Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, April 24, 2017

Redaktur

Marwan Hamami: Pendidikan Pesantren Harus Menjadi Pelopor Sekaligus Inspirator Pembangkit Moral Bangsa

sukabumiNews.net, CIREUNGHAS - Upaya untuk  meningkatkan dan mengembangkan peran serta Pesantren dalam proses pembangunan merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat, daerah , bangsa dan Negara. Terlebih ditengah kondisi krisis (degradasi ) moral seperti saat ini. 

Oleh karenanya, pesantren sebagai lembaga pendidikan yang membentuk dan mengembangkan nilai-nilai moral, harus menjadi pelopor sekaligus  inspirator pembangkit moral bangsa.

“Pembangunan tidak menjadi hampa melainkan akan lebih bernilai dan bermakna.” Kata Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami saat meresmikan ruang tambahan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Musthofa Sempur Desa Cipurut  Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi, Senin (24/04).

Peresmian ruang tambahan Ponpes berukuran 14X7m itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat beserta Unsur Muspika Cirenghas, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dikatakan Marwan, pesantren yang telah memiliki nilai historis dalam membina dan mengembangkan masyarakat, kualitasnya harus terus di dorong dan di kembangkan. “Proses pembangunan manusia yang di lakukan pesantren tidak bisa di pisahkan dari  pembangunan manusia yang tengah di upayakan pemerintah,” jelasnya.

Sedangkan, lanjut Marwan, proses pengembangan dunia pesantren, selain  menjadi tanggung jawab internal pesantren, juga harus di dukung oleh perhatian yang serius dari pemerintah.


Di akhir sambutan Bupati berharap kepada seluruh Pondok Pesantren,  baik salafy maupun Kholafy yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Sukabumi, yang jumlahnya kurang lebih 800  Ponpes, termasuk pondok pesantren Al- Musthofa sempur ini, untuk berpartisipasi aktif dan berkaya dalam rangka membangun Kabupaten Sukabumi yang Religius dan Mandiri. (Red*)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu