Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, August 1, 2017

sukabumiNewsnet

Akibat Angkot Mogok Beroperasi, Banyak Penumpang Dari Berbagai Jurusan Telantar.

sukabumiNews.net, SUKABUMI - Buntut dari aksi sejumlah massa perwakilan pengurus angkot dari masing-masing jurusan di kota Sukabumi  yang mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi di Jalan Arif Rahman Hakim, Senin (31/7/2017) kemarin.  Hari ini, Selasa (1/8/2017) angkot dari masing-masing jurusan masih kelihatan sepi.

Akibatnya, para penumpang  banyak yang telantar hingga akhirnya diangkut mobil operasional Polres Sukabumi Kota dan Dishub Kota Sukabumi. Mereka juga menumpang mobil-mobil bak terbuka yang dicegat oleh anggota kepolisian.

Berdasarkan pantauan sukabumiNews.net, para penumpang yang telantar menumpuk di sejumlah lokasi, salah satunya di persimpangan Degung. Mayoritas para penumpang di lokasi ini hendak pergi Cisaat.

"Saya mau ke Cisaat. Tadi pagi saat saya ke Sukabumi masih pakai angkot, sekarang tidak ada. Katanya sih masih demo," kata seorang calon penumpang asal Cisaat, Nanang (40).

Pada aksi mogok Senin (31/7/2017) kemarin dilakukan oleh sopir angkot jurusan Sukabumi-Sukaraja dengan nomor lambung 01, Sukabumi-Cisaat dengan nomor lambung 08, Sukabumi-Selabintana dengan nomor lambung 10 dan jurusan Bhayangkara, Nanggeleng.

Namun pantauan sukabumiNews.net pagi ini, aksi mogok beroperasi massal ini bertambah, dengan adanya mogok oleh angkutan ke arah Goalpara-Sukabumi (04).


Sementara demi mengantisipasi lonjakan calon penumpang, Kepolisian Polresta Sukabumi menyiapkan puluhan armadanya untuk membantu mengangkut warga. Dan rencananya hari ini pihak Pemkot Sukabumi, Organda serta pengelola angkutan Umum dengan pengelola angkutan berbasis online akan melakukan pertemuan di kantor Dinas Perhubungan Sukabumi. (Red*)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu