Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, June 13, 2017

sukabumiNewsnet

Sukabumi Expo Gagal Diselenggarakan, Kadin Sukabumi Harus Menanggung Resiko Utang

sukabumiNews.net, CISAAT -  Gagalnya pelaksanaan Sukabumi Expo 2017 pada akhir Mei 2017 menimbulkan setumpuk masalah bagi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sukabumi. Organisasi para pengusaha ini harus menanggung risiko utang kepada beberapa rekanan dan mitra yang bekerja sama selama persiapan Sukabumi Expo 2017.   
           
Sumber di kalangan rekanan menyebutkan, total utang KADIN Kabupaten Sukabumi itu mencapai sekitar Rp1 miliar. Utang tersebut muncul karena KADIN harus membayar biaya pengadaan dan pemasangan instalasi listrik, sewa tenda, sewa kendaraan, biaya sosialisasi dan promosi, serta pengadaan fasilitas lainnya. 
           
Namun menurut Direktur Eksekutif KADIN Kabupaten Sukabumi, Ivan Karen Andrian kepada SukabumiNews mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan lari dari kenyataan.  Yang namanya hutang, tetap harus dibayar. Kami bertanggung jawab atas utang tersebut. Mudah-mudahan sebelum akhir bulan Juni 2017, semuanya bisa diselesaikan," katanya, pertengahan bulan Juni lalu.  
           
Sebenarnya persiapan Sukabumi Expo 2017 yang semula akan digelar di PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar dari tanggal 14 Mei hingga 21 Mei 2017 sudah hampir final. Namun saat panitia dan rekanan sedang melakukan pemasangan tenda dan listrik terjadi angin ribut yang menerbangkan tenda dan merusak berbagai fasilitas expo lainnya. 
           
Pasca bencana, panitia langsung ambil keputusan untuk memindahkan lokasi Sukabumi Expo 2017 ke Lapangan Korpri di Cisaat. Persiapan pun dimulai lagi dari nol. Nama kegiatan diganti menjadi Bazar Ramadhan Road To Sukabumi Expo. Panitia merencanakan Sukabumi Expo dilaksanakan pada bulan Oktober bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Namun Plan B ini juga gagal diwujudkan.
           
Di sisi lain, walaupun expo batal, para rekanan tetap menagih pembayaran kepada KADIN karena mereka telah mengeluarkan dana untuk belanja barang serta transaksi sewa tenda dan kendaraan selama masa persiapan. Dari tagihan ini, muncul risiko utang yang harus dibayar oleh KADIN. Namun, semua bisa bernapas lega karena KADIN akan membereskan tunggakan-tunggakan tersebut. (RED*)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu