Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, May 4, 2017

Redaktur

Bus Perintis Sagaranten Terganggu Jalan Rusak

sukabumiNews.net, SAGARANTEN - Kelancaran operasional bus perintis di kawasan Pajampangan, khususnya rute Sagaranten-Surade dan Sagaranten-Palabuhanratu terhambat oleh kondisi jalan yang rusak parah. Dalam perjalanan menempuh rute dari Sagaranten ke Surade dan Palabuhanratu atau sebaliknya, bus perintis milik Perum Damri tersebut harus melewati jalan yang sebagian besar tidak beraspal dan sering berbenturan dengan cabang pohon yang merimbuni jalan.
           
"Kesulitan yang dihadapi bus yang melayani dua trayek perintis ini adalah jalan yang rusak parah. Kerusakan jalan yang dilewati bus perintis yang melayani dua rute tersebut benar-benar parah," kata pengurus Damri di Terminal Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Asep Nasution kepada wartawan awal Mei lalu.   
           
Selain dua rute itu, kawasan Pajampangan juga mempunyai dua trayek perintis lainnya yakni Sagaranten-Tegalbuleud dan Tegalbuleud-Sindangbarang melalui Agrabinta di Kabupaten Cianjur. Setiap rute memiliki dua unit bus dengan kondisi 100 persen baru yang merupakan bantuan dari Pemprov Jawa Barat. Semua rute, kata Asep, masih disubsidi oleh perusahaan karena tingkat okupasinya masih sangat rendah.
           
"Baru rute Sagaranten-Surade  yang jumlah penumpangnya meningkat setiap hari, maklum sudah jalan satu tahun. Rute yang lainnya masih minim penumpang karena masih baru," jelas Asep.
           
Besaran tarif untuk bus perintis itu relatif murah dan terjangkau. Sagaranten-Surade bertarif Rp30 ribu, tarif Sagaranten-Palabuhanratu sebesar Rp40 ribu, Sagaranten-Tegalbuleud Rp20 ribu, dan tarif Tegalbuleud-Sindangbarang sebesar Rp40 ribu. Besaran tarif tersebut dihitung dari titik berangkat hingga terminal terakhir.
           
Kepala UPTD Perhubungan Wilayah Sagaranten, Ence Sapari menyatakan, kehadiran bus perintis di Terminal Sagaranten harus dijadikan acauan dan bahan pelajaran oleh para pengusaha angkutan yang memiliki trayek ke Pajampangan. Sebagian besar armada milik pengusaha angkutan tersebut sudah rusak. Diharapkan Ence, bus-bus yang sudah rusak dan tua diganti oleh bus yang lebih baru agar kenyamanan penumpang lebih terjamin.
           

Kehadiran bus perintis itu disambut dengan hangat oleh Wawan alias Om Jay warga RT 02 RW 01 Desa/Kecamatan Sagaranten. Dengan adanya bus perintis, kata Wawan, perjalanan dari Sagaranten ke Palabuhanratu menjadi lebih dekat dan cepat. Dia tidak perlu memutar dulu ke Kota Sukabumi, tapi langsung dari Ancaen menuju Pabuaran dan sampai di pertigaan Kiaradua. Dari sana menuju Palabuhanratu lewat Simpenan dan Bagbagan. "Sayangnya jalannya masih jelek," ujar Om Jay. (IJUS AS/SURYANA)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu