Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, April 25, 2017

Redaktur

Sukandi, Manusia Tertua di Sagaranten Meninggal Dunia

sukabumiNews.net, SAGARANTEN - Aki Sukandi, penduduk yang dianggap umurnya paling tua  di wilayah Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi meninggal dunia, Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 22.30 WIB. Diperkirakan usia Sukandi saat menghembuskan nafas terakhirnya mencapai 113 tahun. Berdasarkan keterangan keluraganya, dia dilahirkan pada tahun 1904 atau lebih muda tiga tahun dibandingkan Bung Karno yang lahir tahun 1901. 
               
Kabar meninggalnya Sukandi membuat geger penduduk di sekitar tempat tinggalnya hingga ke luar kampung. Sukandi meninggal dan jenazahnya dipulasara  di tempat tinggalnya di Kampung Mekarjaya RT 10 RW 04, Desa/Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Keturunannya mencapai empat generasi sampai dengan urutan bao. Dia memiliki 10 anak, puluhan cucu, serta ratusan cicit dan bao.
               
"Saya sendiri tidak hafal nama dan jumlah cucu dan cicit bapak saya karena terlalu banyak. Apalagi kalau sampai bao, saya sama sekali tidak tahu," kata Kang Jarkon, anak ke-10 dari Sukandi.
               
Almarhum Sukandi meninggalkan jejak positif selama hidupnya. Sampai akhir hayatnya, Sukandi mengabdi sebagai petugas pemulasara dan menguburkan jenazah. Dia juga aktif sebagai juru sawer pada acara pernikahan atau khitanan. Namanya sangat dikenal di Sagaranten, terutama di kalangan warga yang sewaktu disunat atau menikah menggunakan jasa Sukandi untuk nyawer. 
               
"Dua tahun yang lalu, bapak saya pernah dibawa menghadap Pak Gubernur oleh Pak Camat Tamtam. Bapak saya juga mendapat perhatian dan bantuan dari Pak Bupati," ujar Kang Jarkon.   
               

Di rumah duka, warga se-Kedusunan Pasiripis yang wilayahnya melingkupi Kampung Mekarjaya berkumpul untuk ikut shalat jenazah dan mengantarkan ke kubur. Semasa hidupnya, Sukandi telah empat kali menikah. Dia menikah lagi ketika istrinya meninggal dunia. Tiga istrinya telah meninggal dunia terlebih dahulu. Istri terakhirnya Nini Uyun mendampingi Sukandi sampai akhir hayat. (SURYANA)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu