib.
    • Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
    • Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.
    • Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
    • Periksa apabila terjadi kebakaran.
    • Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
    • Periksa apabila terjadi arus pendek.
    • Periksa aliran dan pipa air.
    • Periksa segala hal yang dapat membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).
  • Jangan masuk ke dalam bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.
  • Jangan mendekati bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.
  • Menyimak informasi mengenai gempa susulan dari media cetak maupun media elektronik.
  • Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

sumber: KLIK disini
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...