Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, November 7, 2017

Redaksi sukabumiNews

Untuk Mensosialisasikan KB di Sukabumi, PDIP Jalin Kejasama dengan BKKBN


sukabumiNews, WARUNGKIARA - Untuk mensosialisasikan program Keluarga Berencana (KB), khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi , PDI Perjuang (PDIP) Pusat besertai pengurus partai yang ada dibawahnya tengah menjalin kerjasama  dengan BKKBN. Hal itu dimaksudkan agar masarakat, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi lebih pintar dan mengerti tentang penggunaan alat KB yang bagus dan baik.

“Seperti yang saya sampaikan tadi, kita bekerja sama dengan BKKBN untuk mensosialisasikan program ini supaya masarakat lebih pintar dan tau tentang penggunaan alat KB yang bagus dan baik,” kata Politisi sekaligus Ketua Praksi PDIP DPR-RI, Ribka Tjiptaning yang saat itu hadir pada acara sosialisasi Kreativ Informasi Edukatif (KIE)  BKKBN, yang diselenggarakan di Lapang Cilandak, Desa Sirnajaya Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (4/11/2017) belum lama ini.

Politisi PDIP itu pun mengungkapkan bahwa perogram yang tengah dilaksanakannya ini, bukan hanya untuk kali ini saja, tetapi secara rutin akan dilakukannya. “Setiap tahun akan dilakukan seperti ini,” jelasnya.

Dilain pihak, saat dirinya ditanya mengenai isu pencalonan Gubernur Jawa Barat beliau menjawab bahwa pihaknya belum bembahasnya secara tuntas. “Namun, siapapun kader yang di calonkan untuk Gubernur maupun Wakil Gubernur nanti , mereka harus siap,” tegas dia.


Hadir pada Acara KIE BKKBN itu Ketua Dewan DPRD Kabupaten Sukabumi komisi 4, Muhammad Jainudin, S.Ag, MH., Kepala BKKBN Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso beserta Muspika setempat yang dalam hal ini diwakili Sekmat Warungkiara, Kades Sirnajaya, Sudirman beserta masyarakat setempat. AEP AEPUDIN
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu