Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, November 25, 2017

Redaksi sukabumiNews

Pemerintah Lebak dan Serang Banten Tengah Mempersiapkan Langkah Demi Menuju Kota Layak Anak

sukabumiNews, SERANG BANTEN - Demi mewujudkan Kabupaten Lebak dan Kota Serang sebagai kota  layak anak, Pemerintah Kabupaten Lebak dan Kota Serang tengah mempersiapkan langkah-langkah progresif dan terukur dengan mempersiapkan pembangunan sumberdaya manusia yang tangguh dan bebas dari segala bentuk kekerasan, perlakuan salah, eksploitasi dan penelantaran terhadap anak.

Untuk menuju sebuah kota layak anak itu, maka diperlukan langkah-langkah progersif dan terukur, seperti membangun dan mempersiapkan proses belajar/mengajar disekolah ramah anak, layanan kesehatan yang ramah anak serta mengubah cara pandang terhadap paradigama pola pengasuhan keluarga dan masyarakat yang serba otoriter menjadikan pola pengasuhan yang dialogis dan partisipatif dalam kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (KPA), Arist Merdeka Sirait, pada acara Seminar Nasional Memutus Mata Rantai Keketasan terhadap anak di Lebak yang diselesenggarkan Dinas Kesehatan Pemerintahan Kabupaten Lebak, dan saat menyampaikan arahan dalam sambutannya di acara Deklarasi Serang Menuju Kota Layak Anak di Hotel Abadi Serang belum lama ini.

“Untuk membangun dan mempersiapkan anak Banten yang berkualitas dimasa depan, anak-anak Banten harus ditempatkan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sebagai manusia berharkat dan bermartabat yang dianugerahkan dan diamanahkan oleh Allah, wajib dijaga dan dilindungi,” kata Arist.

Disamping itu menurut Arist, untuk menuju kota layak huni anak, pemerintah atas dukungan legislatif harus mempersiapkan infrastruktur dan produk-produk hukum yang berbasis pada kepentingan terbaik anak.

“Sebagai wujud dari hak partisipasi anak, mereka juga wajib dilibatkan dan didengar pendapatnya terkait yang bertalian dengan kepentingan terbaik anak dalam menentukan masa depan pembangunan daerah dan nasional,” tambah Arist.

Acara yang diselenggaran oleh Dinas Kesehatan Lebak ini dibuka langsung oleh Bupati Lebak yang diwakili oleh ASFA II Pemerintahan Lebak ini dihadiri oleh kurang lebih 300 peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pejabat tinggi di pemerintahan Kabupaten Lebak, Muspida, para guru dan para orangtua mewakili anggota masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lebak dalam sambutan yang dibacakan Asda II menekankan, untuk mewujudkan Lebak Kota Layak Anak, maka diperlukan komitmen dan dukungan dari semua pihak, terlebih masyarakat Lebak. Bupati Lebak juga mendesak agar  jajaran pemerintahan nya mengambil tanggung jawab sesuai dengan tupoksinya untuk mendukung Lebak Menuju Kota Layak Anak.

Pewarta: Didi Muryadi

Editor: A Malik AS.
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu