Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, September 16, 2017

sukabumiNewsnet

Wali Kota Sukabumi Klaim Kekeringan Masih Bisa Diatasi

SUKABUMI -- Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz mengklaim dampak kekeringan di Kota Sukabumi masih bisa diatasi. Pasalnya, sebelumnya telah tersedia sumur artesis yang memasok kebutuhan air warga. "Kekeringan tidak terlalu masalah karena ada sumur artesis," ujar Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz kepada wartawan di Gedung Juang Sukabumi Jumat (15/9).

Keberadaan sumur artesis ini, dia mengatakan, masih berfungsi dengan baik. Selain itu lanjut Muraz, pasokan air bersih masih normal dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sehingga, dia mengatakan, pasokan air belum menemui hambatan.

Menurut Muraz, kini pemkot memperhatikan dampak kekeringan pada areal pertanian. "Namun Dinas Pertanian belum melaporkan adanya kekeringan yang melanda sawah," imbuh dia.

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menambahkan, dampak kekeringan mulai dirasakan sebagian warga. "Di media sosial banyak warga yang mengeluhkan pasokan air yang mulai berkurang," cetus dia.

Fahmi menerangkan, keluhan tersebut telah ditanggapi pemerintah dengan meneruskannya ke instansi terkait. Ia mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah melaporkan adanya wilayah yang terdampak kekeringan dan telah ditindaklanjuti.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi menyebutkan, ada sebanyak 13,5 hektare lahan pertanian yang terancam kekeringan di Kota Sukabumi. "Bila tidak turun hujan maka lahan tersebut akan mengalami kekeringan," ungkap Sekretaris DKP3 Kota Sukabumi Ate Rahmat. (ROL)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu