Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, October 27, 2017

Redaktur

Produk Sepatu Lokal, Tidak Kalah Mentereng dengan Merk Terkenal


"Kudu bisa, sing bisa, sabisa -bisa pikeun nyiptakeun usaha produktif".

Yel yel dalam bahasa sunda tersebut, jika terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih artinya seperti ini, harus bisa, pasti bisa, sebisa mungkin menciptakan usaha produktif, dijadikan motto penyemangat bagi Maman Sulaeman alias Omen seorang pelaku usaha di bidang pembuatan sepatu. Bengkel sepatu  yang digawangi Omen diberi nama 'Berkah Shoes', kini mempekerjakan tiga orang pegawai yang mampu memproduksi empat hingga lima pasang sepatu setiap harinya. Merintis usaha sejak tahun 1999 hingga sekarang ini, produksi sepatu Omen, telah memiliki konsumen dan wilayah pemasaran hingga ke luar Jawa.     

Dari sisi kualitas dan harga, sepatu kreasi Omen sangat kompetitif dan terjangkau. " Kuat, rapi dan berkelas. Untuk urusan harga, dijamin tidak akan menguras isi dompet," katanya saat ditemui SukabumiNews dikiosnya beberapa waktu lalu. Harga yang ditawarkan kata dia, cukup bervareasi tergantung model dan bahan yang dipilih. " Harganya sangat beragam dikisaran Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu atau setengah dari harga toko. Soal corak dan modelnya, datang saja langsung ke alamat Jl Cibaraja, tanya saja toko kang Omen, semua orang dipangkalan ojek sudah pada tahu," ujarnya.    

Sistem pemasaran yang dia lakukan yakni penjualan langsung ke konsumen, sesekali menerima pesanan. Tidak hanya sebatas itu, Omen juga kerap mengikuti kegiatan pameran di luar kota. " Untuk memperluas jangkauan pemasaran, saya juga memperkenalkan kreasi ciptaan yang saya buat di pameran - pameran. Alhamdulillah, peminatnya cukup banyak," ujarnya. Hebatnya lagi, produk sepatu Omen, menyasar sampai di kalangan artis papan atas. " Sekelas Desi Ratna Sari saja suka dengan model sepatu saya. Saya berharap kepada pemerintah untuk mendorong kemandirian UKM lewat permodalan dan pemasaran," tandasnya. (Usep S.)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu